Selasa, 05 Juli 2022

SMA Pintar Lazuardi Solusi Pendidikan Masa Kini

SMA Pintar Lazuardi Solusi Pendidikan Masa Kini


SMA Pintar Lazuardi, solusi pendidikan masa kini

Belum lama ini dunia maya dihebohkan oleh cerita seorang guru yang bertemu dengan dua orang muridnya secara tak terduga dalam sebuah perjalanan. Murid pertama yang bertemu dengannya adalah seorang murid yang pintar dan selalu menjadi juara kelas hingga menjadi seorang dokter spesialis dengan karir gemilang. Saat berjumpa dengan murid kebanggaannya ini, Beliau yang lebih dulu menyapa dan mengenali sang murid. Namun murid pintar itu tidak mengenali gurunya sendiri bahkan tampak abai dan acuh tak acuh. 


Guru pun beranjak pergi dan melanjutkan perjalanannya dengan rasa kecewa. Sedih karena murid kebanggaannya tidak mengenali dan melupakannya. Ditengah perjalanannya, motor yang dikendarainya mogok. Hari telah beranjak malam. Guru pun kebingungan karena tidak ada satu orangpun yang menawarkan bantuan sampai berhentilah sebuah mobil dan turun seorang laki-laki berpenampilan rapi. 


Laki-laki tersebut langsung mencium tangannya sembari menyebut nama guru tersebut. Beliau tidak mengenali laki-laki yang berada di hadapannya sampai laki-laki tersebut menjelaskan bahwa dia adalah salah satu murid dari guru tersebut. Begitu muridnya menyebutkan namanya, guru tersebut barulah ingat. Murid yang berada di depannya adalah murid yang kurang dalam akademis bahkan hampir tidak naik kelas.


Murid tersebut dengan sigap menolong gurunya dengan memanggil bengkel motor terdekat dan mempersilahkan gurunya untuk masuk ke dalam mobilnya untuk diantar sampai tujuan sang guru. Guru tersebut terharu dengan ketulusan dan perhatian dari muridnya tersebut. Murid yang dulu sama sekali tidak dibanggakannya karena tidak berprestasi.


Pertemuan dengan kedua muridnya itu memberikan pelajaran untuknya bahwa pendidikan yang baik bukan hanya sekedar mencetak anak dengan nilai memuaskan namun membentuk kepribadian dan kesantunan budi pekerti dalam kehidupan sehari-hari. Bukan hanya sekedar cerdas secara intelektual tapi juga berbudi pekerti yang baik. Dulu, tujuan orang tua menyekolahkan anaknya adalah agar si anak memperoleh ilmu pengetahuan dan mengedepankan nilai-nilai akademis. Dan ternyata nilai akademis yang tinggi tidak menjamin seseorang dapat tumbuh menjadi pribadi yang santun dan menghargai orang lain.


Saat ini, orangtua sudah banyak yang memiliki kesadaran bahwa pendidikan bukan hanya sekedar angka dalam raport atau ijazah semata namun lebih dari itu. Sekolah masa kini bertujuan untuk memberikan kesempatan dan ruang eksplorasi serta berekspresi, menumbuhkan bakat dan minat anak untuk menjadi pembelajar sejati, yang aktif, kreatif, inovatif, solutif, serta memiliki daya juang adaptif terhadap perubahan dan berbagai tantangan serta menjadi pribadi yang santun. Dan bukanlah hal yang mudah untuk menemukan sekolah yang dapat mengakomodir semua harapan baik orang tua terhadap masa depan anaknya 


Orangtua masa kini terutama di era digitalisasi ini berharap anak-anaknya memiliki kemampuan soft skill dan mampu adaptif dengan pesatnya teknologi digital. Salah satu sekolah yang merespons harapan orangtua masa kini terhadap pendidikan anaknya adalah SMA Pintar Lazuardi. SMA Pintar Lazuardi - Smart Learning High School merupakan sekolah yang memiliki falsafah dan metode yang diterapkan dengan benar sehingga membekali anak muridnya dengan keterampilan untuk sukses sekaligus bahagia. 


