Selasa, 28 April 2020

Layanan Drive Thru SWAB PCR COVID-19 RS Premier Jatinegara

Mengenal Corona Virus Disease 2019 (COVID-19)


Pandemi Global COVID-19

Tahun 2020 sudah hampir masuk ke bulan kelima dan dunia masih disibukkan dengan pandemi global yang saat ini melanda. COVID-19 telah sukses membuat hampir semua negara di dunia kocar kacir. Dunia terancam mengalami krisis ekonomi dan sosial jika wabah globah ini tak segera berhasil diatasi. Virus yang pertamakali menyerang kota Wuhan, China ini, telah menginfeksi lebih dari 3 juta jiwa hingga saat ini.

Bisa dibilang, dunia tak siap menghadapi Coronavirus ini. Hal ini pun terjadi di negeri tercinta, Indonesia. Kelabakan, merupakan kata yang tepat untuk menggambarkan kondisi yang terjadi di Indonesia terkait dengan penanganan COVID-19. Terbatasnya sarana dan prasarana kesehatan termasuk kurangnya tenaga medis membuat pemerintah kewalahan menangani Coronavirus ini.

Berbagai upaya pun dilakukan oleh pemerintah agar penyebaran virus ini dapat terputus dan kurva penyebaran melandai. Di Indonesia sendiri, lebih dari 9 ribu orang positif terinfeksi virus ini. Gejala yang ditimbulkan oleh Coronavirus ini mirip dengan gejala flu. Dan inilah salah satu penyebab mengapa COVID-19 menjadi sulit terdekteksi. Selain itu, masih sulitnya masyarakat untuk melakukan pemeriksaan test COVID-19 menjadi penyebab lain mengapa jumlah orang yang terinfeksi COVID-19 di Indonesia masih banyak yang belum bisa terdeteksi.

COVID-19

COVID-19 disebabkan oleh Coronavirus yaitu kelompok virus yang menginfeksi sistem pernapasan. Coronavirus ini awalnya ditularkan dari hewan ke manusia kemudian penularan tersebut berkembang menjadi dari manusia ke manusia. COVID-19 ini dapat menular melalui berbagai cara, yaitu:
- tidak sengaja menghirup percikan ludah (droplet) yang keluar dari mulut orang yang terinfeksi Coronavirus. Droplet ini dapat keluar melalui batuk atau pada saat bersin;
- memegang mulut atau hidung tanpa mencuci tangan terlebih dulu setelah menyentuh benda yang terkena cipratan droplet penderita COVID-19.

Mengenal Gejala COVID-19


Mengenal Gejala COVID-19

Gejala COVID-19 ini mirip dengan flu. COVID-19 memiliki ciri-ciri gejala ringan seperti gejala pilek biasa dan disertai sakit tenggorokan, batuk, dan demam. Gejala lain yang lebih serius yaitu pneumonia atau sesak napas. Namun dalam perkembangannya, ada pula orang yang terinfeksi coronavirus ini tapi tanpa gejala dan tidak ada demam atau sesak nafas serta gejala lainnya. Kondisi inilah yang membuat makin sulitnya mendeteksi kehadiran COVID-19. Karena bisa jadi mereka yang kelihatan sehat, segar bugar, ternyata terinfeksi Coronavirus ini.

Dalam beberapa kasus, penyakit ini dapat menyebabkan kematian karena mengakibatkan gagal pernafasan. Orang-orang lanjut usia, orang yang memiliki penyakit genetis seperti diabetes, hipertensi, jantung, serta orang yang mempunyai riwayat penyakit asma, TBC dan ISPA memiliki resiko tinggi untuk terinfeksi virus ini. Mereka tersebut merupakan golongan orang yang rentan untuk mengalami gejala berat COVID-19. Dan bila tidak cepat ditangani, dapat mengakibatkan kematian.

Gejala infeksi Coronavirus ini secara umum, yaitu: pilek, sakit tenggorokan, batuk yang semakin bertambah buruk dan seperti berada dalam rongga dada, demam tinggi diatas 38' serta sesak nafas. Siapapun yang mengalami gejala-gejala tersebut, sebaiknya sesegera mungkin melakukan isolasi mandiri di rumah, menggunakan masker, membatasi kontak dengan orang lain dan menelpon dokter untuk meminta pengarahan obat apa yang bisa dikonsumsi dan ada di apotek terdekat. 

