Mudahnya Berdonasi Bersama Rumah Zakat

Press Conference Rumah Zakat
 "Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu amal jariyah, ilmu yang bermanfaat dan doa anak shaleh (HR. Muslim)"
Akhir-akhir ini entah mengapa mak senang membicarakan tentang indahnya berbagi. Tentang kekuatan berbagi. Berbagi kebahagiaan ya tentunya. Buka berbagi luka apalagi kenangan pahit wkwkwk. Mungkin faktor usia yang semakin belia huahahaha alias mendekati paruh baya, membuat mamak sering kepikiran mengenai persiapan menuju kehidupan yang abadi. Salah satunya tentang berbagi atau bersedekah/infaq.

Pada saat umur mak kepala dua atau tiga, sering melintas dalam pikiran , "Ah saya akan berbagi jika sudah hidup mapan dan berkecukupan". Semakin banyak mengecap pelajaran hidup, pikiran seperti ini, kian lama kian terkikis dan muncul pemikiran baru. "Saya bisa kapan saja berbagi tanpa harus menunggu nanti".

Pergeseran pemikiran ini mungkin dikarenakan beberapa peristiwa hidup yang semakin membuka cara berpikir dan bersikap. Mamak semakin menyadari bahwa alur hidup seseorang tak ada yang tau kecuali Allah SWT. Bisa saja saat ini tertawa bahagia eh lima menit kemudian bisa jadi sudah tak bernafas dan harus tinggalkan dunia.

Lima menit kedepan, kita tak tau apa yang akan terjadi dan kita hadapi. Karena itu, mak berpikir, jika memang berniat melakukan hal baik langsung saja disegerakan. Tak perlu menunda lagi. Karena apa yang terjadi 5 menit kedepan, kita tak kan pernah tau. Kalau kata lagu Bimbo mah "berbuat baik janganlah ditunda tunda".

Agak keliru sih jika masih beranggapan bahwa berbagi atau berdonasi, nanti saja ketika telah mapan. Iya kalau umurnya panjang, lah kalau cuma sampe sepuluh menit kedepan, piye?

Terkadang muncul rasa sedih saat mendengar komentar, "Nanti saja ah berdonasinya. Hidupku saja masih susah". Padahal untuk berdonasi, cukup sesuai kemampuan yang kita punya saja. Bukankah ada pepatah yang mengatakan, "Tangan diatas lebih mulia daripada tangan dibawah". Mak belum pernah sih denger cerita atau nemuin fakta orang yang menjadi miskin karena senang berbagi.

Mak sendiri merasa dengan berbagi membuat perasaan lebih baik dan berarti. Dan tentu saja membawa bahagia. Mak pernah dengar beberapakali komentar dari orang-orang sekitar yang mengungkapkan keraguan mereka untuk berdonasi karena takut salah berdonasi. Adanya ketakutan bahwa donasi yang mereka salurkan tidak tepat sasaran.

Untuk menyiasati agar terhindar hal-hal seperti ini, kita bisa banget loh memanfaatkan platform donasi yang dikeluarkan oleh lembaga nirlaba sosial terpercaya yang ada di negeri ini.

Saat ini, dengan semakin pesatnya perkembangan teknologi digital, sebenarnya membuat berdonasi menjadi lebih mudah dan praktis. Enggak perlu susah payah lagi cari siapa yang mau kita beri donasi, tak perlu lagi galau apakah donasi yang kita berikan tepat sasaran atau tidak. Kita tinggal gerakin jari digawai kita lalu menuju kanal donasi salah satu lembaga nirlaba sosial yang terpercaya. Salah satunya bisa melalui website Infak ID dari Rumah Zakat.

