Dulang Cuan di Masa Pandemi Lewat Media Sosial

by - Oktober 17, 2021

Media sosial merupakan sebuah kekuatan untuk dulang cuan dimasa pandemi (gambar dari google)

Tidak ada yang pernah menyangka dunia akan mengalami perubahan besar akibat wabah yang melanda. Faktanya, sudah lebih dari 1,5 tahun kita hidup di masa pandemi COVID-19 yang sukses mengubah tatanan kehidupan sebagian besar masyarakat di dunia. Semenjak pandemi, internet dan media sosial menjadi dua hal yang susah dipisahkan dari kehidupan manusia di dunia. Untuk mencegah penyebaran virus korona, hampir sebagian besar aktivitas dilakukan secara online dengan memanfaatkan internet. Dan media sosial menjadi salah satu cara sekaligus kekuatan bagi manusia untuk menghadapi pandemi korona. Terbatasnya kegiatan masyarakat di luar rumah karena pandemi, membuat penggunaan media sosial meningkat tajam. Jumlah pengguna media sosial bertambah secara signifikan dan makin banyak orang yang memanfaatkan media sosial untuk mendulang cuan.


Pandemi memaksa untuk berada di rumah saja dan memberikan dampak bagi kehidupan manusia. Wabah global ini membuat beban hidup menjadi bertambah karena cukup banyak orang yang harus kehilangan mata pencahariannya. Agar tetap dapat bertahan, manusia berusaha untuk adaptif dengan keadaan dan berusaha untuk memanfaatkan apapun yang ada di sekitarnya termasuk media sosial. Media sosial dimanfaatkan seefektif mungkin supaya bisa mendulang cuan selama pandemi.


Harus di rumah saja dengan keterbatasan yang ada akibat pandemi menyebabkan manusia kian tergantung dengan internet dan media sosial. Cukup banyak orang yang mencari kebutuhan hidupnya sehari-hari melalui media sosial karena dilakukan secara daring di rumah. Kondisi ini menyebabkan munculnya usaha-usaha baru dengan memanfaatkan media sosial sebagai sarana untuk mendulang cuan di masa pandemi. Di rumah saja tapi tetap bisa memperoleh penghasilan. Media sosial dapat menjangkau banyak sekali orang tanpa terbatas ruang dan waktu. Mendulang cuan melalui media sosial menjadi salah satu cara yang dinilai tepat dan efektif dilakukan di masa pandemi yang mengharuskan untuk di rumah saja.


Kekuatan media sosial di masa pandemi untuk mendulang cuan


Media sosial dapat dimanfaatkan untuk dulang cuan (gambar dari freepik)


Pandemi global ini memberikan beban yang berat, bukan hanya secara mental saja tapi terlebih lagi dari sisi ekonomi. Sektor ekonomi menjadi salah satu sektor yang paling terdampak akibat pandemi korona ini. Banyak usaha yang terpaksa ditutup karena adanya kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat yang diterapkan pemerintah dalam usaha memutus rantai penyebaran korona. Keadaan ini memaksa untuk memutar otak menemukan cara bagaimana agar tetap bisa bertahan hidup dan membayar semua keperluan di tengah keterbatasan. Memanfaatkan internet dan media sosial merupakan salah satu cara yang dilakukan untuk dapat mendulang cuan di masa pandemi.


Semenjak pandemi, orang memanfaatkan internet dan media sosial untuk mendulang cuan melalui cara-cara sebagai berikut, diantaranya yaitu:

1.Berjualan online melalui media sosial

Pembatasan kegiatan masyarakat yang diterapkan pemerintah berimbas pada banyaknya pedagang yang tidak bisa berjualan. Untuk bisa melanjutkan hidup dan membiayai keperluannya, sebagian besar pedagang mengubah cara berjualannya dengan memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi dan berjualannya. Platform media sosial yang paling banyak digunakan untuk berjualan online adalah Instagram. Setelah itu facebook dan tik tok. Instagram dianggap platform yang paling mudah dan tepat untuk memasarkan produk. Saya sendiri melakukan hal ini. Semenjak kantin sekolah tempat saya menitipkan barang dagangan ditutup, saya memasarkan dagangan saya melalui media sosial. Hasilnya cukup memuaskan, berjualan melalui media sosial justru lebih flexible dan lebih luas jangkauannya;


2. Menjadi Blogger

Jika blogger dikategorikan sebagai sebuah pekerjaan, saya sudah menekuni pekerjaan ini sejak akhir 2016, sebelum pandemi datang. Blogger adalah seseorang yang menulis di blog. Blog adalah website yang dikelola perorangan. Blog beda dengan situs berita. Meski sebenarnya sama-sama menyuguhkan informasi yang bermanfaat untuk siapapun yang membacanya. Informasi yang ditulis di blog bersifat personal sedangkan situs berita bersifat umum. Penghasilan yang diperoleh dari blog terbilang cukup menjanjikan. Melalui blog, ada beberapa peluang yang bisa dimanfaatkan untuk mendulang cuan diantaranya : review produk berbayar, content placement, adsense, affiliate marketing dan bisa untuk memasarkan produk sendiri. Selama pandemi terlebih lagi setelah suami di-PHK, bisa dibilang penghasilan sebagai blogger inilah yang menghidupi keluarga saya. Memang penghasilan yang diperoleh dari blog tidak menentu tapi jika terus ditingkatkan kecakapan dalam mengembangkan konten tulisan di blog, hasilnya tidak akan mengecewakan;


3. Menjadi influencer

Saat ini influencer menjadi salah satu profesi hits yang banyak diminati. Bagaimana tidak tergoda untuk menjadi seorang influencer? Mereview produk dan dibayar, dikasih produk gratis pula. Tapi tidak semudah itu Marimar wkwkwkwk untuk menjadi seorang influencer yang banyak jobnya. Untuk dapat menjadi seorang influencer yang diminati brand, harus memiliki follower yang cukup banyak. Harus pula memiliki konten yang menarik dan mampu membangun komunikasi dengan follower sehingga akun media sosial yang digunakan untuk meng-endorse produk ramai dengan interaksi. Saya merasakan sendiri bagaimana pusingnya memikirkan konten yang harus diposting di akun media sosial agar tampak menarik dan interaktif. Belum lagi harus menyisipkan "titipan pesan" dari brand dalam caption postingan. Cukup banyak effort yang harus dilakukan untuk menghasilkan sebuah konten menarik. Sebandinglah dengan cuan yang diperoleh dari hasil endorsan;


4. Menjadi buzzer twitter

Jangan remehkan kekuatan twitter untuk membuat sebuah berita atau produk menjadi viral dan terkenal. Kekuatan dari twitter ini yang semakin sering dimanfaatkan oleh perusahaan besar atau instansi untuk membantu promosi produk atau program yang sedang dijalankan. Twitter yang dilakukan secara serentak oleh puluhan atau ratusan akun twitter mengenai sebuah produk atau program akan membuat hal tersebut menjadi viral dan dikenal publik. Potensi cuan yang bisa didulang dari twitter lumayan besar. Penghasilan seorang buzzer twitter bisa mencapai jutaan rupiah. Cukup menjanjikan, bukan?


Pandemi tidak boleh membuat patah semangat, harus terus bergerak maju dan melanjutkan hidup. Berbagai cara untuk dulang cuan melalui media sosial di masa pandemi merupakan bentuk kekuatan media sosial yang bisa dimanfaatkan agar tetap dapat bertahan di masa pandemi ini. 


Blog saya yang menjadi salah satu penopang biaya hidup di masa pandemi



You May Also Like

0 komentar

Postingan Populer