Sabtu, 23 Oktober 2021

Memperingati Maulid Nabi, Sinar Mas Land Menggelar Lomba Baca Al-quran Untuk Anak-Anak

Lomba baca Al-quran untuk anak-anak secara daring (foto: Sinar Mas Land)


Hari Kelahiran Nabi Muhammad baru saja kita peringati. Berbagai acara dilakukan oleh umat muslim dalam rangka memperingati hari kelahiran Rasulullah. Ada yang menjadikan momentum hari kelahiran Rasulullah ini sebagai pembelajaran agar makin mengenal dan mencintai Rasulullah hingga dapat meneladani sikap Rasulullah dan mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Ada pula yang memperingati Maulid Nabi dengan mengadakan lomba yang bertujuan meningkatkan iman dan taqwa pada Allah SWT dan semakin mencintai Allah dan Rasulullah.


Sinar Mas Land melalui Yayasan Muslim Sinar Mas Land tidak mau melewatkan momentum Maulid Nabi ini tanpa melakukan kegiatan bermanfaat dunia akherat. Dalam rangka memperingati Maulid Nabi tahun ini, Sinar Mas Land melalui Yayasan Muslim Sinar Mas Land (YMSML) menggelar lomba baca Al-quran untuk anak-anak secara virtual atau daring. Lomba ini diadakan dengan tujuan untuk memotivasi anak-anak supaya mau meningkatkan kemampuannya membaca Al-quran. 


Salah satu cara mulia dalam memperingati Maulid Nabi atau hari kelahiran Nabi Muhammad SAW adalah dengan membaca Al-quran, mendalami maknanya serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. YMSML sebagai penyelenggara dan mewakili Sinar Mas Land berharap dengan diadakannya lomba membaca Al-quran untuk anak-anak ini dapat meningkatkan semangat dan memotivasi anak-anak untuk tetap memperdalam kemampuannya membaca Al-quran meski ditengah keterbatasan seperti pada masa pandemi seperti ini. 


Lomba membaca Al-quran untuk anak-anak secara daring ini, YMSML bekerja sama dengan Yayasan Mama Papa, yayasan yang memiliki metode Mama Papa dalam mengajarkan membaca Al-quran pada anak didiknya. Metode Mama papa adalah cara cepat belajar membaca Al-quran dengan menggunakan pendekatan cerita. Seperti yang dijelaskan oleh Ustaz Muhammad Taslim, Penulis Buku Metode Mama Papa, cara cepat membaca Al-quran ini hampir mirip dengan membaca Arab Melayu. 29 huruf Hijaiyah diperkenalkan dengan menggunakan bahasa sehari-hari hingga mudah dimengerti dan dipahami bagi siapapun yang sedang belajar membaca Al-quran.


Juara lomba baca Al-quran dalam peringatan Maulid Nabi (foto: Sinar Mas Land)


Lomba baca Al-quran untuk anak-anak secara daring ini diikuti oleh sekitar 402 orang anak usia 7-12 tahun dari perwakilan 72 masjid/musala yang berada di sekitar kawasan Kota Wisata Cibubur, Legenda Wisata Cibubur, dan Grand Wisata Bekasi. Anak-anak ini unjuk kemampuan secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting pada Sabtu, 23 Oktober 2021 ini. Lomba dibagi menjadi tiga kategori yaitu kategori A untuk anak usia 7-9 tahun, kategori B untuk anak usia 10-12 tahun, dan kategori C untuk anak usia 13-15 tahun. Total hadiah yang bisa dibawa pulang oleh anak-anak pemenang lomba baca Al-quran ini sebesar Rp42 juta. Wow..lumayan besar ya hadiahnya apalagi di masa pandemi korona seperti ini. Lomba baca Al-quran ini merupakan salah satu bagian dari program Berantas Buta Al-quran virtual 2021 yang telah berlangsung sejak Mei 2021.


Juara 1 kategori B (foto Sinar Mas Land)


Semua peserta yang mengikuti lomba baca Al-quran yang digelar oleh YMSML (mewakili Sinar Mas Land) dan Yayasan Mama Papa adalah anak didik guru mengaji yang telah menguasai cara cepat membaca Al-quran dengan menggunakan metode Mama Papa. Ustaz dan guru ngaji tersebut telah mengikuti dan lulus dalam pelatihan (training of trainers) metode Mama Papa. Pelatihan tersebut juga merupakan rangkaian kegiatan program BBQ Virtual 2021 dan diikuti oleh 144 guru ngaji dan ustaz secara intensif selama 3 bulan. Para guru ngaji dan ustaz itu selama pelatihan dibekali buku panduan dan alat peraga berupa salinan digital supaya lebih mudah memahami metode Mama Papa.


Metode Mama Papa diperkenalkan sejak beberapa tahun lalu agar siapapun yang ingin belajar membaca Al-quran dapat cepat bisa membaca Al-quran dengan cara yang mudah dan tanpa ribet. Bagi muslim, membaca Al-quran merupakan bentuk rasa syukur dan cinta pada Allah dan Rasul-NYA. Muslim di manapun di muka bumi ini diwajibkan untuk terus belajar memaknai kandungan Al-quran dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Al-quran merupakan sumber ilmu pengetahuan dan jawaban dari semua pertanyaan yang ada dalam hidup ini. 


Sinar Mas Land yang diwakili oleh YMSML telah mengadakan program berantas buta Al-quran yang melibatkan guru ngaji dan ustaz dari 127 masjid dan mushola yang berada di sekitar kawasan BSD City sejak tahun 2018 hingga 2019. Tahun ini, program BBQ yang dihelat oleh YMSML memperluas jangkauannya dan menyasar masjid dan mushola yang berada di sekitar Kota Wisata Cibubur, Legenda Wisata Cibubur dan Grand Wisata Bekasi. Diharapkan melalui program ini, banyak muslim yang tadinya belum bisa baca Al-quran dapat tertolong dan bisa membaca Al-quran dengan benar, terutama anak-anak.


