Sabtu, 29 September 2018

Siasati Pola Hidup Tidak Sehat dengan Pristine8+


Sejak remaja mamak paling suka makan goreng-gorengan, minuman bersoda dan kopi. Mamak paling susah makan sayur dan buah. Duh jauh banget yah dari anjuran pemerintah melalui GERMASnya wkwkwk. GERMAS atau gerakan masyarakat sehat mengajak semua masyarakat Indonesia untuk membiasakan hidup sehat melalui CERDIK. CERDIK meliputi cek rutin kesehatan secara berkala, enyahkan asap rokok, rutin melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari, istirahat yang cukup dan kelola stress. 

Hobi mamak menyantap aneka gorengan dan makan sembarangan, apa saja dimakan, semakin sulit terkontrol sejak mamak mulai rajin ke luar rumah untuk melakukan berbagai aktivitas seperti hadir dalam acara komunitas, menghadiri workshop atau seminar. Bukan tidak menyadari bahayanya menyantap semua makanan tanpa ada "filter", mamak tahu perilaku mamak tersebut dapat mengakibatkan datangnya penyakit untuk tubuh mamak tapi mamak selalu "lemah" jika berhadapan dengan aneka gorengan dan makanan enak. Hingga beberapa bulan lalu mamak merasa tubuh mamak mulai terasa "tidak nyaman". Gampang lelah, otot terasa kaku dan sering merasa pusing. 

Gangguan kesehatan yang mamak alami, ternyata bukan hanya disebabkan karena mamak kurang kontrol makanan tapi disebabkan pula oleh pola hidup tidak sehat yang mamak lakukan. Mamak akui semenjak melakukan banyak aktivitas, mamak kurang memiliki waktu yang cukup untuk beristirahat. Sering begadang untuk menyelesaikan kewajiban mamak sebagai blogger yaitu menulis artikel. 

Pola hidup tidak sehat inilah yang menyebabkan kondisi kesehatan mamak menurun. Menurut dokter, sering mengonsumsi makanan berminyak dan berlemak membuat fungsi dan kerja metabolisme tubuh menjadi tidak lancar sehingga mamak mudah terserang berbagai macam gangguan kesehatan. Dokter mengultimatum mamak untuk sesegera mungkin memperbaiki pola hidup termasuk pola makan mamak supaya terhindar dari penyakit tidak menular yang dapat menjadi "silent killer". 

Semenjak mendapat ultimatum dokter tersebut, mamak mulai kepikiran tentang kesehatan tubuh mamak sendiri. Apalagi dengan bertambahnya usia, resiko terkena penyakit tidak menular yang membahayakan tubuh kian tinggi. Mamak bertekad mengubah kebiasaan buruk mamak dan mulai menerapkan perilaku hidup sehat.

Langkah awal yang mamak lakukan adalah mengurangi mengonsumsi aneka gorengan dan makanan berlemak. Awalnya agak sulit sih tapi karena didorong keinginan untuk bisa hidup sehat yang semakin besar, mamak terus menguatkan tekad untuk dapat hidup lebih sehat. Apalagi ditambah dengan peristiwa yang terjadi disekitar mamak, beberapa teman mamak mengalami sakit dan akhirnya meninggal karena perilaku mereka yang tak berbeda dengan perilaku yang mamak lakukan yaitu makan sekenanya dan begadang. 

Peristiwa sakit dan kematian yang menimpa beberapa orang teman, menjadi semacam alarm mamak untuk mulai menjalankan pola hidup sehat. Mamak maksain untuk mengonsumsi sayuran dan buah, perlahan mengurangi kebiasaan lupa minum air putih dan mulai mengurangi begadang. 

Kebiasaan lupa minum air putih ini nih yang membuat kondisi kesehatan mamak tambah menurun. Berdasarkan anjuran dokter, mamak sebaiknya mengonsumsi air dengan kandungan ph tinggi untuk menyeimbangkan kadar asam berlebih dalam tubuh akibat kebiasaan buruk yang mamak lakukan. Air dengan kandungan ph tinggi akan menetralkan asam berlebih pada tubuh dan menyeimbangkannya. Air dengan ph tinggi dan mengandung alkalin dapat menjadi detok alami karena cepat diserap oleh tubuh.


Kebiasaan mamak lupa minum air putih inilah yang sering menyebabkan mamak menjadi cepat pusing atau sakit kepala dan bibir serta kulit menjadi pecah-pecah. Mamak mulai rutin minum air putih minimal 8 gelas setiap hari dan mengganti air putih yang mamak minum dengan air alkalin. Setelah browsing dan hunting, akhirnya pilihan mamak jatuh pada Pristine 8+. 

Mengapa Harus Pristine 8+?


Untuk memperoleh live balance tubuh harus mampu menetralisir kadar asam berlebih dan pastinya harus cukup cairan. Dan untuk menetralisir kadar asam berlebih tersebut, perlu cairan dengan ph baik untuk tubuh. Ph yang dapat menyeimbangkan kadar asam dalam tubuh dan membuat ph dalam tubuh menjadi netral dan seimbang.

Air alkalin dari Pristine 8+ memiliki keunggulan khusus karena diproses melalui 3 tahapan yaitu water treatment, ionization process dan filling into the bottle. Dengan tiga tahapan ini, selain mampu menyeimbangkan ph tubuh, molekul air alkalin Pristine 8+ menjadi lebih kecil dan cepat diserap tubuh. Kandungan ph tinggi dalam Pristine 8+ dapat membantu proses detoxifikasi terbaik sehingga tubuh lebih optimal menyerap zat yang diperlukan.


Pristine 8+ tidak hanya mencukupi kebutuhan cairan tubuh tapi mampu menetralkan ph tubuh sehingga lebih nyaman beraktivitas dan dapat hidup seimbang. Sudah saatnya mamak dan kita semua peduli dengan kesehatan dan mulai menerapkan perilaku hidup sehat. Mulailah minum air putih yang cukup, makan makanan berserat, hindari mengonsumsi aneka makanan berlemak dan mengandung banyak minyak serta rutin melakukan aktivitas fisik. Jangan lupa, istirahat yang cukup. Mamak pun mulai berkata, " Bye gorengan dan minuman bersoda", wkwkwk. Dan menggantinya dengan mengonsumsi Pristine 8+.


Saat ini, Pristine 8+ memiliki beberapa pilihan ukuran kemasan sehingga kita dapat menyesuaikannya dengan kebutuhan. Mamak biasa menyelipkan Pristine 8+ ukuran 400ml dalam tas yang biasa mamak pakai untuk beraktivitas. Kemasannya yang ringkas, ngga bikin makan tempat sehingga bisa dibawa-bawa. Mamak pun dapat minum kapan saja dan jadi ingat untuk minum air putih setiap melihat kemasan Pristine 8+ yang terselip dalam tas itu. Kalau suami mamak, lebih suka membawa Pristine 8+ kemasan 600ml karena pas untuk kebutuhannya saat bekerja. Mamak juga menyiapkan Pristine 8+ kemasan 1,5 liter di rumah sebagai air minum keluarga. Mamak ingin kesehatan tubuh anak dan suami juga terjaga dengan mengonsumsi air putih yang mengandung ph baik.



Jumat, 28 September 2018

Suami Istri Mari Bersatu Cegah Stunting Pada 1000 Hari Pertama Kehidupan

Perempuan dan anak Indonesia
Menjadi seorang ibu merupakan karunia dan kepercayaan yang teramat besar yang Tuhan berikan. Menjadi seorang ibu bukan hanya sekedar mengandung dan melahirkan saja tapi memastikan bahwa anak yang dititipkan oleh Tuhan akan dirawat dan dibesarkan dengan baik. Ada tanggung jawab yang tak bisa dibilang enteng saat Tuhan menitipkan amanah anak pada seorang wanita dan pasangannya. 

Memastikan anak memperoleh kehidupan yang baik merupakan tanggung jawab suami istri termasuk menjamin bahwa sianak akan memperoleh asupan gizi yang baik sejak dalam kandungan sampai ia lahir dan tumbuh besar. Pemenuhan asupan gizi dan masalah kesehatan buah hati, bukan hanya tanggung jawab seorang ibu melainkan menjadi tanggung jawab bersama suami istri. Ibaratnya nih, menanam tanaman bersama ya harus di jaga, dirawat dan nantinya akan dipanen bersama pula. 

