Selasa, 30 April 2019

Hidup Lebih Baik Bersama Electrolux

Electrolux Exhibition 2019, Kokas Mall Jakarta Selatan
Apa yang melintas dalam pikiran kalian saat mendengar kata "Electrolux"? Kalau yang ada dalam pikiran saya setiap mendengar kata "Electrolux" adalah mahal tapi awet xixixi. Saya telah mengenal produk-produk Electrolux sejak masa kanak-kanak. Ibu dan eyang saya pengguna mesin cuci, oven dan kulkas Electrolux. Ibu pernah bercerita pada saya kenapa dia memilih bahkan terkesan fanatik dengan produk-produk Electrolux. Alasannya simple dan masuk akal. Produk-produk Electrolux awet dan tahan banting, begitu alasan yang dikemukan oleh ibu. Memang awalnya terasa mahal tapi kalau dihitung dengan lama pemakaiannya, harga mahal menjadi tidak mahal. Daripada beli merk lain dengan harga yang jauh lebih murah tapi dua tiga tahun sudah mengalami kerusakan. Ujung-ujungnya ya jadi lebih murah produk Electrolux.

Rasa "fanatik" ibu terhadap produk-produk Electrolux sepertinya menurun dari eyang *hahahaha karena eyang tak kalah fanatiknya dari ibu. Bisa dibilang mereka berdua adalah fans setia Electrolux hahahaha. Ibu selalu membanggakan kulkasnya yang awet dan tidak "rewel" meski usianya sudah memasuki belasan tahun. Bukan hanya bangga pada kulkasnya saja tapi juga pada mesin cucinya. Agak susah untuk menggeser Electrolux dari hati ibu dan eyang. Mereka berdua sepertinya sudah cinta mati pada Electrolux wakakak.

Tadinya saya berpikir kalau Electrolux seumur kakak pertama saya karena waktu saya kecil, saya sering mendengar ibu berkata bahwa umur kulkasnya lebih tua setahun dari usia kakak pertama saya. Ternyata saya salah, Electrolux telah hadir menemani pelanggannya hampir 100 tahun. Catat yah SERATUS TAHUN...tua banget kan tuh? 

Tahun ini, 2019, Electrolux berusia satu abad dan telah menemani pelanggan di seluruh dunia dengan berbagai inovasi yang telah dilakukannya. Electrolux telah membantu membentuk kehidupan yang lebih membahagiakan dan berkelanjutan bagi ratusan juta orang di dunia. Selama seratus tahun, Electrolux telah memberikan pengalaman serta pemahaman mendalam akan kebutuhan pelanggan, tak hanya disetiap tahunnya namun bahkan pemahaman akan era yang terus menerus berganti.

Bertepatan dengan perayaan 100 tahun Electrolux, Electrolux Indonesia mengadakan acara Taste and Care Exhibition di Mall Kota Kasablanca pada tanggal 24 sampai 28 April 2019. Acara Exhibition ini juga menghadirkan rangkaian lengkap produk Electrolux yang memberikan jawaban dari permasalahan sehari-hari dalam rumah terutama masalah home living. Ada yang istimewa dalam acara perayaan ulang tahun Electrolux tahun ini. Dalam acara eksibisi tersebut,digelar pula acara peluncuran empat produk terbaru dari Electrolux. Produk-produk apakah itu dan bagaimana keseruan dari Taste and Care Exhibition Electrolux yang diadakan di Mall Kokas? Saya akan ceritain sekilas yah karena kalau mau lebih jelas lagi dan makin mengenal produk-produk Electrolux, saya sarankan kalian untuk langsung menuju Mall Kota Kasablanca. Ada hadiah dan serangkaian acara menarik yang dihadirkan dalam acara eksibisi 100 tahun Electrolux tersebut.

Electrolux Taste and Care Exhibition, Kota Kasablanca Mall Jakarta, 24-28 April 2019

Electrolux Exhibition 2019 berlokasi di Food Society Kota Kasablanca Mall, Jakarta dan kemarin dibuka oleh acara talkshow seputar rangkaian acara perayaan 100 tahun Electrolux, produk-produk Electrolux serta kisah perjalanan 100 tahun Electrolux.

Bapak Ifan Suryanto, Presiden Direktur Electrolux Indonesia, menuturkan bahwa selama seratus tahun ,Electrolux telah menemani masyarakat untuk mewujudkan hidup sehari-hari  yang lebih baik dan akan terus dikembangkan tanpa henti. Perayaan seratus tahun ini merupakan titik awal sebuah inisiasi rencana jangka panjang secara global bahwa electrolux akan terus hadir sebagai merek internasional yang menciptakan inovasi untuk membentuk hidup yang lebih baik.

Bapak Ifan, Presdir Electrolux Indonesia

Acara Taste and Care Exhibition Journey 2019 ini menjadi spesial karena bertepatan dengan peluncuran produk terbaru Electrolux yang dilaksanakan pada acara tersebut. Produk baru yang diluncurkan pada saat acara Taste and Care Exbihition Journey 2019 adalah mesin cuci Electrolux UltimateCare 900, penyedot debu PURE F9, kompor tanam Potenza Hob dan lemari es Electrolux 620L NutriFresh Inverter French Door.

Pada hari pertama acara eksibisi tersebut, hadir Barli Asmara, desainer ternama negeri ini, dan Chef Chandra Yudasswara sebagai nara sumber talkshow yang menceritakan mengenai pengalaman masing-masing menggunakan produk home living dari Electrolux.

Barli Asmara bercerita bahwa ia seringkali mengamati kain pakaian mengalami perubahan tekstur dan warna akibat cara mencuci yang tidak tepat. Dia meyakini bahwa fungsi pakaian bukan hanya sekedar penutup tubuh saja tapi lebih dari itu, yaitu sebagai salah satu pembentuk identitas diri kita. Karena itu pakaian juga perlu perawatan. Kehadiran mesin cuci Electrolux UltimateCare 900 dengan teknologi SensorWash yang mampu mendeteksi tingkat kekotoran pakaian sehingga proses pencucian dapat berlangsung secara tepat dan tidak merusak serat kain dan warna kain. Proses mencuci pun menjadi lebih efektif dan efisien sehingga pakaian yang sering dicuci pun aman dari perubahan warna dan penurunan kualitas. Mas Barli merasakan betul manfaat dari kehadiran mesin cuci UltimateCare 900.

Mesin Cuci Electrolux UltimateCare 900 

Cerita yang serupa juga keluar dari celotehan Mas Chandra, atau yang akrab disapa dengan Chef Chandra. Beliau telah membuktikan sendiri kehebatan dari salah satu produk home living Electrolux yaitu kompor tanam Potenza Hob. Potenza Hob adalah kompor tanam yang aman digunakan. Menghasilkan api yang besar namun aman sehingga panci dan wajan cepat panas. Memasak pun jadi lebih cepat dan hemat energi. Potenza Hob membantu banget ibu-ibu yang tak punya banyak waktu untuk memasak. Desainnya pun cocok untuk dapur masa kini.

Kompor Electrolux Potenza Hob

Selain memperkenalkan mesin cuci UltimateCare 900 dan kompor tanam Potenza Hob, Electrolux juga menghadirkan penghisap debu PURE F9 dan lemari es NutriFresh 620L Inverter French Door.

Lemari Es NutriFresh 620L Inverter French Door

Lemari es NutriFresh
Pertamakali melihat kulkas ini di acara Electrolux Taste and Care Exhibition 2019, saya langsung klepek klepek pengen bawa kulkas keren ini kerumah hahaha. Lemari es atau saya sih lebih senang menyebutnya kulkas, memiliki kelebihan yang belum pernah saya temuin di kulkas merek lainnya. Kulkas  Electrolux terbaru ini bisa menyimpan sayur dan buah tetap segar tanpa mengalami perubahan bentuk dan aroma selama 7 hari.

Dalam eksibisi ini diadakan juga 7 hari tantangan kesegaran untuk membuktikan keunggulan lemari es Electrolux NutriFresh 620L Inverter French Door.

Untuk lebih mengenal kulkas terbaru dari Electrolux, kulkas ini memiliki beberapa keunggulan yaitu:
- Memiliki fitur UltraChill; pada suhu -2°C, makanan disimpan dalam keadaan dingin, tetapi tidak membeku sehingga tekstur terjaga lebih lama dan tidak mengurangi kualitas makanan.
- FlexFresh Drawer; kompartemen yang fungsinya dapat disesuaikan dengan kebutuhan sehingga memberi kebebasan untuk menyimpan segala jenis makanan atau minuman dalam kondisi ideal, dengan lima pengaturan suhu mulai dari -23°C hingga +7°C;
- TasteLock Crisper adalah laci penyimpan TasteLock yang mampu menjaga kesegaran buah dan sayuran hingga 7 hari. Filter AutoHumidity Control secara otomatis melepaskan kelembapan berlebih untuk mempertahankan kandungan air dan kesegaran buah serta sayur;
- TwinTech Cooling yang memastikan kompartemen lemari es dan freezer menjadi dingin secara terpisah untuk memberikan kesegaran yang tahan lama dan mencegah aroma bercampur;
- FlexStor yaitu wadah penyimpanan dengan pintu yang fleksibel, yang memungkinkan meletakkan botol besar, toples kecil, dan botol khusus dengan mudah. Wadah dapat dengan mudah dipindahkan untuk mengeluarkan bahan-bahan yang sering digunakan;
- Dispenser es dan air ramping dengan tangki air mengasilkan remahan dan dadu es lebih cepat sekaligus menikmati ruang penyimpanan yang lebih besar berkat dispenser es dan air yang lebih ramping.

Pengisap Debu Nirkabel Pure 9 

Electrolux meluncurkan pengisap debu nirkabel yang mengubah cara kita membersihkan dan mengusir debu di rumah. Electrolux PURE F9 yang inovatif menggunakan teknologi baterai yang kuat dan solusi desain inovatif untuk memberi konsumen produk yang menggabungkan kinerja pengisap debu tradisional (berkantong) dengan pengisap debu dengan tungkai.

Pure F9 menawarkan kinerja maupun waktu penggunaan yang luar biasa. Alat ini sangat kuat, sangat cantik dan sangat nyaman digunakan. Pure F9 adalah pengisap debu yang cocok dengan gaya hidup kita saat ini. Pengisap debu PURE F9 tanpa kabel memungkinkan konsumen untuk membersihkan rumah mereka dengan sekali pengisian daya, serta memiliki kinerja pengisap debu model lama (berkantong).