SMA Pintar Lazuardi, Blended Learning School Untuk Pendidikan Masa Depan di Era Digital


SMA Pintar Lazuardi menyelenggarakan pembelajaran online yang efektif dan efisien. Dengan sistem blended learning dan bantuan LMS (Learning Management System) atau aplikasi belajar yang diberi nama Pintar. SMA Pintar Lazuardi menggabungkan pembelajaran daring dan luring. Pembelajaran tatap muka diadakan di home base school sedangkan pembelajaran online dilakukan melalui aplikasi belajar Pintar yang didesain khusus oleh tim Lazuardi agar tetap sesuai dengan unsur-unsur pedagogis yang benar.


SMA Pintar Lazuardi menggabungkan pembelajaran tatap muka dan online

SMA Pintar Lazuardi beroperasi sejak tahun 2021 dan menggabungkan antara kegiatan pembelajaran tatap muka dan online dengan persentase pembelajaran online yang lebih besar. Kegiatan tatap muka difokuskan pada pengembangan karakter, keterampilan sosial dan perwalian (coaching, mentoring dan bimbingan karir). 


SMA Pintar Lazuardi memiliki nilai-nilai inti, diantaranya mengikuti perkembangan berbagai usia global (global awareness); berorientasi masa depan berupaya membuat keputusan dan rancangan masa depan yang lebih baik; welas asih yaitu menerima dan menghargai kondisi setiap individu sebagai bagian dari kebersamaan: serta memiliki integritas yaitu melaksanakan amanah pekerjaan dengan sempurna sesuai dengan peraturan nilai-nilai organisasi.


Dr. Haidar Bagir, Pembina SMA Pintar Lazuardi memaparkan bahwa untuk bahagia dan sukses di masa depan, seorang siswa harus memiliki kreativitas, karakter yang baik, self confidence, self esteem dan spiritualitas. SMA Pintar Lazuardi memastikan bahwa semua murid belajar penuh fun sehingga senang, diberi ruang untuk mengekspresikan diri, kalau bersalah tidak dikecam tapi dibesarkan hatinya dan diarahkan agar menjadi pribadi yang welas asih dan penuh cinta. 


Seorang murid harus memiliki kesehatan mental yang baik agar dapat sukses dan hidup bahagia selain memiliki kemampuan akademik dan keahlian yang terampil. Sekolah yang baik tidak hanya mendidik dan mengajarkan murid untuk sukses saja di dunia kerja atau kehidupan sosial namun mampu memberikan bekal agar muridnya dapat hidup sejahtera secara psikologis, spiritual dan materi.


SMA Pintar Lazuardi (SPL) menggunakan LMS Pintar pada saat pembelajaran daring. Melalui LMS Pintar, orang tua dapat melihat secara langsung data analitik tentang perkembangan pencapaian pembelajaran anaknya yang sedang berlangsung setiap saat, tugas-tugas yang sudah atau belum diselesaikan, serta mata pelajaran yang sedang dipelajari, sudah selesai, atau belum dimulai. Begitu pula dengan murid, mereka dapat mengakses semua informasi yang berkaitan dengan pembelajaran, kegiatan pembelajaran dan dapat berkomunikasi melalui chat serta melihat pengumuman-pengumuman penting dari semua guru mata pelajaran.


SMA Pintar Lazuardi memiliki keunggulan diantaranya, yaitu waktu belajar yang fleksibel. Murid dapat mengatur sendiri jadwalnya sehingga memberi ruang lebih luas bagi murid yang ingin mendalami bakat/minat/ profesi yang ingin ditekuni sejak dini. Sekolah Pintar Lazuardi walau memiliki waktu belajar yang fleksibel tapi tetap mengacu pada kurikulum nasional yang dilengkapi dengan kurikulum keahlian dan konten kurikulum dari berbagai negara. Serta mengakomodir program merdeka belajar yang diusung oleh Kemendikbud RI.


Sistem personalized learning management system yang dilakukan SPL, memungkinkan setiap potensi akademik anak akan berkembang independen, sehingga kecepatan menyelesaikan setiap mata pelajaran tergantung pada dirinya sendiri. Sistem pembelajaran daring dan luring ini memudahkan untuk murid di luar daerah yang ingin bergabung di SPL dan merasakan metode pembelajaran yang dikembangkan Lazuardi meskipun tidak berasrama (sekolah jarak jauh).