Juara 1 kategori C (foto Sinar Mas Land)


Read more

Minggu, 17 Oktober 2021

Dulang Cuan di Masa Pandemi Lewat Media Sosial

Media sosial merupakan sebuah kekuatan untuk dulang cuan dimasa pandemi (gambar dari google)

Tidak ada yang pernah menyangka dunia akan mengalami perubahan besar akibat wabah yang melanda. Faktanya, sudah lebih dari 1,5 tahun kita hidup di masa pandemi COVID-19 yang sukses mengubah tatanan kehidupan sebagian besar masyarakat di dunia. Semenjak pandemi, internet dan media sosial menjadi dua hal yang susah dipisahkan dari kehidupan manusia di dunia. Untuk mencegah penyebaran virus korona, hampir sebagian besar aktivitas dilakukan secara online dengan memanfaatkan internet. Dan media sosial menjadi salah satu cara sekaligus kekuatan bagi manusia untuk menghadapi pandemi korona. Terbatasnya kegiatan masyarakat di luar rumah karena pandemi, membuat penggunaan media sosial meningkat tajam. Jumlah pengguna media sosial bertambah secara signifikan dan makin banyak orang yang memanfaatkan media sosial untuk mendulang cuan.


Pandemi memaksa untuk berada di rumah saja dan memberikan dampak bagi kehidupan manusia. Wabah global ini membuat beban hidup menjadi bertambah karena cukup banyak orang yang harus kehilangan mata pencahariannya. Agar tetap dapat bertahan, manusia berusaha untuk adaptif dengan keadaan dan berusaha untuk memanfaatkan apapun yang ada di sekitarnya termasuk media sosial. Media sosial dimanfaatkan seefektif mungkin supaya bisa mendulang cuan selama pandemi.


Harus di rumah saja dengan keterbatasan yang ada akibat pandemi menyebabkan manusia kian tergantung dengan internet dan media sosial. Cukup banyak orang yang mencari kebutuhan hidupnya sehari-hari melalui media sosial karena dilakukan secara daring di rumah. Kondisi ini menyebabkan munculnya usaha-usaha baru dengan memanfaatkan media sosial sebagai sarana untuk mendulang cuan di masa pandemi. Di rumah saja tapi tetap bisa memperoleh penghasilan. Media sosial dapat menjangkau banyak sekali orang tanpa terbatas ruang dan waktu. Mendulang cuan melalui media sosial menjadi salah satu cara yang dinilai tepat dan efektif dilakukan di masa pandemi yang mengharuskan untuk di rumah saja.


Kekuatan media sosial di masa pandemi untuk mendulang cuan


Media sosial dapat dimanfaatkan untuk dulang cuan (gambar dari freepik)


Pandemi global ini memberikan beban yang berat, bukan hanya secara mental saja tapi terlebih lagi dari sisi ekonomi. Sektor ekonomi menjadi salah satu sektor yang paling terdampak akibat pandemi korona ini. Banyak usaha yang terpaksa ditutup karena adanya kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat yang diterapkan pemerintah dalam usaha memutus rantai penyebaran korona. Keadaan ini memaksa untuk memutar otak menemukan cara bagaimana agar tetap bisa bertahan hidup dan membayar semua keperluan di tengah keterbatasan. Memanfaatkan internet dan media sosial merupakan salah satu cara yang dilakukan untuk dapat mendulang cuan di masa pandemi.


Semenjak pandemi, orang memanfaatkan internet dan media sosial untuk mendulang cuan melalui cara-cara sebagai berikut, diantaranya yaitu:

1.Berjualan online melalui media sosial

Pembatasan kegiatan masyarakat yang diterapkan pemerintah berimbas pada banyaknya pedagang yang tidak bisa berjualan. Untuk bisa melanjutkan hidup dan membiayai keperluannya, sebagian besar pedagang mengubah cara berjualannya dengan memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi dan berjualannya. Platform media sosial yang paling banyak digunakan untuk berjualan online adalah Instagram. Setelah itu facebook dan tik tok. Instagram dianggap platform yang paling mudah dan tepat untuk memasarkan produk. Saya sendiri melakukan hal ini. Semenjak kantin sekolah tempat saya menitipkan barang dagangan ditutup, saya memasarkan dagangan saya melalui media sosial. Hasilnya cukup memuaskan, berjualan melalui media sosial justru lebih flexible dan lebih luas jangkauannya;


2. Menjadi Blogger

Jika blogger dikategorikan sebagai sebuah pekerjaan, saya sudah menekuni pekerjaan ini sejak akhir 2016, sebelum pandemi datang. Blogger adalah seseorang yang menulis di blog. Blog adalah website yang dikelola perorangan. Blog beda dengan situs berita. Meski sebenarnya sama-sama menyuguhkan informasi yang bermanfaat untuk siapapun yang membacanya. Informasi yang ditulis di blog bersifat personal sedangkan situs berita bersifat umum. Penghasilan yang diperoleh dari blog terbilang cukup menjanjikan. Melalui blog, ada beberapa peluang yang bisa dimanfaatkan untuk mendulang cuan diantaranya : review produk berbayar, content placement, adsense, affiliate marketing dan bisa untuk memasarkan produk sendiri. Selama pandemi terlebih lagi setelah suami di-PHK, bisa dibilang penghasilan sebagai blogger inilah yang menghidupi keluarga saya. Memang penghasilan yang diperoleh dari blog tidak menentu tapi jika terus ditingkatkan kecakapan dalam mengembangkan konten tulisan di blog, hasilnya tidak akan mengecewakan;


