Kamis, 31 Januari 2019

ZooMoo, Saluran TV Interaktif Untuk Anak Yang Mengajarkan Tentang Alam dan Hewan


ZooMoo Workshop

"Bunda, Dede mau nonton youtube." Duh, langsung bingung deh kalau Si Dede sudah minta nonton youtube. Mamak agak kerepotan untuk memilih tontonan youtube yang cocok dan tepat untuk anak umur 9 tahun. Ada ketakutan juga kalau tontonan yang dia tonton ternyata tidak sesuai untuk umurnya. Karena itu mamak sangat selektif untuk memilih tontonan untuk si dedek.

Beberapakali si dedek melayangkan protes kenapa tontonan youtubenya itu itu saja. Untungnya mamak berhasil menjelaskan kenapa enggak bisa nonton youtube sesuka hati. Mamak ceritakan bahwa tontonan di youtube banyak yang berisi hal-hal yang kurang baik dan nantinya bisa bikin dedek ngga disayang Allah. Si dedek ini paling ngga mau kalau sampai tidak disayang Allah xixixi. Mamak juga tertolong dengan penjelasan yang diberikan guru sekolah dedek tentang baik buruknya menonton youtube dan bermain gadget. Setidaknya dedek dan teman-temannya tau mana yang bisa ditonton dan yang tidak bisa dan terus diingatkan oleh gurunya mengenai baik buruknya gadget dan internet termasuk menonton youtube.

Kerisauan mamak tentang tontonan yang layak tonton untuk anak-anak, terjawab di hari Sabtu tanggal 26 Januari 2019 kemarin. Mamak mengikuti workshop yang diadakan oleh ZooMoo. ZooMoo adalah saluran interaktif anak pertama berfokus pada dunia hewan dan alam. Workshop tersebut bertujuan untuk membangun kepedulian para orang tua mengenai pentingnya mengajarkan anak-anak tentang nilai alam dan konservasi.

MC ZooMoo Workshop

Workshop ZooMoo menghadirkan Sally Kailola dari Yayasan Konservasi Alam Nusantara, Merry Inggriani, ibu Baby Moonela (selebgram cilik) dan Stella Seet, Brand Manager ZooMoo. ZooMoo dan Yayasan Konservasi Alam Nusantara melalui workshop tersebut, berbagi pendekatan yang menyenangkan untuk memperkenalkan dan menghubungkan anak-anak dengan alam dan hewan. ZooMoo juga mengenalkan Animal Quotient (AQ) yang berfokus untuk meningkatkan pengetahuan anak mengenai hewan mulai dari deskripsi, karakteristik, perilaku serta habitat hewan.

Sally menjelaskan bahwa berdasarkan laporan Living Planet 2018 dari WWF, populasi margasatwa menurun sebanyak 60% hanya dalam kurun waktu 40 tahun. Laporan tersebut menunjukkan bahwa hilangnya dan berkurangnya habitat alami serta eksploitasi menjadi faktor utama penyebab menurunnya populasi spesies. Hal ini membangkitkan kecemasan mengenai dampak aktivitas manusia di bumi dan menjadi alasan mengapa pentingnya mengajarkan anak-anak mengenai konservasi alam sejak dini. Dengan menanamkan kesadaran tentang pentingnya menjaga kelestarian alam dan hewan, nantinya ketika anak-anak ini tumbuh dewasa, diharapkan mereka akan memiliki kepedulian dan tanggung jawab terhadap lingkungan.

Narasumber Workshop ZooMoo

Hal senada juga diutarakan oleh Merry, ibu dari Baby Moonela. Merry menceritakan bahwa ia telah menanamkan rasa tanggungjawab Moonela terhadap lingkungan dan hewan dengan cara menyayangi dan bersikap baik terhadap binatang, membuang sampah pada tempatnya dan tidak merusak lingkungan. Merry selalu menjelaskan pada Moonela mengenai betapa pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Merry juga sering mengajak Moonela bertamasya ke alam seperti ke pantai supaya Moonela semakin menghargai alam.

Seperti yang diungkapkan Stella, anak-anak memiliki ketertarikan dan rasa ingin tahu yang besar terhadap hewan. Mereka cenderung mudah sekali membangun hubungan emosional dengan hewan. Apa yang diungkapkan oleh Stella, terlihat langsung dari sikap si dedek terhadap hewan. Setiapkali melihat hewan peliharaan seperti burung, ayam, kelinci dan kucing, sikap "mengasihinya" muncul. Dedek enggak mau menyakiti hewan apapun. Pernah suatu hari dia protes ketika melihat anak ayam dicat dan dikurung di tempat yang sangat kecil yang menurut dedek tidak nyaman untuk anak ayam tersebut.

Sikap peduli terhadap binatang dan alam telah ditunjukkan dedek semenjak kecil karena dedek kerapkali diajak oleh ayahnya ke alam bebas. Melihat hewan di habitatnya. Karena itu begitu dia tau ada ZooMoo, dedek langsung antusias dan meminta mamak untuk mendownload ZooMoo. ZooMoo yang merupakan ensiklopedia seputar kehidupan hewan serta alam, sangat mudah dipahami dedek dan tentunya anak-anak lainnya karena dihadirkan dalam bentuk tontonan. ZooMoo selain memberikan informasi seputar kehidupan hewan dan alam, juga menghibur anak-anak.

ZooMoo membantu meningkatkan AQ anak sehingga mereka peduli terhadap bumi dan kelestariannya. ZooMoo membawa anak-anak untuk mengeksplorasi dunia hewan melalui berbagai program pilihan yang menghibur, interaktif dan tentu saja mendidik. ZooMoo terdiri dari program-program yang menggabungkan footage margasatwa dengan boneka, animasi dan teknik naratif. ZooMoo memberikan pengalaman menonton sambil belajar yang unik bagi anak-anak.

ZooMoo juga berkolaborasi dengan beberapa pembuat film kehidupan alam liar terkemuka di dunia dan pendidik anak-anak usia dini yang terkenal. ZooMoo menghadirkan acara-acara yang memiliki karakter lucu dan berbulu untuk membantu anak meningkatkan pengetahuan dan kasih sayang terhadap hewan.

Aplikasi ZooMoo

Aplikasi ZooMoo dihadirkan untuk memperluas dan memperkuat pembelajaran dan kecintaan anak-anak terhadap dunia hewan. Aplikasi ZooMoo melengkapi saluran TV ZooMoo. Aplikasi ZooMoo mengantarkan anak-anak ke gerbang dunia interaktif ZooMoo. Anak bisa mengumpulkan hewan dan permainan yang ada disaluran TV ZooMoo dan kemudian menambahkannya ke Pulau ZooMoo melalui gadget.

Aplikasi ZooMoo tersedia gratis di App Store dan Google Play. Aplikasi ini bukan hanya untuk anak, orangtua pun dapat berinteraksi, berbicara dan belajar mengenai koleksi hewan-hewan bersama anak. Aplikasi ini dilengkapi dengan interaksi dua arah yang ramah untuk anak. Aplikasi ZooMoo menawarkan pengalaman belajar yang menyenangkan untuk anak karena mereka bisa mempelajari nama-nama dan suara hewan saat menonton videonya.

Tahun ini ZooMoo juga akan menghadirkan program-program baru sebagai bentuk komitmennya dalam memberikan program yang mendidik, kreatif dan menarik bagi anak-anak. ZooMoo akan menghadirkan program-program baru yang akan mendorong daya pikir anak-anak. Program tersebut meliputi serial animasi anak Jelly Jamm, serial prakarya Kooki's Crafty Show, ensiklopedia hewan ZooMooPedia dan musim terbaru dari serial favorit Lost! dan Teddies.

Kehadiran ZooMoo dan aplikasinya, memberikan solusi tontonan menghibur dan mendidik untuk anak-anak. Anak-anak bukan hanya sekedar memperoleh hiburan tapi juga mendapatkan ilmu pengetahuan seputar kehidupan hewan dan kelestarian alam. Sudah sepatutnya anak-anak diperkenalkan dengan alam sedini mungkin dan diajak untuk menjaga kelestarian alam dengan cara menyayangi hewan dan menjaga alam melalui hal-hal kecil yang bisa mereka lakukan setiap hari.

Anak-anak dan narasumber workshop ZooMoo



Read more

Senin, 28 Januari 2019

Indonesian Final Asia Pacific Predator League 2019


Indonesian Final Asia Pacific Predator League 2019

Mungkin ada yang masih ingat kalau mamak pernah menulis tentang turnamen e-sports bergengsi yang akan berlangsung di Bangkok, Thailand pada Februari mendatang? Untuk menyegarkan ingatan, boleh banget loh di baca lagi di Asia Pasific Predator League 2019 . Sedikit mengingatkan nih kalau Asia Pacific Predator League 2019 merupakan salah satu turnamen esports internasional terbesar yang melibatkan tim esports dari 16 negara.

16 negara tersebut yaitu Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, Taiwan, Filipina,Singapore, Hong Kong, Macau, India, Australia, Korea, Srilanka, Jepang, Myanmar dan Mongolia. Tahun 2019 ini merupakan kali kedua ajang turnamen esports bergengsi ini diselenggarakan. Turnamen esports bertaraf internasional dengan total hadiah yang fantastis.