SMA Pintar Lazuardi merupakan solusi pendidikan masa kini untuk menghadapi berbagai tantangan yang hadir di tengah pesatnya teknologi digital. SPL adalah jawaban bagi setiap anak di Indonesia untuk dapat memiliki karakter welas asih, memiliki kesadaran tinggi dalam belajar secara mandiri, mengembangkan potensi dirinya sesuai dengan minat dan bakat yang dimilikinya.


SMA Pintar Lazuardi, sekolah unggulan yang mencetak generasi welas asih,kreatif, inovatif dan tangguh









Read more
OYPMK dan Penyandang Disabilitas Berhak Memperoleh Akses Pekerjaan yang Layak

OYPMK dan Penyandang Disabilitas Berhak Memperoleh Akses Pekerjaan yang Layak

Ruang Publik KBR mengangkat tema OYPMK dan penyandang disabilitas berhak memperoleh akses pekerjaan yang layak


OYPMK atau Orang Yang Pernah Mengalami Kusta dan penyandang disabilitas hingga saat ini masih menerima stigma buruk. Mereka harus berjuang menghadapi berbagai bentuk stigma dan terjebak dalam lingkaran diskriminasi. Padahal jika dipikir lebih dalam lagi, sakit dan ketidaksempurnaan fisik yang mereka alami terjadi di luar kemauan mereka. Tidak ada seorangpun yang menginginkan sakit atau mengalami disabilitas.


Bagai pepatah sudah jatuh tertimpa tangga, inilah yang dialami oleh OYPMK dan penyandang disabilitas, meski sudah sembuh dari kusta dan sehat namun tetap harus menghadapi berbagai tantangan dan kesulitan. Tidak mudah bagi mereka kembali lagi ke masyarakat. Salah satu masalah yang harus mereka hadapi adalah kesulitan untuk memperoleh akses pekerjaan. Padahal mereka sama seperti yang lainnya, berhak memperoleh akses pekerjaan yang layak.


OYPMK dan penyandang disabilitas berhak memperoleh akses pekerjaan yang layak sama seperti warga negara yang lainnya. Mereka juga bisa produktif dan memiliki kemampuan untuk bekerja dan berdaya. Stigma buruk terhadap mereka yang menganggap mereka tidak mampu untuk produktif dan memiliki kemampuan yang layak mengakibatkan sulitnya memperoleh pekerjaan. Sedikit sekali akses pekerjaan yang layak untuk mereka.


Sangat terbatasnya akses pekerjaan yang layak bagi OYPMK dan penyandang disabilitas semakin nyata dengan adanya kekhawatiran dari pihak perusahaan atau penyedia lapangan pekerjaan akan kerugian materiil yang mungkin dihadapi jika menyediakan aksesibilitas untuk OYPMK dan penyandang disabilitas.


Terkait dengan adanya tantangan dan kesulitan yang dihadapi oleh OYPMK dan penyandang disabilitas untuk memperoleh akses pekerjaan yang layak, Ruang Publik KBR menyelenggarakan talkshow seputar permasalahan tersebut.


Talkshow Ruang Publik KBR, " Rehabilitasi Sosial yang Terintegrasi dalam Membentuk OYPMK dan Disabilitas Siap Bekerja dan Berdaya"


OYPMK dan penyandang disabilitas mengalami kesulitan untuk mengembangkan diri dan menggali potensi dirinya dikarenakan adanya keterbatasan dan kurangnya dukungan sosial dari masyarakat. Terbatasnya akses rehabilitasi sosial yang diperlukan oleh OYPMK dan penyandang disabilitas untuk meningkatkan fungsi sosial mereka secara optimal membuat proses integrasi sosial mereka di masyarakat menjadi terhambat.