Jika gejala terus bertambah buruk, memiliki riwayat pernah berinteraksi dengan orang yang positif terinfeksi COVID-19 atau pernah melakukan perjalanan ke luar negeri ataupun luar kota dalam kurun waktu dua minggu terakhir, sebaiknya menghubungi fasilitas kesehatan terdekat atau menghubungi hotline COVID-19. Disarankan untuk tidak langsung pergi ke rumah sakit atau rumah sakit rujukan COVID-19 karena dikhawatirkan malah akan terpapar. Karena belum tentu juga orang yang mengalami demam tinggi, radang tenggorokan, batuk-batuk dan sesak nafas dikarenakan terinfeksi Coronavirus ini. Diperlukan tes lebih lanjut untuk membuktikan apakah benar terinfeksi atau tidak. Gejala-gejala COVID-19 ini umumnya muncul dalam waktu 2 hari hingga 2 minggu setelah penderita terpapar Coronavirus.

Pencegahan COVID-19


Beberapa langkah pencegahan COVID-19

Hingga detik hari ini, para ilmuwan di dunia masih berusaha ekstra keras untuk menemukan vaksin yang dapat mencegah penularan COVID-19. Sejauh ini pencegahan yang dapat dilakukan adalah dengan cara sebagai berikut, yaitu:
- Melakukan social distancing atau physical distancing, minimal 1 meter jarak dengan orang lain;
- Sesering mungkin mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir minimal 18 detik atau membersihkan tangan dengan hand sanitizer yang memiliki kadar alkohol minimal 60%;
- Menggunakan masker jika sedang tidak sehat atau jika ingin pergi ke luar rumah;
- Membatasi aktivitas keluar rumah kecuali memang terpaksa dan urgent sekali;
- Jangan menyentuh mulut, mata dan hidung terutama saat tangan kotor atau belum cuci tangan;
-Kelola stress dan tingkatkan imun tubuh;
- Konsumsi makanan dengan gizi seimbang seperti sayur, buah,karbihidrat dan protein;
- Hindari kontak langsung dengan siapapun yang berstatus ODP, PDP apalagi OTG;
- Jaga kebersihan tempat tinggal dan jangan menyentuh benda benda yang mungkin disentuh oleh banyak orang;
- Tutup mulut dan hidung dengan tisu saat batuk atau bersin. Jangan lupa buang tisu ke tempat sampah dan jangan buang di sembarang tempat;
- Stop penggunaan alat makan bersama;
- Jika terpaksa keluar rumah, jaga jarak dengan orang lain, hindari kerumunan dan begitu sampai rumah langsung ganti pakaian, masukan ke mesin cuci, mandi dan ganti semua pakaian yang digunakan untuk keluar rumah.

Layanan Drive Thru SWAB PCR COVID-19 RS Premier Jatinegara Jakarta Timur


RS Premier Jatinegara

Saat ini di Indonesia telah diberlakukan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menekan penyebaran Coronavirus ini. Jumlah orang yang positif terinfeksi pun terus bertambah dan jika tidak diatasi secepatnya, akan lebih banyak lagi jiwa yang terancam keselamatannya. Pandemi global ini memerlukan penanganan dan keterlibatan semua pihak. Masyarakat pun harus peduli dan mau bersikap kooperatif terhadap semua peraturan dan himbauan yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Jika seseorang merasakan gejala dan penasaran apakah dirinya terpapar atau tidak, bisa menghubungi layanan dokter melalui telepon untuk memperoleh pengarahan lebih lanjut dari dokter. Kemudian untuk menentukan apakah seseorang terinfeksi Coronavirus, dokter akan menanyakan gejala yang dialami pasien dan apakah pasien baru saja bepergian atau tinggal di daerah yang memiliki kasus infeksi Coronavirus sebelum gejala muncul. Apakah orang tersebut tinggal atau berada di zona merah atau kuning penyebaran COVID-19. Dokter juga akan menanyakan apakah pasien ada kontak dengan orang yang terpapar atau diduga terinfeksi COVID-19.

Guna memastikan apakah seseorang terinfeksi COVID-19, dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan, sebagai berikut, yaitu: Rapid Test sebagai test awal atau test penyaring, Swab test atau tes PCR untuk mendeteksi Coronavirus di dalam dahak dan CT Scan atau rontgen dada untuk mendeteksi infiltrat atau cairan di paru-paru.

Berkaitan dengan pemeriksaan test COVID-19, saat ini makin banyak rumah sakit yang menawarkan layanan pemeriksaan test COVID-19. Salah satu rumah sakit yang menawarkan layanan tersebut adalah RS Premier Jatinegara, Jakarta Timur. Rumah sakit yang terletak tidak jauh dari Terminal Kampung Melayu ini menawarkan layanan pemeriksaan test COVID-19 dengan mengutamakan keamanan semua pihak dan meminimalisir kontak langsung dengan cara membuka layanan Drive Thru untuk SWAB PCR COVID-19.