3. Menjadi influencer

Saat ini influencer menjadi salah satu profesi hits yang banyak diminati. Bagaimana tidak tergoda untuk menjadi seorang influencer? Mereview produk dan dibayar, dikasih produk gratis pula. Tapi tidak semudah itu Marimar wkwkwkwk untuk menjadi seorang influencer yang banyak jobnya. Untuk dapat menjadi seorang influencer yang diminati brand, harus memiliki follower yang cukup banyak. Harus pula memiliki konten yang menarik dan mampu membangun komunikasi dengan follower sehingga akun media sosial yang digunakan untuk meng-endorse produk ramai dengan interaksi. Saya merasakan sendiri bagaimana pusingnya memikirkan konten yang harus diposting di akun media sosial agar tampak menarik dan interaktif. Belum lagi harus menyisipkan "titipan pesan" dari brand dalam caption postingan. Cukup banyak effort yang harus dilakukan untuk menghasilkan sebuah konten menarik. Sebandinglah dengan cuan yang diperoleh dari hasil endorsan;


4. Menjadi buzzer twitter

Jangan remehkan kekuatan twitter untuk membuat sebuah berita atau produk menjadi viral dan terkenal. Kekuatan dari twitter ini yang semakin sering dimanfaatkan oleh perusahaan besar atau instansi untuk membantu promosi produk atau program yang sedang dijalankan. Twitter yang dilakukan secara serentak oleh puluhan atau ratusan akun twitter mengenai sebuah produk atau program akan membuat hal tersebut menjadi viral dan dikenal publik. Potensi cuan yang bisa didulang dari twitter lumayan besar. Penghasilan seorang buzzer twitter bisa mencapai jutaan rupiah. Cukup menjanjikan, bukan?


Pandemi tidak boleh membuat patah semangat, harus terus bergerak maju dan melanjutkan hidup. Berbagai cara untuk dulang cuan melalui media sosial di masa pandemi merupakan bentuk kekuatan media sosial yang bisa dimanfaatkan agar tetap dapat bertahan di masa pandemi ini. 


Blog saya yang menjadi salah satu penopang biaya hidup di masa pandemi



Read more

Sabtu, 16 Oktober 2021

Game Online Tidak Selamanya Buruk, Dukung Anak Jadi Atlet eSport


Bermain game online tidak selamanya buruk (gambar freepik)


Bagi sebagian besar orang tua, menganggap game online sebagai hal buruk yang harus dijauhkan dari anak. Game online dipandang sebagai penyebab anak menjadi malas belajar dan lalai mengerjakan tugasnya. Padahal rasa malas dan lalai tersebut, belum tentu disebabkan karena anak gemar bermain game online. Bisa saja karena memang si anak kurang tertarik dengan hal-hal yang berhubungan dengan kegiatan akademik dan lebih tertarik dengan kegiatan non akademik. Kegiatan non akademik seperti bermain game online memang lebih menarik bagi anak. Game online atau eSport saat ini sudah masuk dalam daftar olahraga yang diakui dan alih-alih khawatir, orangtua dapat mendukung anak menjadi atlet eSport.


Dampak baik buruknya game online untuk anak 


Di dunia ini, tidak semua anak memiliki ketertarikan dan kemampuan akademik yang sama. Ada anak yang unggul dalam bidang akademik dan ada juga anak yang unggul dalam bidang non akademik seperti jago olahraga, bermain musik, menari dan lainnya. Saat ini perkembangan eSport di Indonesia cukup pesat dan dapat menjadi peluang yang menjanjikan. Karena itu orangtua tidak perlu khawatir berlebihan jika anaknya senang bermain game online. Mengarahkan untuk menjadi atlet eSport dan memberikan penjelasan yang masuk akal mengenai dampak baik buruknya game online merupakan langkah terbaik yang dapat dilakukan orang tua.


Berdasarkan beberapa penelitian, bermain game online tidak selamanya membawa dampak buruk bagi anak. Jika dilakukan sesuai aturan dan dengan binaan yang tepat, anak dapat menjadi atlet eSport berprestasi. Orang tua harus menerapkan secara tegas batasan waktu bermain game online untuk anaknya agar si anak tidak kecanduan game online dan tetap melakukan aktivitas sehari-hari dengan baik. 


Game online dapat menjadi luang untuk anak (gambar pixabay)


Menurut penelitian dalam jurnal Pediatrics tahun 2013, anak tidak boleh bermain game online lebih dari dua jam sehari karena kelamaan bermain game online dapat berdampak buruk pada kondisi psikologis anak. Terlalu lama bermain game online dapat menyebabkan anak menjadi hiperaktivitas, gangguan konsentrasi dan atensi serta kesulitan membangun empati dengan orang-orang sekitarnya. 


Orangtua sebaiknya tidak boleh terlalu cemas jika anaknya hobi bermain game online. Harus didukung, dibimbing dan diarahkan agar anak dapat berprestasi dan menjadi atlet eSport. Saya jadi teringat saat bersitegang dengan anak sulung saya beberapa waktu lalu karena diantara waktu luangnya, anak sulung saya tersebut asik main bareng game online bersama teman-temannya. Sebagai orangtua, saya takut game online akan membuat anak saya lupa waktu dan kewajibannya. Anak saya bersikeras bahwa dia tetap melakukan semua tugas-tugasnya meskipun bermain game online. Menurutnya, bermain game online dapat melepas stress dan penat karena harus belajar daring dan di rumah saja di masa pandemi ini.