Website Infak ID

Inovasi Terbaru Rumah Zakat Untuk Kemudahan Berdonasi

Rumah Zakat merupakan salah satu lembaga nirlaba sosial di Indonesia yang didirikan pada tahun 1998 sesaat setelah terjadinya krisis moneter dan peristiwa Mei 1998. Rumah Zakat merupakan lembaga filantropi yang mengelola zakat, infak, sedekah, serta dana sosial lainnya melalui program-program pemberdayaan masyarakat. Program pemberdayaan direalisasikan melalui empat rumpun utama yaitu Senyum Juara (pendidikan), Senyum Sehat (kesehatan), Senyum Mandiri (pemberdayaan ekonomi), serta Senyum Lestari (inisiatif kelestarian lingkungan).

Dalam rangka menyongsong datangnya bulan Ramadhan 2019 yang akan hadir tak lama lagi, Rumah Zakat menghadirkan campaign Ramadhan Berdaya untuk Indonesia dan dunia.

Bapak Nur Efendi (CEO Rumah Zakat)

Bapak Nur Efendi (CEO Rumah Zakat) dalam acara press conference Ramadhan Berdaya, Berbagi Untuk Indonesia dan Dunia yang diadakan pada tanggal 2 April 2019 di Upnormal Coffee Roaster, Menteng, Jakarta Pusat, mengungkapkan bahwa pada Ramadhan tahun ini, Rumah Zakat menargetkan akan memberikan layanan program kepada 319.700 penerima manfaat di 1.440 desa berdaya di Indonesia dan di 3 negara.

Pada acara press conference tersebut, Rumah Zakat memperkenalkan dua platform startup Infak ID dan Lelangbintang com. Kedua startup ini merupakan inovasi terbaru yang dilakukan oleh Rumah Zakat dalam upaya memberikan kemudahan bagi siapapun yang ingin berdonasi secara mudah dan praktis.

Infak ID merupakan platform donasi online dengan berbagai fitur pembayaran terkini yang memudahkan donatur dan milenials untuk melakukan donasi. Untuk platform ini, Rumah Zakat bekerjasama dengan mitra payment channel, diantaranya dengan LinkAja, OVO, Gopay, Kaspro, dan Doku.

Selain memperkenalkan Infak ID, Rumah Zakat melaunching lelangbintang com. Lelangbintang com merupakan platform penggalangan dana online yang mendorong keberadaan fans menjadi semakin bermakna bagi public figur dan bagi kebaikan dunia. Inovasi ini memudahkan public figur berbagi melalui lelang barang yang dimiliki untuk program-program pemberdayaan, kemanusiaan dan program kebaikan lainnya. Barang-barang yang dilelang diantaranya gaun pengantin Oki Setia Dewi, jaket dan jas Pasha Ungu, topi Tompi dan gaun Adelia Pasha. Saat ini barang yang sedang dilelang adalah jam tangan Teuku Wisnu dan motor honda Astrea milik salah satu publik figur.

Rumah Zakat berharap melalui dua platform ini diharapkan bisa memudahkan donatur, millenials dan masyarakat untuk berbagi dibulan ramadhan yang transaksi donasinya bisa lima kali lipat dibanding dengan donasi di bulan lainnya dan menumbuhkan semangat berbagi Indonesia. Dan mempercepat terwujudnya 1.800 desa berdaya Rumah Zakat ditahun 2019, cara kita memperdayakan Indonesia.

Press conference Ramadhan Berdaya Rumah Zakat



Komentar

  1. Wkwkwk... makin mikin kalau mapan makin entar-entar aja biasanya. Makin gede pendapatan biasanya kebutuhan jadi nambah. Yekan? Makanya emang kalau mau berbagi mah berbagi aja, janga nunggu kaya karena standarnya bakal naik terus :)
    By the way ide lelang bintangnya keren, ya. Jadi pendorong orang buat berbagi lewat artis idola. Two thumbs up buat inovasinya Rumah Zakat

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Astra Financial Sponsor Utama GIIAS 2019

Pemeriksaan Prodia Prosafe NIPT, Deteksi Dini Kelainan Kromosom Pada Bayi

Penyakit Langka di Indonesia