Lets Read Indonesia, Buku Bekal Anak Bertumbuh

by - Mei 18, 2021


Buku bekal anak bertumbuh


Pernah dengar kalau Indonesia menempati peringkat 10 negara terbawah yang memiliki tingkat literasi rendah di dunia? Hal ini berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh Program for International Student Assessment (PISA) yang di rilis Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) pada 2019 yang lalu. Duh sedih kan? Ini berarti masyarakat Indonesia memiliki minat baca yang masih rendah. Dan Indonesia diklaim sebagai bangsa yang rendah budaya bacanya. Semakin sedih saja jadinya. Padahal membaca dapat meningkatkan kualitas hidup karena buku merupakan jendela ilmu pengetahuan dan dunia. 


Salah satu penyebab rendahnya minat baca masyarakat Indonesia adalah karena kurangnya ketersediaan buku. Terlebih lagi di daerah dan pelosok nusantara. Kurangnya ketersediaan buku-buku bacaan yang sesuai dengan umur dan kemampuan membaca ini membuat rendahnya minat dan kegemaran membaca masyarakat Indonesia termasuk minat baca yang rendah pada anak-anak. Untuk menumbuhkan kecintaan membaca pada anak, dibutuhkan buku dalam bahasa anak dengan karakter, tema, dan latar belakang yang mencerminkan kehidupan mereka serta mudah untuk dipahami isi ceritanya.


Terkait dengan rendahnya tingkat literasi dan minat baca anak-anak Indonesia, The Asia Foundation mempersembahkan Lets Read Indonesia, sebuah aplikasi perpustakaan digital gratis yang berisi buku bacaan cerita anak. Aplikasi ini dapat didownload secara gratis dan buku cerita anak yang ada didalamnya dapat diunduh dan disebarluaskan secara gratis tapi tidak boleh untuk diperjualbelikan.


Lambang Lets Read


Mengenal Lebih Dekat Lets Read Indonesia


Aplikasi perpustakaan digital gratis, Lets Read Indonesia


Saya yakin banyak yang belum mengetahui apa itu aplikasi Lets Read Indonesia. Saya sendiri baru kenal dekat dengan aplikasi perpustakaan digital ini setelah mengikuti online Blogger Gathering "Buku Bekal Anak Bertumbuh" yang diselenggarakan oleh Lets Read Indonesia dan Blogger Perempuan Network melalui zoom meeting. Penjelasan mendetil seputar Lets Read Indonesia, saya dapatkan dari Mba Elsa Agustine mewakili pihak Lets Read Indonesia. 


Mba Elsa dari Lets Read Indonesia

Lets Read Indonesia adalah perpustakaan digital #bukuceritaanak persembahan dari The Asia Foundation, komunitas literasi yang ada di Indonesia sejak tahun 1955. Salah satu program pertama dari The Asia Foundation adalah Books For Asia (BFA). The Asia Foundation telah menyumbangkan buku lebih dari 3,5juta eksemplar untuk Indonesia. Lets Read Indonesia mulai diperkenalkan oleh The Asia Foundation pada tahun 2017.


Tujuan dari diluncurkannya Lets Read Indonesia, aplikasi perpustakaan digital gratis di Indonesia adalah sebagai upaya membudayakan kegemaran membaca pada anak Indonesia sejak dini melalui digitalisasi cerita bergambar, pengembangan cerita rakyat yang kaya kearifan lokal dan penerjemahan buku cerita anak yang berkualitas baik itu buku cerita anak terbitan dalam dan luar negeri ke dalam bahasa nasional dan bahasa ibu. Jadi tak usah heran jika dalam aplikasi Lets Read Indonesia terdapat banyak pilihan bahasa selain bahasa Indonesia.



Lets Read Indonesia merupakan aplikasi perpustakaan digital yang menampilkan cerita bergambar untuk PAUD dan SD kelas rendah. Tapi tetap bisa dibaca oleh siapapun yang tertarik membacanya karena berisi pesan-pesan kebaikan. Buku cerita anak yang terdapat dalam Lets Read Indonesia diterjemahkan ke dalam beberapa bahasa dan dapat diunduh serta dicetak. Aplikasi ini dapat diunggah melalui Android dan website, mudah mengaksesnya dan tanpa dipungut biaya apapun alias GRATIS. Lets Read Indonesia memiliki koleksi ratusan buku cerita anak yang bersumber dari book lab dan lokakarya penerjemah yang bernaung dalam The Asia Foundation.


Salah satu buku cerita anak yang ada di aplikasi Lets Read Indonesia

Kehadiran Lets Read Indonesia diharapkan mampu meningkatkan minat membaca anak Indonesia. Karena itu buku cerita anak yang tersedia khusus disesuaikan dengan usia dan kemampuan membaca anak.