Mekanisme FlexLift memungkinkan pengguna untuk menggeser posisi unit utama beserta selang penarik agar mudah masuk ke bawah furnitur dan tempat-tempat lain yang sulit dijangkau. Berkat desainnya yang ergonomis, pengisap debu ini ringan saat dibawa, dapat disesuaikan dengan tinggi badan pengguna, serta dapat berdiri sendiri dengan tegak di mana saja. Daya hisapnya juga secara otomatis menyesuaikan dengan permukaan yang akan dibersihkan, baik di lantai keras atau di karpet.

Walaupun tanpa kabel, tetapi alat ini mampu membersihkan seluruh rumah cukup dengan sekali pengisian daya. Pure F9 menawarkan kinerja maupun waktu penggunaan yang luar biasa. Alat ini sangat kuat, sangat cantik dan sangat nyaman digunakan. Pure F9 adalah pengisap debu yang cocok dengan gaya hidup kita saat ini.

Kehadiran rangkaian lengkap produk Electrolux dengan keunggulannya masing-masing menjadi bukti bahwa Electrolux dengan inovasinya hadir untuk membuat hidup menjadi lebih menyenangkan dan berkualitas. "Shape living for the better".
#ELECTROLUX100YEARSOFBETTERLIVING

Pengisap debu Electrolux




Read more

Senin, 22 April 2019

Imunisasi Dalam Perspektif Islam

Dok.Pixabay
Seringkali mak menemukan fakta ada saja orangtua yang masih tidak percaya dengan imunisasi. Mereka melarang anaknya mendapatkan imunisasi karena tidak yakin dengan kehalalan vaksin dan keamanan imunisasi bagi tubuh buah hatinya. Padahal jika dikaji lebih dalam lagi, imunisasi memberikan manfaat bagi tumbuh tembang dan kesehatan anak. Anak yang tidak diimunisasi jika terkena penyakit menular dapat membahayakan anak-anak disekitarnya karena dapat menularkan virus atau kuman penyakit tersebut. Padahal beberapa penyakit telah terbukti dapat dikendalikan dan dicegah melalui imunisasi. Anak-anak harus memperoleh imunisasi dasar lengkap dan imunisasi yang dibutuhkan yang sesuai dengan kebutuhannya.

Beberapahari lalu, dalam rangka Pekan Imunisasi Sedunia, Kementrian Kesehatan RI menyelenggarakan talkshow seputar Imunisasi terutama manfaatnya bagi kesehatan anak serta membahas imunisasi dalam perspektif Islam.
Narasumber yang hadir dalam acara tersebut yaitu: Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan Kemenkes RI, drg. R. Vensya Sitohang, M.Epid; Satuan Tugas (Satgas) Imunisasi, Prof. Dr.  Cissy Kartasasmita,Sp.A; Sekretaris Komisi Fatwa MUI, Dr.H.M. Asrorun Ni'am Soleh,M.A.

Narasumber talkshow tentang imunisasi

Pentingnya Imunisasi Untuk Anak

Dr. Cissy menjelaskan mengenai imunisasi dan manfaatnya bagi kesehatan terutama pada anak. Imunisasi adalah suatu upaya untuk menimbulkan/meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit sehingga bila suatu saat terpapar dengan penyakit tersebut maka tidak akan mengalami sakit parah atau hanya mengalami sakit ringan saja. 

Imunisasi terbagi menjadi dua yaitu imunisasi program dan imunisasi pilihan. Tujuan dari imunisasi adalah menurunkan angka kesakitan akibat penyakit yang dapat dicegah dan dikendalikan dengan imunisasi. Imunisasi program merupakan imunisasi yang wajib diberikan pada warga negara Indonesia sejak dilahirkan dan merupakan program dari pemerintah, sedangkan imunisasi pilihan adalah imunisasi yang diberikan pada seorang WNI sesuai kebutuhannya dalam rangka melindungi dirinya dari suatu penyakit. Imunisasi program biasanya tidak dipungut biaya jika dilakukan di fasilitas kesehatan milik pemerintah ataupun faskes yang bekerjasama dengan BPJS.

Imunisasi merupakan upaya pencegahan yang dinilai paling Cost Effective (biaya efektif) dan dapat mencegah penyakit bukan hanya untuk diri sendiri tetapi juga dapat melindungi orang disekitarnya. Imunisasi bukanlah tindakan yang sembarangan dilakukan. Imunisasi harus menggunakan vaksin yang terjamin keamanan dan kualitasnya. Imunisasi telah terbukti mampu mengeliminasi cacar. Berkat imunisasi, Indonesia memperoleh sertifikat bebas polio pada tahun 2014 dan Indonesia berhasil mengeliminasi tetanus pada ibu hamil dan bayi baru lahir pada tahun 2016. Imunisasi juga dapat membentuk kekebalan kelompok.

Kekebalan kelompok adalah situasi dimana sebagian besar masyarakat terlindungi/kebal terhadap penyakit tertentu sehingga menimbulkan dampak tidak langsung (indirect effect) yaitu turut terlindunginya kelompok masyarakat yang bukan merupakan sasaran imunisasi dari penyakit yang bersangkutan. Kekebalan kelompok dapat terbentuk hanya dengan cakupan imunisasi yang tinggi dan merata. Anak yang tidak diimunisasi dapat menjadi sumber penularan penyakit bagi anak-anak lain yang berada satu lingkungan dengannya.

Imunisasi merupakan salah satu upaya pencegahan penyakit secara spesifik. Imunisasi terbukti mampu mengendalikan dan mencegah penyakit secara efisien dan efektif terhadap penyakit berbahaya seperti Tuberkulosis, Polio, Difteri, Pertusis, Tetanus, Campak, Sindrom Rubela Kongenital, Pnemonia, meningitis, kanker serviks, hepatitis, dan lain-lain. 

Imunisasi dapat membentuk kekebalan tubuh terhadap penyakit berbaya dalam kurun waktu 2-4 minggu. Negara di dunia yang memiliki lingkungan/sanitasi dan gizi yang baik tetap melakukan pemberian imunisasi pada warganya terutama pada bayi, anak dan wanita.

Dalam dunia kesehatan, dikenal dua bentuk imunisasi yaitu imunisasi pasif dan aktif. Imunisasi pasif adalah pemindahan atau transfer antibodi ke dalam tubuh. Sedangkan imunisasi aktif atau vaksinasi aktif adalah tindakan untuk merangsang pembentukan antibodi dalam tubuh dengan cara memasukkan vaksin yang berisi antigen (kuman/bagian kuman yang dilemahkan
atau dimatikan) yang berfungsi untuk merangsang terbentuknya kekebalan dalam tubuh.

Imunisasi Dalam Perspektif Islam Berdasarkan Fatwa MUI Tahun 2016

Pak Asroum Niam Sholeh mengulas mengenai ketetapan MUI tentang imunisasi. Imunisasi adalah suatu proses untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh terhadap penyakit tertentu dengan cara memasukkan vaksin. Vaksin adalah produk biologi yang berisi antigen berupa mikroorganisme yang sudah mati atau masih hidup tetapi dilemahkan, masih utuh atau bagiannya, atau berupa toksin mikroorganisme yang telah diolah menjadi toksoid atau protein rekombinan yang ditambahkan dengan zat lain, yang bila diberikan kepada seseorang akan menimbulkan kekebalan spesifik secara aktif terhadap penyakit tertentu.

Al-Dlarurat adalah kondisi keterpaksaan yang apabila tidak diimunisasi dapat mengancam jiwa manusia. Sedangkan Al-Hajat adalah kondisi keterdesakan yang apabila tidak diimunisasi maka akan dapat menyebabkan penyakit berat atau kecacatan pada seseorang.

Berdasarkan Fatwa MUI Tahun 2016 tentang imunisasi, imunisasi pada dasarnya dibolehkan (mubah) sebagai bentuk ikhtiar untuk mewujudkan kekebalan tubuh (imunitas) dan mencegah terjadinya suatu penyakit tertentu.

Vaksin untuk imunisasi wajib menggunakan vaksin yang halal dan suci. Penggunaan vaksin imunisasi yang berbahan haram dan/atau najis hukumnya haram. Imunisasi dengan vaksin yang haram dan/atau najis tidak dibolehkan kecuali:
1. digunakan pada kondisi al-dlarurat atau al-hajat; 
2. belum ditemukan bahan vaksin yang halal dan suci; 
3. adanya keterangan tenaga medis yang kompeten dan dipercaya bahwa tidak ada vaksin yang halal.

Jika seseorang yang tidak diimunisasi akan menyebabkan kematian, penyakit berat, atau kecacatan permanen yang mengancam jiwa, berdasarkan pertimbangan ahli yang kompeten dan dipercaya, maka imunisasi hukumnya wajib. Imunisasi tidak boleh dilakukan jika berdasarkan pertimbangan ahli yang kompeten dan dipercaya menimbulkan dampak yang membahayakan (dlarar).

Sebenarnya tidak perlu lagi ada kekhawatiran mengenai imunisasi ini. Pemerintah telah mengatur vaksin apa yang bisa dipergunakan untuk imunisasi dan menetapkan standar kualitas dari vaksin-vaksin tersebut sehingga aman untuk kesehatan. Melindungi dan mencegah anak dari penyakit berbahaya, salah satunya melalui imunisasi merupakan kewajiban dan tanggung jawab kita sebagai orangtua. Imunisasi adalah hak anak untuk memperoleh perlindungan dan tumbuh sehat.

Pak Asroum Niam

Read more

Andaliman Bumbu Khas Danau Toba Favorit Ibu Mertua

Andaliman,tanaman khas Danau Toba

Menikah dengan laki-laki keturunan Batak Toba dan sempat menetap di kota Medan selama kurang lebih lima tahun membuat saya akrab dengan budaya dan kuliner setempat. Sedikit meluruskan anggapan banyak orang yang berpikir bahwa orang Medan adalah orang Batak, anggapan tersebut bisa dikatakan keliru. Karena tidak semua orang yang menetap di Medan adalah orang Batak. Banyak diantara mereka yang bersuku Jawa, China, India, Banjar dan Melayu. Bahkan ada kampung Keling loh di Kota Medan. Kampung Keling ini adalah tempat keturunan India yang menetap di Medan.