Setelah mendengar pendapat dan alasan anak saya kenapa bermain game online, saya mencari tau mengenai baik buruknya game online dengan ikut memainkan game online yang disukai anak saya tersebut. Akhirnya, saya memperoleh kesimpulan bahwa jika dilakukan dengan tepat, game online dapat menjadi pembelajaran untuk anak. Bermain game online dapat melatih kemampuan dalam memecahkan masalah, melatih kreativitas, mengendalikan emosi, membentuk sifat optimis dan pantang menyerah, menguatkan bonding antara anak dan orang tua bila orang tua main bareng game online bersama anak serta mengembangkan kemampuan bersosialisasi anak secara daring.


Selain memberikan batasan waktu bermain game online untuk anak, orang tua dapat menyimpan smartphone yang digunakan anak untuk bermain game online. Tujuannya agar si anak disiplin dan tidak tergoda untuk bermain game online melebihi batasan waktu yang sudah ditetapkan. Hal lain yang dapat dilakukan orang tua agar anaknya tidak kecanduan main game online, diantaranya adalah membiasakan anak untuk melakukan aktivitas fisik setiap hari minimal selama 30 menit, menyibukkan anak dengan berbagai kegiatan positif yang disukai serta ikut bermain game online pada saat anak sedang bermain sehingga dapat membimbing dan mengarahkannya.


LEAD dukung anak menjadi atlet eSport Profesional


Perkembangan olahraga eSport di Indonesia kian pesat termasuk pada masa pandemi ini. Semakin banyak turnamen eSport yang diadakan walau mengalami perubahan format dari turnamen offline menjadi online. Pertandingan eSport tetap diwujudkan dari rumah dengan memanfaatkan internet, aktivitas tanpa batas. Pandemi tidak menghalangi pemain game online untuk tetap mengukir prestasi dan mengumpulkan pundi-pundi rupiahnya. Dulu bermain game hanya sebatas hobi saja tapi saat ini telah menjadi olahraga yang ditekuni secara profesional dan menjadi karir yang sangat menjanjikan. Meski demikian, tidak semua pemain game dapat menjadi atlet eSport profesional. 


Perlu diketahui, tidak semua pemain game profesional adalah atlet eSport, namun atlet eSport sudah pasti seorang pemain game profesional. Perbedaan mendasar dari seorang pemain game profesional dengan atlet eSport adalah pada aspek mentalitas. Atlet eSport adalah orang-orang pilihan yang siap ditempa sportsmanship-nya. Seperti atlet cabang olahraga lainnya, atlet eSport juga membutuhkan latihan rutin agar semakin berkualitas dan sportif. Untuk meningkatkan skill, menguasai trik dan strategi permainan, kerja sama team, disiplin, serta menjaga pola makan sehat, atlet eSport memerlukan akademi atau tempat yang dapat menempa mereka secara berkesinambungan dan berlatih tanpa batas.


Limitless ESport Academy (LEAD) by IndiHome adalah pusat pengembangan atlet eSport untuk komunitas dan antusias eSport Indonesia. LEAD mendukung anak Indonesia untuk menjadi atlet eSport profesional dan memiliki prestasi internasional. LEAD merupakan akademi eSport dengan konsep athlete enablement, yaitu memberdayakan dan melatih seorang pemain game online (player) yang semula bermain game online sebatas hobi, menjadi professional player (pro-player) yang bermental atlet.


LEAD dapat mewujudkan impian anak Indonesia untuk dapat menjadi atlet eSport berprestasi yang membanggakan tanah airnya. LEAD berkomitmen melahirkan sebanyak-banyaknya atlet eSport yang memiliki semangat juang, berprestasi dan berdaya saing internasional. LEAD merupakan tempat belajar bagi para player untuk menjadi atlet eSport yang unggul. Selain mengusung program LEAD untuk mendukung kaderisasi atlet eSport tanah air, IndiHome juga memiliki paket games yang membantu para pemain game profesional bermain tanpa batas dan mencetak prestasi membanggakan.

 

LEAD by IndiHome

Read more

Kamis, 14 Oktober 2021

Kontribusi Anak Muda Dalam Mitigasi Perubahan Iklim


Penebangan liar salah satu penyebab perubahan iklim


Akhir-akhir ini kalian merasa ngga sih kalau suhu udara terasa lebih panas? Cepat panas gitu. Padahal di dalam rumah saja tapi badan cepat keringatan. Apalagi saat siang hari dan berada di luar rumah, panasnya menyengat banget. Hal ini disebabkan karena adanya efek rumah kaca yang membuat terjadinya perubahan iklim. Akibat adanya efek rumah kaca, sebagian panas yang harusnya dipantulkan permukaan bumi diperangkap oleh gas-gas rumah kaca di atmosfer. Sehingga bumi menjadi terasa cepat panas dari waktu ke waktu. Efek rumah kaca ini jika tidak cepat diatasi akan menyebabkan terjadinya pemanasan global. Karena itu diperlukan nih kontribusi kita sebagai anak muda dalam mitigasi perubahan iklim.


Sebagai anak muda penerus bangsa, sudah seharusnya kita memiliki kontribusi untuk mitigasi perubahan iklim. Oh ya apakah kalian sudah mengerti apa itu efek rumah kaca dan mitigasi perubahan iklim? Jika baru dengar atau belum mengerti, tolong simak penjelasannya ya. 