Sampai sekarang persoalan akses pekerjaan bagi OYPMK dan penyandang disabilitas masih saja terjadi. Sebenarnya seperti apakah upaya pemerintah khususnya Kemensos mengatasi permasalahan ini dan apakah ada upaya yang dilakukan sektor swasta untuk mendukung terwujudnya akses pekerjaan yang layak bagi OYPMK dan penyandang disabilitas di Indonesia?


Ibu Sumiatun S.Sos, M.Si (Direktorat Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Kemensos RI)

Untuk membahas hal tersebut, Ruang Publik KBR pada hari Kamis, tanggal 30 Juni 2022 mengupasnya dalam talkshow yang mengusung tema,"Rehabilitasi Sosial yang Terintegrasi dalam Membentuk OYPMK dan Disabilitas Siap Bekerja dan Berdaya". Dalam kesempatan tersebut, narasumber yang dihadirkan adalah Ibu Sumiatun S.Sos, M.Si (Direktorat Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Kemensos RI) dan Ibu Tety Sianipar (pendiri Kerjabilitas).


Talkshow Ruang Publik KBR kali ini dipandu oleh Ines Nirmala. Ibu Sumiatun dari Kemensos RI mengatakan bahwa kesulitan dan permasalahan yang dihadapi oleh OYPMK dan penyandang disabilitas bersumber pada stigma buruk yang ada dalam masyarakat terhadap OYPMK dan penyandang disabilitas. " OYPMK dan penyandang disabilitas secara umum sama seperti warga negara lainnya, dijamin pemenuhan haknya oleh undang-undang. Di Kementerian Sosial sendiri ada program Asistensi dan Rehabilitasi Sosial atau ATENSI yang merupakan upaya memberdayakan penyandang disabilitas dalam penanganan juga permasalahannya. Menurut Permenaker dan undang-undang, terdapat 26 hak disabilitas yang harus kita penuhi, salah satunya adalah hak pekerjaan", papar Ibu Sumiatun.


Dalam undang-undang yang mengatur mengenai hak penyandang disabilitas termasuk OYPMK untuk mendapatkan akses pekerjaan yang layak, para penyedia kerja diwajibkan untuk merekrut dan mempekerjakan OYPMK dan penyandang disabilitas, 1% di swasta dan 2% di BUMN atau instansi pemerintah. Ibu Sumiatun menjelaskan bahwa Kemensos bekerjasama dengan BLK terus memberikan pelatihan pada OYPMK dan penyandang disabilitas agar mereka memiliki kemampuan untuk bekerja dan berdaya.


Selain upaya yang terus dilakukan oleh pemerintah dalam mewujudkan akses pekerjaan yang layak bagi OYPMK dan penyandang disabilitas, pihak swasta pun tak tinggal diam. Salah satu pihak swasta yang aktif mengupayakan akses pekerjaan yang layak untuk OYPMK dan penyandang disabilitas adalah Kerjabilitas com. Platform online yang dibentuk pada Maret 2014 sebagai wadah yang menjembatani penyandang disabilitas termasuk OYPMK untuk dapat bekerja di sektor formal.


Ibu Tety Sianipar pendiri Kerjabilitas com melihat peluang bekerja di sektor formal bagi penyandang disabilitas dan OYPMK terutama yang lulus perguruan tinggi (sarjana S1). Meskipun memiliki keterbatasan secara fisik namun mereka memiliki kemampuan dan potensi untuk dapat berkarir di dunia kerja formal. Penyandang disabilitas dan OYPMK cenderung bekerja disektor informal karena untuk bekerja di sektor formal mengalami hambatan dan kesulitan.


Perusahaan seringnya tidak melihat bahkan menutup mata terhadap potensi dan kemampuan yang dimiliki oleh OYPMK dan penyandang disabilitas. Padahal mereka sama seperti warga negara lainnya, berhak memperoleh pekerjaan yang layak termasuk bekerja di sektor formal. Melihat peluang tersebut, Kerjabilitas berupaya menjadi penghubung antara OYPMK dan penyandang disabilitas dengan perusahaan.