Di kota Medan sendiri, orang Keling dikenal sebagai pedagang bumbu masak, termasuk menjual rempah-rempah dan andaliman. Andaliman merupakan bumbu asli Toba yang akrab dikalangan masyarakat Medan dan Sumatra Utara pada umumnya. Kuliner khas orang Batak dan Melayu sebenarnya tak terlalu jauh berbeda. Mereka sama sama mengandalkan kekuatan bumbu masak terutama rempah-rempahnya. Salah satunya adalah penggunaan andaliman sebagai bumbu khas kuliner setempat. 

Saya yang asli orang Jawa, pada awal tinggal di Medan, sempat mengalami shock culture akibat makanan. Makanan Melayu atau Medan yang kaya rempah dan cenderung pedas, membuat perut dan lidah saya mengalami keterkejutan hingga saya sempat mengalami diare. Makanan Melayu sekilas mirip makanan Minang. Pedas, kaya rempah dan santan. Makanan Batak pun tak kalah kaya rasa. 

Keluarga suami hampir sebagian besar menetap di daerah Samosir, Toba dan Lubuk Pakam. Mereka inilah yang disebut dengan "orang Batak". Mertua atau saya biasa memanggilnya Amang dan Inang, mereka lahir dan menetap di Pintuoloan, Porsea, Sumatra Utara. Porsea merupakan daerah yang terletak di Toba Samosir. Porsea memiliki kondisi geografis yang berbukit dan masih di kelilingi oleh hutan. Sejuk dan tidak panas seperti kota Medan. 

Inang, ibu mertua, mengajari saya untuk dapat menerima dan menjalankan budaya Batak, tentunya yang sesuai dengan ajaran Islam. Inang mengajari saya untuk menjunjung tinggi adat istiadat Batak termasuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Khususnya dalam bidang masak memasak. Sebelum menikah, saya ngga kenal apa itu kecombrang, asam sunti, jeruk kunci/jeruk sambal, dan andaliman. Bumbu terakhir inilah yang menjadi andalan Inang dalam memasak.

Sejujurnya, saya perlu waktu yang cukup lama untuk mengkondisikan lidah saya agar dapat menerima rasa masakan Batak buatan Inang yang hampir semuanya menggunakan andaliman. Andaliman atau Zanthoxylum acanthopodium (nama ilmiahnya) diperkaya oleh banyak vitamin dan mineral, seperti vitamin A, zat besi, mangan, kalium, zinc, dan fosfor. Andaliman juga mengandung beberapa antioksidan, seperti pitosterol, terpene, dan karoten. 

Rasa andaliman yang "mengagetkan" lidah dan mulut, membuat saya harus beradaptasi cukup lama sebelum benar-benar dapat menerimanya dengan baik wkwkwk. Apalah kata Amang dan Inang serta kerabat yang lain jika tau kalau saya tidak doyan masakan yang dibubuhi andaliman hanya karena rasanya.yang bikin kelu lidah dan membuat rambut berdiri huahahahaha. Saya pun membiasakan lidah saya untuk "berteman" dengan andaliman wkwkwk.

Bagi Inang, andaliman adalah bumbu wajib yang harus ada di dapurnya. Andaliman merupakan bumbu andalan bagi Inang dan diyakini semakin menambah "kaya rasa" masakannya. Andaliman atau yang dikenal juga dengan sebutan "merica Batak", biasanya diolah bersama ikan mas, ayam ataupun dijadikan sambal. Teristimewa untuk Inang, andaliman bukan hanya untuk masak arsik atau gulai ayam saja tapi juga digunakan sebagai rempah dalam berbagai masakannya. Seperti sop iga, gulai ikan ataupun sambalan teri. Semuanya dibubuhi andaliman.

Sejujurnya saya ngga menyangka kalau andaliman ini ternyata sudah menjejakkan kakinya ke dunia internasional melalui tangan seorang penerima Kalpataru, Pak Marandus Sirait. Saya takjub sekaligus salut saat mengetahui kiprah Pak Marandus dan kebun andalimannya. Kisah Pak Marandus dan andalimannya saya peroleh ketika saya menghadiri acara Rempah Andaliman yang diadakan di Almond Zucchini, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu. Acara ini diselenggarakan atas prakarsa Yayasan Doctor Sjahrir.

Latar belakang dihelatnya acara Rempah Andaliman adalah adanya upaya pemerintah untuk meningkatkan pariwisata dan kesejahteraan masyarakat sekitar Danau Toba, Sumatera Utara. Upaya pemerintah beserta tantangannya untuk mengembangkan dan memperkenalkan andaliman beserta produk-produknya ke khalayak ramai, terutama ke masyarakat yang berada di luar Sumatra Utara inilah yang ingin digali lebih dalam lagi melalui Bincang Blogger Rempah Andaliman.

Diskusi dan Bincang Blogger Rempah Andaliman

Acara ini menghadirkan beberapa narasumber yang terkait dengan tema diskusi. Narasumber yang hadir, yaitu:
Dr.Amanda Katili Niode (Yayasan Omar Niode);
Dr. Wan Hidayati, Msi (Kepala Dinas Pariwisata & Kebudayaan Sumut);
Bpk. Marandus Sirait (Pemilik dan pendiri Taman Eden 100, penerima penghargaan Kalpataru);
Ir.Murni Titi Resdiana, MBA (Kantor Utusan Khusus Presiden Bidang Pengendalian Iklim), dan dipandu oleh Pak Amril Taufik Gobel sebagai moderator acara.

Saat ini, pemerintah Indonesia sedang menggalakkan pembangunan sektor pariwisata dan mengembangkan 10 destinasi wisata baru, salah satunya adalah wisata Danau Toba. Wisata Danau Toba merupakan salah satu dari 10 target destinasi wisata tersebut. Untuk mendukung program tersebut, pemerintah telah membuka bandara Silangit. 

Bandara Silangit ini, dekat sekali lokasinya dengan kawasan Danau Toba. Beroperasinya bandara Silangit mampu mendongkrak jumlah wisatawan untuk mengunjungi kawasan Danau Toba dan sekitarnya. Dibukanya Bandara Silangit juga memberikan angin segar bagi masyarakat sekitar Danau Toba yang selama beberapa tahun belakangan ini terkena dampak akibat erupsi Gunung Sinabung yang letaknya tak jauh dari Danau Toba tersebut.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi menegaskan pentingnya pengembangan dan pertumbuhan ekonomi desa. Salah satu program yang dicanangkan adalah Produk Unggulan Desa dan Kawasan Perdesaan. Setiap desa diarahkan untuk mampu menghasilkan satu atau beberapa produk unggulan yang dapat memberikan dampak positif untuk masyarakat. Termasuk produk unggulan masyarakat yang berada disekitar kawasan wisata Danau Toba terutama kawasan Geopark Kaldera Danau Toba.

Pengembangan produk unggulan ini diharapkan akan mengundang investor untuk menanam modalnya dan masuk desa serta dapat mengatasi kemiskinan dan meningkatkan perekonomian masyarakat di desa. Hal ini berlaku pula untuk masyarakat yang berada di kawasan Danau Toba. Masyarakat Toba mengenal tanaman budidaya setempat yaitu Andaliman. Andaliman merupakan tanaman asli masyarakat Toba dan hanya tumbuh di hutan-hutan yang ada di pegunungan sekitar daerah Toba. 

Andaliman dikenal pula sebagai Szechuan Pepper dengan nama latin Zanthoxilum acanthopodium. Andaliman dapat tumbuh dengan baik di ketinggian 1.000 m sd 1.800 m dpl dan merupakan tanaman perdu, dengan batang, ranting dan daun penuh duri. Sekali lagi, saya tekankan dan ini diperkuat oleh pernyataan Pak Marandus, andaliman hanya dapat dibudidayakan di kawasan Danau Toba dan tidak bisa dibudidayakan di daerah lain. 

Seperti yang sudah saya ungkapkan dan dipertegas oleh penjelasan yang diberikan oleh Pak Marandus sebagai pemilik lahan andaliman puluhan hektar, andaliman merupakan rempah utama di dalam makanan Batak. Andaliman memiliki bentuk bulat kecil bergerombol selayaknya buah pala. Andaliman mempunyai citarasa yang khas yang menjadikan makanan Batak memiliki keunikan tersendiri. 

Andaliman meninggalkan jejak rasa getir, kelu atau kebal/kebas di lidah. Andaliman bukan hanya memiliki rasa unik tapi juga memiliki kandungan vitamin C dan E alami yang dibutuhkan untuk menjaga daya tahan tubuh. Selain itu, andaliman juga mengandung senyawa minyak atsiri dan alkaloid yang berfungsi sebagai anti oksidan dan anti mikroba. 

Rasa pedas yang menyerupai Szechuan pepper pada andaliman bisa digunakan untuk variasi hidangan yang serupa. Seperti yang dilakukan oleh Inang saya, andaliman tidak hanya dapat diracik sebagai sambal andaliman saja atau hanya untuk membumbui ikan naniura atau arsik saja. Andaliman dapat dipakai sebagai bumbu tabur pada kerupuk ataupun keripik seperti keripik balado, contohnya. 

Keripik dengan bumbu andaliman inilah yang sekarang ini dijual sebagai souvenir atau jajanan khas daerah Toba. Beberapa inovasi produk makanan berbasis andaliman pun telah dikembangkan, seperti kacang andaliman, yaitu kacang yang ditaburi  bumbu andaliman bubuk. Diproduksi pula permen andaliman yang merupakan campuran gula, susu dan andaliman. Bukan hanya itu saja, sudah dibuat pula keripik bawang andaliman. Produk-produk tersebut dibuat oleh penduduk sekitar Geopark Kaldera Danau Toba dan menjadi potensi untuk dijajakan di pasaran baik skala nasional maupun internasional.

Andaliman juga telah diracik dalam bentuk minuman yaitu bandrek andaliman. Di kawasan Geopark Kaldera Danau Toba telah dikembangkan pula beberapa produk yang dijajakan sebagai oleh oleh khas Danau Toba. Semua oleh oleh khas tersebut diracik dan dibumbui dengan andaliman.

Keberadaan andaliman dalam masakan Batak merupakan aset warisan kuliner yang perlu dilestarikan dan dikembangkan ke kuliner lainnya. Tak dapat dipungkiri, saat ini pengenalan masyarakat Indonesia akan andaliman masih terbatas dan belum popular. Inilah yang saya rasakan sebelum menikah dengan lelaki Batak. Ngga kenal apa itu andaliman.
Kondisi ini menjadi tantangan, mengingat andaliman dapat menjadi produk unggulan desa di kawasan Danau Toba dan dapat menjadi paket kemasan wisata Danau Toba.