Efek Rumah Kaca dan Mitigasi Perubahan Iklim


Efek rumah kaca terhadap perubahan iklim (The Gorbasla.doc)

Seperti dilansir oleh laman Kemdikbud go id, efek rumah kaca adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan bumi memiliki efek seperti rumah kaca, dimana panas matahari terperangkap oleh atmosfer bumi. Gas-gas di atmosfer seperti karbon dioksida (CO2) dapat menahan panas matahari sehingga panas matahari terperangkap di dalam atmosfer bumi


Normalnya, pada siang hari matahari menyinari bumi sehingga permukaan bumi menjadi hangat, dan pada malam hari permukaan bumi mendingin. Akan tetapi, akibat adanya efek rumah kaca, sebagian panas yang harusnya dipantulkan permukaan bumi diperangkap oleh gas-gas rumah kaca di atmosfer. Inilah mengapa bumi menjadi semakin panas dari tahun-ketahun.


Efek rumah kaca disebabkan adanya gas-gas yang berkontribusi terhadap rumah kaca, diantaranya yaitu uap air (H2O), karbondioksida (CO2), metana (CH4), ozon (O3), nitrous oksida (N2O), CFC (Chloro Fluoro Carbon), dan HFC (Hidro Fluoro Carbon). Sebenarnya gas-gas tersebut diperlukan untuk menghangatkan bumi agar tidak terlalu dingin. Namun sejak adanya revolusi industri, gas-gas seperti karbon dioksida, methana, dan gas berbahaya lainnya menjadi makin bertambah di atmosfer bumi. Konsentrasi gas-gas tersebut di atmosfer bumi pun makin meningkat akibat ulah manusia.



Proses terjadinya efek rumah kaca (ruangguru.doc)


Dikutip dari Katadata co id, proses terjadinya efek rumah kaca sebagai berikut,yaitu panas matahari merambat melalui atmosfer bumi lalu sebagian panas matahari diserap oleh bumi untuk menyimpan panas dan panas matahari tersebut sebagian dipantulkan kembali oleh bumi. Sebagian panas yang dipantulkan kemudian diserap oleh gas-gas di atmosfer sehingga menahan panas keluar dari atmosfer dan panas matahari sebagian lagi dipantulkan kembali oleh atmosfer dan bumi. Efek rumah kaca merupakan proses masuknya radiasi dari matahari. Kemudian radiasi tersebut terjebak akibat efek rumah kaca lalu menaikkan suhu bumi. 


Efek rumah kaca makin bertambah karena meningkatnya konsentrasi gas-gas rumah kaca akibat ulah manusia. Seperti penebangan liar dan pembakaran hutan, pemanfaatan bahan bakar fosil serta penggunaan BBM menyebabkan konsentrasi gas karbondioksida (CO2) meningkat. Belum lagi ulah manusia yang menyebabkan meningkatnya gas metana seperti membakar dan membuang sampah plastik sembarangan. Penggunaan pupuk kimia atau non organik juga dapat meningkatkan konsentrasi gas rumah kaca nitrous oksida (N2O), yang nantinya dilepaskan ke udara.


Efek rumah kaca jika tidak cepat diatasi akan dapat menyebabkan terjadinya perubahan iklim dan pemanasan global yang dapat membahayakan bumi beserta isinya. Karena itu diperlukan kontribusi semua pihak termasuk anak muda dalam mitigasi perubahan iklim. Mitigasi perubahan iklim adalah suatu usaha untuk mengurangi resiko terhadap peningkatan emisi gas rumah kaca (efek rumah kaca). Mitigasi perubahan iklim yang dilakukan untuk mengatasi efek rumah kaca diantaranya adalah penanaman kembali hutan yang gundul, melakukan pembatasan dalam penggunaan pupuk kimia berbahaya, mengurangi polusi asap kendaraan bermotor, menggunakan alat-alat yang ramah lingkungan serta meminimalisir sampah plastik.


Saatnya Anak Muda Berkontribusi Dalam Mitigasi Perubahan Iklim


Kontribusi anak muda dalam mitigasi perubahan iklim

Pemanasan global dan perubahan iklim sebagai akibat dari efek rumah kaca dapat diatasi melalui implementasi mitigasi perubahan iklim. Sudah saatnya anak muda sebagai generus bangsa memiliki kontribusi dalam mitigasi perubahan iklim. Konstibusi yang dapat dilakukan dalam mitigasi perubahan iklim bisa diimplementasikan melalui kegiatan sehari-hari. Kesadaran anak muda untuk ikut berperan dalam mitigasi perubahan iklim harus mulai dibangun sedari dini.


Sebagai anak muda generasi penerus bangsa, saya sadar harus bisa memberikan kontribusi dalam mitigasi perubahan iklim agar bumi dapat terlindungi dari pemanasan global dan bencana alam lainnya yang disebabkan oleh efek rumah kaca yang makin diperparah karena ulah manusia.  Sebelum kesadaran itu datang, saya termasuk orang yang banyak sekali memakai kantong plastik terutama pada saat traveling. Karena banyak memakai kantong plastik otomatis sampah kantong plastik pun menumpuk. Tadinya ya saya buang saja di tempat sampah tanpa memikirkan apakah sampah-sampah plastik itu akan menyebabkan bahaya untuk kehidupan bumi. Saya tidak tau jika sampah plastik dapat meningkatkan konsentrasi gas rumah kaca.


Setelah mengetahui lebih jauh lagi mengenai bahaya dari peningkatan konsentrasi gas-gas rumah kaca yang disebabkan oleh aktivitas kita sehari-hari termasuk akibat dari sampah plastik, saya lebih bijak lagi dalam menggunakan plastik. Sebagai anak muda penerus bangsa, saya ingin memberikan kontribusi dalam mitigasi perubahan iklim yang dapat melindungi bumi ini dari bahaya emisi gas rumah kaca. Saya berjanji dan bersumpah untuk lebih banyak menggunakan transportasi massal saat bepergian atau traveling dan berjalan kaki jika jaraknya masih bisa ditempuh dengan jalan kaki. Sudah waktunya #MudaMudiBumi melakukan hal baik #UntukmuBumiku . Dan saat ini  sudah saatnya #TimeforActionIndonesia bukan hanya sekedar ucapan saja.