Ajang turnamen Asia Pacific Predator League 2019 semakin mengukuhkan posisi Acer sebagai brand PC yang mempunyai komitmen yang kuat dalam mendukung dan membangun ekosistem esports di Indonesia. Selain menciptakan produk-produk dengan teknologi tercanggih melalui lini gamingnya yaitu Predator, Acer juga menginisiasi Asia Pacific Predator League, turnamen gaming bertaraf internasional. Di tahun keduanya ini, dua games terpopuler yaitu PUBG dan DOTA 2 dipertandingkan untuk memperebutkan hadiah sekitar 6 miliar rupiah.

Tim Esports Indonesia

Indonesia sendiri telah melakukan seleksi tim esports yang akan dikirim ke Thailand pada bulan Februari nanti sebagai wakil Indonesia. Seleksi tersebut berupa kompetisi yang telah dilakukan selama dua bulan terakhir ini dan menghasilkan 16 tim PUBG dan 8 tim DOTA 2 yang akan bertanding dalam babak final untuk memperebutkan masing-masing 1 tiket ke Thailand.

Bapak Herbert Ang, Presiden Direktur Acer Indonesia

Babak final tersebut telah berlangsung sejak tanggal 25 sampai 27 Januari 2019 di Atrium Mall Taman Anggrek, Jakarta. Tahap kualifikasi Asia Pacific Predator League 2019 untuk Indonesia telah dimulai sejak November 2018 lalu di 16 iCafe. Seperti yang dijelaskan oleh Bapak Herbet Ang, Presiden Direktur Acer Indonesia yang mengatakan bahwa telah dilakukan ajang seleksi selama kurang lebih dua bulan untuk menjangkau talenta-talenta esports dari seluruh Indonesia dan menghasilkan 16 tim PUBG dan 8 tim DOTA. Tim-tim tersebut yang akan bertanding untuk memperebutkan masing-masing satu tiket Final Round Asia Pacific Predator League 2019 di Bangkok, Thailand sebagai wakil Indonesia.

Seluruh peserta Indonesian Final Asia Pacific Predator League 2019

Indonesian Final Asia Pacific Predator League 2019  yang berlangsung selama tiga hari di Mall Taman Anggrek, menghadirkan Predator Thronos, singgasana gaming paling mutakhir untuk gamers kelas sultan yang sudah hadir ke Indonesia sejak awal Januari 2019 lalu. Singgasana Predator Thronos ini juga dapat merasakan langsung serunya pengalaman bermain games yang sangat imersif dan seperti nyata diatas Predator Thronos.

Tanggal 25 Januari 2019 kemarin, mamak sempat menyambangi arena pertandingan Indonesian Final Asia Pacific Predator League 2019 di Atrium Mall Taman Anggrek. Dan mamak terkagum-kagum melihat betapa antusiasnya para penggemar esports di Indonesia. Bukan cuma anak masa kini tanah air saja yang menjejali arena pertandingan untuk memberikan dukungan pada tim esports favoritnya yang sedang bertanding. Tapi ada juga beberapa anak muda dari negara tetangga yang ikut menonton dan mencoba menduduki Predator Thronos. Seru pake banget suasananya.

Predator Thronos

Kalau saja mamak lahir sebagai anak masa kini, generasi zaman now, mamak pasti sudah ikut-ikutan teriak memberi dukungan atau bahkan mungkin menjadi salah satu peserta lomba esports. Siapa tau kan? Wkwkwkwk. Sayangnya pada saat mamak belia dulu, belum ada esports. Yang ada main tetris hahahaha.

Dalam Indonesian Final Asia Pacific Predator League 2019, Acer mengundang gamers Indonesia untuk menjadi saksi terpilihnya dua tim terbaik Indonesia dalam pertandingan final yang didukung oleh CBN Fiber sebagai penyedia koneksi internet cepat hingga 1 Gbps selama pertandingan dan streaming di Dens TV. Pengunjung juga dapat berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan seru yang disajikan selama tiga hari seperti Cosplay Competition, Lelang Produk Acer, Fighting Mini Games dan Photo Contest berhadiah menarik.

Indonesian Final Asia Pacific Predator League 2019 yang berakhir kemarin, mengantarkan BOOM.ID dan Aeroworlf sebagai juaranya dan berhak mewakili Indonesia ke Bangkok, Thailand guna bertarung dalam ajang Asia Pasific Predator League 2019 yang memperebutkan hadiah fantanstis, 6 miliar rupiah. Smoga kedua tim tersebut dapat mengharumkan nama Indonesia dalam kancah turnamen esports internasional. Aamiin.

Pemenang Indonesian Final Asia Pacific Predator League 2019


Read more

Jumat, 25 Januari 2019

Breast Care Eva Beaute Center

Breast Care Eva Beaute Center

Memiliki kecantikan paripurna luar dalam merupakan dambaan hampir setiap manusia di dunia ini. Enggak ada wanita yang ingin terlihat jelek atau pun mempunyai penampilan yang tak sedap dipandang mata. Semua wanita ingin terlihat cantik memesona. Apa daya, ada beberapa kondisi yang membuat rasa percaya diri seorang wanita berkurang dan ini disebabkan karena merasa memiliki penampilan yang kurang cantik, kurang memikat sebagai seorang wanita.

Tak bisa dipungkiri, daya pikat wanita selain pada keanggunan tingkah lakunya, baik budinya juga pada penampilan fisik. Wajah yang enak dipandang dan penampilan fisik atau tubuh yang rupawan. Salah satu daya tarik wanita yang merupakan karunia yang diberikan Tuhan adalah payudara. Bentuk payudara yang padat berisi merupakan keinginan hampir semua wanita. Tapi ada beberapa hal yang membuat bentuk payudara wanita mengalami pengenduran. Salah satunya dikarenakan karena proses menyusui ataupun karena faktor usia. Semakin tua usia seorang wanita, akan membuat payudaranya mengendor.

Untuk mengembalikan bentuk payudara ke dalam bentuk yang sempurna, beberapa wanita memilih melakukan operasi pembesaran payudara. Sebenarnya, saat ini ada solusi terkini untuk melakukan perawatan payudara tanpa menempuh jalan operasi. Yaitu melakukan breast care di Eva Beaute dengan menggunakan proses penyinaran Eva.

Breast Care Eva Beaute Center

Breast Care Eva adalah perawatan payudara dengan menggunakan peralatan terkemuka yang menerapkan teknologi terbaru di kalangan industri kecantikan.  Yaitu melalui penyinaran cahaya khusus yang dapat memperbaiki bentuk payudara dan membuat payudara menjadi lebih padat dan berisi.
Cahaya tersebut merupakan cahaya yang dipancarkan dan memiliki rentang panjang gelombang yang luas dari inframerah dekat hingga inframerah jauh. 

Ruang Tunggu di Eva Beaute Center

Selama ini, kaum wanita yang ingin memperbaiki bentuk payudaranya hanya dapat memilih operasi untuk memasukkan benda asing ke dalam payudara, atau menerapkan metode daya tarik paksa, dan sebagainya. Namun sekarang, berkat pancaran gelombang cahaya terbaru yang diterapkan oleh mesin perawatan Eva yang memancarkan cahaya ke payudara dan dapat meningkatkan sirkulasi darah dan limpa, juga dapat mempertinggi daya penyerapan nutrisi sel-sel lemak dalam payudara. Di samping itu, mesin breast care Eva juga dapat mengurangi tekanan penetrasi dari cairan jaringan di dalam payudara, dan membantu sel-sel lemak mengembang, membuat payudara terasa lebih berisi.

Mesin breast care  Eva karena bisa memperkuat ligamen suspensori payudara (berfungsi untuk menyokong payudara) dan memperbaiki urutan seratnya, maka dapat meningkatkan hasil efek elastisitas dan peninggian payudara. Juga bisa meningkatkan metabolisme tubuh sehingga dapat memberikan efek mempercantik kulit sekitar payudara, juga dapat membuat payudara mengembang penuh dan cantik alami. 

Tempat perawatan Breast Care Eva Beaute

Breast care Eva cocok diterapkan pada wanita:
1. Memiliki payudara mendatar, kendur dan berbentuk cakram;
2. Memiliki payudara tidak simetris;
3. Memiliki kelenjar payudara yang menyusut karena menyusui dan hilang elastisitas;
4. Mengalami penurunan berat badan secara drastis karena diet atau pilih-pilih makan sehingga mengakibatkan payudaranya tidak lagi mengembang penuh.

Tidak semua wanita dapat melakukan perawatan dengan mesin Eva ini. Wanita dengan kondisi seperti ini, disarankan untuk tidak melakukan perawatan dengan mesin Eva. Yaitu wanita dengan kondisi,:
1. memiliki luka atau peradangan disekitar area payudara;
2. menderita terbakar sinar matahari dalam waktu tiga bulan;
3. alergi terhadap pencahaan sebaiknya jangan melakukan penyinaran EVA;
4. menderita herpes;
5. menderita keloid;
6. sedang hamil atau menyusui;
7. berusia dibawah 20 tahun;
8. pernah menjalani operasi pembesaran payudara;
9. pernah melakukan pemasangan ring jantung;
10. menderita penyakit kronis seperti diabetes,ginjal dan jantung;
11. memiliki tatto di sekitar area payudara;
12. pernah melakukan pengangkatan ovarium;
13. sedang menstruasi;
14. sedang mengonsumsi pil KB;
15. mengalami gejala psorias.