Masyarakat atau orang yang curiga jika dirinya terpapar COVID-19, bisa memanfaat layanan Drive Thru RS Premier Jatinegara guna melakukan pemeriksaan SWAB PCR COVID-19 Langsung saja datangi lokasi Drive Thru yang berada di area parkir baru di samping gedung RS Premier Jatinegara.

RS Premier Jatinegara meluncurkan layanan Drive Thru ini guna memenuhi kebutuhan masyarakat dan memberikan kemudahan serta rasa aman dan nyaman untuk masyarakat yang ingin melakukan pemeriksaan SWAB PCR COVID-19. Untuk informasi selengkapnya dan pendaftaran layanan Drive Thru SWAB PCR COVID-19 RS Premier Jatinegara dapat dilakukan dengan menghubungi nomer 082211767690.

Seperti layanan Drive Thru yang terdapat di restoran cepat saji, layanan Drive Thru pemeriksaan SWAB PCR COVID-19 yang dilakukan di RS Premier Jatinegara pun melakukan cara yang sama yaitu pasien tidak perlu turun dari mobil. Komunikasi pendaftaran dan informasi dilakukan melalui whats up sehingga semua terdokumentasi dengan baik.

Masyarakat yang melakukan pemeriksaan test SWAB PCR COVID-19 tidak perlu datang ke rumah sakit untuk mengambil hasil dari pemeriksaan tersebut. Hasil pemeriksaan SWAB PCR COVID-19 akan diberitahukan melalui email ke alamat email pasien. Siapapun yang melakukan pemeriksaan melalui layanan Drive Thru RS Premier Jatinegara akan memperoleh bonus free consultation voucher untuk konsultasi gratis ke dokter secara online atau boleh juga datang langsung ke dokter untuk konsultasi mengenai keluhan kesehatan apapun. Tidak harus tentang COVID-19.

Layanan Drive Thru ini membuat pemeriksaan SWAB PCR COVID-19 menjadi lebih praktis, aman, nyaman dan ngga perlu mengantri. Karena terlebih dulu sudah ditentukan kapan waktunya. Smoga informasi ini dapat membantu siapapun yang membutuhkan pemeriksaan SWAB PCR COVID-19. Stay safe and healthy yaaa...

Layanan Drive Thru SWAB PCR COVID-19 RS Premier Jatinegara



Sabtu, 18 April 2020

Pakai QRIS Transaksi Jadi Mudah dan Aman



Perkembangan teknologi digital yang pesat telah menghadirkan sistem transaksi yang tidak lagi menggunakan uang tunai atau kartu pembayaran sebagai alat transaksi tapi cukup dengan menggunakan smartphone, transaksi pun dapat dilakukan. Teknologi digital yang berkembang pesat ini, juga telah mendorong munculnya cara pembayaran dengan menggunakan QR Code. QR Code terdapat di dalam uang elektronik ataupun dompet digital seperti OVO, DANA, Gopay, LinkAja dan dompet digital lainnya dengan wujud susunan kotak kotak hitam berlatar warna putih.

Apakah QR Code itu?


QR code merupakan akronim dari Quick Response Code, yaitu kode matriks atau barcode dua dimensi yang dapat menguraikan isi kode dengan cepat dan tepat. QR Code menyimpan data-data penyelenggara hingga toko atau merchant.

QR Code pertamakali dikembangkan oleh sebuah perusahaan Jepang bernama Denso Wave pada tahun 1994. Dibandingkan dengan kode batang biasa, QR Code lebih mudah dibaca oleh mesin pemindai dan mampu menyimpan data baik secara vertikal maupun horizontal.

QR Code bekerja dengan cara membaca beberapa komponen pada kotak kode. Tiga kotak besar di setiap sudutnya menggambarkan pembatas kode. Sedangkan kotak yang lebih kecil berguna untuk mengukur besar kotak. Beberapa komponen yang ada di tengah kode adalah pola waktu, data informasi, dan nomor versi. Area-area ini dibaca oleh scanner dan diproses datanya sehingga QR Code berfungsi. Perlu diingat, QR Code tidak hanya terbatas fungsinya pada pembayaran saja, namun juga dapat digunakan untuk instrument lain. Dalam hal ini, QR Code berfungsi sebagai interface platform.

QR Code

Saat ini, tepatnya sejak bulan Agustus 2019, Indonesia telah memiliki standar QR Code-nya sendiri yang terwujud dalam Quick Response Indonesia Standard (QRIS). Bank Indonesia telah mengeluarkan standarisasi tersebut bertepatan dengan HUT RI yang ke-74 pada bulan Agustus kemarin. Dengan dikeluarkannya standarisasi tersebut maka sejak bulan Agustus 2019 semua transaksi QR Code dalam negeri harus mengacu pada aturan yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia tersebut. QRIS tersebut akan mulai diimplementasikan secara nasional mulai tanggal 1 Januari 2020 mendatang.