Sayangnya tak semua pasangan suami istri memiliki kesadaran dan pemahaman yang baik akan pentingnya asupan gizi seimbang untuk buah hati sejak dalam kandungan bahkan sejak masa sebelum si ibu mengandung. Masih banyak pasangan suami istri dan calon ibu yang kurang peduli tentang hal ini. Kekurang pedulian mereka ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti kurangnya edukasi mengenai pentingnya mengonsumsi gizi seimbang untuk remaja putri sebagai calon ibu, kurangnya pemahaman seorang suami atau calon ayah bahwa gizi istri dan anak-anaknya merupakan bagian dari tanggungjawabnya sebagai kepala keluarga.

Seringkali dijumpai seorang suami memiliki anggapan bahwa urusan gizi, kesehatan dan tumbuh kembang anak merupakan urusan sang istri seorang, dan bukan menjadi tanggung jawabnya. Yang terpenting baginya adalah ia sudah memenuhi kebutuhan keluarganya sebagai pencari nafkah. Dan sedihnya, dalam kehidupan nyata, model suami/ayah dengan pemikiran seperti ini masih banyak ditemui.

Kekurangpahaman mengenai pentingnya gizi untuk anak sejak dalam kandungan ini bisa juga dikarenakan si ibu tidak memiliki pengetahuan yang memadai tentang nutrisi dan gizi yang tepat bagi tumbuh kembang anak dan dapat pula disebabkan karena faktor kemiskinan. Boro-boro mikirin tentang asupan gizi, bisa bertahan hidup dan "ketemu" nasi setiap hari saja sudah untung. Padahal pemenuhan gizi bagi calon ibu dan anak sejak dalam kandungan sampai 1000 hari pertama kehidupan sangat mempengaruhi kualitas hidup si anak di masa datang.

Mamak sendiri contohnya, dulu saat remaja, tidak tahu sama sekali kalau mengonsumsi makanan sehat dan bergizi merupakan sebuah investasi untuk kehidupan generasi penerus mamak di masa datang. Mamak seenaknya saja makan ini itu tanpa mengetahui kalau apa yang mamak makan saat itu (sebelum menikah atau masih lajang) akan memengaruhi tumbuh kembang dan kesehatan bakal anak-anak mamak.

Mamak dan Si Kecil
Mamak baru tahu mengenai pentingnya mengonsumsi makanan bernutrisi dan bergizi seimbang saat mempersiapkan kehamilan pertama. Dan mamak yakin, diluaran sana masih banyak wanita, calon ibu dan calon ayah/suami yang kurang memiliki pengetahuan yang cukup mengenai pentingnya asupan gizi seimbang dan baik untuk buah hatinya sejak dalam kandungan terutama pada seribu hari pertama kehidupan.

Mamak pernah bertemu dengan seorang  ibu beserta anak batitanya (anak berusia antara 1 sampai 3 tahun) yang memiliki postur tubuh pendek dan sangat kurus, sama-sama ikutan mengantri di sebuah rumah sakit ibu dan anak terkemuka di kota Bandung. Batita tersebut belum dapat berjalan padahal dari kartu berobatnya terbaca kalau umurnya 23 bulan. Karena penasaran dengan kondisi batita itu, mamak pun nekat bertanya pada si ibu, sakit apakah si batita tersebut. Si ibu dari batita ini pun bercerita bahwa putra semata wayangnya mengalami keterlambatan tumbuh kembang akibat kondisi gizi kronis.

Sesaat setelah mendengar penuturan si ibu, mamak langsung dilanda keheranan. Dalam benak mamak, hanya anak dari keluarga kurang mampu saja yang  bisa mengalami kurang gizi. Kog bisa anak dari keluarga mapan dan serba berkecukupan mengalami gizi kronis? Sangat tidak mungkin, si ibu tersebut dapat membawa anaknya konsultasi ke rumah sakit yang terbilang mahal ini jika kondisi ekonominya lemah. Karena rumah sakit swasta ini tidak menerima BPJS. Seolah menjawab keheranan mamak, si ibu pun melanjutkan ceritanya. Kondisi si anak terjadi karena ia terlalu "cuek" saat hamil, tidak memerhatikan makanan apa saja yang dikonsumsi sehingga si anak pun lahir dengan berat badan rendah.

Setelah si anak lahir pun, si ibu batita ini tidak mau memberikan ASI eksklusif secara penuh pada bayinya dengan alasan payudaranya terasa sakit pada saat dipakai untuk menyusui sehingga si ibu memercayakan asupan nutrisi buah hatinya tersebut pada susu formula. Bukan hanya itu, si ibu terlalu percaya pada pengasuh anaknya sehingga kurang mengawasi apakah anaknya benar-benar diberi asupan gizi yang tepat oleh pengasuhnya. Sampai pada satu waktu, si anak mengalami panas tinggi dan kejang hingga dilarikan ke rumah sakit. Dari diagnosa dokter, si anak dinyatakan mal nutrisi bahkan berada dalam kondisi gizi kronis.

Si ibu merasa tertampar dan sangat menyesali kelalaiannya dalam merawat anaknya. Si ibu menyadari bahwa dirinya kurang peduli dengan asupan nutrisi dan pertumbuhan anaknya. Dia terlalu percaya pada pengasuh anaknya yang ternyata jarang memberikan makanan bergizi untuk anaknya. Awalnya si ibu dari batita tersebut sama sekali tak mengetahui seberapa bahayanya jika seorang anak mengalami gizi kronis. Setelah si ibu memperoleh penjelasan mengenai dampak dari gizi kronis yang dialami oleh buah hatinya, si ibu memutuskan untuk berhenti bekerja dan fokus pada pemulihan kondisi si batita yang harus mengejar ketertinggalan tinggi dan berat badan normal. Pertemuan tersebut memberikan satu kesimpulan untuk mamak bahwa gizi kronis bukan hanya dialami oleh anak dari keluarga miskin saja. Anak dari keluarga kaya pun dapat mengalami gizi buruk jika orangtuanya tidak memahami mengenai pentingnya asupan nutrisi sejak si anak dalam kandungan hingga berusia 2 tahun setelah lahir.

Berdasarkan data Riskesdas, sekitar 37% balita Indonesia mengalami masalah gizi kronis yang mengakibatkan mereka mengalami stunting.  Stunting membuat otak seorang anak menjadi kurang berkembang. Dari hasil data tersebut, ini berarti 1 dari 3 anak Indonesia akan kehilangan peluang lebih baik dalam hal pendidikan dan pekerjaan dalam sisa hidup mereka. Masalah gizi kronis merupakan musibah bagi Indonesia dan harus segera diatasi agar masyarakat Indonesia mempunyai kualitas hidup yang baik. 

Tingkat stunting di tanah air sangat tinggi dibanding negara tetangga lainnya. Contohnya tingkat stunting di Vietnam hanya 23% dan di Thailand berkisar sekitar 16%. Berdasarkan data WHO, jumlah penderita stunting di Indonesia menempati posisi kelima terbanyak di dunia dan jumlah balita kurus terbanyak keempat di dunia. Data Riskesdas juga menyatakan bahwa kondisi komsumsi makanan ibu hamil, menyusui dan balita pada tahun 2016-2017 menunjukkan di Indonesia, 1 dari 5 ibu hamil dan menyusui mengalami kurang gizi, 7 dari 10 ibu hamil kurang kalori dan protein, 7 dari 10 balita kurang kalori serta 5 dari 10 balita kurang protein. Kondisi yang cukup menyedihkan, bukan?

Apa itu Stunting?

Stunting (sumber  foto www.sehatnegeriku.kemkes.go.id )

Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang ditandai dengan tinggi badan anak lebih rendah dari standar usianya dan keterlambatan pertumbuhan otak. Kondisi ini diakibatkan kurangnya asupan gizi dalam waktu cukup lama sebagai dampak dari pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi, terutama dalam periode emas 1000 hari pertama kehidupan (sejak dalam kandungan hingga usia dua tahun).

Stunting bukan hanya bermakna pada ukuran fisik anak yang lebih pendek dari usianya tetapi lebih pada konsep bahwa proses terjadinya stunting bersamaan dengan proses terjadinya hambatan pertumbuhan dan perkembangan organ lainnya termasuk otak, jantung, paru-paru dan organ lainnya yang dimulai sejak usia dini yaitu sejak dalam kandungan sampai usia 2 tahun pertama pasca lahir. Ini berarti seorang anak yang menderita stunting, kemungkinan besar juga telah mengalami hambatan pertumbuhan dan perkembangan organ lainnya. Stunting dijadikan indikator karena lebih mudah dan lebih dini dikenal dibandingkan dengan ekspresi hambatan organ tubuh lainnya.