Proses penyinaran dengan mesin Eva tidak memerlukan waktu yang lama. Satu payudara hanya memerlukan waktu kurang lebih 15 menit saja. Hampir tidak ada efek samping yang diakibatkan oleh proses penyinaran tersebut. Hanya rasa hangat yang menjalar area sekitar payudara pada saat proses penyinaran berlangsung. Breast Care Eva dapat terlihat hasilnya secara maksimal setelah melakukan terapi penyinaran Eva selama 10 kali. 

Biaya breast care di Eva Beaute Center masih cukup terjangkau, apalagi jika mengambil paket. Dan saat ini sedang ada harga promo loh. Breast care di Eva Beaute Center hanya dikenai biaya 50 ribu rupiah saja untuk satu kali penyinaran Eva. Kalian bisa coba dulu sih perawatannya, supaya dapat merasakan perbedaan sesaat setelah melakukan perawatan dan pada saat sebelum melakukan perawatan.

Breast care Eva baru dikenal di Indonesia pada tahun 2018 tetapi manfaatnya telah dirasakan oleh sejumlah wanita yang telah melakukan breast care Eva secara rutin selama 10 kali. Breast care Eva merupakan solusi mengencangkan dan memperbaiki bentuk payudara secara alami melalui metode penyinaran dan tanpa melakukan operasi.

Terapis Breast Care Eva Beaute Center

Read more

Minggu, 20 Januari 2019

Sun Life Resolution Run Indonesia 2019, Untuk Resolusi Hidup Sehat


Sun Life Resolution Run Indonesia 2019

Akhir akhir ini mak sering banget stalking-in akun instagram para seleb. Iseng aja sih sebenarnya tapi ternyata asik juga loh hahahaha. Salah satu akun instagram yang lumayan sering mak intip adalah akun instagram milik Ibnu Jamil. Ada yang menarik di akun instagram Ibnu Jamil ini. Mak mendapatkan info seputar olah raga terutama lari. Ibnu Jamil ini merupakan salah satu atlet yang rajin mengedukasi tentang pentingnya berolahraga. Ada manfaatnya juga kan ngintipin akun instagram doi wkwkwk.


Akun Istagram Ibnu Jamil

Bagai pucuk dicinta ulam tiba nih. Pada tanggal 17 Januari 2019 kemarin, mak menghadiri acara press conference Sun Life Resolution Run. Eh ternyata Si Abang Ibnu Jamil datang ke acara tersebut. Secara dia kan hobi banget running jadi pas lah ya dengan acara Sun Life Resolution Run 2019 ini. Yoi, asiknya bisa jumpa Abang Tamvan ehhhh wkwkwk.

Ibnu Jamil

Press conference Sun Life Resolution Run Indonesia merupakan penjelasan yang diberikan Sun Life mengenai acara Sun Life Resolution Run yang akan dihelat pada tanggal 20 Januari 2019. 

Sun Life Resolution Run Indonesia 2019, Untuk Resolusi  Hidup Sehat


Ibnu Jamil, Ibu Shierly, Ibu Elin, dr. Grace dan Kelly Tandiono


Untuk pertama kalinya PT Sun Life Financial Indonesia menggelar kompetisi lari yang bukan hanya mengajak masyarakat untuk gemar olahraga tapi juga bertujuan untuk menggalang donasi untuk edukasi dan pengobatan diabetes. Ajang kompetisi lari yang bertajuk Sun Life Resolution Run Indonesia 2019 ini yang akan digelar pada hari Minggu, 20 Januari 2019 di ICE BSD, Tangerang Selatan. Lebih dari 1.500 peserta dari berbagai usia akan berpartisipasi pada ajang yang rencananya akan digelar secara rutin setiap tahunnya. 

Kegiatan ini menjadi bagian dari kampanye regional perusahaan ‘Live Healthier Lives’, yang mengajak masyarakat khususnya generasi muda untuk mulai menjalani gaya hidup yang lebih sehat, #LebihBaik Sekarang. Kecenderungan anak milenials yang asik dibelakang meja sambil berselancar di dunia maya membuat anak masa kini dihinggapi rasa malas untuk bergerak. Ditambah lagi dengan adanya pergeseran gaya hidup saat ini, yang semua serba praktis membuat kaum milenials semakin jarang untuk bergerak dan cenderung abai untuk berolahraga. Kesibukan dan mudahnya akses kesegala lini kehidupan akibat perkembangan teknologi digital dan informasi, menjadikan kaum milenials melupakan pentingnya menjaga kesehatan dengan rutin berolahraga.

Elin Waty, Presiden Direktur Sun Life Financial Indonesia menyampaikan data Riskesdas 2018 yang menunjukkan bahwa angka prevalensi kelebihan berat badan (overweight) pada generasi produktif Indonesia (usia di atas 18 tahun) mengalami peningkatan, dari 11,3% pada 2013, menjadi 13,6% pada 2018. Peningkatan juga terjadi pada prevalensi obesitas, dari 14,8% di 2013 menjadi 21,8% di 2018. 

Fakta tersebut sejalan dengan hasil riset Sun Life Financial Asia Health Index yang menemukan bahwa profesional muda di Asia saat ini terancam masuk dalam kategori ‘Generasi O’ – yang terlalu banyak bekerja (overworked), banyak makan tidak sehat (overeating) dan hidup makin kewalahan (overwhelmed). Berangkat dari kepedulian terhadap kesehatan generasi masa kini, dihelatlah ajang kompetisi lari Sun Life Resolution Run 2019. Tujuannya yaitu untuk mengajak masyarakat mengambil langkah pertama dalam menerapkan gaya hidup sehat, sebagai resolusi penting dalam mengawali tahun yang baru. Kegiatan ini sekaligus mempertegas komitmen perusahaan dalam mendukung terciptanya generasi Indonesia yang lebih sehat, baik secara fisik, maupun finansial.

Mak yakin resolusi terbayak yang dibuat pada tahun 2019 ini adalah hidup lebih sehat. Mak bisa bilang begini karena seringkali mendengar komentar dari beberapa teman yang bercerita bahwa salah satu resolusi mereka pada tahun ini adalah hidup lebih sehat. Nah, Sun Life pun menyadari akan adanya resolusi ingin hidup lebih sehat ini dan mencoba mengajak masyarakat bukan hanya sekedar membuat resolusi saja tapi benar-benar menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Selaras dengan pernyataan Ibu Elinwati mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan berolahraga, Dr. Grace Joselini, selaku Dokter Timnas Sepakbola Wanita Indonesia ASIAN GAMES 2018, dalam press conference ini juga menjelaskan bahwa aktivitas fisik yang dilakukan secara teratur dapat membantu mengurangi risiko terhadap beberapa penyakit terutama Penyakit Tidak Menular yang menjadi penyebab kematian di Indonesia dan dapat meningkatkan kondisi kesehatan serta kualitas hidup secara menyeluruh.

Sebagai langkah awal, olahraga mendasar seperti lari (running) dapat dijadikan pilihan yang tepat. Olahraga lari jika dilakukan secara rutin, dengan intensitas sedang hingga tinggi (3-5 kali per minggu) dapat membantu mencegah obesitas, meningkatkan kebugaran tubuh, hingga akhirnya berdampak pada kualitas produktivitas.

Faktanya, minat masyarakat terhadap olahraga lari juga sangat tinggi. Berdasarkan hasil riset Sun Life Financial Asia Health Index di 2016/17, 60% responden memilih melakukan olahraga lari, dibanding jenis olahraga lainnya. Hal ini juga dibuktikan dengan catatan jumlah kompetisi lari yang digelar di Indonesia sepanjang 2018 mencapai lebih dari 340 kompetisi.

Dr. Grace menambahkan, ajang kompetisi juga dapat dimanfaatkan untuk memupuk semangat dan motivasi berolahraga karena dilakukan secara bersama-sama serta dapat membantu memacu diri untuk terus berlatih. Bagi para peserta kompetisi lari, tiga hal penting yang perlu diperhatikan untuk meraih hasil yang maksimal pada saat berkompetisi dan di luar kompetisi, antara lain: menjaga asupan yang sesuai, mengenali kondisi diri, serta melakukan latihan secara rutin. Dan harus menggunakan sepatu lari yang sesuai dengan bentuk kakinya untuk menghindari kemungkinan resiko cedera.

Tak kalah penting juga untuk memilih pakaian lari yang sesuai dan nyaman untuk menghindari dehidrasi pada saat melakukan olahraga lari. Perlu juga diingat bahwa menjalani pola hidup sehat bukan sekedar mampu menyelesaikan kompetisi dengan baik, namun merupakan komitmen berkelanjutan yang membutuhkan kesinambungan antara aktivitas fisik rutin dengan aspek kesehatan lain seperti pola makan yang sehat, serta istirahat yang cukup.

Sepertinya masalah pola makan yang sehat dan istirahat yang cukup juga menjadi masalah untuk diri mamak pribadi. Ditambah dengan malas berolahraga. *Fixed lah, Dok. 2019 mamak harus lebih rajin bergerak xixixi.* Dr. Grace juga menjelaskan jika terjadi bengkak atau cidera pada saat melakukan olahraga, jangan pernah diurut karena nanti akan membuat peradangan akan semakin parah. Langkah yang paling tepat adalah berkonsultasi dengan ahlinya. Untuk mencegah cidera pada saat berolahraga, sebaiknya melakukan pemanasan yang benar dan tepat.