Untuk mengurangi sampah plastik pada saat traveling, karena saya suka dan hobi traveling, saya mengganti kantong plastik dengan kantong yang terbuat dari bahan ramah lingkungan dan bisa didaur ulang. Saya sudah tidak lagi membawa botol air kemasan tapi menggantinya dengan botol minum yang bisa dibersihkan dan dipakai berulangkali. Meskipun kecil tapi sebagai anak muda, saya ingin berkontribusi dalam mitigasi perubahan iklim negeri tercinta ini. Selain itu, saya berusaha untuk mengurangi pemakaian AC di rumah karena penggunaan AC terlalu sering dapat meningkatkan emisi gas rumah kaca. Banyak hal yang dapat dilakukan agar bumi terlindungi dan mengurangi efek rumah kaca. Perubahan sekecil apapun harus dilakukan sejak detik hari ini untuk kebaikan yang akan datang.


Saat membersihkan sampai di pinggir pantai



 

Read more

Minggu, 10 Oktober 2021

Dukungan JNE Dalam Rangka Menyukseskan PON XX Papua

PON XX Papua "torang bisa" (gambar dari google)

Pandemi tak menyurutkan langkah pemerintah untuk menggelar pesta olahraga terbesar nasional negeri ini. Setelah sempat tertunda selama setahun, pemerintah akhirnya menghelat Pekan Olahraga Nasional ke-XX di "bumi mutiara hitam" Papua. Seharusnya PON XX Papua diselenggarakan pada tahun 2020 namun pandemi membuat pelaksanaannya terpaksa ditunda karena perlu persiapan khusus dan lebih banyak lagi untuk menghelat sebuah acara bertaraf nasional saat pandemi. 

Faktor keamanan dan keselamatan semua pihak menjadi salah satu fokus utama yang harus dilakukan. Berbeda dengan pelaksanaan PON pada masa normal (sebelum pandemi datang), di masa pandemi ini harus dipastikan jika gelaran pesta akbar nasional itu tidak akan menjadi klaster baru penyebaran COVID-19 karena itulah diperlukan persiapan yang lebih detil dan sesuai standar protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah dan WHO. Akhirnya setelah menundanya selama setahun dan menyiapkan segala persiapannya sesuai dengan "new normal life", pemerintah menghelat pesta olahraga akbar nasional tersebut.

PON XX Papua diselenggarakan pada tanggal 2-15 Oktober 2021 di 4 kota yang ada di Papua dan kota Jayapura sebagai tempat operasional penyelenggaraan PON XX Papua. PON XX Papua 2021 ini diikuti sekitar lebih dari 7000 atlet dari 37 cabang olahraga. Stadion Lucas Enembe Jayapura menjadi stadion utama dilaksanakannya PON XX Papua. Upacara pembukaan PON XX Papua yang dihadiri oleh Presiden Jokowi dilakukan di Stadion Lucas Enembe,Jayapura. FYI, semua penyelenggaraan PON XX Papua dilaksanakan dengan penerapan disiplin protokol kesehatan yang ketat. Semua atlet, tim official, panitia, penonton dan siapapun yang terlibat dalam penyelenggaraan PON XX Papua harus sudah divaksin dan melakukan tes antigen terlebih dulu. Venue pertandingan hanya boleh diisi sebanyak 25% dari total kapasitas yang bisa ditampung.

Penerapan disiplin prokes yang ketat semata-mata dilakukan agar PON XX Papua tidak menjadi klaster baru penyebaran virus Corona dan membahayakan nyawa banyak orang. Pemerintah juga melakukan percepatan vaksina terhadap masyarakat di empat venue tempat berlangsungnya pertandingan PON XX Papua. Keempat venue tempat berlangsungnya pertandingan PON XX Papua, yaitu kota Jayapura, kabupaten Jayapura, Merauke dan Mimika. PON XX Papua diharapkan mampu mendorong dan membangkitkan pertumbuhan ekonomi Papua terutama di masa pandemi ini. Untuk menyukseskan PON XX Papua, banyak pihak yang memberikan dukungan. Salah satu dukungan untuk kesuksesan PON XX Papua diberikan oleh JNE

JNE Ikut Memberikan Dukungan Untuk Kesuksesan PON XX Papua


Salah satu program JNE selama PON XX berlangsung (gambar dari web JNE)

Perhelatan pesta olahraga terakbar di Indonesia tahun 2021 ini akan menjadi catatan sejarah penting bagi JNE, salah satu perusahaan ekspedisi terbesar negeri ini. Kenapa demikian? Karena salah satu ksatria JNE ikut bertanding dalam ajang PON XX Papua. Belum banyak yang tau jika salah satu ksatria JNE Bogor yaitu Hagies Mugara, menjadi salah satu atlet yang turut berjuang dalam gelaran pesta olahraga akbar nasional tahun ini. Hagies adalah salah satu atlet Kempo yang mewakili kontingen Jawa Barat. 

Dukungan pun mengalir dari seluruh keluarga besar JNE, agar ia dapat meraih medali emas sehingga bisa membuat bangga Jawa Barat dan tentunyaJNE. Selain mendukung ksatrianya dalam ajang PON XX Papua, JNE juga memberikan dukungan demi kesuksesan PON XX Papua. Sebagai perusahaan ekspedisi nasional yang sudah puluhan tahun eksis di Papua, khususnya Kota Jayapura, JNE tidak tinggal diam untuk ikut menyemarakkan serta menyukseskan perhelatan PON XX Papua.