Seorang anak dapat dikatakan stunting jika pada saat lahir memiliki panjang badan kurang dari 48cm. Anak yang lahir pendek (memiliki tinggi badan kurang dari 48cm), akan memiliki hambatan pertumbuhan sehingga mengalami keterlambatan tumbuh kembang dan akan memiliki resiko menderita penyakit tidak menular di masa dewasa. Anak yang lahir pendek ini jika tidak dikejar ketertinggalan tinggi badannya dengan cara mengonsumsi makanan tinggi protein dan gizi seimbang, hingga mencapai tinggi badan normal sesuai usianya maka akan memiliki resiko untuk memiliki keturunan pendek atau disebut dengan pendek lintas generasi. Terutama jika yang pendek atau penderita stunting adalah wanita (calon ibu). 

Anak dengan kondisi stunting, akan mengalami hambatan pertumbuhan otak yang dapat menyebabkan gangguan kognitif. Gangguan kognitif ini akan dapat terlihat jelas pada saat usia sekolah, sedangkan hambatan pertumbuhan dan perkembangan organ lain seperti pada jantung, baru akan terlihat pada saat si anak dewasa.

Penyebab terbanyak terjadinya stunting (gizi kronis) dikarenakan oleh adanya kelainan non endokrin seperti penyakit infeksi kronis yang diderita anak, gangguan nutrisi, kelainan gastrointestinal, penyakit jantung bawaan, dan faktor sosial ekonomis.

Sumber foto: website Kemenkes RI

Faktor-faktor penyebab stunting, yaitu:
1. Faktor keluarga dan rumah tangga, meliputi:
- nutrisi yang buruk selama prekonsepsi, kehamilan dan laktasi;
- perawakan ibu yang pendek (dibawah normal sesuai umur), infeksi, kehamilan pada wanita usia sangat muda, persalinan prematur, jarak persalinan yang dekat dan ibu menderita hipertensi;
- lingkungan rumah dapat dikarenakan oleh stimulasi dan aktivitas yang tidak adekuat (kurang mencukupi kebutuhan zat gizi yang diperlukan anak dan ibu), penerapan asuhan yang buruk, ketidakamanan pangan, alokasi pangan yang tidak tepat dan rendahnya pendidikan pengasuh anak.

2. Complementary feeding (makanan pendamping ASI) yang tidak memenuhi kecukupan kebutuhan zat gizi, seperti:
- kualitas micronutrient yang buruk;
- kurangnya keragaman dan asupan pangan yang bersumber dari pangan hewani;
- kandungan makanan yang rendah gizi dan kurang memiliki kandungan energi;
- praktik pemberian makanan yang tidak memadai seperti pemberian makan yang jarang, pemberian makan yang tidak adekuat selama dan setelah anak sakit;
- konsistensi pangan yang terlalu ringan, kuantitas pangan yang tidak mencukupi dan pemberian makan yang tidak berespon.

3. Beberapa masalah dalam pemberian ASI. Tidak ada makanan yang lebih baik untuk bayi selain ASI terutama pada usia 0-6 bulan. Namun pada kenyataannya ada beberapa masalah yang biasa muncul pada saat bayi harus mengonsumsi ASI seperti air susu yang tidak mau keluar dikarenakan faktor psikologis ibu, ibu menderita sakit sesaat setelah si anak lahir dan pemahaman yang keliru soal susu formula dan menyusui. 
Cukup banyak ibu muda yang memiliki pemikiran bahwa bayinya akan memperoleh gizi yang lebih lengkap jika mengonsumsi susu formula (susu sapi) padahal kandungan gizi yang terlengkap yang dibutuhkan oleh bayi hanya terkandung dalam ASI, bukan susu sapi. Susu sapi hanya untuk anak sapi, susu ibu untuk anak manusia. Pemahaman yang keliru inilah yang membuat tidak semua bayi menerima ASI eksklusif. Oleh karena itulah, saat ini pemerintah bersama-sama dengan petugas kesehatan dan pihak-pihak yang peduli dengan gizi anak, terus memberikan edukasi seputar pentingnya pemberian ASI pada bayi hingga mereka berusia 2 tahun.

4. Infeksi yang dialami bayi atau anak.

5. Kelainan endokrin/hormon. Hal ini sedikit sekali terjadi.

Keseriusan masalah stunting ini, memperoleh perhatian yang cukup dalam dari Bapak Joko Widodo, sebagai Presiden RI. Seperti yang diungkapkan dalam isi pidatonya pada tanggal 16-8-2017 yang lalu.
"Pemerintah secara konsisten melakukan intervensi untuk mengurangi dampak kekurangan gizi kronis yang berakibat pada kegagalan dalam mencapai tinggi badan normal pada bayi atau yang disebut dengan stunting. Hal ini mengingat seribu hari pertama kehidupan akan sangat memengaruhi tumbuh kembang anak terkait dengan kemampuan emosional, sosial dan fisik, serta kesiapan untuk belajar, berinovasi dan berkompetisi. Program meningkatkan kualitas gizi pada anak akan sangat penting untuk memperbaiki kualitas anak-anak Indonesia ke depan sebagai investasi kita yaitu sumber daya manusia Indonesia." (Joko Widodo, Presiden RI; sumber website SetKab RI)
Bapak presiden memberikan perhatian yang cukup besar terhadap masalah pemenuhan gizi terutama di daerah terpencil dan terbelakang karena menyadari akibat jangka panjang yang ditimbulkan oleh masalah gizi kronis yang akan memengaruhi masa depan bangsa. Meskipun beberapa waktu lalu, bangsa ini sempat dihebohkan dengan kasus gizi buruk yang terjadi pada anak-anak Suku Asmat, Papua. Namun pemerintah langsung sigap berupaya mengatasi masalah gizi buruk tersebut supaya tidak menjadi masalah yang lebih serius lagi. 

Sumber foto: Website Kemenkes RI www.sehatnegeriku.kemkes.go.id 

Pencegahan Stunting pada 1000 Hari Pertama Kehidupan Untuk Indonesia Sehat

1000 hari pertama kehidupan merupakan periode yang sangat penting dan menentukan tumbuh kembang anak. Hal ini sebagaimana pernyataan Dr. David Barker dalam Barker's Hypotesis yang menyatakan bahwa gen bukan merupakan faktor utama dalam pertumbuhan dan perkembangan tubuh dan organ yang optimal tetapi lingkungan pada usia dini kehidupan. Hal ini kemudian disebut sebagai " Fetal Origin Hypotesis" yang dapat diartikan bahwa penyakit-penyakit kronis berasal dari respons tubuh terhadap kekurangan gizi pada masa awal kehidupan (fetal stage) atau disebut juga DOHaD (Developmental Origin of Health and Disease), kesehatan dan penyakit bermuara dari periode perkembangan pada 1000 hari pertama kehidupan (Barker, Nutrition in the Womb, 2008).

Jika kalian ada yang belum paham dengan 1000 hari pertama kehidupan, mamak akan coba menjelaskannya. Semoga dapat dipahami yah.
1000 hari pertama kehidupan atau HPK adalah periode kehidupan seorang anak selama 9 bulan dalam kandungan sampai 2 tahun pertama pasca lahir

Mengapa sih 1000 HPK ini sangat penting untuk tumbuh kembang anak dan berkaitan langsung dengan stunting?

Pada delapan minggu pertama  sejak terjadi pembuahan telur oleh sperma, proses pembentukan semua cikal bakal organ tubuh mulai terjadi. Perkembangan penting sebagian organ tubuh janin berlanjut sampai akhir kehamilan. Dan perkembangan serta pertumbuhan sebagian organ penting terus berlanjut sampai dua tahun pertama kehidupan anak. Pada proses pembentukan dan perkembangan organ ini, bayi/anak sangat memerlukan asupan nutrisi yang cukup dan mendukung supaya proses pembentukan dan perkembangan organ tubuh tersebut dapat berjalan dengan maksimal.

1000 HPK sangat penting karena jika periode ini tidak dilalui dengan baik maka akan berdampak terhadap kecerdasan dan kesehatan anak yang bersifat permanen, sulit untuk diperbaiki dan berpengaruh terhadap dua generasi selanjutnya. 