Penjelasan Dr. Grace mengenai olahraga lari, dilengkapi tips yang diberikan oleh Ibnu Jamil. Ibnu Jamil mengatakan bahwa sebaiknya sejak sebulan sebelum kompetisi lari, hendaknya telah memakai sepatu yang akan dipakai pada saat lomba. Tujuannya supaya pada saat kompetisi berlangsung, kaki sudah terbiasa dengan sepatu yang dipakainya. Latihan harus dilakukan sekurang-kurangnya tiga bulan sebelum kompetisi. Ibnu Jamil juga mengingatkan pentingnya minum air yang cukup dan mengonsumsi makanan dengan asupan gizi yang tepat untuk tubuh seorang pelari.

Pada kesempatan yang sama hadir pula Kelly Tandiono, artis dan peragawati yang kerap kali mengikuti berbagai ajang kompetisi lari, internasional maupun skala nasional. Pada gelaran Sun Life Resolution Run 2019 ini, Kelly Tandiono akan ikut berpartisipasi dalam ajang kompetisi tersebut.

Shierly Ge, Chief Marketing Officer Sun Life Financial Indonesia, pada acara press conference tersebut, menambahkan bahwa Sun Life Resolution Run 2019 dapat menjadi momentum yang pas untuk memulai resolusi hidup yang lebih sehat. Melalui kegiatan ini, Sun Life juga ingin mengajak dan memotivasi berbagai generasi untuk mencapai resolusi yang mereka tetapkan, karena resolusi lebih dari sekedar komitmen, ini tentang melakukan aksi nyata.


Sun Life Resolution Run Indonesia 2019
Sun Life Resolution Run sendiri telah menjadi agenda tahunan yang diadakan oleh Sun Life di 5 negara di Asia yaitu Filipina, Hong Kong, Malaysia, Indonesia dan Vietnam. Khusus di Indonesia, ini adalah gelaran pertama. Sun Life Resolution Run akan melombakan 3 kategori, yaitu: 5K, 10K dan Family Run 1.5K. Selain menjadi ajang perwujudan resolusi untuk diri sendiri, Sun Life Resolution Run 2019 juga mengajak pesertanya untuk ambil bagian dalam gerakan kolektif untuk melawan diabetes. FYI nih, seluruh biaya pendaftaran yang dibayarkan peserta, semuanya akan didonasikan untuk mendukung edukasi dan peningkatan kualitas hidup para penderita diabetes di Indonesia. Jadi bukan hanya sekadar kompetisi lari saja. Sepertinya belum pernah ada yah kompetisi lari yang juga menjadi ajang donasi.


Ibnu Jamil




Read more

Sabtu, 19 Januari 2019

Potensi Ekonomi Digital Indonesia Berdasarkan Hasil Riset Google dan Temasek

Potensi Ekonomi Digital Indonesia (Pixabay)
Indonesia diyakini memiliki potensi ekonomi digital yang sangat tinggi. Hal ini salah satunya dapat dilihat dari perkembangan start up yang cukup pesat terjadi di Indonesia. Lihat saja sekarang betapa menjamurnya e-commerce di Indonesia? Belum lagi dengan semakin bertambahnya jumlah pengguna ride hailing atau transportasi online di Indonesia. Sekarang sudah tak perlu bingung lagi jika memerlukan jasa transportasi umum. Tersedia fulltime selama 24 jam berkat kehadiran transportasi online. 

Kebutuhan masyarakat pun semakin praktis dan mudah dipenuhi dengan layanan online melalui jasa e-commerce ataupun pelayanan secara digital lainnya. Lapar jam berapapun sudah tak masalah lagi,  tinggal pesan melalui aplikasi digital. Mau kirim barang,  saat ini sudah tak perlu lagi mendatangi ekspedisi langsung,  tinggal buka aplikasi digital pengiriman barang, tunggu manis di rumah, paket kiriman akan diambil oleh petugas ekspedisi dan  paket bisa sehari sampai tempat tujuan. Jadi tidaklah mengherankan jika beberapa hasil riset menyatakan bahwa Indonesia memiliki potensi tinggi dalam ekonomi digital. 

Anak muda Indonesia dinilai memiliki peranan penting dalam perkembangan ekonomi digital tanah air. Hal ini disebabkan generasi muda inilah yang paling banyak dan paling sering mengakses internet. Kurang lebih ada sekitar 150 juta pengguna internet di Indonesia dan sebagian besar adalah anak muda. 

Belum lama ini,  Google Indonesia dan Temasek mengeluarkan hasil riset mengenai perkembangan ekonomi digital di Asia Tenggara terutama di Indonesia. Mas Randy Jusuf, Managing Director Google Indonesia mengungkapkan bahwa ada 4 sektor ekonomi digital yang akan terus mengalami perkembangan yang signifikan. Bahkan diprediksi Indonesia akan menjadi salah satu raksasa ekonomi digital di Asia Tenggara pada tahun 2025 nanti.

Hasil Riset Google (Pixabay)
Ke-4 sektor ekonomi digital yang akan terus mengalami perkembangan yang signifikan adalah sektor e-commerce,  online travel,  ride hailing atau transportasi online dan online media. Berdasarkan hasil riset Google dan Temasek, setiap sektor tersebut akan menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang double digit. Nilai ekonomi internet di Indonesia dinilai yang terbesar di Asia Tenggara. Indonesia juga memiliki pengguna internet terbanyak di Asia Tenggara. Sektor e-commerce menjadi sektor ekonomi digital terbesar. Hal ini dapat dilihat dari semakin tingginya masyarakat Indonesia yang melakukan transaksi digital melalui e-commerse. Sebut saja Lazada, Bukalapak, Tokopedia dan BliBli yang menjadi primadona e-commerce tanah air. Sekarang ini, generasi milenial lebih menyukai membeli barang melalui aplikasi digital karena dianggap lebih praktis dan mudah. 

Selain mengungkapkan bahwa Indonesia memiliki potensi yang besar dalam pertumbuhan dan perkembangan ekonomi digital, hasil riset Google Indonesia dan Temasek juga menyatakan bahwa Indonesia memiliki dua tantangan terbesar dalam pertumbuhan dan perkembangan ekonomi digital. Dua tantangan terbesar dalam pertumbuhan dan perkembangan digital adalah minimnya sumber daya manusia atau talent yang cekatan dan terampil serta masih rendahnya transaksi digital (digital payment) .

Berdasarkan data yang ada,  Randy mengungkapkan beberapa perusahaan digital di Indonesia mengalami kesulitan dalam merekrut pekerja (sumber daya manusia) yang andal. Sumber daya manusia yang diperlukan tidak memiliki direct talent atau ahli yang berurusan langsung dengan teknologi digital seperti developer, ahli koding, atau teknisi. Tapi juga yang bekerja dari ride hailing (transportasi online)  atau ukm-ukm yang menjual produknya ke luar negeri. 

Bukan hanya mengalami kesulitan dalam perekrutan sumber daya manusia,  sektor transaksi digital masih belum maksimal. Di Indonesia sendiri dari 150 juta pengguna internet baru 46% yang menggunakan digital payment. Masyarakat Indonesia sudah mulai berani melakukan transaksi secara cashless. Namun untuk transaksi offline, mereka lebih sering menggunakan uang tunai. 

Kedua tantangan terbesar dalam pertumbuhan dan perkembangan ekonomi digital Indonesia diharapkan mampu diatasi oleh pelaku ekonomi digital Indonesia. Hasil riset yang dikeluarkan Google dan Temasek diharapkan dapat dijadikan sebagai salah satu acuan pemerintah untuk menentukan langkah-langkah dan tahapan dalam memutuskan kebijakan ekonomi digital. Sehingga apa yang diprediksi oleh Google Indonesia dan Temasek dapat menjadi kenyataan. Indonesia dapat menjadi raksasa ekonomi digital di Asia Tenggara.

(Pixabay)





Read more

Tips Cantik Ala Klinik Kecantikan dr. Utari Stella

Klinik Kecantikan dr. Utari Stella

Hampir sebagian besar wanita menginginkan memiliki wajah cantik, mulus dan memesona. Kalau bisa tuh wajah harus kinclong banget sampai lalat aja kepeleset saking mulusnya wak wak wak. Tak heran jika ada beberapa wanita yang nekat melakukan berbagai perawatan dan tindakan untuk memperoleh wajah yang halus, mulus tanpa noda. Meski untuk tindakannya itu dia harus rela menggelontorkan dana yang tak bisa dibilang sedikit. Kenyataan ini menunjukkan bahwa bagi sebagian besar wanita penampilan wajah sangatlah penting. Mungkin mak bukanlah yang termasuk dalam kelompok tersebut hahahahaha.

Mamak termasuk orang yang terlalu cuek dengan penampilan. Enggak pernah kepikiran untuk melakukan perawatan. Jangankan melakukan perawatan, cuci muka dengan pembersih wajah sebelum tidur saja hampir enggak pernah mak lakukan hahahaha *sambiltutupmuka.

Hobi melakukan aktivitas outdoor tapi malas pakai sunblock

Saking cueknya mak sampai-sampai mak enggak menyadari mulai muncul flek hitam dibagian pipi dan area sekitar hidung dipenuhi komedo *issssh...ya ampun. Baru sadar kalau kondisi wajah mungkin kurang enak untuk dipandang saat ada yang mengomentari  penampakan "gangguan" dikulit wajah. Tapi dasar mak yah tetap aja cuek huahahaha. Etapi sebenarnya mak kepikiran juga sih dengan flek hitam yang terlihat dengan jelas dipipi. Beberapa kali kepikiran gimana cara menghilangkannya. Meski masih sebatas dipikirin aja, belum dicari solusinya xixixi.