Upaya yang telah dan sedang dilakukan oleh pemerintah dan pihak swasta untuk memberikan akses pekerjaan yang layak bagi OYPMK dan penyandang disabilitas diharapkan dapat membantu mereka mendapatkan kehidupan yang baik. Dan semoga stigma buruk tentang OYPMK dan disabilitas di masyarakat terus memudar terutama anggapan bahwa OYPMK dan penyandang disabilitas merupakan kelompok orang yang tidak produktif dan tidak bisa bekerja. Sehingga tidak ada lagi jurang pemisah antara penyandang disabilitas dan non disabilitas di sektor pekerjaan formal. Semua sama, OYPMK dan penyandang disabilitas juga berhak bekerja dan berdaya di masyarakat.


Ibu Tety Sianipar (pendiri Kerjabilitas)






 

Read more

Minggu, 26 Juni 2022

Benarkah Pendanaan di Amartha Aman dan Menguntungkan?

Benarkah Pendanaan di Amartha Aman dan Menguntungkan?


Amartha Microfinance Marketplace Fintech, benarkah aman dan menguntungkan?

Apa yang terlintas di pikiran kalian ketika mendengar pinjaman online atau peer-to-peer lending? Apakah sama seperti yang ada dalam benak saya, langsung negatif dan big no?! Pikiran saya ini bukan tanpa alasan lho atau hanya karena penilaian subyektif semata. Tapi dilandasi pengalaman kurang menyenangkan yang saya alami berkaitan dengan pinjaman online atau peer-to-peer lending. Saya pernah diteror oleh salah tiga pinjaman online dengan dalih si peminjam menjadikan saya sebagai penjamin jadi saya harus bertanggung jawab saat si peminjam bermasalah dengan cicilan alias memiliki tunggakan.


Awalnya saya kaget sembari heran kenapa jadi saya yang harus bertanggung jawab? Bukan saya yang meminjam, ditambah lagi saya hanya sekedar kenal saja dengan si peminjam. Ketika saya meminta penjelasan dari pihak pinjaman online eh mereka malah mengancam dan makin meneror saya. Merasa terganggu, saya blokir dan laporkan saja nomor-nomor pengganggu tersebut dan saya adukan hal tersebut ke OJK melalui cuitan saya di twitter.


Saya yakin bukan hanya saya yang mengalami hal serupa, di luaran sana cukup banyak yang memiliki pengalaman sama seperti saya. Dan membuat penilaian terhadap pinjaman online atau pun peer-to-peer lending menjadi buruk. Sampai beberapa saat lalu, seorang teman memperkenalkan sebuah platform layanan finansial peer-to-peer (P2P) lending berbasis online pada saya. Aplikasi fintech yang diperkenalkan pada saya adalah #Amartha.


Begitu teman saya menyebut pinjaman online, saya langsung menolaknya. Teman saya bersikeras supaya saya mendengarkan dulu penjelasannya karena Amartha berbeda dengan platform layanan finansial peer-to-peer lending berbasis online lainnya. Amartha sudah berdiri lebih dari sepuluh tahun lalu. Amartha menghubungkan pengusaha mikro yang berada di pedesaan dengan pemilik modal. Saya bertanya pada teman saya benarkah pendanaan di Amartha aman dan menguntungkan? 


Penjelasan mengenai Amartha

Teman saya menjelaskan bahwa Amartha telah terdaftar di OJK dan memberikan pendanaan untuk UMKM yang berada di pedesaan. #MenjadiAmartha berarti ikut serta membantu #PerempuanTangguh dengan #100RibuSejutaPeluang. Yups pelaku UMKM yang dibantu pendanaannya oleh Amartha adalah perempuan. Perempuan tangguh yang berupaya agar keluarganya dapat hidup layak melalui usaha yang dilakoninya.


Mengenal Lebih Dekat Amartha Microfinance Market Place Fintech


Amartha memfasilitasi pengusaha mikro yang berada di daerah khususnya di pedesaan dengan pemilik modal atau investor melalui aplikasi berbasis teknologi canggih. Mengapa Amartha menyasar pelaku UMKM yang berada di pedesaan atau daerah? Karena pelaku UMKM di pedesaan cenderung memiliki kesulitan untuk terhubung dengan perbankan. Bahkan masih banyak yang belum memiliki mobile banking bahkan rekening di bank.