Cegah Stunting Pada 1000 HPK dengan Pola Makan Sehat (Nutrisi Seimbang)

Stunting atau gizi kronis dapat dicegah sedini mungkin jika suami istri memiliki pengetahuan yang memadai mengenai pentingnya asupan gizi seimbang pada wanita (calon ibu) dan pada 1000 HPK. Diperlukan kerjasama suami istri supaya pemenuhan asupan gizi seimbang dapat tercukupi. Kekurangan nutrisi atau tidak terpenuhinya kecukupan gizi pada 1000 HPK akan mengakibatkan anak stunting, memiliki kecerdasan rendah dan memiliki resiko tinggi menderita penyakit tidak menular. Sebagai orangtua pasti tidak mau kan memiliki generasi penerus seperti itu?

Ada beberapa langkah nih yang semestinya dilakukan oleh para suami istri untuk memastikan buah hatinya tumbuh sehat dan terbebas dari stunting. Langkah-langkah tersebut yaitu:
1. Memberikan asupan gizi seimbang sejak anak dalam kandungan dan dalam periode emas tumbuh kembang anak.
Gizi seimbang  adalah susunan makanan sehari-hari yang mengandung zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh anak serta memperhatikan prinsip keanekaragaman makanan, aktivitas fisik, perilaku hidup bersih dan mempertahankan berat badan normal untuk mencegah gizi kurang ataupun gizi lebih (obesitas) ( Kemenkes RI, 2014). Makanan gizi seimbang ini dapat diperoleh disekitar tempat tinggal kita. Tak harus mahal untuk mendapatkan makanan bergizi. Contoh makanan bergizi seimbang yaitu dalam piring makan ibu hamil dan menyusui atau batita, harus ada karbohidratnya (nasi, roti, ketela, ubi, kentang), sayur mayur, protein nabati (tahu,tempe), protein hewani (ikan, telur, daging dan ayam) serta buah-buahan. Pemberian makanan dengan gizi seimbang ini juga harus disesuaikan dengan usia dan berat badan normal untuk menghindari kurang gizi ataupun kelebihan gizi;
2. Memberikan ASI eksklusif pada anak O-6 bulan dan makanan pendamping ASI setelah anak berusia diatas 6 bulan;
3. Memberikan hak anak yaitu memperoleh imunisasi lengkap sesuai kebutuhan tumbuh kembang anak dan sanitasi yang baik untuk anak.

Anak dengan nutrisi yang baik akan memiliki komposisi otak yang padat. Nutrisi yang tepat dan seimbang pada 1000 HPK sangat penting untuk perkembangan otak anak dan mencegah terjadinya stunting. Setelah lahir, otak anak masih mengalami perkembangan fungsi dan mulai menurun setelah usia 2-3 tahun. Oleh karena itu anak harus memperoleh stimulasi dan nutrisi yang baik sehingga perkembangan otaknya terus optimal.

Kemiskinan seharusnya tidak dijadikan sebagai alasan untuk tidak memberikan asupan nutrisi yang berkecukupan untuk anak. Kenapa mamak bilang seperti itu? Karena tanah air kita ini subur. Kita dapat memanfaatkan sumber daya alam yang ada disekitar kita untuk pemenuhan gizi keluarga. Pasti kalian akan bertanya, gimana jika hidup di kota besar dengan penghasilan yang pas-pasan? Disinilah dituntut kerjasama yang baik antara suami istri. Sebagai seorang istri sekaligus ibu, harus pandai menyiasati keadaan. Salah satu caranya adalah dengan menyiapkan sendiri makanan untuk keluarga. 

Sepengetahuan mamak, harga sayuran, tahu tempe dan telur masih cukup terjangkau. Istri harus pintar-pintar memodifikasi jenis dan ragam masakan sehingga tetap memenuhi kecukupan gizi keluarga. Dan ayah atau suami sebagai kepala keluarga harus mendukung pemenuhan gizi seimbang untuk keluarganya dengan cara menjemput rezeki segiat dan sekreatif mungkin serta terus mendukung istrinya untuk  selalu menyajikan makanan dengan gizi seimbang.

Teorinya pasti terdengar mudah, namun prakteknya wuiiih tak semudah yang diucapkan. Namun pada akhirnya, semua itu kembali lagi pada kesadaran pasangan suami istri untuk memberikan kehidupan berkualitas dan masa depan yang baik bagi keluarganya terutama untuk generasi penerusnya. Ingin memiliki buah hati yang sehat, cerdas dan memiliki masa depan gemilang atau anak-anak dengan tumbuh kembang kurang optimal karena mengalami gizi kronis atau stunting karena kurangnya pemenuhan gizi yang cukup pada 1000 HPK? Semua pilihan ada ditangan kita.
Yuk, bersama-sama cegah stunting dan gizi buruk dengan pemenuhan gizi seimbang pada 1000 hari pertama kehidupan untuk Indonesia yang lebih baik.

Sumber foto: Website Kemenkes RI



Sumber tulisan :
1. Makalah 1000 Hari Pertama Kehidupan , PDRC FKM UI
2. Website Kemenkes RI
3. Twitter Kemenkes RI 











Rabu, 26 September 2018

Inilah Beberapa Standar Hotel Mewah Indonesia yang Harus Anda Ketahui

Salah satu hotel di Indonesia
Sekarang ini ada begitu banyak penginapan serta hotel yang tersebar di seluruh kota di Indonesia. Kebanyakan dari hotel-hotel atau penginapan tersebut berlokasi di tempat yang memang dinilai strategis, misalnya dekat dengan destinasi wisata, pusat perbelanjaan, pusat atraksi, dan lain sebagainya. Pastinya dengan tinggal di hotel tersebut, mereka akan merasa nyaman karena akses yang begitu mudah. Meski ada begitu banyak hotel, namun hanya beberapa jenis sajalah yang paling diminati oleh masyarakat Indonesia mau pun turis asal mancanegara. Kebanyakan dari mereka pastinya memilih hotel mewah meski pun harga yang ditawarkan cukup mengempeskan kantong. 

Namun hal tersebut tidak akan terasa sia-sia karena pastinya Anda akan diberikan pelayanan yang terbaik serta fasilitas yang diberikan pun cukup memuaskan. Namun hotel yang terbilang mewah saat ini ada begitu banyak sehingga membuat masyarakatnya merasa bingung. Untuk itu, ketahuilah beberapa ciri khas dari hotel tersebut:

1. Bangunan Baru
Hampir semua hotel yang ada di Indonesia saat ini memiliki bangunan serta konsep yang baru atau pun terbilang dengan modern. Untuk ukuran yang mewah, biasanya mereka mengusung konsep tersebut, yang dimana menggunakan gedung atau bangunan baru yang terlihat lebih kokoh serta lebih menarik. Bukan berarti bahwa hotel dengan bangunan lama tidak dapat dibilang mewah, namun semua itu bergantung pada desain serta pelayanan yang diberikan.

2. Kamar Hotel
Selanjutnya, kebanyakan dari hotel yang memiliki taraf mewah memiliki kamar di atas 100 yang memiliki tingkatan standar. Besaran minimal untuk kamar standar tersebut adalah 26 meter persegi. Selain memiliki kamar standar, biasanya hotel mewah juga menawarkan kamar dengan model suite yang memiliki luas minimal 52 meter persegi. Pastinya semua kamar tersebut harus memiliki desain yang sesuai dengan tema hotel, misalnya saja jika modern maka semua interior dan suasananya juga modern.


 3. Dining Room
Rata-rata hotel yang memiliki taraf mewah di Indonesia, khususnya di Jakarta adalah yang memiliki dining room atau ruang makan lebih dari satu. Selain itu, masing-masing dari tempat makan tersebut mengusung tema serta nuansa yang berbeda dan jenis makanan yang disediakan juga berbeda. Hotel tersebut setidaknya harus memiliki minimal 3 ruang makan yang berbeda, misalnya saja mengusung konsep dari negara Tionghoa, Italy, Jepang, dan lain sebagainya begitu pula dengan makanan yang disediakan harus mengikuti negara tersebut atau yang menjadi makanan khasnya.