Memasuki tahun 2019 ini, mak memiliki beberapa resolusi dan salah satunya adalah hidup sehat dan lebih aware terhadap penampilan termasuk penampilan wajah. Mak mulai deh "agak" rajin membersihkan kulit wajah walau belum rutin juga. Masih "agak" juga nih hahahaha, mulai agak rutin pakai krim pelindung kulit wajah atau sun block. Sampai yang lebih serius lagi nih dan ini sebuah kemajuan untuk mak yaitu kepikiran untuk melakukan perawatan di klinik kecantikan eaaaaa.

Belum lama ini, mak dapat info kalau di daerah Gading Serpong, Tangerang tepatnya di Ruko Glaze 2 Block D No.5, Gading Serpong Tangerang ada klinik kecantikan yang bernama dr. Utari Stella Beauty Clinic. Klinik kecantikan ini, menurut info yang mak dapat memiliki beberapa keunggulan dibandingkan klinik kecantikan lainnya. Salah satu keunggulannya adalah harga perawatannya sangat terjangkau. Dan ini penting banget untuk mak, si wanita usia cantik dengan budget mevet huahahaha. Sebelumnya, mak sudah sempat cari tau mengenai klinik kecantikan lainnya dan harga perawatannya booo bikin jadi enggak enak makan wkwkwk.

Perawatan Kecantikan di Klinik Kecantikan dr. Utari Stella

Akhirnya, minggu kemarin mamak sambangi klinik kecantikan dr. Utari Stella. Yeyeye...lalala mak perawatan hahaha. Klinik dr. Utari Stella ini berada dalam Ethan Baby Spa Glaze 2. Klo kalian mau ikutan perawatan di klinik dr. Utari Stella, untuk patokan alamatnya, masukan saja Ethan Baby Spa Glaze 2. Klinik kecantikan dr. Utari Stella ada di lantai 3. Oh ya, sebelum datang ke klinik kecantikan dr. Utari Stella, kita harus bikin perjanjian dulu terutama pada hari Senin dan Selasa. Hari-hari lainnya, klinik kecantikan ini buka dari jam 10.00 - 17.00 WIB. Tapi tetap sih kita sebaiknya telpon dulu sebelum datang langsung. Nih mak kasih nomer telpon klinik kecantikan dr. Utari Stella yang bisa kalian hubungi. (021) - 29011655 atau 082122461714.

Ruangan Klinik Kecantikan dr. Utari Stella

Oh ya, perawatan di klinik kecantikan dr. Utari Stella merupakan perpaduan antara treatment wajah yang dikombinasikan dengan krim yang aman dipakai sehari-hari. Tujuannya supaya terhindar dari masalah kulit wajah seperti flek hitam dan jerawat. Kemarin sih mak melakukan treatment facial. Ssst bagi mak ini facial untuk pertamakalinya loh xixixixi.

Treatment apapun yang kalian lakukan di klinik kecantikan ini, langsung dilakukan dan diawasi sendiri oleh dr. Utari Stella. Sampai saat ini, hanya ada satu terapis bersertifikat yang membantu melakukan treatment perawatan. Semua tindakan perawatan langsung dilakukan oleh dr. Utari Stella.

Salah satu ruang treatmen di Klinik Kecantikan dr. Utari Stella

Oh ya, FYI nih, perawatan facial di sini termasuk pemberian serum dan masker LED ( masker sinar/lampu yang dapat menunda penuaan, mengencangkan kulit dan menjaga kesehatan kulit wajah). Perawatan facialnya bervariasi mulai dari facial original, facial gold dan facial acne/jerawat. Klo kemarin, mak melakukan facial gold.

Pertama-tama, kulit wajah mamak dicuci dan dibersihkan oleh terapisnya dengan menggunakan pembersih wajah yang aman di kulit. Setelah dibersihkan selama kurang lebih 10 menitan, dilanjutkan dengan membersihkan wajah dengan menggunakan scrub yang berfungsi untuk membantu mengangkat kotoran membandel yang bersembunyi di wajah. Setelah dibersihkan dengan scrub, wajah mamak pun di massage. Tujuannya untuk melancarkan peredaran darah dan mengencangkan kulit wajah.

Membersihkan wajah
Setelah massage inilah, tindakan yang sedikit menyakitkan dilakukan yaitu membersihkan komedo. Huhuhu...ternyata agak sedikit sakit yah. Eh lupa tuh. Sebelum komedo dibersihkan, dilakukan penguapan dulu pada area sekitar kulit wajah. Kedua kelopak mata ditutup. Tujuan dilakukan penguapan ini agar pada saat komedo dibersihkan, tidak terasa terlalu menyakitkan. Pada saat dibersihkan komedo inilah, waktu yang terlama karena di wajah mak banyak komedonya. Dan komedonya itu sudah ada yang membatu saking lamanya enggak dibersihkan. Menurut penjelasan dari dr. Utari, komedo ada dua jenis yaitu yang berwarna bintik hitam dan putih. Kalau yang berwarna hitam biasanya disebabkan oleh kotoran debu yang menempel diwajah sedangkan yang berwarna putih disebabkan oleh kotoran makeup yang tersisa.

Massage
Satu tips yang diberikan oleh dr. Utari Stella adalah sebelum tidur harus membersihkan muka terlebih dulu untuk mencegah masalah kulit wajah termasuk komedo yang rajin banget nemplok di wajah. Membersihkan komedo ini yang paling lama waktunya. Tapi masing-masing pasien beda-beda sih lama waktunya tergantung banyak sedikitnya komedo. Dan mak lama waktu membersihkannya karena banyak komedonya hiiiiiks. Ini nih akibat terlalu cuek dengan kesehatan kulit wajah.

Membersihkan komedo
Setelah melewati fase menyakitkan hahahaha lebay...enggak sesakit itu sih. Sedikit saja karena dibantu oleh penguapan itu jadi enggak terlalu sakit. Setelah komedo dibersihkan lalu wajah diberikan serum. Setelah pemakaian serum, dilakukanlah masker LED. Pasti kalian kepo deh gimana sih rasanya? Biasa aja ngga ada rasa apa apa. Nyaman-nyaman aja. Nah, setelah pemakaian masker LED dilanjutakan dengan penggunaan masker gold yang berfungsi untuk mengangkat kulit mati dan membantu mencegah penuaan dini atau sebagai anti aging. Nah setelah proses pemakaian masker gold, wajah dibersihkan dan diberikan krem pelindung kulit wajah. Selesai deh facialnya.

Pemakaian Serum
Mak tau nih, lagi lagi kalian pasti kepo kan? Ingin tau gimana rasanya setelah melakukan perawatan kulit wajah di klinik kecantikan dr. Utari Stella. Rasanya kulit wajah terasa moist, lembut dan lebih segar. Perawatan facial ini harus rutin dilakukan minimal sebulan sekali untuk tetap menjaga wajah dari masalah kulit seperti komedo dan jerawat yang bisa datang kembali.

Masker LED
Biaya untuk facial gold ini terjangkau banget kog. Antara 100-200 ribu tergantung dari kondisi kulit wajah. Dan worthed banget sih dengan hasil yang diperoleh. Mamak sih yesss untuk datang kembali ke klinik kecantikan dr. Utari Stella.

Masker Gold

dr. Utari Stella



Read more

PRUCritical Benefit 88, Proteksi Terjamin Uang Pasti Kembali

Launching PRUCritical Benefit 88

Akhir tahun 2018 dapat dibilang akhir tahun yang menyedihkan untuk mamak. Keluarga kakak tercinta menjadi salah satu korban bencana tsunami Anyer yang menyebabkan berpulangnya kakak ipar dan dua orang keponakan ke pangkuan Tuhan. Peristiwa menyedihkan ini kembali menyadarkan mamak bahwa hidup penuh ketidakpastian. Enggak ada yang dapat menebak apa yang akan kita alami beberapa menit, jam, hari, bulan dan tahun kedepan. 

Berseliweran berbagai pertanyaan dalam benak mamak. Bagaimana jika tiba tiba Tuhan mengambil nyawa mamak atau suami? Jika hal tersebut terjadi, bagaimana nasib kehidupan anak-anak? Bagaimana dengan biaya hidup mereka? Bukan hanya itu saja yang terlintas dalam pikiran mamak, iya kalau mamak atau suami langsung meninggal tanpa menyusahkan, tanpa sakit. Gimana nasib anak-anak jika orang tuanya harus menderita penyakit kritis? Beban hidup pasti berat. Bagaimana bisa membiayai hidup anak-anak dan biaya pengobatan jika mamak atau suami tak lagi bisa bekerja akibat penyakit kritis. Tidak bisa tidak, mamak dan suami harus mempersiapkan tabungan atau investasi yang dapat menjamin dan menanggung biaya hidup anak-anak kedepannya ketika hal buruk terjadi pada kami sebagai orang tuanya. Anak-anak harus dibekali dengan perlindungan untuk masa depannya. 