PON XX Papua yang mengusung tagline " torang bisa" itu mendapat dukungan penuh dari Ksatria dan Srikandi JNE terutama yang berada di kota Jayapura sebagai venue utama pelaksanaan PON XX Papua. Untuk menyemarakkan PON XX Papua sekaligus sebagai bukti dukungannya, JNE menggelar berbagai program selama penyelenggaraan PON XX Papua berlangsung.

Program JNE tersebut diantaranya adalah memberikan diskon 20% ongkir untuk para atlet yang nantinya mengirimkan paket selama PON XX berlangsung. Promo ini berlaku untuk pengiriman dari Jayapura dan Merauke. JNE juga membuat booth di area stadion tempat para atlet bertanding serta menggelar promo double point JLC untuk kiriman barang dari dan ke Jayapura dari tanggal 2 hingga 15 Oktober 2021.  Program promo diskon 20% juga diberikan untuk pengiriman dari Sorong dan Timika ke seluruh kota tujuan dengan layanan reguler (tanggal 2-4 Oktober 2021).

Diskon ongkir 20% dari JNE (gambar diambil dari web JNE)


Bukan hanya memberikan promo ongkir saja, untuk semakin memeriahkan PON XX Papua, JNE mengadakan cukup banyak kegiatan melalui social media diantaranya mengadakan quiz seputar PON XX Papua, twibbon, foto challenge serta memberikan give away dengan menggandeng UMKM lokal selama pelaksanaan PON berlangsung. Pemenang give away tentu saja akan memperoleh produk UMKM unggulan yang berasal dari kota Jayapura. Salah duanya produk unggulan dari Geraihonai dan Galeri kreatif kehutanan Papua.

Noken, tas khas Papua

JNE menggelar program promo ongkir karena adanya kemungkinan para atlet dan tim official akan melakukan pengiriman produk-produk atau souvenir khas Papua terutama kota Jayapura ke daerah asal mereka. Terlebih lagi Jayapura sudah lama dikenal sebagai penghasil kerajinan yang unik dan ikonik. Hal ini akan menguntungkan bukan hanya untuk JNE tapi juga bagi pelaku UMKM lokal. Seperti tagline "Connecting Happines", JNE berupaya mengantarkan kebahagiaan untuk konsumennya terutama yang berada di kota-kota tempat berlangsungnya PON XX Papua.

Produk kerajinan kemungkinan besar akan menjadi barang yang diminati oleh para atlet dan official serta penonton luar Papua untuk dijadikan oleh-oleh atau cinderamata yang akan dikirim ke daerah asalnya. Saya jadi teringat saat bertandang ke Jayapura dan melihat berbagai kerajinan tangan hasil pengrajin kota Jayapura, seketika saya langsung jatuh cinta. Siapapun pasti akan langsung terpikat dengan keunikan noken, tas khas masyarakat Papua. Noken hanya dapat diperoleh ketika kita datang ke bumi mutiara hitam. Noken adalah tas khas Papua yang terbuat dari serat kayu dan dibawa dengan menggunakan kepala. Agak berbeda dengan tas yang biasa kita jumpai.

Selain produk kerajinan khas Papua, kuliner Papua yang sudah terkenal seperti cokelat paradise atau kue sagu Bagea Jayapura akan menjadi pilihan para atlet, official atau panitia lainnya sehingga dapat menjadi potensi dan ikut mendongkrak peningkatan kiriman JNE di Papua selama PON XX berlangsung. 

Noken Papua yang dibawa dengan menggunakan kepala




Read more

Jumat, 08 Oktober 2021

Kesetaraan Kesehatan Jiwa di Indonesia

Kesehatan jiwa bagian dari kesehatan tubuh (doc.Pixabay)

Tidak ada kesehatan tanpa kesehatan jiwa. Seseorang dikatakan sehat jika jiwa raganya sehat seutuhnya. Kesehatan jiwa tidaklah dapat dipisahkan dari kesehatan diri(tubuh). Seorang individu mampu produktif dan mandiri bila dirinya sehat secara jiwa raga. Kesehatan didefinisikan sebagai keadaan yang sehat baik secara fisik, mental, spiritual maupun sosial yang membuat seorang individu dapat hidup produktif.


Sejak tahun 1992 setiap tanggal 10 Oktober diperingati sebagai hari Kesehatan Jiwa Sedunia. Peringatan ini dicanangkan oleh World Federation for Mental Health (WFMH). Hari Kesehatan Jiwa Sedunia merupakan upaya untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan jiwa. Bukan hanya fisiknya saja yang harus sehat, jiwanya pun harus sehat. Peringatan ini juga sebagai upaya untuk meningkatkan kepedulian terhadap orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan menghormati mereka dalam pemulihan kesehatan jiwanya. 


Di Indonesia kesehatan jiwa masih dipandang sebelah mata dan belum dianggap sebagai sebuah penyakit. Padahal kesehatan jiwa sama dengan kesehatan fisik. Sekecil apapun gangguan kesehatan jiwa dapat mengancam kehidupan seorang individu. Kesehatan jiwa di Indonesia masih memiliki perspektif yang berbeda-beda. Terkait dengan kesetaraan kesehatan jiwa di Indonesia dan dalam memperingati hari Kesehatan Jiwa Sedunia tahun 2021, Kemenkes mengadakan Temu Blogger yang dilaksanakan secara virtual melalui aplikasi zoom meeting.