 4. Sarana yang Memadai
Ciri selanjutnya dari hotel bertaraf mewah adalah memiliki sarana yang memadai serta lengkap. Memang untuk memenuhinya, hanya hotel dengan tingkat mewahlah yang bisa memenuhinya. Ada begitu banyak jenis sarana yang dapat diberikan oleh hotel, misalnya:
-Tersedianya lapangan atau ruang untuk bermain billiard, jogging, gym, children playground, tenis, dan lain sebagainya.
-Memiliki kolam renang yang terbagi menjadi dua bagian, yakni untuk orang dewasa dan anak-anak.
-Memiliki bar, diskotik, dan hiburan lainnya.
-Memiliki beberapa saran khusus yang sesuai dengan tempat, misalnya jika di dekat pantai maka mereka menyiapkan sarana selancar, menyelam, dan lain-lain.

Itulah beberapa ciri khas dari hotel mewah yang sekarang ini mudah sekali Anda temukan di Indonesia, khususnya di beberapa tempat wisata atau pun di pusat perkotaan seperti Jakarta. Dengan mengetahui beberapa ciri di atas, pastinya Anda akan merasa lebih mudah ketika harus memesan kamar hotel yang bertaraf mewah. Disamping itu, pastinya Anda tidak akan mudah untuk dibohongi atau ditipu meski pun memesannya secara online. Agar anda lebih merasa yakin carilah referensi melalui travel blog terpercaya yang anda sukai.


Kemeriahan Puncak Acara Milad 25 Tahun Dompet Dhuafa

Panggung Puncak Milad 25 tahun Dompet Dhuafa
Sabtu pagi tanggal 22 September 2018, hal yang tak biasa terlihat di sekitar Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat. Terlihat panggung cukup megah berdiri dan masyarakat memenuhi area Tugu Proklamasi. Ada apakah gerangan? Ternyata oh ternyata, hari itu Dompet Dhuafa, salah satu lembaga nirlaba sosial yang ada di Indonesia sedang merayakan milad ke-25 tahun. 25 tahun bukanlah angka yang sedikit untuk usia sebuah lembaga sosial dan Dompet Dhuafa telah membuktikan kiprahnya dalam rangka membantu kaum dhuafa untuk keluar dari lembah kemiskinan. Dompet Dhuafa dengan program pemberdayaannya, terbukti telah mampu membantu masyarakat dhuafa untuk memiliki kehidupan yang lebih baik. 

Dompet Dhuafa adalah salah satu lembaga nirlaba sosial di Indonesia yang didirikan oleh Bapak Parni Hadi pada tahun 1993 lalu. Pada awal berdirinya, Dompet Dhuafa berada langsung dibawah naungan Republika. Lembaga sosial kemanusiaan ini didirikan sebagai upaya untuk membantu memajukan bangsa termasuk membantu mengentaskan persoalan utama bangsa ini yaitu masalah ekonomi dan kesejahteraan sosial. Dompet Dhuafa berusaha untuk membantu orang miskin atau kaum dhuafa untuk keluar dari belenggu kemiskinan melalui pemberdayaan ekonomi lokal.

Dompet Dhuafa berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk dapat membantu kaum dhuafa untuk dapat memiliki kehidupan yang lebih baik. Dengan mengusung motto "Mustahik to Muzakki", Dompet Dhuafa berupaya agar kehidupan kaum dhuafa yang tadinya adalah seorang penerima zakat dapat berubah menjadi pemberi zakat. Ini berarti adanya peningkatan kehidupan ekonomi kaum dhuafa.
Salah satu program pemberdayaan yang diusung Dompet Dhuafa yaitu Lahan Indonesia Berdaya yang berlokasi di Subang. Mamak pernah loh membahasnya di Lahan Indonesia Berdaya Subang .

Dompet Dhuafa telah membuktikan komitmennya untuk membantu memberikan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat yang membutuhkan. Maka tak berlebihan jika diusia ke-25 tahun ini, Dompet Dhuafa mengusung tagline, " 25 Tahun Membentang Kebaikan, Dompet Dhuafa Menjawab Panggilan Jaman". Mamak yakin nama Dompet Dhuafa sudah amat familiar dikalangan masyarakat dhuafa dan daerah bencana. Karena Dompet Dhuafa selalu berusaha untuk menjadi barisan terdepan membantu masyarakat yang membutuhkan baik di daerah bencana, daerah konflik maupun daerah dengan tingkat kemiskinan yang tinggi. Jadi wajar saja jika milad ke-25 tahun ini diperingati sedikit meriah daripada tahun-tahun sebelumnya.

Mamak kurang setuju dengan kata "perayaan" karena bagi mamak pribadi, kata tersebut mengandung unsur foya-foya atau pemborosan. Ini sih menurut mamak loh ya. Entah menurut yang lain. Sah-sah sajakan jika memiliki penilaian atau sudut pandang yang berbeda? Mamak lebih suka menyebutnya dengan tasyakuran. Yep, tasyakuran 25 tahun Dompet Dhuafa, Menjawab Panggilan Jaman ini dipersembahkan untuk semua pihak yang menjadi bagian dari perjalanan Dompet Dhuafa di tanah air. 

Berbagai kalangan sengaja diundang untuk datang ke acara milad 25 tahun Dompet Dhuafa. Dari kaum dhuafa yang berada di sekitar Tugu Proklamasi, keluarga karyawan Dompet Dhuafa, orang-orang yang terlibat langsung dalam program pemberdayaan Dompet Dhuafa, komunitas yang aktif bersinergi dengan Dompet Dhuafa hingga Gubernur DKI Jakarta pun diundang untuk menghadiri milad tersebut.

Capaian 25 tahun Dompet Dhuafa hingga saat ini, bukan semata atas kemampuan diri pribadi melainkan anugerah Allah SWT sekaligus kepercayaan publik kepada Dompet Dhuafa sebagai lembaga amil zakat yang mengelola dana umat selama 25 tahun dan sampai seterusnya, Insha Allah.

Puncak milad 25 tahun Dompet Dhuafa menjawab panggilan zaman ini, dimeriahkan oleh berbagai acara, yaitu:
√ Donor Darah;
√ Nikah dan Khitan Massal;
√ Cek Kesehatan;
√ Pameran Produk Pemberdayaan, nikmati Kopi Pemberdayaan Asli Aceh dan Temanggung, gratis bagi pengunjung yang datang;
√ Pentas Seni Budaya dan inspirasi;
√ Festival Kerelawanan;
√ Pemberian hadiah doorprize dan puncaknya adalah grandprize satu unit sepeda motor.

Sabtu pagi itu aktivitas di Tugu Proklamasi penuh keceriaan dan kebahagiaan. Sekitar 25 pasangan calon pengantin bersiap untuk melaksanakan "Nikah Massal". Jangan heran jika peminat nikah massal ini cukup banyak juga. Hal ini dikarenakan untuk menikah secara sah dan terdaftar secara  resmi, membutuhkan biaya yang lumayan. Biaya menikah mungkin tak terasa berat jika calon pengantin memiliki penghasilan yang cukup dan kehidupan yang memadai. Namun akan terasa memberatkan jika calon pengantin tidak memiliki kemampuan finansial yang baik dan berasal dari keluarga miskin. Hal inilah yang menjadi salah satu penyebab banyaknya pasangan suami istri dari kalangan bawah (dhuafa) yang tidak menikah secara resmi. 


Nikah Massal
Selain nikah massal, sunatan massal, donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis cukup banyak pula diminati oleh masyarakat. Kalau mamak sih, ngga jauh-jauh dari booth Pemberdayaan Dompet Dhuafa. Booth ini khusus menawarkan produk-produk pemberdayaan masyarakat yang bernaung dibawah program Pemberdayaan Dompet Dhuafa seperti beras Berlian Sae, keripik jamur, gula semut, sayuran segar dari kebun berdaya Cipanas dan lainnya. Mak lebih tertarik dengan booth makanan hahahaha.

Oh ya puncak milad ke-25 tahun Dompet Dhuafa ini dihadiri oleh penggagas Dompet Dhuafa yaitu Bapak Parni Hadi, Bapak Bambang Widjodanto, dr. Imam dan Gubernur DKI Jakarta. Acara yang digelar dari jam 6.30 pagi sampai jam 17.00 sore. Acara ini ditutup dengan pengundian grandprize berupa satu unit sepeda motor. Oh ya yang dapat grandprize motor, seorang office boy loh. Keren ya rezekinya? 