Seketika itu juga batin mamak bergumam. Berarti langkah yang selama ini mamak ambil sudah benar. Menjadi nasabah sebuah perusahaan asuransi merupakan tindakan yang cukup tepat untuk memberikan proteksi terhadap kehidupan anak-anak di masa yang akan datang. Minimal ada usaha protektif yang mamak dan suami lakukan.

Mamak pun teringat kisah pilu dari teman sekolah mamak. Adi dan Mita namanya, mereka sepasang suami istri dengan tiga orang anak. Awalnya kehidupan keluarga mereka baik-baik saja. Adi bekerja disebuah perusahaan swasta dengan penghasilan lumayan dan Mita menjadi ibu rumah tangga yang membuka warung nasi di depan rumah mereka. Kurang lebih setahun yang lalu, ujian hidup menyapa kehidupan rumah tangga mereka. Ketika sedang bekerja di kantornya, Adi tiba-tiba sesak nafas dan pingsan. Oleh rekan kerjanya, Adi dibawa ke rumah sakit terdekat.

Melalui hasil pemeriksaan dokter, Adi didiagnosa mengalami penyumbatan pada jantungnya dan gagal ginjal. Sejak saat itu, Adi tak dapat lagi beraktivitas seperti biasa. Adi harus bolak balik menjalani pengobatan termasuk harus cuci darah. Kondisinya ini mempengaruhi kinerjanya di perusahaan tempat dia bekerja. Karena merasa terbebani akibat sering tidak masuk kantor sekaligus karena merasa tidak lagi kuat untuk bekerja, Adi pun mengajukan resign dari kantor tempat dia bekerja. 

Untung tak dapat diraih, malang tak bisa ditolak, selang sebulan setelah Adi keluar dari pekerjaannya, giliran Mita yang sakit. Ada benjolan besar dikakinya dan berpotensi menjadi ganas. Operasi harus sesegera mungkin dilakukan. Untungnya mereka sudah terdaftar sebagai peserta Kartu Indonesia Sehat. Sehingga Mita dan Adi tetap bisa berobat secara gratis dengan menggunakan KIS. Meskipun begitu bukan berarti masalah hidup mereka selesai, malah muncul masalah baru yang semakin menambah berat beban hidup mereka. Bagaimana mereka membiayai kehidupan anak-anak  dan diri mereka sendiri sedangkan mereka tidak bisa bekerja. Darimana mereka dapat dana untuk biaya hidup sehari-hari? Tak bisa kan selamanya hidup dengan mengandalkan pertolongan orang lain.

Mita dan Adi didekap persoalan yang tak mudah. Pernah suatu hari, Adi dan Mita curhat pada mamak. Bercerita bahwa uang tabungan termasuk uang warisan orang tuanya sudah hampir habis sedangkan mereka berdua tidak punya pemasukan sama sekali. Selain harus merasakan sakit, mereka juga harus berpikir keras mengenai kelangsungan hidup anak-anak. Bagaimana caranya supaya anak-anak mereka tetap memiliki kehidupan yang baik dan tidak kekurangan. Anak-anak perlu biaya hidup yang tak bisa dibilang kecil. 

Mak pernah bertanya kenapa mereka enggak punya asuransi minimal dengan adanya asuransi jiwa atau asuransi kesehatan atau asuransi jenis apapun, ada dana yang bisa diklaim. Adi menjawab tak kepikiran karena hidup mereka saat Adi bekerja, bisa dibilang berkecukupan. Mereka berdua tak menyangka kalau hidup mereka bisa menjadi seperti sekarang ini. Sampai mereka terpaksa menjual rumah yang mereka tempati sejak beberapa tahun lalu dan pindah ke rumah yang lebih kecil. Mereka mengaku menyesal mengapa dulu tidak memiliki proteksi untuk jaminan hidup keluarga mereka. Mereka tak pernah menyangka kalau penyakit kritis akan menghampiri dan memporakporandakan kesejahteraan hidup mereka. 

Sedikit mengulas mengenai penyakit kritis terutama yang disebabkan oleh Penyakit Tidak Menular (PTM) di Indonesia, WHO mengungkapkan bahwa PTM diperkirakan menjadi penyebab 73% kematian di Indonesia. Hasil Riset Kesehatan Dasar ( Riskesdas) 2018 Kemenkes RI menyatakan bahwa prevalensi berbagai PTM seperti kanker, stroke, penyakit ginjal kronis dan hipertensi mengalami kenaikan. Hipertensi naik dari 25,8% menjadi 34,1%, prevalensi stroke naik dari 7% menjadi 10,9%. Penyakit ginjal kronis naik dari 2% menjadi 3,8% dan prevalensi kanker naik dari 1,4% menjadi 1,8%. Naiknya prevalensi berbagai PTM disinyalir karena gaya hidup masyarakat Indonesia dan kurangnya kesadaran untuk menerapkan pola hidup sehat. Oleh karena itu, pemerintah melalui Kementrian Kesehatan RI, gencar mengedukasi program GERMAS, Gerakan Masyarakat Hidup Sehat. Yang tujuannya menurunkan jumlah prevalensi PTM ataupun Penyakit Menular.

PTM juga berpotensi menyebabkan kesulitan keuangan. Hal ini benar banget. Mamak sudah menyaksikan sendiri contoh nyatanya. Karena menderita PTM, kehidupan keluarga temen mamak mengalami masa-masa suram. Penelitian ASEAN Cost in Oncology ( ACTION ) yang dilakukan pada tahun  20mengungkapkan bahwa dari 9.513 pasien pengidap kanker yang diteliti lebih lanjut, hampir 50% mengalami kehidupan perekonomian yang sulit atau mengalami kebangkrutan dan 29% meninggal dunia.

Launching PRUCritical Benefit 88 dari Prudential Indonesia, Proteksi Terjamin Uang Pasti Kembali


Bapak Jens Reisch, Presiden Direktur Prudential Indonesia

Pada hari Senin tanggal 14 Januari 2019, Prudential Indonesia mengumumkan komitmen brand baru Prudential Indonesia sekaligus peluncuran produk terbarunya, PRUCritical Benefit 88 . Pada awal tahun 2019 ini, Prudential Indonesia memperkenalkan komitmen terbaru Prudential yaitu listening, understanding, delivering dan fokus pada we do health, wealth, tech and good. Bapak Jens Reisch, Presiden Direktur Prudential Indonesia dalam acara tersebut, menjelaskan bahwa tujuan Prudential mengeluarkan komitmen baru adalah diharapkan melalui komitmen baru ini, dapat mempertegas tujuan Prudential untuk selalu mendampingi nasabah dalam setiap tahap kehidupan. Selain itu, juga sebagai upaya penyesuaian dengan cepatnya perkembangan yang terjadi dalam kehidupan masyarakat.

Selama 23 tahun beroperasi di Indonesia, Prudential Indonesia terus berupaya memberikan layanan terbaik untuk nasabahnya. Prudential melakukan berbagai inovasi dan solusi supaya para nasabahnya memperoleh perlindungan terbaik. Termasuk melindungi nasabah yang menderita penyakit kritis dari dampak keuangan yang diakibatkan karena hal tersebut. Bukan hanya nasabah saja yang dipikirkan perlindungannya oleh Prudential, tapi nasib keluarganya pun ikut dipikirkan pula.

Lebih lanjut lagi, Bapak Jens Reisch, mengatakan, "Berjuang melawan penyakit kritis sangat menguras emosi serta fisik pasien dan keluarganya serta dapat mengganggu kestabilitasan keuangan pasien dan keluarganya. Apalagi jika si pasien adalah seorang kepala keluarga. Untuk melindungi perencanaan dan kestabilitasan keuangan pasien penderita penyakit kritis, Prudential meluncurkan PRUCritical Benefit 88. Prudential berharap melalui PRUCritical Benefit 88, dapat memberikan ketenangan pikiran serta perlindungan keuangan pada nasabah dan keluarganya. Nasabah dapat memanfaatkan uang perlindungannya untuk membantu biaya pengobatan dan juga biaya hidup. Produk ini melengkapi portofolio solusi kesehatan dan proteksi Prudential karena kami terus melayani kebutuhan nasabah yang terus berubah. Kami percaya PRUCritical Benefit 88 dapat menjadi solusi bagi masyarakat Indonesia dalam mengantisipasi dan mengelola dampak keuangan yang ditimbulkan oleh penyakit kritis."

Prudential berharap seluruh masyarakat Indonesia dapat hidup sehat dan sejahtera. Karena itulah Prudential mengeluarkan komitmen brand baru. Dalam upaya memberikan solusi dan perlindungan terjamin bagi nasabahnya. Termasuk memberikan solusi bagi nasabah yang menderita penyakit kritis.

Dr. Vito Anggarino Damay, SpJP (K), M.Kes, FIHA, FICA

Pada kesempatan yang sama, hadir pula Dokter Vito Anggarino Damay, SpJP (K), M.Kes, FIHA, FICA yang menjelaskan mengenai PTM di Indonesia. Dr. Vito yang merupakan dokter spesialis jantung dan pembuluh darah menjelaskan bahwa pola hidup yang tidak sehat dan kesibukan serta gaya hidup saat ini yang serba praktis membuat masyarakat kita malas bergerak. Dan hal ini menjadi salah satu penyebab terus meningkatnya persentase obesitas di Indonesia. Obesitas adalah penyakit. Obesitas dapat pula menyebabkan hadirnya berbagai PTM. Kebiasaan seperti merokok, malas gerak, kebanyakan duduk, malas berolahraga, kebiasaan makan tidak teratur dan tidak makan dengan gizi seimbang termasuk jarang mengonsumsi sayur dan buah merupakan faktor-faktor resiko utama yang menjadi penyebab PTM.