Amartha juga tercatat sebagai anggota Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia, oleh sebab itu menjadi pendana atau berinvestasi di Amartha terjamin keamanannya. Amartha tidak hanya menawarkan peluang keuntungan bagi pelaku UMKM saja melalui pendanaan modal usaha tapi juga memberikan keuntungan bagi siapapun yang ingin menjadi pendana atau investor. 


Pemodal yang berinvestasi di market place fintech Amartha akan memperoleh imbalan bagi hasil flat hingga 15% pertahun. Tidak peduli suku bunga naik atau turun, harga saham di pasaran jungkir balik atau terbang, bagi hasil di Amartha tidak terpengaruh. Tetap flat hingga 15%. Amartha dapat dijadikan peluang untuk investasi yaitu menjadi pemodal dengan modal awal yang terjangkau. 100 ribu rupiah sudah bisa melakukan pendanaan.


Amartha memiliki sistem yang sangat aman karena didukung oleh teknologi terkini. Amartha memiliki jaminan pendanaan dengan asuransi dan integrasi di lapangan. Amartha memiliki dampak sosial karena aplikasi ini dapat mempertemukan antara pemilik modal dan pelaku UMKM yang merupakan perempuan tangguh yang berada di pelosok daerah. Perempuan pelaku UMKM yang memperoleh pendanaan Amartha tergabung dalam kelompok dan ada pertemuan rutinnya hingga potensi ekonomi bisa digali lebih dalam lagi. Selain itu Amartha juga memiliki dampak ekonomi yaitu membantu pelaku UMKM mengatasi permasalahan modal yang dihadapinya sehingga dapat mengembangkan usahanya menjadi lebih baik.


Amatha memiliki program referral yang menawarkan keuntungan bagi pemilik modal dengan cara memberikan kode referralnya pada teman-temannya. Pemodal dapat memberikan kode referral pada teman-temannya yang tertarik untuk menjadi pemodal di Amartha dan makin banyak orang yang menggunakan kode referralnya makan makin besar keuntungan yang diterimanya. #AyoModalinUMKM hanya dengan modal awal minimal 100ribu rupiah saja dan dapatkan banyak keuntungan lainnya dengan bergabung di Amartha.


Untuk keterangan lebih detail dan lengkap lagi mengenai Amatha dapat mengunjungi situs resmi Amartha. Atau bisa juga mengunjungi Blog Money+ sebagai bagian dari Amartha. Blog Money+ membahas mengenai keuangan milenial yang meliputi financial planning, tips investasi dan hal-hal yang berhubungan dengan keuangan. Selain itu juga membahas mengenai gaya hidup dan perkembangan sosial untuk milenial. 


Blog Money+ ini memang lebih banyak membahas seputar tren terkini yang menyangkut teknologi, startup bidang fintech dan berita terkini yang menyasar generasi milenial. Bukan hanya itu, Blog Money+ mengupas pula tentang tips berwirausaha untuk UMKM, karir dan cerita inspiratif dari perempuan tangguh. Blog Money+ ini berisi fitur Money+ Quiz dan User Generated Content. Siapapun dapat mengirim artikel dan jika ditayangkan di Blog Money+ akan ada komisi.


Tertarik juga nih saya untuk mengirim artikel ke Blog Money+. Apalagi ada beberapa keuntungan yang bisa saya peroleh jika menulis di Money+. Keuntungan yang bisa diperoleh yaitu bisa memperoleh keuntungan komisi hingga 300 ribu rupiah pertulisan, menjadi wadah publikasi gagasan ataupun ide kita dan berkesempatan untuk mengikuti field trip gratis dan kunjungan ke desa Amartha. Wah menarik banget kan?! 


Ternyata banyak keuntungan yang dapat diperoleh di aplikasi Amartha ini. Bukan hanya investasi yang aman dan menguntungkan saja, Amartha  juga memiliki impact investing. Baik untuk pemilik modal maupun untuk pelaku UMKM yang didanai. Tidak hanya keuntungan saat ini saja tapi berkelanjutan. 


Aplikasi Amartha membantu perempuan tangguh pelaku UMKM di pedesaan




Read more