Booth foto Puncak Milad Dompet Dhuafa

Senin, 24 September 2018

Kesempatan Berkarier di Home Credit Indonesia


Hai kamu...iya kamu yang lagi bingung mencari pekerjaan setelah selesai kuliah, sini mendekat ke mamak. Mamak punya info nih seputar kesempatan untuk memperoleh pekerjaan. Kamu pernah dengar Home Credit Indonesia? Itu tuh salah satu perusahaan pembiayaan yang ada di tanah air, berbasis teknologi global yang menyediakan layanan pembiayaan baik secara online maupun offline. Nah Home Credit Indonesia (HCI) ini sedang membuka kesempatan untuk anak muda Indonesia bertalenta untuk dapat berkarir dan sukses sebagai trainee di HCI.

Oh ya, Home Credit Indonesia (HCI) ini biasanya menawarkan bantuan pembiayaan dalam pembelian furniture, gadget, alat-alat elektronik dan aksesoris mobil. HCI menawarkan pembiayaan tanpa syarat-syarat yang memusingkan calon kostumernya. Home Credit menyasar masyarakat menengah kebawah. Masyarakat dengan ekonomi menengah ke bawah kerap kali kesulitan dalam mendapatkan bantuan pendanaan untuk kebutuhan konsumsi mereka. Hal ini disebabkan terbatasnya akses keuangan yang mereka miliki untuk mendapatkan produk keuangan seperti kredit konsumtif ataupun kartu kredit. 

Home Credit menawarkan solusi pembiayaan yang mudah, praktis dan bertanggung jawab. Sebagian besar pelanggan Home Credit tidak pernah memiliki riwayat dalam perbankan ataupun kredit sebelumnya, atau juga dikenal dengan istilah first time borrowers. Home Credit terus menghadirkan program menarik untuk para pelanggannya seperti cicilan produk dengan bunga mulai dari 0% di beberapa mitra Home Credit yang tentunya sangat menguntungkan bagi customernya.

Selain menawarkan berbagai kemudahan untuk pelanggannya, Home Credit juga terus berupaya memberikan pemahaman mengenai lembaga keuangan yang benar dan bertanggungjawab kepada calon pelanggannya lewat program literasi dan inklusi keuangan. Program ini dilakukan agar calon pelanggan semakin memahami keuangan, sehingga tidak akan tersesat dalam memilih lembaga keuangan yang tepat dan juga untuk mengelola keuangan dengan baik demi masa depan si pelanggan. 

Nah, kamu dan kamu yang disana, yang merindukan pekerjaan, kesempatan berkarier di HCI ini sayang banget jika dilewatkan dan bisa banget untuk mengantar kalian menuju gerbang kesuksesan. Untuk kalian yang berdomisili seputar Depok, Bogor dan DKI Jakarta, kalian dapat datang langsung untuk melakukan Walk In Interview Jakarta Area pada tanggal 26 September 2018. Kegiatan Walk In Interview ini akan dilaksanakan pada tanggal 26 September 2018 di Ruang Auditorium Pusat Studi Jepang UI, Kampus UI Depok, Jl. Prof. Dr Selo Soemardjan, Pondok Cina, Kota Depok, Jawa Barat. Dan untuk area Jogjakarta akan dilakukan pada bulan Oktober 2018.


Program Leadership Development Program Home Credit Indonesia 

Lowongan pekerjaan HCI ini diberi nama program LDP HCI (Leadership Development Program Home Credit Indonesia). Kalian pasti akan bilang, "pasti susah dan berat ini mah syarat dan tes kualifikasinya". Duh jangan mudah menyerah dulu yah.

Leadership Development Program (LDP) HCI merupakan sebuah program management trainee dari  Home Credit Indonesia untuk mencari calon pemimpin/leader untuk wilayah Indonesia. Leadership Development Program (LDP) merupakan sebuah program management trainee dari  Home Credit Indonesia untuk mencari calon pemimpin/leader untuk wilayah Indonesia. Di dalam program ini kandidat yang lolos seleksi ini akan menjalani tahap pendidikan dan pelatihan di berbagai divisi bisnis Home Credit Indonesia selama 1 tahun dan berada di bawah bimbingan manajer juga C-level Manager. Jadi wajar dong ya jika syarat dan tes seleksi yang dilakukan ketat dan berbobot. Karena untuk menghasilkan leader-leader yang qualified di bidangnya.

LDP HCI tahun ini merupakan program LDP yang ke-empat. Bukan hanya dibuka di UI Depok untuk area Jakarta saja tapi akan diadakan rekrutmen di empat kota besar lainnya,yaitu Bandung, Surabaya, Jogjakarta dan Medan. Kalian juga bisa memperoleh keterangan lengkapnya di http://bit.ly/hcicatatanemak .


Untuk bisa lolos menjadi seorang trainee, seorang kandidat harus menjalani 5 tahap seleksi yaitu pendaftaran, online test, phone interview, reasoning & leaderless group discussion dan interview dengan Home Credit Indonesia. Bukan sebuah proses yang mudah tapi jika berhasil melalui semua tahapannya, dipastikan kamu akan menjadi seorang professional muda yang memiliki karier cemerlang.

Keuntungan yang didapatkan oleh kandidat yang berhasil lolos adalah percepatan jenjang karir yang sangat pesat. Seorang alumni LDP memiliki kesempatan untuk bisa menjabat posisi Assistant Manager di tahun kedua. Selain percepatan karir, alumni LDP memiliki berbagai benefit sebagai berikut : 
- suasana kerja yang dinamis, terbuka & fleksibel;
-kesempatan business trip ke Praha (Republik Ceko);
-kesempatan job shadowing ke-10 negara lain;
-akses ke berbagai fasilitas olahraga (basket, futsal, gym, renang, sauna, tenis, golf);
-fasilitas kredit ringan bagi karyawan.

Kalian pasti tertarik banget dong untuk mengikuti LDP HCI ini? Eitts kalian harus pastikan dulu nih kalau kalian memenuhi persyaratan yang diminta HCI. 
Persyaratan tersebut meliputi : 
#berusia maksimal 25 tahun;
#lulusan S1 dengan IPK 3.00 atau lulusan S2 dengan IPK 3.30;
#memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik; #memiliki passion yang tinggi dalam leadership; 
#menyukai tantangan dalam dunia kerja;
#aktif dan senang berinovasi dalam lingkungan.

Persyaratan tersebut harus ada dalam diri kalian sebelum kalian memberanikan diri untuk mendaftar sebagai calon peserta LDP HCI. Jika memang kalian memenuhi semua persyaratan tersebut, jangan ragu untuk langsung mendaftar dan mengikuti seleksinya.

Sekilas Tentang Home Credit Indonesia

HCI didirikan sejak tahun 2013 dan terus memperkuat eksistensinya di industri dan menunjukkan pertumbuhan bisnis yang menjanjikan di Indonesia, dengan berhasil mencatat total pembiayaan sebesar Rp 5,3 triliun pada tahun 2017. Total ini meningkat hingga 194.44% jika dibandingkan dengan total pembiayaan tahun sebelumnya sebesar Rp 1,8 triliun.

Dengan total pembiayaan tersebut, Home Credit juga mampu menjaga kualitas pembiayaan dengan tetap menjaga risiko pembiayaan bermasalah (Non Performing Financing /NPF) di bawah angka yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dimana angka NPF per Juni 2018 yaitu 0,53%. Pencapaian ini menandai perkembangan bisnis Home Credit di Indonesia dan menjadi sebuah prestasi di tengah persaingan yang ketat. 

Tidak hanya itu, di sepanjang tahun 2018, Home Credit terus mengembangkan sayap bisnisnya ke 48 kota di seluruh Indonesia, antara lain Pangkal Pinang, Bengkulu, Kediri, Kendari, Gorontalo, Kupang & Ambon. Hingga saat ini, Home Credit sudah berhasil melayani 2,7 juta pelanggan dengan titik penjualan lebih dari 14.000 titik di 114 kota di Indonesia (data per 30 Juni 2018). 

Di tahun kelima Home Credit beroperasi di Indonesia, tahun ini Home Credit menginisiasikan sebuah gerakan Indonesia Bi5a! yang bertujuan mengajak lebih banyak masyarakat Indonesia untuk berani memberdayakan diri. Home Credit akan melakukan roadshow ke 9 kota di Indonesia guna menyuarakan gerakan ini. 