Penderita penyakit kritis bukan hanya mereka yang berusia diatas 50 tahun saja tapi mereka yang berusia muda pun dapat menjadi penderita penyakit kritis. Penderita penyakit kritis tidak akan bisa lagi produktif seperti sebelum menderita sakit sehingga akan berpengaruh terhadap kesehatan finansialnya. Dr.Vito mengingatkan kita semua untuk menerapkan pola hidup sehat supaya terhindar dari penyakit kritis. Sudah seharusnya kita menjaga kesehatan dan melakukan tindakan preventif seperti menerapkan pola hidup sehat sesuai dengan himbauan pemerintah. Yaitu menerapkan GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat).

PRUCritical Benefit 88

Setelah Dr.Vito menjelaskan mengenai bahayanya PTM terutama penyakit jantung, Bapak Himawan Purnama, Product Development Prudential Indonesia menjelaskan mengenai betapa pentingnya memiliki perlindungan keuangan pada saat menghadapi penyakit kritis. Pak Himawan menerangkan mengenai PRUCritical Benefit 88.

Bapak Himawan Purnama, Product Development Prudential Indonesia

PRUCritical Benefit 88 merupakan produk asuransi jiwa terbaru dari Prudential yang memberikan perlindungan komprehensif atas risiko kondisi kritis (yang disebabkan penyakit kritis) atau meninggal dunia sampai dengan tertanggung berusia 88 tahun. Produk asuransi ini menawarkan beragam pilihan masa pembayaran premi hingga 15 tahun. Ada beberapa pilihan pembayaran yang dapat dilakukan nasabah. Bisa langsung membayar sekaligus selama 5 tahun, sekaligus selama satu tahun. Atau bisa juga perbulan dan pertiga bulan. Jumlah preminya pun berbeda-beda tergantung kebutuhan nasabah. Masing-masing nasabah memiliki kebutuhan yang berbeda-beda. Pak Himawan menambahkan bahwa PRUCritical Benefit 88 melalui slogannya "Proteksi Terjamin, Uang Pasti Kembali", menawarkan berbagai manfaat sebagai berikut, yaitu:
Proteksi Terjamin meliputi:
1. Perlindungan komprehensif untuk meninggal atau 60 kondisi kritis tahap akhir, tanpa periode masa bertahan hidup (survival period);
2. 10% uang pertanggungan (UP) untuk angioplasty tanpa mengurangi UP PRUCritical Benefit 88 dengan maksimal Rp. 200.000.000,-;
3. 200% tambahan UP akan dibayarkan jika Tertanggung meninggal karena kecelakaan sebelum usia 70 tahun;
4. Perlindungan sampai dengan usia 88 tahun dengan jangka waktu pembayaran premi yang dapat dipilih yaitu selama 5, 10, 15 tahun atau premi tunggal.

Uang Pasti Kembali meliputi :
1. 100% UP akan dibayarkan bila Tertanggung Utama masih hidup dan polis masih aktif sampai usia 88 tahun;
2. Jaminan manfaat 100% pengembalian premi pada tahun polis ke-20, jika nasabah memilih pengembalian premi, maka polis berakhir.

PRUCritical Benefit 88 adalah solusi terbaik yang ditawarkan oleh Prudential Indonesia untuk memberikan proteksi yang terjamin dan solusi perencanaan keuangan yang tepat jika nanti ternyata harus menghadapi penyakit kritis. Mak setuju banget nih dengan kehadiran PRUCritical Benefit 88 ini. Lebih baik mempersiapkan keuangan sebaik mungkin daripada menyusahkan keluarga dan banyak orang ketika masa sakit itu datang. Mak belajar dari peristiwa yang dialami oleh Adi, teman Mak itu.

Mak sih tertarik pake banget dengan PRUCritical Benefit 88 #JalaninBareng ini, gimana dengan kalian? Yakin kalian ngga mau mempersiapkan perencanaan keuangan dengan tepat untuk masa depan yang lebih baik?

PRUCritical Benefit 88 #JalaninBareng






Read more

Minggu, 13 Januari 2019

Review Film Preman Pensiun, Ini Hanya Sebuah Ulasan

Poster Film Preman Pensiun

 "Kita dipertemukan oleh bisnis. Bisnis yang bagus tapi bukan bisnis yang baik. Bisnis yang sudah lama ada dan masih tetap akan ada setelah kita jauh meninggalkannya". Kang Bahar (Preman Pensiun)
Sempat bertanya-tanya apa sih maksud dari kalimat diatas yang merupakan kalimat pembuka yang ditampilkan pada awal adegan film Preman Pensiun.  Film garapan rumah produksi MNC Pictures ini bikin mamak penasaran. Mamak sih nebak aja sendiri kalau kalimat diatas merujuk pada aktivitas preman. Karena premanisme telah menjadi sebuah bisnis bagi segelintir orang.

Awalnya sempat pula meragukan apakah cerita film Preman Pensiun dapat tetap mamak ikuti alurnya meski mamak belum pernah sekalipun mengikuti cerita versi sinetronnya. Mamak memang bukan penggemar sinetron, lebih tepatnya sih mamak bukan penonton televisi yang setia. Bisa dibilang jarang banget mamak nonton tayangan acara di televisi. Entah itu serial sinetron, film bahkan acara gossip sekalipun. Bagi mamak, televisi seperti kehilangan pesonanya wkwkwk. Meski hampir tak pernah menyimak acara ditelevisi, mamak tau kalau beberapa tahun lalu sempat booming serial sinetron yang berjudul Preman Pensiun. 

Kang Mus (Epy Kusnandar)
Mamak juga tau kalau sinetron ini dibintangi oleh Didi Petet (Almarhum) dan Epy Kusnandar. Tapi pengetahuan mamak seputar sinetron Preman Pensiun, hanyalah sebatas itu saja.  Hanya sebatas melihat cuplikan ceritanya melintas sesaat ditelevisi. Atau dari cerita ibu-ibu pengantar anak sekolah yang sebagian besar adalah penggemar sinetron Preman Pensiun. Mamak ngga hafal siapa saja nama tokohnya, Mak hanya ingat dua nama yang sering disebut oleh penggemar serial sinetron Preman Pensiun yaitu Kang Bahar dan Kang Mus.

Selain meragukan apakah bisa tetap mengikuti alur ceritanya meski enggak mengikuti serial sinetronnya, mak juga meragukan apakah versi filmnya akan dapat mengadopsi dengan sempurna jalan cerita, karakter serta setting versi serial sinetronnya. Setelah menonton film Preman Pensiun, ternyata semua keraguan tersebut tak terbukti. Mamak merasa beruntung banget karena mendapat kesempatan untuk menghadiri Screening Film Preman Pensiun yang berlangsung tanggal 10 Januari kemarin.

Mamak dapat dengan mudah mengikuti alur ceritanya walaupun baru pertamakali menonton Preman Pensiun. Mamak juga sempat kepoin sebentar versi sinetronnya. Hasilnya, mamak melihat bahwa "penampakan" tokoh/karakter dalam film Preman Pensiun hampir tak ada bedanya dengan versi sinetronnya. Jarang loh ada film yang diadopsi dari serial sinetron tapi mampu menghadirkan alur cerita, setting dan adegan yang kualitasnya mirip dengan versi sinetronnya. Biasanya, sinetronnya bagus tapi versi layar lebarnya "katro". Atau sebaliknya.

Mamak dibuat terkagum-kagum oleh kemampuan Mas Aris Nugraha, sutradara Preman Pensiun yang dapat menghadirkan tontonan ringan dengan kualitas film yang tak bisa dibilang ringan. Cerita film Preman Pensiun ini merupakan paket lengkap karena ada konyolnya, lucunya dan sedihnya. Ada beberapa adegan yang lumayan bikin baper *siap siap sapu tangan ehhhh* Mas Aris menyelesaikan skenario film ini hanya dua hari jelang syuting. Et dah mevet banget yak. Tapi woles ajah sih karena meskipun mevet syuting, hasil yang disuguhkan patut memperoleh apresiasi.

Mamak suka dengan potongan dialog yang ditampilkan. Dialog tersebut tetap saling terhubung meski beda adegan. Dan enggak bikin kepala pusing juga sih menyimaknya. Penata suara dalam film Preman Pensiun, Mak nilai cukup berhasil untuk menghidupkan "nyawa" film ini. Efek suara yang menggelegar, suara musik melankolis yang mengiringi adegan penting dalam beberapa scene, sungguh tepat dan membuat film Preman Pensiun cukup layak untuk ditonton.

Mas Aris terlihat sangat konsisten dalam pemilihan tokoh dan karakternya antara versi serial sinetronnya dan layar lebar. Nyaris enggak ada perbedaan penampilan antara versi sinetron dan filmnya. Begitu pun dengan setting yang dipilih film Preman Pensiun, sama persis dengan setting versi sinetronnya. Semua syuting adegan dilakukan di Bandung, Jawa Barat. Lagi lagi sama dengan versi sinetronnya.

Ada beberapa "scene" yang bikin Mak ngakak terutama saat tokoh Pipit dan Murad diminta untuk mengawal keluarga Kang Bahar yang sedang berbelanja di pusat perbelanjaan. Sumpah yah itu penampilan Pipit dan Murad konyol abeeees. Lima kata untuk melukiskan karakter Pipit dan Murad yaitu KOCAK.