Bu Titi mengungkapkan bahwa andaliman erat kaitannya dengan pemberdayaan perempuan serta peningkatan ekonomi lokal Danau Toba. Andaliman memegang peranan cukup penting untuk pembangunan berkelanjutan serta mengurangi emisi karena tanaman perdu ini membantu dalam mengatasi perubahan iklim serta meningkatkan ekonomi desa.




Read more

Minggu, 21 April 2019

Kawasan Tanpa Rokok Untuk Wujudkan Kota Layak Anak


Berdasarkan data Kemenkes 2018 baru 43% kabupaten/kota layak anak. Salah satu indikasi yang harus dipenuhi oleh kota/kabupaten agar dapat dikatakan kota layak anak adalah tidak boleh ada iklan,  promosi dan sponsor rokok dan harus ada Perda yang mengatur mengenai kawasan tanpa rokok atau KTR. Perda KTR dibuat untuk melindungi anak-anak dari target pemasaran industri rokok dan paparan asap rokok. 

Di Indonesia baru ada 10 kabupaten atau kota yang memiliki Perda KTR. Berkaitan dengan hal tersebut, #RuangPublikKBR,  salah satu acara siaran di Kantor Berita Radio-KBR sengaja mengulas mengenai Kawasan Tanpa Rokok Untuk Wujudkan Kota Layak Anak. Siaran ini dapat diakses di 100 radio jaringan KBR dari Aceh sampai Papua. Dapat pula disimak di Power FM 89.2, khusus wilayah Jakarta atau di website KBR . 

Talkshow radio ini berupaya untuk mengupas mengenai tantangan apa saja yang dihadapi dalam membangun kawasan tanpa rokok dan langkah-langkah apa saja yang dilakukan oleh pemerintah daerah terutama kota atau kabupaten untuk mendorong makin banyak KTR yang dibangun agar makin banyak kota layak anak. 

Ruang Publik KBR menghadirkan Ir. Yosi Diani Tresna, MPM (Kasubdit Perlindungan Anak, Dit. Keluarga, Perempuan, Anak, Pemuda dan Olahraga Kementrian PPN/Bappenas)  dan Ibu Sumiati (Penggiat Kampung Tanpa Rokok, Kampung Penas, Jakarta Timur).

Di Jakarta Timur terdapat Kampung Warna Warni Tanpa Rokok. Namanya Kampung Penas. Warga setempat menginisiasi penerapan aturan pelarangan merokok di kampung tersebut sejak 2017. Deklarasi Kampung Penas Tanpa rokok dilakukan pada tanggal 10 Juni 2017. Sosialisasi bahaya rokok mulai dilakukan di Kampung Penas sejak tahun 2012 dan baru tahun 2017, Kampung Penas bebas rokok. 

Warga berkomitmen untuk menjadikan Kampung Penas sebagai kawasan tanpa rokok karena sebelumnya warga di kampung tersebut banyak yang terkena penyakit paru.
"Sudah banyak warga yang kena penyakit paru-paru di sini, akibat asap rokok sendiri dan orang lain dari keluarganya sendiri, Saya juga pernah kena paru-paru walaupun Saya tidak merokok tapi dari suami dan anak," ujar Bu Sumiyati. 
Melalui pendampingan dari LSM Fakta, Kampung Penas menjadi salah satu dari segelintir kampung atau wilayah yang berhasil menjadi Kawasan Tanpa Rokok. Bu Sumiyati berharap agar komitmen warga untuk menjadikan Kampung Penas sebagai kawasan tanpa rokok tetap terjaga, Beliau mengharapkan adanya pengawasan dan pendampingan dari pemerintah ataupun pihak terkait sehingga Kampung Penas dapat terus menjadi KTR dan tetap menjadi kampung percontohan tanpa rokok Pemda DKI Jakarta.
"Sekarang karena kurangnya pengawasan, mulai ada orang-orang dari luar kampung yang merokok dipinggir kali dan jalan yang masuk kawasan tanpa rokok", kata Bu Sumiyati.
Bu Yosi menegaskan bahwa di Indonesia, masih sedikit sekali daerah atau kota/kabupaten yang sadar akan bahaya rokok terutama dampaknya bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.
"Di Indonesia masih sedikit sekali daerah atau wilayah dengan kesadaran sendiri atau inisiatif untuk menjadikan wilayahnya sebagai Kawasan Tanpa Rokok. Kampung Penas adalah satu dari segelintir kampung yang warganya dengan kesadaran sendiri  menjadikan kawasannya menjadi KTR. Biasanya karena adanya paksaan dari pemerintah. Inisiatif inilah yang membuat Kampung Penas menjadi kampung kebanggaan", tukas Bu Yosi.
Bu Yosi menjelaskan bahwa sangsi yang berlaku pada Kawasan Tanpa Rokok dibuat berdasarkan kesepakatan warga dan pemerintah daerah setempat. Banyak kebijakan dari pemerintah yang belum sinkron dengan kondisi KTR dan ini merupakan tantangan yang harus dihadapi oleh pemerintah daerah. Tidak mudah untuk membuat KTR karena belum ada peraturan yang tegas dan mengikat warga masyarakat yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Saat ini di Kampung Penas terdapat 110 KK yang menjadi penghuni kampung tersebut. KTR merupakan perwujudan dari pemenuhan hak anak. KTR merupakan salah satu indikator sebagai kota layak anak. KTR merupakan pemenuhan hak anak untuk memperoleh kesehatan. KTR dapat menjadi salah satu cara untuk mencegah munculnya perokok pemula yang masih berusia anak-anak.

Talkshow Ruang Publik juga menghadirkan Nala dari Lentera Anak. Mba Nala menyambut gembira adanya Kampung Penas sebagai KTR. Apa yang dilakukan oleh Kampung Penas merupakan salah satu inovasi yang harus dicontoh. KTR dapat melindungi anak-anak agar tidak menjadi perokok pemula, melindungi dari paparan asap rokok dan anak tidak meniru untuk merokok dari iklan rokok ataupun promosi rokok. 

KPPA berupaya untuk terus memperbanyak kawasan tanpa rokok sebagai indikator kota layak anak. Kampung Penas merupakan best praktice yang dapat ditiru oleh daerah lain dan agar keinginan KPPA untuk menjadikan kota layak anak dapat terwujud. 
"Ada dua kunci yang dijadikan indikator apakah satu kawasan dapat dikategorikan sebagai kota layak anak adalah pelarangan iklan promosi rokok dan kawasan tanpa rokok" (Nala, Lentera Anak)

Read more

Minggu, 14 April 2019

Bunda Tanggap Alergi Dengan Kenali, Konsultasikan dan Kendalikan

Bunda Tanggap Alergi

Menjadi seorang ibu merupakan hal terindah yang Tuhan berikan untuk seorang perempuan. Bukan hanya anugerah saja melainkan sekaligus menjadi sebuah amanat seumur hidup yang harus diembannya. Memastikan anak tumbuh sehat dan kuat merupakan salah satu tugas yang harus dilakukannya. Menjadi seorang ibu, memberikan warna warni yang tak bisa digambarkan dengan kata kata. Hati seorang ibu akan menjadi sedih jika anaknya mengalami gangguan kesehatan, entah itu gangguan kesehatan ringan maupun serius yang perlu penanganan medis.

Salah satu gangguan kesehatan yang sering dialami oleh anak adalah alergi. Sayangnya, masih banyak ibu yang kurang peka dan tanggap dengan kondisi alergi yang dialami oleh buah hatinya. Cukup banyak pula ibu yang terlambat bahkan belum benar benar mengenali tanda-tanda alergi pada anak. Jangankan untuk mengatasinya, mengenali tanda-tanda alergi pada anak saja masih belum sepenuhnya paham.

Mak jadi teringat dengan cerita diri sendiri. Kebetulan anak kedua mak mengalami alergi susu sapi dan turunannya, alergi buah naga merah dan alergi debu. Pada usia mpasi, untuk pertamakalinya mak memberikannya bubur susu. Tak lama berselang, kurang dari satu jam, si dede mengalami diare. Awalnya mak pun enggak tau kalau hal itu merupakan salah satu tanda atau gejala alergi susu sapi. Mak pikir mungkin kurang bersih makanannya,alat makannya atau akibat dari tangannya yang sering masuk mulut. Karena si dede sejak lahir hanya diberi ASI Eksklusif dan tidak pernah diberi susu formula jadi ngga kepikiran juga kalau ternyata mengalami alergi susu sapi. Setelah diarenya berhasil diatasi dan pada saat itu usianya sudah masuk 9 bulan, mak mencoba memberinya susu formula. Baru beberapa sedotan, si dede muntah. Tak lama kemudian diare dan muncul merah merah pada bagian pipi kanannya. Kemudian ruam merah tersebut menyebar dibagian muka dan tangan. 

Pada saat itu, mak baru ingat kalau sekitar umur 5 atau 6 bulan, si dede pernah dicoba minum susu formula, kebetulan pada saat itu mak sedang sakit. Dan reaksinya hampir sama dengan yang dialaminya pada usia 9 bulan. Tak menunggu lama, mak langsung ke rumah sakit untuk berkonsultasi sekaligus memeriksakan kondisi si dede. Dokter pun menyimpulkan bahwa si dede diduga mengalami alergi susu sapi beserta produk turunannya/olahannya.

Sejak itu mak berusaha untuk lebih "peka" terhadap tanda-tanda tidak biasa yang terjadi pada tubuh Si Dede. Bukan hanya ke Si Dede saja sih tapi ke kakaknya juga. Mak enggak mau sampai terlambat mengetahui jika terjadi "gangguan kesehatan" pada diri anak-anak mak.

Mak berusaha untuk terus mengupdate wawasan dan pengetahuan seputar gangguan kesehatan pada anak termasuk alergi. Salah satunya dengan cara menghadiri acara seminar dan workshop tentang alergi. Belum lama ini, mak menghadiri acara Media dan Blogger Gathering Allergy Week 2019 dengan tema "Bunda Tanggap Alergi dengan 3K". Acara ini diselenggarakan dalam rangka perayaan World's Allergy Week. Perayaan Allergy Week merupakan event rutin yang dilakukan setiap tahun oleh SGM Eksplor Soya.