Untuk melayani kebutuhan konsumen yang semakin cepat, Home Credit juga tengah fokus mengembangkan bisnis pembiayaan online dan berkomitmen mempercepat waktu persetujuan permohonan aplikasi pembiayaan dari 30 menit menjadi 3 menit saja. Home Credit menyadari tren bisnis, ekonomi dan teknologi informasi di Indonesia terus mengalami perubahan yang dinamis. Guna menjawab kebutuhan konsumen yang terus meningkat dan juga bersaing di era digital, Home Credit telah mengenalkan aplikasi mobile “My Home Credit Indonesia” yang bisa dimanfaatkan pelanggan. Aplikasi ini sudah diunduh sebanyak 2 juta kali (data per 30 juni 2018).

Dengan aplikasi My Home Credit Indonesia, masyarakat pun akan semakin mudah memperoleh pemaparan seputar pembiayaan dan dapat mengajukan permohonan pembiayaan dengan lebih praktis, mudah dan nyaman.


Sabtu, 22 September 2018

Wowan Talk With Futri Zulya, "How to Start Your Busines"


Beberapa hari yang lalu, mamak menghadiri acara Woman Talk bersama Ibu Futri Zulya owner PT. Batin Medika Indonesia dan PT. Batin Eka Perkasa. Acara Wowan Talk ini digagas oleh Komunitas Indonesia Sosial Blogpreneur atau yang akrab dikenal dengan komunitas ISB. Menghadiri acara ini, membangkitkan kembali memory mamak dalam memulai, merintis dan mengembangkan usaha kuliner yang mamak tekuni sampai sekarang.

Tahun 2014 merupakan awal langkah mamak untuk mulai keluar dari zona nyaman setelah selama kurang lebih 11 tahun hanya berada di rumah, menjadi ibu rumah tangga dan mengurus sendiri semua keperluan rumah tangga. Setelah lebih dari 11 tahun vakum dari hinggar bingar "dunia luar", mamak memutuskan "keluar rumah" untuk menjemput impian. Impian untuk dapat mengaktualisasi diri, mimpi untuk dapat "berbuat sesuatu dan berguna" untuk diri sendiri maupun untuk orang lain.

Saat itu, datanglah tawaran untuk bekerja di sebuah klinik kesehatan dan mamak menerimanya. Tapi sayang, baru dua bulan bekerja, mamak di berhentikan tanpa alasan yang jelas. Kecewa dan merasa gagal, itulah perasaan yang hinggap dalam diri mamak pada waktu itu. Ada rasa tak terima diperlakukan semena-mena oleh pemilik usaha membuat mamak tak ingin lagi bekerja dengan orang lain. 

Mamak pun sempat mengalami sedikit trauma untuk kembali terjun "ke luar rumah". Rasa trauma ini membuat mamak dilanda kegalauan dan akhirnya mendorong mamak untuk merenung dan berpikir ulang apa yang sebenarnya mamak inginkan dan butuhkan. Setelah melalui perenungan yang cukup panjang, akhirnya mamak tahu apa yang harus mamak lakukan. Meskipun mengalami kegagalan bekerja tapi keinginan untuk dapat mengaktualisasi diri terus berkobar. Mamak tak ingin hanya duduk manis saja di dalam rumah dan menadah tangan ke suami saat perlu sesuatu untuk dibeli. Mamak tahu harus berbuat apa. Mamak bertekad untuk memulai usaha sendiri. Dengan menjalankan usaha sendiri, mamak memiliki keleluasaan waktu. Mamak tetap dapat memantau tumbuh kembang anak-anak dan dapat mengatur sendiri kapan harus meninggalkan rumah.  Hal ini sejalan demgan apa yang dikatakan Bu Futri dalam acara Woman Talk yaitu "temukan passion" sebagai awal untuk memulai usaha. Mamak merasa berdagang adalah passion mamak.

Dengan modal yang bisa dibilang seadanya, pada pertengahan tahun 2014, mulailah mamak merintis usaha teri crispy. Kebetulan teman mamak yang bekerja sebagai suplier teri crispy menawarkan untuk mencoba menjajakan teri crispy. Mamak tertarik mencobanya dengan alasan masih sedikit orang yang berjualan teri crispy.

Mamak pun kembali menekuni usaha dagang. Sebenarnya usaha dagang sudah sangat akrab dengan mamak karena mamak bisa melewati masa-masa kuliah tanpa pusing memikirkan kiriman uang dari orang tua berkat dagang apa saja. Yups, selama kuliah, mamak pernah berdagang baju, jilbab, makanan bahkan menjadi makelar jual beli handphone. Pokoknya apa saja yang memungkinkan untuk menjadi uang, mamak jual. Jadi untuk kembali ke dunia dagang, mamak merasa sudah memiliki sedikit pengalaman dan tak canggung untuk menjalaninya lagi.


Mamak melihat ada peluang dalam berdagang teri crispy. Pertama, karena belum banyak yang jual, kedua, mamak ingin memulai usaha berjualan online tapi dalam bidang kuliner. Dan mamak harus menemukan makanan yang tahan lama dalam suhu ruang tanpa harus disimpan dalam lemari es. Pada awal berjualan teri crispy, cukup banyak yang bertanya, mengapa memilih jualan teri crispy? Sesungguhnya mamak ngga tahu apa jawaban yang tepat atas pertanyaan tersebut. Mamak hanya menjawab karena peluang untuk berhasil dalam berjualan teri crispy terbuka lebar. 

Mulailah mamak berjualan teri crispy dengan memanfaatkan facebook dan keliling komplek perumahan tempat tinggal mamak. Ternyata berjualan online tidaklah semudah yang dipikirkan. Perlu teknik dan keuletan untuk dapat mendatangkan pembeli dari postingan-postingan kita di facebook. Setelah sekitar dua bulan mencoba peruntungan "ngelapak" di facebook dan tidak mendapat respon seperti yang diharapkan, mamak mulai fokus jualan teri crispy dengan cara menawarkannya ke teman-teman dan mulai berkongsi dengan seorang sahabat.

Kiat Kiat Usaha Futri Zulya

Sejak bergeser dari dagang online ke offline, grafik penjualan teri crispy perlahan naik. Pesanan teri terus bertambah bahkan pesanan melalui facebook berdatangan satu persatu.  Permintaan teri crispy pun semakin bertambah dan muncullah masalah baru, anak suami mulai tak terurus, pesanan banyak tapi tidak kelihatan "hasilnya", usaha teri seperti jalan ditempat padahal orderan mengalir lancar. Nah loh. Sesuatu yang keliru pasti terjadi. Dududu, mumet ya hahahaha.

Menyimak paparan yang disampaikan oleh Bu Futri tentang "How to start your business", bikin mamak nyengir kuda sendiri mengingat sepak terjang mamak pada awal memulai usaha.
Bu Futri mengatakan bahwa ada beberapa manfaat menjadi woman preneur atau mompreneur, yaitu:
- Jam Kerja yang fleksibel;
- Jadi Bos;
- Membuka lapangan pekerjaan;
- Makin kreatif;
- Memiliki penghasilan sendiri;
- Penyaluran bakat & pengembangan diri.

Apa yang dikatakan Bu Futri memanglah tepat dan sesuai dengan apa yang mamak alami dan rasakan sejak memutuskan untuk berdikari ecieeee alias berusaha sendiri sejak tahun 2014. Menjadi seorang mom (emak) sekaligus seorang enterpreneur bukanlah hal yang mudah namun mendatangkan banyak keuntungan bagi kita, emak-emak ibu bangsa wkwkwk. Oh ya kata mom ini ada loh kepanjangannya. Mom adalah master of multitasking. Eh bener kan? Coba deh pikir. Sebagai seorang mom atau ibu, kita nih dituntut untuk mempunyai kemampuan serba bisa. Bisa jadi juru masak, juru beres, juru keuangan serta juru-juru yang lain wekekek. Dan menjadi seorang mompreneur, tidak bisa dilakukan asal saja. Harus ada langkah-langkah yang mesti dilakukan supaya keluarga dan bisnis bisa berjalan beriringan dan tidak menemui masalah seperti yang mamak alami pada awal memulai usaha. Mamak kelimpungan menghandle urusan keluarga dan usaha karena ngga tahu ilmunya. Mamak mulai usaha ya asal mulai saja tanpa persiapan matang. Hanya modal tekad dan sedikit uang saja. Duh, jangan sampai ditiru ya!