Jika kalian bertanya pada mamak, apa sih daya tarik film Preman Pensiun ini? Mak hanya bisa meyakinkan bahwa film Preman Pensiun ini merupakan gambaran dari kejadian sehari-hari yang terjadi dalam hidup ini dan sangat layak untuk ditonton sebagai sebuah pembelajaran. Natural dan apa adanya.

Mak enggak akan menutup mata dari kenyataan bahwa film ini pun memiliki kekurangan. Dimata mamak sih kekurangan film ini berada pada lemahnya dialog. Meski demikian, ada kalimat dari Kang Mus yang bikin jantung berdegup kencang saking bapernya.
"Kang Bahar, saya tau akang sudah ada di surga tapi saya yakin akang pasti kecewa melihat saya tidak bisa melindungi bekas anggota saya". Duh kalimat ini bikin mamak luluh lantak mendengarnya.

Film yang berdurasi kurang dari 120 menit ini mengambil latar di Bandung. Huhuhuhu dan ini membuat mamak ingin secepatnya pulang ke Bandung. Film Preman Pensiun masih aman ditonton untuk anak 13 tahun plus. Ada sih adegan fightingnya tapi masih aman untuk ditonton oleh anak usia 13 tahun plus. Untuk kalian yang penasaran dengan filmnya, sok atuh tunggu releasenya pada tanggal 17 Januari 2019. Atau silahkan intip dulu link ini. 


Para Pemain Film Preman Pensiun





Read more

Sabtu, 12 Januari 2019

Pemasangan Seribu Spanduk Kerukunan Umat Beragama di Tempat Ibadah Se-Jakarta Barat Sebagai Pertanda Pemilu Aman dan Damai

Para tokoh masyarakat dan tokoh lintas agama Jakarta Barat Menghadiri Launching Pemasangan Spanduk

2019 bakal menjadi tahun yang bersejarah bagi kehidupan demokrasi di Indonesia. Beberapa bulan lagi, tepatnya tanggal 17 April 2019, kita akan menyelenggarakan pesta demokrasi. Hawa-hawa pemilu sudah terasa nih dari sekarang. Di jalan-jalan sudah ramai dengan atribut partai peserta Pemilu. Suasana politik mulai terasa bedanya. 

Suhu politik semakin memanas dibarengi dengan makin intensnya calon wakil rakyat dan pasangan calon pemimpin negeri ini melakukan paparan misi dan visinya. Sejujurnya, suhu politik yang kian memanas inilah yang membuat mamak sebagai rakyat jelata merasa kurang nyaman. Inginnya sih pesta demokrasi disambut dengan antusias tapi tetap aman dan nyaman. Enggak ada yang gontok-gontokan hanya karena beda pilihan.

Mamak ngerasa lucu bin kocak aja sih dengan fenomena yang terjadi sekarang ini, untuk pose foto saja, sekarang kudu hati-hati. Klo pose dengan menunjukkan satu jari, langsung dianggap pendukung nomer satu. Begitu juga klo foto dan bergaya dengan menunjukkan 2 jari, pasti langsung diklaim pendukung nomer dua. Duuh tepok jidat kan jadinya hahahaha.

Bukan hanya itu, ada cerita nih, hmmm bukan cerita sih tapi fakta. Saudara sekandung bersitegang bahkan sampai enggak omongan gara gara beda pilihan politik. *lagi-lagi tepok jidat. Seharusnya kan pesta demokrasi itu disambut dengan suka cita tanpa perlu mengundang kebencian, fitnah dan sejenisnya. Wajarlah yak kalau hidup ini diwarnai perbedaan. Kurang asik kan kalau hanya dipenuhi satu warna saja?

Sah sah saja mendukung salah satu partai peserta Pemilu ataupun mendukung salah satu pasangan calon presiden dan wappres tapi bukan berarti harus memaksa orang lain untuk ikut sepaham. Apalagi sampai tebar kebencian, menghasut dan paling parah menyebar hoak. Dududu enggak banget ini mah. 

Masih ingat kan pelajaran Pendidikan Moral Pancasila waktu sekolah dulu? Ups ketauan deh angkatan berapa mamak ini wkwkwk. Dulu disekolah dijelaskan Pemilu itu harus sesuai dengan asasnya yaitu Luber.Langsung, Umum, Bebas, Rahasia. Artinya apa? Artinya Pemilu harusnya berlangsung secara umum, tidak ada paksaan, damai dan apa yang dipilih merupakan rahasia si pemilih. Enggak perlu digembar gemborkan.

Harapan terlaksananya Pemilu yang nyaman, aman dan damai ternyata bukan hanya harapan mamak seorang. Kemarin, tanggal 11 Januari 2019 bertempat di Mesjid Al Amanah Grogol, Jakarta Barat dilangsungkan deklarasi damai tokoh masyarakat dan aparat pemerintahan se-Jakarta Barat. Deklarasi damai tersebut berisi penolakan tempat ibadah, tempat pendidikan dan kantor pemerintahan sebagai tempat kampanye. Acara tersebut sekaligus launching pemasangan spanduk kerukunan umat beragama sebagai tanda pemilu yang aman, nyaman dan damai.

Launching Pemasangan Seribu Spanduk Kerukunan Umat Beragama di Tempat Ibadah Se-Jakarta Barat

Forum Kerukunan Umat Beragama [FKUB] Jakarta Barat, beserta jajaran 3 Pilar, Polres Jakarta Barat, Dandim 0503, Walikota Jakarta Barat, Kajari, ketua Pengadilan, Kakankemenag, Ketua KPUD beserta komisioner Kota jakbar, Ketua Bawaslu, Ketua FKUB Jakbar, beserta Tokoh Lintas Agama, Ketua MUI Jakbar, PGI ( Persekutuan Gereja Indonesia ), KAJ ( Keuskupan Agung jakarta ), Walubi ( Wali Umat Budha Indonesia), PHDI ( Parisada Hindu Darma Indonesia), MATAKIN ( Majelis tinggi agama Konghucu Indonesia) mengajak semua warga Jakarta Barat untuk tidak menodai proses demokrasi Indonesia, dengan cara-cara kampanye yang tidak tidak sehat, atau memecah belah bangsa yang kerap dilakukan sekelompok oknum di berbagai kesempatan  di tempat ibadah.

Acara Launching Spanduk Kerukunan Umat Beragama Se-Jakarta Barat

Untuk menjaga keutuhan NKRI dan menjalin kebersamaan serta membangun demokrasi yang berkualitas, FKUB Jakarta Barat bersama warga, serta tokoh lintas agama berkomitmen menolak tempat ibadah digunakan untuk kepentingan kampanye. Menolak tempat ibadah untuk dijadikan penyebaran isu hoax, SARA dan radikalisme demi terciptanya Pemilu 2019 yang damai, aman dan nyaman. Ini adalah bentuk komitmen bersama dalam membangun demokrasi yang berkualitas dan menciptakan pemilu damai dan bermartabat. Komitmen bersama ini diwujudkan dengan pemasangan spanduk di sejumlah tempat ibadah di Jakarta barat, yang diantaranya ada 860 mesjid, 237 gereja, 1 Pura, 85 vihara, totalnya ada 1183 tempat ibadah yang akan dipasang spanduk.

Kapolres Jakarta Barat, Kombes Pol Hengki Hariyadi dan Dandim 05 yang ikut hadir dalam acara deklarasi damai tersebut menyatakan  mendukung penuh komitmen bersama FKUB dan tokoh lintas Agama Jakarta Barat untuk bersama-sama menjaga nilai-nilai demokrasi karena dengan adanya Pemilu 2019 semestinya membuat masyarakat harus saling menghormati perbedaan pendapat dan menyambut pesta demokrasi dengan penuh suka cita tanpa diwarnai tindakan-tindakan provokatif yang memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

Bapak Kapolres Jakarta Barat dan Bapak Dandim 05
Pak Kapolres menegaskan bahwa tempat ibadah hanya untuk beribadah dan hanya digunakan untuk kegiatan keagamaan bukan tempat untuk kampanye. Tempat ibadah, kantor pemerintahan dan tempat pendidikan dilarang keras dijadikan tempat provokatif atau penyebar isu SARA dan hoax. Tempat-tempat tersebut harus bersih dari kegiatan berbau politik.

Penolakan tempat ibadah, tempat pendidikan dan kantor pemerintahan dari kegiatan politik, diharapkan akan mengurangi terjadinya konflik dalam masyarakat guna menciptakan cooling system dalam rangka menghadapi pemilu 2019 yang aman damai dan nyaman. 

Komitmen bersama ini dibuat untuk terus menjaga, mempertahankan, dan memperkokoh Pancasila serta Undang-Undang Dasar 1945 dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhineka Tunggal Ika. Sudah seharusnya kita songsong dan laksanakan pesta demokrasi tanpa kebencian dan penuh suka cita. 

Apapun pilihan politiknya semestinya tidak mempengaruhi hubungan sosialnya. Harus saling menghargai dan menghormati perbedaan yang ada karena Pemilu bukanlah alasan untuk berseteru. Selamat menyongsong pesta demokrasi 2019 dengan penuh suka cita dan damai.

Pemasangan Spanduk di gereja Pantekosta Jakarta Barat



Read more