Read Aloud, Metode Membacakan Nyaring Untuk Membangun Minat dan Ketertarikan Anak Membaca Buku


Metode Membacakan Nyaring (Read Aloud)

Read aloud atau membacakan nyaring merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk membangun minat dan ketertarikan anak membaca buku. Membacakan nyaring dapat dilakukan oleh orangtua atau guru dengan melibatkan anak-anak. Membacakan nyaring juga dapat membangun "bonding" antara si pembaca dan yang dibacakan. Metode ini membangun banyak keterampilan dasar yang penting bagi anak seperti perkenalan kosakata, memberikan model membaca yang lancar dan ekspresif, membantu anak mengenal apa itu membaca untuk kesenangan , anak menjadi lebih mudah memahami isi dan pesan yang disampaikan dari buku cerita yang dibacakan tersebut. Dan yang terpenting adalah tumbuh kesukaan dan minat membaca pada anak.


Ibu Roosie Setiawan, founder Reading Bugs memaparkan secara detil mengenai membacakan nyaring atau read aloud. Pada saat membacakan nyaring, ada tiga hal yang harus diperhatikan,yaitu berapa menit waktu yang digunakan untuk membacakan nyaring, apa yang didapat dari kegiatan tersebut dan apa yang dirasakan ketika kegiatan membacakan nyaring dilakukan. Read aloud atau membacakan nyaring merupakan proses menuangkan kemampuan literasi usia dini. Didalamnya terdapat proses mendengar/menyimak, berbicara, membaca, menulis dan pengenalan kosa kata.


Ibu Roosie Setiawan

Intonasi dan irama dalam membacakan nyaring membuat bacaan mudah dipahami, meningkatkan konsentrasi (menyimak) dan menarik minat pada bacaan. Dalam kegiatan membacakan nyaring terdapat interaksi antara si pembaca dengan yang dibacakan (anak), sehingga dapat meningkatkan kepercayaan diri anak, perasaan nyaman dan motivasi belajar. Metode read aload sangat membantu anak dalam memahami isi cerita yang dibacakan sehingga pesan-pesan yang ingin disampaikan dapat terakomodir dengan baik.


Dengan menggunakan metode read aload/membacakan nyaring, pembelajaran terjadi lebih otentik, menyenangkan, menarik, terdiferensiasi dan natural. Hal ini dikarenakan dalam metode membacakan nyaring terdapat unsur linguistik, spasial, visual, aural dan gestural. Ada empat tahapan membacakan nyaring, yaitu persiapan, sebelum membacakan nyaring, saat membacakan nyaring dan setelah membacakan nyaring.



Pada tahap persiapan read aloud atau membacakan nyaring, ada empat hal yang harus dilakukan. Ketahui terlebih dulu tahapan membaca anak, tujuan dari dilakukannya read aloud, memilih buku yang tepat dan lakukan kegiatan pra baca. Memilih buku untuk membacakan nyaring harus diperhatikan kesesuaian konten/isi cerita, keterbacaan, ketergrafikaan dan genre yang sesuai. Prabaca diperlukan agar tahu jalan cerita buku yang akan dibacakan nyaring sehingga tau kapan harus titik, koma dan memberikan jeda sehingga intonasi suara dapat diatur dengan baik. Dapat mengantisipasi pertanyaan yang mungkin muncul sekaligus menyiapkan pertanyaan-pertanyaan sebagai bahan diskusi pada saat selesai read aloud. 


Sebelum membacakan nyaring, mulailah dengan percakapan, perlihatkan sampul buku yang akan dibacakan nyaring, sebutkan judulnya, pengarangnya dan pastikan read aloud berjalan semenarik mungkin serta gali pengetahuan umum anak-anak. Pada saat membacakan nyaring, bangun interaksi dengan anak-anak dan buat mereka "terpaku" dan fokus terhadap isi buku yang dibacakan nyaring. 


Aspek yang ada dalam read aloud (membaca nyaring)

Setelah membacakan nyaring/read aloud, mintalah anak-anak untuk mengajukan pertanyaan seputar buku yang dibacakan atau ajukan pertanyaan jika tidak ada anak-anak yang bertanya. Minta anak-anak untuk menceritakan kembali isi cerita yang dibacakan dengan kalimat mereka sendiri. Dan yang terakhir dalam metode read aload adalah letakkan buku bacaan ditempat yang mudah dijangkau anak-anak. Kapanpun anak-anak tergoda untuk membacanya, mereka mudah untuk mengambil/menemukannya. Gimana, kalian tertarik juga ngga untuk mencoba membacakan nyaring?? Aku sih pengen banget mencoba menerapkannya pada anakku. Semoga bisa makin meningkatkan minat baca anakku karena buku merupakan bekal anak bertumbuh.


Online Blogger Gathering, Buku Bekal Anak Bertumbuh


You May Also Like

0 komentar

Postingan Populer