Acara ini sebagai salah satu bentuk edukasi yang dilakukan oleh SGM Eksplor Soya terkait alergi pada anak terutama alergi susu sapi dan bagaimana cara mengatasinya. Selain itu, acara ini menjadi ajang tukar pikiran diantara para Bunda seputar alergi yang dialami oleh buah hatinya terutama alergi susu sapi. Allergy Weel juga diharapkan dapat menginspirasi dan mengajak para Bunda untuk bisa menjadi #BundaTanggapAlergi.

Media dan Blogger Gathering Allergy Week 2019 dihadiri oleh Prof. Dr.dr. Budi Setiabudiawan,SpA(K),M.Kes dan Ibu Meutia Athaya mewakili SGM dan para Mombassador SGM serta blogger dan media.

Bunda Tanggap Alergi 

Prof. Dr.dr Budi Setiabuduawan,SpA(K), M.Kes

Prof. Budi menjelaskan apa itu alergi, tanda-tandanya dan bagaimana cara mengatasinya. Sebagai seorang Bunda, sudah seharusnya tanggap dengan kondisi yang dialami oleh buah hati. Seorang bunda harus tanggap alergi dengan 3 K yaitu Kenali, Konsultasikan dan Kendalikan.

Alergi adalah reaksi kekebalan tubuh yang tidak normal dalam mengenali bahan yang sebenarnya tidak berbahaya untuk tubuh. Ada beberapa jenis alergi namun yang terbanyak dialami adalah alergi makanan dan alergi susu sapi. Terutama yang dialami oleh anak-anak. Alergi yang paling sering terjadi adalah alergi telur.

Data WHO menunjukan penduduk dunia yang mengalami alergi sebanyak 30-40%. Kurang lebih 50 juta orang di dunia ini mengalami alergi makanan dan di Indonesia sendiri, sekitar 7,5% anak mengalami alergi susu sapi. Alergi protein susu sapi merupakan alergi nomer dua terbanyak yang dialami oleh anak-anak di Asia. Alergi telur ayam menjadi alergi terbanyak yang dialami oleh anak di Asia.

Alergi terjadi karena dicetus oleh pencetusnya yang disebut alergen. Alergen atau bahan yang mencetuskan alergi bisa berupa sesuatu yang terhirup atau berupa makanan, seperti:
- tungau debu rumah atau kutu kasur;
- kecoa;
- serbuk sari tanaman;
- serpihan kulit binatang;
- jamur;
- susu sapi;
- telur;
- makanan laut termasuk ikan.

Resiko alergi akan semakin tinggi apabila terdapat riwayat alergi pada keluarga.
#Resiko alergi 40-60% jika kedua orangtua memiliki riwayat alergi atau 60-80% jika kedua orangtua memiliki alergi yang sama;
# Resiko alergi menjadi 20-30% jika salah satu orangtua memiliki riwayat alergi;
# Resiko alergi menjadi 25-30% jika saudara kandung memiliki riwayat alergi;
# Resiko menjadi5-15% jika orangtua tidak memiliki riwayat alergi. (sumber: kartu deteksi dini resiko alergi IDAI)

Selain itu ada pula beberapa faktor yang dapat meningkatkan resiko alergi terutama pada anak, yaitu:
1. Riwayat alergi pada anak;
2. Anak yang dilahirkan secara sesar. Hal ini sepertinya yang terjadi pada si dede, disamping memang adanya faktor genetis. Mak alergi debu dan telur;
3. Polusi udara dapat menjadi faktor yang bisa meningkatkan resiko alergi.

Seorang ibu atau bunda harus tanggap terhadap tanda-tanda alergi yang mungkin terjadi pada diri buah hatinya. Jika terlihat tanda-tanda mencurigakan pada tubuh si kecil sesaat setelah makan/minum sesuatu atau pada saat musim berganti, segera konsultasikan dengan tenaga medis terdekat.

Gejala atau tanda-tanda alergi dapat dilihat dari gangguan kesehatan yang terjadi pada tubuh terutama di kulit, saluran pernafasan dan saluran pencernaan. Pada kulit terlihat dari adanya eksim, urtikaria/biduran/kaligata dan angioderma (bengkak dikelopak mata/bibir).

Pada saluran pernafasan dapat dikenali dari hidung berair, bersin-bersin dan batuk kronis non infeksi. Sedangkan gejala atau tanda-tanda alergi pada saluran cerna dapat dilihat dari kesulitan menelan, sering meludah, kholik (nyeri perut), muntah atau gumoh pada bayi, diare, konstipasi (sulit buang air besar) dan gagal tumbuh.

Alergi harus sesegera mungkin diatasi dan dikendalikan. Begitu menemukan gejala alergi terutama pada anak, sebaiknya langsung di konsultasikan pada dokter supaya secepatnya ditemukan solusinya. Alergi pada anak jika dibiarkan berlarut-larut akan menyebabkan anak mengalami gangguan dan hambatan tumbuh kembang.

Data World Allergy Organization 2013 menunjukan angka prevalensi alergi mencapai 10-40% adalah anak-anak yang memiliki alergi susu sapi. Padahal anak-anak masih dalam masa tumbuh kembang dan sangat membutuhkan protein sebagai salah satu komponen nutrisi seimbang.

Seorang anak yang mengalami alergi susu sapi maka ia tidak dapat mengonsumsi semua jenis produk olahan yang berasal dari susu sapi seperti keju, yogurt, coklat dan lainnya. ASI merupakan nutrisi terbaik untuk anak. Anak yang mengalami alergi susu sapi dapat diberikan ASI dan jika karena kondisi medis tertentu, anak tidak dapat menerima ASI maka dapat diberikan protein amino atau protein terhidrolisis parsial.

Acara Media dan Blogger Gathering Allergy Week







Read more

Jumat, 12 April 2019

Cantik Eksklusif Dengan Humaira Niqab

Muslimah dan niqab
 "Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, janganlah ia mengganggu tetangganya dan berbuat baiklah pada wanita. Sebab, mereka diciptakan dari tulang rusuk dan tulang rusuk yang paling bengkok adalah bagian atasnya. Jika engkau meluruskannya maka engkau mematahkannya, dan jika engkau biarkan maka ia akan tetap bengkok. Oleh karena itu berbuat baiklah pada wanita (HR. Bukhari dan Muslim)".
Akhir-akhir ini saya seringkali melihat wanita yang memakai cadar atau niqab. Setiap kali melihatnya, terbersit tanya dalam hati saya. Apa ngga ribet ya pakai niqab seperti itu? Nutupin hidung gitu kan. Apa enggak mengganggu bernafas ya? Kenapa perempuan yang menggunakan niqab, seneng banget berpakaian serba hitam ya? Dan beberapa pertanyaan receh lainnya.

Saya langsung teringat dengan mantan partner bisnis saya, mantan partner jualan perlengkapan busana muslim tepatnya. Saya biasa memanggilnya Ummi Retno. Beberapa waktu silam, saat saya jumpa dirinya, saya dibuat sedikit kaget dengan penampilannya. Dia memantapkan hati untuk berhijrah, begitu katanya. "Hijrah" yang dimaksud disini adalah dia mantap menggunakan niqab. Pada saat itu saya bertanya apa yang menjadi alasan kenapa dia memutuskan untuk memakai niqab. Jawaban simple namun makjleb yang saya peroleh. "Ingin lebih dekat dan disayang Allah serta sebagai ucapan terimakasih ke Allah atas semua nikmat-NYA". Jawaban yang akhirnya saya jadikan motivasi sekaligus inspirasi dalam hidup saya.

Saya juga bertanya pada beliau, gimana rasanya memakai niqab. Dan jawabannya adalah "Subhanallah". Saya sangat respect dengan perempuan manapun yang memantapkan hati untuk memakai niqab karena saya bisa membayangkan bagaimana penerimaan dan perlakukan sebagian masyarakat bangsa kita yang memang belum semuanya paham mengenai niqab ini. Ummi Retno pernah bercerita pada saya bahwa langganan kedai warung makannya ada yang tidak mau membeli masakannya lagi dan menganggap Ummi Retno ikut tergabung dalam kelompok pengajian dengan aliran khusus. Belum lagi tatapan aneh yang sering ia terima dari orang lain saat berada di tempat umum.

Cerita yang hampir serupa juga saya dengar dari bibir seorang perempuan luar biasa yang bernama Niken Oliviasilo. Seorang ibu dari dua orang anak yang kini menekuni profesi pengusaha dan perancang niqab. Pertemuan saya dan Mba Niken terjadi pada acara Media dan Blogger Gathering Humaira Niqab. Mba Niken inilah owner Humaira Niqab. Mba Niken memutuskan untuk menggunakan niqab karena ingin memberikan "hadiah" amalan baik untuk ayahnya. Mba Niken juga merasakan hal yang sama dengan apa yang dirasakan oleh sahabat saya. Namun semua pandangan miring segelintir orang tersebut tidaklash membuat kakinya surut melangkah malah makin memantapkan hatinya untuk tetap istiqomah dengan pilihannya.

Mba Niken, owner Humaira Niqab

Mba Niken melihat perkembangan perempuan yang memakai niqab di Indonesia kian marak dan hal ini memberikan peluang serta kesempatan yang baik bagi pertumbuhan usaha niqab. Karena itu ia memutuskan untuk menekuni usaha niqab. Produksi sekaligus merancang sendiri model niqab.
"Ketika memutuskan untuk berhijrah, banyak muslimah yang memutuskan untuk mengenakan niqab. Hal inilah yang menjadi salah satu titik perhatian Humaira Niqab. Produsen niqab memang sudah cukup banyak tapi yang fokus dan memperhatikan "kenyamanan" saat digunakan dan harga yang terjangkau, belumlah banyak. (Humaira Niqab)"
Mba Niken sendiri memutuskan untuk mengenakan cadar pada tahun 2018 yang lalu. Mba Niken dalam mendesain dan membuat produk Humaira Niqab sangat memperhatikan kualitas bahan terutama untuk bagian penutup wajahnya harus menggunakan bahan yang lembut, jatuh, tidak mengganggu bernafas, tidak pengap dan tidak panas. Humaira Niqab sangat selektif dalam memilih bahan. Dia memesan bahan pada suplier khusus yang hanya ada di Solo, Jawa Tengah.

Humaira Niqab saat ini belum memiliki store atau tempat khusus, saat ini produk-produk Humaira Niqab dijual dan diperkenalkan melalui pameran dan bazaar. Usia Humaira Niqab barulah seumur jagung, belum lama tapi pangsa pasar yang telah berhasil dijangkaunya sudah cukup luas. Produk Humaira Niqab dikerjakan oleh penjahit yang terampil dan pengalaman. Mba Niken mengatakan bahwa dia menekuni bisnis niqab bukan hanya semata mata untuk keuntungan material saja tapi lebih mengharapkan ridho dan keberkahan Allah.