Temu Blogger Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2021, Mental Health in an Unequal World: Kesetaraan dalam Kesehatan Jiwa untuk Semua


Tenu Blogger dalam rangka Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2021


Tema global Hari Kesehatan Jiwa Sedunia tahun 2021 adalah Mental Health in an Unequal World : Kesetaraan dalam Kesehatan Jiwa. Tema hari Kesehatan Jiwa Sedunia tahun ini memiliki pesan agar setiap negara dapat lebih memberikan akses layanan yang lebih besar dan luas. Tujuannya, agar kesehatan mental masyarakat lebih terjamin dan setara dengan kesehatan fisik lainnya. Dalam kesempatan tersebut, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Mental, Kesehatan Jiwa dan Napza (P2MKJN) Kementerian Kesehatan Repulik Indonesia (Kemenkes RI) Celestinus Eigya Munthe mengatakan bahwa dalam Undang-Undang (UU) Nomor 18 Tahun 2014 dan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan menyatakan kesehatan jiwa merupakan bagian daripada kesehatan secara keseluruhan. 


Sehat jiwa berarti sehat secara fisik, mental, spiritual dan sosial sehingga seseorang mampu hidup mandiri dan produktif dan mampu berkontribusi di dalam masyarakat dan komunitas. Memelihara kesehatan jiwa berarti memastikan agar setiap orang yang sehat jiwanya dapat menjalani kehidupan penuh arti (wellbeing) dalam kesejahteraan. Setiap orang mempunyai resiko untuk mengalami masalah gangguan jiwa, entah itu gangguan jiwa dalam skala kecil, sedang mau pun besar. Dalam hidup ini tak ada seorangpun yang terlepas dari masalah. Masalah yang terjadi dalam hidup itulah yang menjadi penyebab kemungkinan terjadinya gangguan kesehatan jiwa. Sekecil apapun masalah gangguan kejiwaan haruslah segera diobati agar tidak menjadi gangguan jiwa yang lebih serius lagi dan dapat mengganggu kualitas kesehatan secara menyeluruh.


Menurut Pak Munthe, seseorang yang mengalami gangguan jiwa dengan kriteria sedang, berat ataupun ringan hendaknya segera mendapatkan pengobatan. Saat ini pengobatan untuk orang dengan gangguan jiwa dapat diperoleh di puskesmas terdekat dan gratis. Pengobatan untuk gangguan kejiwaan harus dilakukan agar orang tersebut dapat kembali produktif. Terlebih lagi pada masa pandemi Covid-19 ini, beban hidup semakin berat dan hal ini dapat berdampak pada kesehatan jiwa. Ketakutan terpapar wabah dan kehidupan ekonomi yang semakin berat selama pandemi dapat memicu munculnya gangguan kesehatan jiwa.


Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menunjukkan lebih dari 19 juta penduduk berusia lebih dari 15 tahun mengalami gangguan mental emosional, dan lebih dari 12 juta penduduk berusia lebih dari 15 tahun mengalami depresi. Selain itu, berdasarkan Sistem Registrasi Sampel yang dilakukan Badan Litbangkes tahun 2016 diperoleh data bunuh diri per tahun sebanyak 1.800 orang atau setiap hari ada 5 orang melakukan bunuh diri. 


Stop stigma terhadap ODGJ dan keluarganya (doc.Pixabay)

Sebanyak 47,7% korban bunuh diri terjadi pada usia 10-39 tahun, yang merupakan usia anak remaja dan usia produktif. Sebuah angka yang cukup tinggi hingga dapat dikatakan bahwa negara ini masih berkutat dengan masalah kesehatan jiwa. Harus ada upaya dari semua pihak agar masalah kesehatan jiwa tidak menjadi masalah menahun yang akan memengaruhi kualitas kehidupan generasi penerus dimasa depan.


Indonesia memiliki prevalensi orang dengan gangguan jiwa sekitar 1 dari 5 penduduk. Artinya sekitar 20% populasi di Indonesia mempunyai potensi-potensi masalah gangguan jiwa. Selain itu masalah kesehatan jiwa di Indonesia juga terkendala stigma dan diskriminasi serta masih kurangnya pemenuhan hak-hak asasi manusia kepada orang dengan gangguan jiwa. Masih ada sekitar 76% ODGJ yang masih mengalami kesulitan akses kesehatan.


Untuk mengatasi masalah kesehatan jiwa, pemerintah terutama Kemenkes harus lebih membuka akses bagi ODGJ agar memperoleh akses kesehatan dengan mudah dan terus berupaya untuk lebih memprioritaskan pemenuhan hak kesehatan bagi ODGJ. Termasuk juga pemenuhan hak terkait pekerjaan dan usaha mandiri. Seperti yang diutarakan oleh Bapak Bagus Utomo, pemenuhan hak ODGJ dan penyandang disabilitas mental terkait pekerjaan dan usaha mandiri oleh pemerintah masih sangat kurang.


Fokus pemerintah saat ini masih pada disabilitas fisik padahal keduanya memiliki hak dan kewajiban yang sama. Pemerintah harus lebih memerhatikan ODGJ dan penyandang disabilitas mental agar mereka dapat terlepas dari perlakuan diskriminatif, baik pada saat pengobatan, pemulihan dan ketika sudah dinyatakan sembuh dan sehat. Sekarang ini sudah ada upaya pemerintah untuk menyediakan lapangan pekerjaan sesuai dengan ketentuan UU Disabilitas. Termasuk dalam pendampingan, pelatihan atau penyediaan kredit mikro untuk penyandang disabilitas mental, sudah ada meskipun belum optimal. Pemerintah juga diharapkan dapat lebih melindungi ODGJ agar tidak menjadi obyek eksploitasi serta mampu mengurangi ketelantaran ODGJ. Semoga kesetaraan dalam kesehatan jiwa di Indonesia dapat terwujud.

Kesehatan jiwa di Indonesia





Read more