QRIS (QR Code Standar Indonesia)


Bank Indonesia merilis standarisasi QR Code dengan tujuan mempermudah transaksi yang dilakukan serta untuk menjaga agar transaksi yang digunakan dengan menggunakan smartphone ini lebih aman dan lancar. QRIS berfungsi supaya satu kode dapat dipakai untuk layanan beberapa pembayaran yang berbeda. Contohnya, satu kode disatu penjual atau merchant dapat digunakan untuk melakukan pembayaran dengan menggunakan Gopay, DANA atau dompet digital lainnya.

Setelah sebelumnya, setiap layanan mempunyai model QR code yang berbeda-beda sehingga saat pedagang ingin menyediakan layanan pembayaran yang beragam maka harus menyediakan lebih dari satu QR code. Ribet kan? Dengan QRIS yang dikeluarkan BI, transaksi dompet digital atau uang elektronik dapat lebih mudah, aman dan lancar.

Bank Indonesia mengeluarkan QR code standar Indonesia untuk mendorong efisiensi transaksi, mempercepat inklusi keuangan, memajukan UMKM dan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Pedoman QR code Indonesian Standart atau QRIS tertuang dalam Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) No.21/18/PADG/2019 tentang implementasi standar nasional quick response code untuk pembayaran.

QRIS memungkinkan pembeli untuk melakukan pembayaran ke merchant melalui bank atau penyelenggara jasa sistem pembayaran (PJSP) apapun yang sudah terdaftar di QRIS Bank Indonesia.

Ada beberapa keuntungan dari penerapan QRIS (QR code standar Indonesia) ini yaitu:
- bagi konsumen/pembeli, bebas biaya transaksi ketika melakukan pembayaran karena telah dilimpahkan ke merchant dengan menggunakan persentase merchant discount rate atau MDR;
- bagi merchant/penjual/toko, dikenakan biaya yang lebih rendah dibandingkan dengan biaya transaksi dari mesin EDC (Electronic Data Capture);
- pajak dari setiap transaksi langsung disalurkan ke pemerintah daerah sesuai lokasi merchant berada.

QRIS mengusung tema UNGGUL yang memiliki makna sebagai berikut:
-Universal yang artinya penggunaan QR code standar Indonesia bersifat inklusif untuk seluruh lapisan masyarakat dan dapat digunakan untuk transaksi pembayaran di domestik dan luar negeri;- Gampang, ini maksudnya adalah masyarakat dapat bertransaksi dengan mudah dan aman hanya dalam satu genggaman smartphone saja;
- Untung, transaksi dengan menggunakan QR code standar Indonesia lebih menguntungkan kedua belah pihak, penjual maupun pembelu karena transaksi berlangsung efisien melalui satu QR code yang dapat digunakan untuk semua aplikasi pembayaran yang telah diunduh dismartphone;
- Langsung, maksudnya adalah transaksi yang dilakukan dengan menggunakan QR code standar Indonesia langsung terjadi karena prosesnya cepat dan efisien sehingga mendukung kelancaran sistem pembayaran.

QRIS ini disusun oleh Bank Indonesia dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) dengan menggunakan standar internasional EMV Co. Untuk tahap awal, QRIS fokus pada penerapan QR Code Payment model Merchant Presented Mode (MPM), dimana pihak penjual/merchant yang akan menampilkan QR Code pembayaran untuk dipindai oleh pembeli saat melakukan transaksi pembayaran. 

Dengan adanya QRIS, cukup satu QR code, merchant dapat melayani pembayaran beberapa jenis dompet digital atau uang elektronik yang dilakukan oleh konsumen. Cukup menggunakan satu QR code maka tuntaslah pembayaran dari beberapa dompet digital atau uang elektronik.

Saya sebagai pengguna dompet digital, menyambut gembira dengan inovasi dan transformasi digital yang dilakukan oleh BI melalui QRIS ini. Karena ini berarti pembayaran atau transaksi digital atau cashless dan cardless yang saya lakukan akan lebih aman, mudah dan lancar. Saya optimis masyarakat Indonesia akan lebih cepat menuju masyarakat yang tidak lagi harus repot membawa uang tunai segepok atau kartu atm segambreng karena semua transaksi pembayaran dapat dilakukan dengan mudah, aman dan lancar melalui dompet digital dari smartphone. Cukup gunakan QRIS untuk setiap transaksi yang dilakukan melalui e-wallet atau dompet digital. 

Salah satu dompet digital yang banyak digunakan di Indonesia