Melalui Humaira Niqab, Mba Niken ingin memberikan edukasi seputar niqab pada masyarakat awam. Dia ingin memberikan pemahaman dan mendorong muslimah lain untuk menjalankan sunah mengenakan niqab. Dia ingin mengedukasi bahwa perempuan yang mengenakan niqab tetap dapat terlihat cantik. "Cantik" dalam versi yang lain. Dia ingin meyakinkan banyak orang khususnya muslimah kalau mengenakan niqab tidaklah semenakutkan yang dipikirkan dan bisa tetap nyaman dan cantik.

Media dan Blogger Gathering Humaira Niqab

Humaira Niqab


Model-model Humaira Niqab

Dipilihnya nama Humaira Niqab bukanlah tanpa maksud dan tujuan. Ada dua tujuan mengapa dipilih nama Humaira Niqab. Tujuan pertama adalah supaya mudah diingat dan cepat familiar. Nama Humaira juga memiliki kesan religius dan berbau Timur Tengah. Humaira dipilih supaya lebih mudah membrandingnya. Tujuan kedua adalah Hunaira memiliki arti perempuan dengan pipi yang kemerah-merahan dan mengingatkan pada istri Rasulullah yaitu Aisyah. Humaira dapat mengingatkan pemakai niqab untuk selalu bersyukur kepada Allah SWT atas nikmat wajah sekaligus untuk menjaga kecantikan wajahnya tersebut sesuai sunnah dan syariat Islam agar terhindar dari perbuatan serta hal-hal yang tidak baik.


Cara memakainya mudah

Saat ini Humaira Niqab fokus dengan pemilihan warna hitam karena belum menemukan bahan lain yang sesuai dengan standart yang diinginkan oleh Humaira Niqab. Semua produk Humaira Niqab menggunakan bahan siffon silk khusus. Salah satu kesulitan yang dihadapi oleh Humaira Niqab adalah menemukan bahan berkualitas yang nyaman dipakai, tidak mengganggu bernafas, lembut, adem dan jatuh pada saat dipakai namun memiliki harga yang terjangkau.



Humaira Niqab (Dok.instagram Humaira Niqab)

Humaira Niqab masuk dalam kategori premium niqab dan dibandrol dari harga Rp. 65.000,- sampai Rp. 300.000,- an. Rp. 65.000,- untuk model simple dan biasa sedangkan Rp. 300.000,- untuk model yang lebih variatif dan menggunakan bahan yang lebih lebar. Ada beberapa jenis pilihan Humaira Niqab yaitu niqab yang simple seperti model Aisyah Tali dan model Layla. Ada juga model Layla Layer, Ajwa Hidden Tali, dan model Kayra. Serta satu model terbaru yang belum diberikan nama.

Cara mengenakan produk-produk Humaira Niqab sangatlah mudah dan cukup simple. Cukup hanya ditali pengikatnya saja dan langsung terpakai. Humaira Niqab juga sedang berupaya untuk dapat membuat niqab untuk keperluan pesta dan pernikahan. Pada tahun 2019 ini, Humaira Niqab juga sedang mengupayakan untuk melebarkan sayapnya lebih jauh lagi supaya dapat mengjangkau daerah yang lebih luas lagi.

Humaira Niqab berencana akan membuka store di beberapa kota di tanah air yang dianggap potensial untuk usaha niqab. Ada satu fakta menarik yang ditemukan oleh Humaira Niqab bahwa pangsa pasar niqab di Papua cukuplah tinggi. Hal ini cukup mengejutkan mengingat Papua bukanlah daerah dengan jumlah muslim yang dominan. Keadaan ini menjadi pertanda baik bagi perkembangan usaha niqab di Indonesia, khususnya untuk Humaira Niqab.


Cantik eksklusif dengan Humaira Niqab

Saya sendiri sempat mencoba mengenakan Humaira Niqab. Testimoni saya pada saat mencoba Humaira Niqab adalah produk ini sangat nyaman dan tidak membuat pemakainya jadi terganggu bernafasnya. Adem, enak dipakainya, dan tidak panas. Kita sebagai konsumen juga dapat memilih model apa yang sesuai dengan bentuk wajah kita. Termasuk kenyamanan daerah sekitar mata. Humaira Niqab memiliki dua jenis model pada bagian matanya.

Humaira Niqab dapat menjadi salah satu pilihan untuk muslimah bercadar. Tetap cantik eksklusif dengan Humaira Niqab. Jika kalian nih para sahabat muslimah ingin tau lebih banyak lagi mengenai jenis-jenis produk Humaira Niqab, kalian bisa langsung kepoin akun instagramnya. @humaira.niqab. Pada akun instagramnya ini ada pula gimana caranya jika ingin memesan produk Humaira Niqab ini. Cuzzz kepoin langsung, kali aja kalian beruntung dan nemuin penawaran menarik di sana.


Pada saat mengenakan Humaira Niqab



Read more

Ngobrol Seru HUT BUMN Ke-21 di Acara Paradigma Usee TV

Nara sumber Paradigma Usee TV

Pernah melihat tulisan LinkAja? Akhir akhir ini dibeberapa tempat umum cukup sering terpampang tulisan tersebut. Seperti hari ini contohnya. Ketika sore tadi saya belanja keperluan rumah tangga disalah satu supermarket tidak jauh dari rumah, saya menemukan tulisan LinkAja bertengger di atas meja kasir. Iseng saya tanya kepada si embak penjaga kasir apakah itu LinkAja. Si embak menjawab kalau tulisan tersebut baru beberapa hari diletakkan disitu dan dia belum mengetahui apa itu LinkAja. Belum ada penjelasan detil mengenai LinkAja. Enggak jauh beda sik dengan siembak kasir supermarket yang minim wawasannya seputar LinkAja, saya pun demikian.

Saya hanya tau kalau LinkAja itu adalah aplikasi atau platform untuk melakukan pembayaran secara digital melalui aplikasi yang diunduh pada smartphone. Sebagai pelanggan Telkomsel dan pengguna T-cash, saya sudah beberapa kali dikirimi sms ataupun pemberitauan untuk mengunduh aplikasi LinkAja. Berkaitan hadirnya LinkAja sebagai salah satu alat pembayaran tanpa repot, Kementerian BUMN memanfaatkan momen HUT atau ulang tahunnya untuk memperkenalkan aplikasi LinkAja pada masyarakat luas.

Informasi ini didapat dari acara Ngobrol Seru HUT BUMN ke-21 di acara Paradigma Usee TV. Acara Ngobrol Seru HUT BUMN dihadiri oleh Bapak Fajar Harry Sampurno (Deputy KBUMN), Yossi Istanto (Direktur Human Capital BTN), Rendy Herison (@doroii) (Digital Analist) dan juga Wendy Marc (@wendy_marc) sebagai milenial BUMN. FYI, HUT BUMN ini, setiap tahun selalu diadakan secara meriah dan menjadi satu rangkaian acara yang digelar sejak bulan Maret.

Pak Harry mengungkapkan bahwa setiap tahunnya, acara HUT BUMN diadakan melalui serangkai kegiatan yang digelar sejak bulan Maret dan diakhiri dengan perayaan puncaknya pada tanggal 13 April. Tahun ini, acara HUT BUMN juga dimanfaatkan untuk mempromosikan program atau pun produk-produk dari BUMN. Salah satunya adalah penggunaan aplikasi LinkAja.

Pada tanggal 7 April 2019, di Sidoarjo telah digelar salah satu kegiatan dalam rangka HUT BUMN ke-21. Acara HUT BUMN yang diadakan di Sidoarjo ini digelar sejak pagi hari dan dihadiri oleh Ibu Menteri BUMN dan Pejabat teras Bank BTN. Acara diramaikan dengan gerak jalan sehat, zumba bareng dan kuliner setempat. Digelar pula 70 booth salah satunya booth LinkAja.

Rencananya puncak acara perayaan HUT BUMN tahun 2019 ini akan diadakan di Jakarta. Tahun 2019 ini, Kementrian BUMN mengambil badak sebagai ikon logo HUT BUMN ke-21. Badak dijadikan sebagai logo agar masyarakat ingat bahwa populasi Badak semakin menurun dan supaya kita, sebagai masyarakat awam semakin peduli dengan kehidupan badak.

Acara HUT BUMN bertujuan untuk mempererat hubungan kekeluargaan antara karyawan BUMN, milenial BUMN dan masyarakat sekitar. Dan acara HUT BUMN itu telah diadakan rutin setiap tahunnya sejak tahun 2016. Jadi bukan dilakukan tahun ini aja.

Wendy Marc



Read more

Selasa, 09 April 2019

Satin Glow id Beauty Clinic, Treatment Jitu Merawat Kulit Wajah Agar Tetap Berkilau


id Beauty Clinic Indonesia

Waktu cepat banget bergulir. Enggak kerasa semakin banyak rambut putih yang menghiasi kepala mak. Semakin tersadar berapa banyak usia yang mak punya. Bukannya menolak untuk menjadi tua sik tapi sebagai seorang wanita, wajar dong yak klo mak menginginkan untuk tetap memiliki kulit wajah kinclong tanpa noda. 

Sayangnya, diusia yang semakin belia ini huahahahaha, mulai nongol tuh bercak bercak hitam yang mengganggu penampilan wajah mak. Setiap bercermin, duh bete banget itu lihat bercak hitam. Ngga banyak sih sebenarnya tapi tetap aja merusak pemandangan wkwkwk. Belum lagi ditambah dengan wajah kusam bin dekil aaaaakkkk.

Bukan hanya bercak hitam yang nangkring manis diwajah, komedo yang enggak mau ketinggalan eksis pun, ikutan nempel manis di sekitar daerah dahi dan hidung. Hadeeeh makin kepikiran aja deh jadinya.

Sempat coba beberapa produk kecantikan brand ternama negeri ini termasuk ke klinik kecantikan tapi masalah penampilan kulit wajah, masih jadi peer yang belum terselesaikan. Terakhir facial, terapis yang menangani mak menyarankan untuk melakukan mikrodermabrasi untuk mengaburkan bercak hitam pada wajah. Seiya sekata dengan si terapis, seorang dokter kecantikan yang mak sambangi di salah satu klinik kecantikan yang berada di kawasan Serpong, juga menganjurkan hal yang sama. Mikrodermabrasi. 

Awalnya mak sempat beranggapan bahwa treatment Facial Gold yang mak lakukan, sudah cukup untuk mengusir masalah kulit wajah. Ternyata mak soktoy alias sok tau hahahaha. Facial Gold enggak bisa mengatasi bercak hitam. Hanya ampuh membersihkan komedo yang nongkrong dihidung dan dahi saja.

Akhirnya dengan menguatkan tekad, mak berniat untuk melakukan mikrodermabrasi. Namun muncul lagi rintangan kecil menghadang. Dimanakah mak melakukan mikrodermabrasi yang dianjurkan tersebut?

Setelah kepo sana sini, mak pun memperoleh nama klinik yang telah teruji dan terbukti ampuh membantu mengatasi masalah seputar wajah termasuk mengikir bercak hitam. Karena menurut dokter kulit dan kecantikan, bercak hitam pada wajah apalagi yang disebabkan karena efek KB dan akibat pengobatan, tidak akan bisa hilang. Hanya disamarkan atau dikaburkan saja. Tidak akan bisa total hilang. Klinik kecantikan tersebut bernama id Beauty Clinic. Pas banget nih, bulan Maret yang lalu, id Beauty Clinic baru saja merayakan ulang tahunnya yang pertama.

Ulang Tahun Pertama id Beauty Clinic

Founder dan Owner id Beauty Clinic serta Dr.Eddy (jas putih)

Pada tanggal 25 Maret kemarin, id Beauty Clinic merayakan ulang tahun pertamanya. id Beauty Clinic Jakarta adalah One Stop Aesthetic Clinic yang merupakan franchise dari id Hospital Korea Selatan. id Beauty Clinic adalah franchise klinik kecantikan dari Korea Selatan yang menyediakan pelayanan perawatan/treatment untuk kecantikan kulit, wajah, tubuh dan rambut dengan menggunakan mesin dan teknik pengerjaan terbaru di bidang estetik (keindahan). Semua produk, bahan dan peralatan mesin sudah terdaftar di BPOM dan disetujui FDA. Teknologi yang digunakan dalam treatment di id Beauty Clinic menggunakan teknologi terbaru dan sudah diaplikasikan lebih dulu di Korea Selatan, negara asalnya.

Merayakan ulang tahun pertamanya, id Beauty Clinic mengundang media dan blogger dalam acara temu media. Acara ini dihadiri oleh Dr. Sang Hoon Park (Lead Doctor/founder id Beauty Hospital Korea), Dr. Eddy Karta,SpKK (Lead Doctor id Beauty Clinic Jakarta), Ricardo Manaloto (Country Manager MERZ Indonesia) dan Nadia Saphira sebagai salah satu owner id Beauty Clinic Indonesia

id Beauty Clinic sebagai One Stop Aesthetic Clinic  juga menyediakan slimming treatment  untuk membantu memberikan tubuh sehat yang ideal bagi pasiennya. Selama setahun ini, id Beauty Clinic Indonesia telah memudahkan masyarakat Indonesia untuk mendapatkan perawatan kecantikan kelas dunia tanpa harus repot repot terbang ke Korea. Termasuk jika ingin melakukan treatment Ultherapy

Ultherapy merupakan perawatan yang memanfaatkan teknologi ultrasound non invasive yang meningkatkan sistem regeneratif tubuh untuk merangsang pertumbuhan kolagen dengan lembut dan alami. Untuk memastikan pasien id Beauty Clinic memperoleh pelayanan ultratherapy yang otentik, MERZ Aesthetic dan id Beauty Clinic memperkenalkan aplikasi Real Matters id. Aplikasi ini dihadirkan dengan tujuan untuk memastikan bahwa pasien id Beauty Clinic yang melakukan ultherapy menerima treatmen ultherapy otentik yang ditangani oleh dokter terlatih dan bersertifikat. Aplikasi Real Matters dapat diunduh di Apple App Store atau Google Play Store.

Treatment Satin Glow id Beauty Clinic

Setelah menghadiri undangan perayaan ulang tahun pertama id Beauty Clinic, mak semakin bertekad untuk melakukan treatment guna menyamarkan noda hitam pada wajah. Treatment yang dianjurkan adalah mikrodermabrasi. Dan khusus di id Beauty Clinic, mikrodermabrasi masuk dalam treatment Satin Glow.

Ruangan treatmen diamond microdermabrasion

Ada tiga tahapan dalam treatment ini yaitu tahap pertama adalah proses diamond microdermabrasion, instabrite laser dan oxygen infusion. Untuk treatment diamond microdermabrasion yang melakukannya adalah terapis/beautycian id Beauty Clinic. 

Awal masuk ke ruangan treatment,mak sempat dilanda keraguan yang besar. Takut sih tepatnya. Karena ada teman yang cerita kalau treatment Satin Glow itu sakit. Terutama pada saat instabrite laser. Bahkan ada teman yang bilang klo sakitnya seperti kena raket nyamuk. Duuuh horor banget kan? Coba aja bayangin, gimana rasanya kena raket nyamuk selama 15 menit? Horor banget kan?

Setelah memperoleh penjelasan dari Mba Nur, beautycian yang menangani mak, bahwa laser tidaklah semenakutkan yang mak pikirkan, mak pun memberanikan diri untuk melakukan treatment dan ngga jadi kabur pulang huahahaha.

Tahap Pertama
Langkah pertama yang dilakukan adalah membersihkan muka mak untuk mulai dilakukan diamond microdermabrasion.

Sebelum memulai treatment, Mba Nur mengoleskan aroma terapi pada tangan mak yang harus mak hirup beberapa kali. Tujuannya agar mak merasa rileks.

Setelah muka mak dibersihkan,mulailah dilakukan mikrodermabrasi. Agak ngilu sih mendengar suara mesinnya. Mikrodermabrasi dilakukan dengan menggunakan bantuan alat yang digerakan pada wajah. Gunanya adalah untuk membersihkan kotoran sisa make up, menyamarkan bercak hitam serta mengangkat komedo. 

Tahap pertama ini berjalan mulus tanpa rasa sakit. Setelah proses mikrodermabrasi, treatment dilanjutkan dengan memberikan vitamin dan serum berupa stem cell. Tujuannya agar mengganti sel kulit yang mati. Lama treatment tahap pertama ini sekitar 45 menit.

Oh ya FYI nih. Jika kalian ke klinik kecantikan trus melakukan diamond microdermabrasion pastikan klo proses microdermabrasinya dilakukan sebelum memakai serum dan vitamin yang akan membuat wajah sehat berseri. Jika vitamin dan serum digunakan sebelum mikrodermabrasi, maka sia sialah treatment yang dilakukn. Harus mikrodermabrasi dulu baru penggunaan vitamin dan serum agar hasil yang diperoleh maksimal.

Tahap Kedua
Setelah melakukan diamond microdermabrasion, kulit wajah mak siap untuk melakukan instabrite laser. Untuk instabrite laser, yang melakukannya adalah dokter dan ruangan berada di lantai atas.

instabrite laser oleh dr. Alex
Instabrite laser adalah tindakan yamg sempat mak khawatirkan menimbulkan rasa sakit dan ternyata wajar aja rasanya. Enggak yang seperti kena raket nyamuk rasanya. Biasa aja sakitnya. Lebih sakit dibersihkan komedonya. dr. Alex menjelaskan bahwa rasa sakit bisa saja terasa lebih cespleng jika kulit yang dilaser sensitif atau ada luka. Konon katanya kulit berjerawat sih yang terasa sakit jika di laser. Duh untung banget kulit mak enggak sensitif meskipun hatinya sensitif loh wkwkwk.

Setelah dilaser selama 15 menit, langkah terakhir adalah penggunaan masker. Masker ini merupakan masker oxygen infusion. Gunanya untuk memberikan vitamin dan perlindungan kulit wajah dari penuaan dini. Oh ya masker ini mudah banget dipakainya. Tinggal dioles saja dan bisa tetap berbicara, enggak harus jadi patung.

Beautycian id Beauty Clinic Jakarta


Read more

Kamis, 04 April 2019

Lactacyd, Share Your Power

Share Your Power

Perempuan. Sepertinya enggak akan pernah habis jika membahas mengenai perempuan. Perempuan, konon katanya identik dengan lemah, lembut dan perasa. Namun sesungguhnya, perempuan memiliki kemampuan luar biasa yang bisa mematahkan semua anggapan "tak berdaya" yang melekat pada kata perempuan.

Dibalik kelemahan dan sifatnya yang lembut serta perasa, perempuan memiliki kekuatan dahsyat yang dapat mengalahkan dunia dan membuat keadaan menjadi lebih baik. Wanita memiliki kekuatan untuk mampu berdiri diatas kakinya sendiri dan sejajar dengan pria. Namun tetap dalam koridornya.

Mak sendiri sebagai perempuan, berupaya untuk menjadi pribadi yang mandiri namun tetap berjalan dijalur yang semestinya. Sebagai seorang perempuan menikah dan memiliki anak, mak tetap produktif sebagai pribadi namun bukan berarti menyepelekan kewajiban sebagai seorang istri dan ibu.

Bagi Mak, kekuatan yang dimiliki oleh setiap wanita semestinya mampu dimanfaatkan dengan baik dan tidak menjadikannya lupa dengan kodratnya. Lupa bagaimana membawa diri dan tetap luwes menempatkan dirinya sehingga dapat menjadi seorang perempuan berkualitas.

Namun tak semua perempuan dapat menikmati "kebebasannya". Cukup banyak kasus kurang menyenangkan menyangkut perempuan. Seperti kekerasan dalam rumah tangga atau perempuan yang "terkurung" dalam sangkar indah yang bernama "pernikahan".

Enggak sedikit pula perempuan yang menjerit karena merasa tak bisa menikmati haknya sebagai seorang pribadi. Tuh bener kan yang mak bilang kalau ngga akan ada habisnya jika membahas seputar perempuan. Keseruan bahasan mengenai perempuan inilah yang membuat mak menghadiri acara yang dihelat oleh salah satu brand pembersih kewanitaan ternama negeri ini.

Lactacyd, Share Your Power

Narasumber Talkshow Menjaga Kebersihan organ intim kewanitaan

Tepatnya pada tanggal 30 Maret 2019 yang baru saja berlalu, mak menghadiri acara yang digelar oleh Lactacyd, brand pembersih kewanitaan nomer satu. Lactacyd mengadakan acara Share Your Power. Acara yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional (Woman Day) ini digelar di lapangan parkir Carefour Lebak Bulus, Jakarta. 

Acara Share Your Power dihadiri oleh Ibu Adisti Nirmala (Head of Marketing PT.Sanofi), Ibu Rohika Kurniadi Sari (Assisten Deputy Pemenuhan Hak Anak, Deputy Tumbuh Kembang Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak), Bapak Jehezkiel Martua (Product Marketing Consultant PT. Sanofi), Ibu Misiyah (Pendiri dan Direktur Institut KAPAL Perempuan; sebuah organisasi social yang bekerja dan memberikan perhatian khusus pada kelompok-kelompok terpinggirkan terutama perempuan dan minoritas di berbagai wilayah terpencil di Indonesia) dan Dr. Riana Nirmala Wijaya (Medical Manager PT. Sanofi)

Acara Share Your Power diawali oleh senam zumba bersama sejak jam 6.30 pagi. Awalnya mak pikir, enggak akan banyak perempuan yang meramaikan acara ini karena acara digelar pada saat weekend dan sejak pagi. Ternyata mak salah. Ratusan perempuan memadati area acara Share Your Power. 

Zumba

Mereka semangat sekali mengikuti gerakan zumba. Seru banget loh olahraga bersama teman-teman. Sehatnya dapet, gossipnya pun dapat *ehhh wakakak. Selesai zumba, acara dilanjutkan dengan hiburan musik yang membuat hati terhibur dan sesekali badan ikut bergoyang mengikuti irama lagu. 

Share Your Power, Show Your Strenght, Inspire others to discover things merupakan kalimat yang menjadi hastag acara tersebut. Setelah dihibur oleh lagu-lagu merdu, para perempuan yang hadir pun diajak untuk menambah wawasan seputar dunia perempuan dan kenal lebih dekat lagi dengan Lactacyd melalui talkshow singkat.

Talkshow pertama membahas mengenai KAPAL Perempuan. Ibu Misiyah sebagai pendiri KAPAL Perempuan sedikit mengulas mengenai apa itu KAPAL Perempuan. Awalnya mak sempat bingung loh saat mendengar KAPAL Perempuan. Mak pikir ini kapal yang isinya perempuan semua wkwkwk. 

Ibu Misiyah, pendiri KAPAL Perempuan

KAPAL Perempuan atau Institut KAPAL Perempuan didirikan pada tanggal 8 Maret 2000. Tujuan didirikannya KAPAL Perempuan adalah untuk membangun gerakan perempuan dan gerakan sosial yang mampu mewujudkan keadilan sosial, kesetaraan dan keadilan gender serta perdamaian baik di ranah publik maupun privat.

KAPAL Perempuan merupakan kependekan dari Lingkaran Pendidikan Alternatif untuk Perempuan. Kenapa disingkat menjadi KAPAL? Bu Misiyah mengatakan karena para aktifis perempuan pendiri KAPAL menyadari bahwa Indonesia merupakan negara kepulauan dan kapal merupakan media transportasi yang menghubungkan antar pulau. Penggunakan kata lingkaran mengandung semangat tidak ada pusat dan menggambarkan siklus aksi refleksi.

KAPAL Perempuan didirikan oleh para aktifisnya sebagai bentuk keprihatinan terhadap situasi konflik dan kekerasan akibat politik identitas berbasis suku dan agama yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia. Juga keprihatinan terhadap pelanggaran hak-hak asasi perempuan termasuk seksualitas dan kesehatan reproduksi perempuan serta praktek diskriminasi terhadap kelompok marginal dan minoritas.

Telah cukup banyak program yang dilaksanakan oleh KAPAL Perempuan untuk membantu memperbaiki kualitas hidup perempuan yang mengalami kondisi diskriminasi, kekerasan maupun perbuatan tidak menyenangkan lainnya. Program yang dimiliki oleh KAPAL Perempuan diantaranya adalah sekolah perempuan dan gender watch

Sekolah Perempuan adalah wadah pendidikan dan pelatihan informal berbasis-komunitas untuk memberdayakan perempuan miskin dan menciptakan pemimpin perempuan lokal yang mampu mengadvokasi hak-hak perempuan, serta kebijakan dan anggaran yang mendukung akses perempuan terhadap layanan. Sedangkan Gender Watch adalah pemantauan program perlindungan sosial pemerintah lewat audit gender berbasis komunitas (AGBK) untuk menjamin keakuratan data penerima manfaat dan meningkatkan akses perempuan miskin terhadap Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). 

Apa yang telah dilakukan oleh KAPAL Perempuan membuat Lactacyd ikut tergerak dan memberikan bantuan untuk mendukung program yanf dijalankan oleh KAPAL Perempuan. Pada acara Share Your Power diserahkanlah sumbangan dari PT. Sanofi selaku produsen Lactacyd untuk Institusi KAPAL Perempuan.

Setelah ulasan dari Bu Misiyah tentang KAPAL Perempuan, dilanjutkan dengan talkshow seputar kesehatan daerah kewanitaan. Untuk perempuan, ini penting banget loh. Dr. Riana menegaskan bahwa perempuan bukan hanya harus "kuat dan sehat" secara psikologis saja tapi juga harus sehat jasmaninya. Salah satunya dengan menjaga kesehatan dan kebersihan daerah kewanitaan. 

Dr. Riana (memakai baju pink)

FYI, tidak semua perempuan peduli dengan kesehatan organ intimnya. Cukup banyak yang memilih bersikap masa bodo. Duuh miris yah. Karena faktanya, ada beberapa penyakit yang berhubungan dengan organ intim kewanitaan, terlambat diobati dikarenakan sikap masa bodo si perempuan itu sendiri.

Menurut Dr. Riana, seorang perempuan selalu ingin menjadi yang terbaik. Namun faktanya 2 dari 5 orang perempuan mengalami masalah kewanitaan seperti keputihan dan hanya 1 dari 4 orang perempuan yang telah menggunakan pembersih area kewanitaan. Padahal area kewanitaan itu adalah daerah yang sensitif dan tidak bisa dibersihkan dengan menggunakan sabun biasa. 

Membersihkan area kewanitaan harus dengan pembersih khusus yang disesuaikan dengan pH daerah kewanitaan yang bersifat lebih asam dari area yang lain. pH daerah kewanitaan sekitar 3,5 sampai 4,5. Karena itu harus digunakan pembersih khusus dengan pH yang sesuai supaya bakteri baik yang berada di area kewanitaan tetap hidup dan tidak mati. 

Dr. Riana menjelaskan bahwa di area kewanitaan kita hidup bakteri baik yang menjaga agar kita tidak mengalami keputihan dan infeksi. Karena itu, kita harus menggunakan pembersih kewanitaan dengan pH yang sesuai untuk menjaga supaya bakteri hidup itu tetap dapat menjalankan tugasnya dengan baik.

Hampir setiap perempuan pernah mengalami masalah keputihan. Oleh karena itu, untuk menjaga area kewanitaan dari infeksi atau keputihan yang abnormal, seorang perempuan harus menggunakan pembersih khusus kewanitaan dan menjaga kebersihan organ intim.

Dr. Riana memberikan tips menjaga kebersihan daerah kewanitaan, yaitu:
1. Membersihkan area kewanitaan setiap hari dengan pembersih khusus kewanitaan;
2. Menjaga kebersihan pakaian dalam dan hindari kondisi lembab;
3. Pilihlah pembersih area kewanitaan yang baik. Pembersih kewanitaan yang baik harus memenuhi ketentuan seperti memiliki pH 3,5 - 4,5, hypoallergenik (tidak berpotensi tinggi menimbulkan reaksi alergi), terbuat dari bahan alami, formulanya yang lembut serta mengandung pelembab sehingga tidak menyebabkan iritasi dan mampu menjaga bakteri baik yang ada diarea kewanitaan.

Lactacyd adalah pembersih khusus daerah kewanitaan yang telah teruji klinis dan terbukti efektif menjaga kebersihan daerah kewanitaan serta telah memenuhi persyaratan sebagai pembersih khusus kewanitaan yang baik. 

Lactacyd, Brand Pembersih Daerah Kewanitaan Nomer Satu di Indonesia

Lactacyd

Lactacyd menawarkan dua jenis varian untuk membantu para perempuan menjaga organ intim kewanitaan. Varian tersebut adalah Lactacyd White Intimate dan Lactacyd Feminine Hygine. Lactacyd telah teruji klinis dan terbuat dari bahan-bahan yang aman dan efektif untuk menjaga kebersihan organ intim kewanitaan.

Keringat dan celana ketat dapat membuat kulit sekitar daerah kewanitaan menjadi hitam dan gelap. Jika kalian, para perempuan mengalami masalah seperti ini, kalian dapat menggunakan Lactacyd White Intimate. Lactacyd White Intimate adalah pembersih daerah kewanitaan yang mampu memutihkan daerah kewanitaan secara alami. Lactacyd varian ini diperkaya dengan bahan alami seperti actipone-B, algowhite, asam laktat dan susu yang bukan hanya dapat memutihkan tapi juga mampu menjaga keseimbangan pH organ intim kewanitaan.

Lactacyd White Intimate

Selain varian Lactacyd White Intimate, Lactacyd juga memiliki varian Lactacyd Feminine Hygine yang mampu memberikan perawatan alami dan perlindungan untuk daerah kewanitaan setiap hari dengan Lactacyd Feminine Hygine. Dengan pH 3,5, Lactacyd Feminine Hygine mampu membersihkan sekaligus melindungi daerah kewanitaan dari kelembaban. Lactacyd telah terbukti dipercaya oleh jutaan perempuan untuk menjaga daerah kewanitaannya sepanjang hari.

Lactacyd Feminine Hygine

Mak sendiri merupakan salah satu pengguna Lactacyd White Intimate (Lactacyd Herbal) yang juga mengandung daun sirih. Mak cocok dan suka memakai Lactacyd varian ini karena menimbulkan rasa nyaman, terasa lebih bersih dan mengurangi warna gelap disekitar daerah kewanitaan. Yang paling penting sih membantu menjauhkan dari gangguan keputihan. Sejak menggunakan Lactacyd, pembersih khusus area kewanitaan, mak terhindar dari masalah keputihan, gatal-gatal dan lebih percaya diri.

Lactacyd yang mak pakai sehari hari

Read more