Sebelum memutuskan untuk memulai usaha sendiri, Bu Futri mengungkapkan bahwa ada beberapa hal yang harus kita lakukan yaitu:
1. Temukan passion 
Ini penting banget. Karena melakukan pekerjaan atau usaha sesuai passion kita, akan membuat kita lebih bersemangat dan melakukannya dari hati. Bu Futri menyarankan untuk memulai usaha dari hal-hal yang kita sukai. Tapi ingat, hal-hal yang kita sukai ini harus memiliki peluang bisnis yang baik. Harus dilihat pula dari sisi seberapa besar hal-hal yang kita sukai ini dapat mendatangkan keuntungan untuk kita. Seperti halnya mamak yang memutuskan untuk berdagang karena merasa suka dengan dunia dagang.

Namun perlu digarisbawahi juga nih, untuk benar-benar dapat mengetahui apa sebenarnya passion kita, terkadang kita harus melalui "drama" yang cukup panjang. Lagi-lagi mamaklah contohnya. Awalnya mamak enjoy sekali menjalani usaha teri crispy, sampai pada akhirnya dunia blogging mengambil dan menyita hampir sebagian besar perhatian dan perasaan mamak. Mamak pun tersadar bahwa hati dan jiwa mamak ada di dunia tulis menulis. Lalu bagaimana nasib teri crispy kemudian? Eitts tunggu cerita selanjutnya xixixi.

2. Hal kedua yang harus dilakukan oleh para emak pada saat ingin membuka usaha adalah memiliki support sistem yang baik dan tentukan prioritas.
Support sistem yang baik ini maksud Ibu Futri adalah seorang mompreneur bukanlah superwoman atau wonder woman yang dapat melakukan tugasnya seorang diri. Mompreneur harus dibantu oleh orang lain supaya dapat menjalankan perannya sebagai seorang enterpreneur sekaligus ibu rumah tangga secara baik.

Support sistem tersebut berupa dukungan penuh suami dan orang-orang terdekat termasuk memperkerjakan seorang asisten rumah tangga untuk membantu tugas di rumah dan membantu menjaga anak. Hal ini pula yang mamak lakukan saat merasa mulai kelimpungan antara mengerjakan pekerjaan rumah tangga dan mengerjakan pesanan teri crispy. Mamak mempekerjakan seorang asisten rumah tangga dan meminta bantuan ibu mamak untuk membantu menjaga anak-anak. Support sistem yang baik akan sangat mendukung keberhasilan seorang mompreneur.

Setelah memiliki support sistem yang baik, sebagai mompreneur, kita harus tahu apakah prioritas kita dalam hidup ini. Buat skala prioritas agar langkah kita tetap berada dalam jalur yang semestinya. Dengan membuat skala prioritas, kita jadi tahu apa yang harus kita utamakan dalam hidup ini.

3. Membuat Business Plan dan Research
Tahapan ketiga ini, tidak mamak lakukan ketika mengawali usaha teri crispy. Mamak asal jalan saja. Yang penting mulai usaha. Belum tahu ilmunya. Boro-boro menyusun rencana usaha, membuat SWOT analysis saja mamak ngga mudeng. Setelah tanya sana sini dengan pelaku usaha yang sudah berhasil, mamak juga baru mudeng jika usaha itu harus memiliki tujuan dan strategi yang harus dijalankan. Jadi sebenarnya ya wajar saja jika usaha teri crispy yang mamak jalankan seperti jalan ditempat *ini mah semacam pembelaan diri saja huahaha.

Beruntung mamak tipe orang yang kepoan, penasaran gitu kenapa usaha mamak laku tapi kog ngga maju-maju. Mamak mencoba mencari tahu jawaban dari permasalahan bisnis yang mamak alami. Berkat kekepoan ini, mamak pun mulai tergabung dalam komunitas bisnis, ikut workshop seputar usaha online dan offline serta ikut coaching business.

Ilmu yang mamak dapatkan sama persis seperti yang diuraikan oleh Bu Futri yaitu untuk memulai usaha dan berhasil, diperlukan sebuah perencanaan yang matang dan juga penelitian pasar. Dan harus mampu memanfaatkan teknologi digital untuk kepentingan marketing. Berbekal teori yang mamak peroleh, Mamak pun merombak cara menjalankan teri crispy dan mulai menerapkan teori yang mamak dapatkan. Diawali dengan membuat business plan dan melakukan riset pasar serta menyusun langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan supaya teri crispy dapat berhasil dijual secara online.

Setelah melalui perombakan, teri crispy pun mengalami kemajuan yang signifikan. Bahkan telah mampu merambah hampir seluruh daerah di tanah air dan menjadi salah satu distributor makanan ke Hongkong melalui salah satu komunitas TKI di Hongkong. Ini membuktikan bahwa business plan dan research pasar sangatlah penting, selain action/executed tentunya.

4. Modal
Setelah membuat business plan dan riset pasar, jangan lupakan mengenai modal. Seringkali keinginan untuk membuka usaha sendiri maju mundur cantik gara-gara modal. Memulai usaha, tak mesti harus dengan modal besar kog. Mamak memulai usaha teri crispy dengan modal 375 ribu, karena sistem konsinyasi yang ditawarkan oleh supplier teri.

Menyangkut modal ini, Bu Futri juga memberikan beberapa alternatif untuk memperoleh modal seperti memakai uang tabungan, menggadaikan barang berharga, menjual aset yang mungkin kita punya, meminjam uang pada keluarga, mencari investasi dan bekerjasama dengan teman. Hal terakhir nih yang mamak lakukan saat usaha teri mulai berkembang pesat dan membutuhkan dana besar karena penjualan teri telah sampai beberapa negara tetangga seperti Hongkong, Bangkok, Singapore, Brunei dan Qatar.

Teri Crispy tak lagi bisa dijalankan dengan santai dan semaunya, kelengkapan perijinan usaha dan administrasi harus dipenuhi dan ini memerlukan dana yang lumayan besar. Mamak pun mencari investor dan teman yang mampu untuk diajak bekerjasama. Karena masalah modal dan beberapa masalah lainnya, mamak pun memilih untuk menyerahkan usaha teri crispy ke partner bisnis mamak. Lebih tepatnya sih "menjual" usaha teri crispy. Sebuah keputusan yang disayangkan banyak pihak tapi mamak merasa tidak bisa lagi untuk mengelola teri crispy yang telah memiliki badan hukum yang sah dan memiliki tempat produksi di Madura dan Surabaya. Mamak memilih memulai usaha yang baru dengan modal uang hasil menjual usaha teri crispy. Yepp, mamak membuka gerai kebab nona dari hasil teri crispy.


5. Executed (Action)
Sebagus apapun business plan yang telah dibuat, jika tidak dilakukan, ya sama saja bohong. Bu Futri menekankan pentingnya mengexecuted ide-ide usaha yang dimiliki saat usia masih muda. Maksud Bu Futri, jangan lagi menunda-nunda untuk memiliki usaha sendiri mumpung masih usia produktif.  Mamak setuju banget.

Berdasarkan pengalaman mamak sih, perencanaan dan persiapan usaha itu sangat penting tapi lebih penting lagi berani untuk memulai. Karena setelah usaha dimulai, kita akan terus dapat memperbaiki langkah-langkah usaha kita. Memperbaiki strategi bisnis dan marketing yang kita jalankan sambil tetap menjalankan usaha. Kemungkinan untuk berhasil pun selalu terbuka. Tapi kalau punya ide dan rencana usaha sekeren apapun namun ngga dijalankan, ya peluang untuk berhasil pun tak ada. Karena hanya sebatas ide saja.

Kita pun tak harus kog menjalankan usaha sendiri. Saat ini mamak menekuni usaha kebab secara online dan offline dan bukan mamak yang menjalankan operasionalnya secara langsung. Teman mamak yang jalanin, mamak pegang pemasaran secara online saja. Itu pun hanya sebatas mengelola akun sosial media yang dipakai sebagai tempat promosi dan memperkenalkan produk ke masyarakat luas. So far, semuanya berjalan lancar dan mamak menikmati menjadi seorang blogger sekaligus penjual kebab.

6. Inovasi
Bu Futri menekankan bahwa seorang mompreneur harus terus kreatif dan mampu berinovasi. Seperti yang dilakukan oleh Bu Futri. Meskipun telah memiliki berbagai jenis usaha, Bu Futri terus melakukan inovasi. Inovasi terbarunya adalah mendirikan Z Beauty. Z Beauty adalah pelayanan perawatan kecantikan yang melayani panggilan ke rumah customer. Pelayanan perawatan kecantikan yang diberikan pun bukan yang biasa di lakukan di rumah pelanggan. Z Beauty memberikan perawatan kecantikan yang biasa dilakukan di salon. Inovasi dibidang kecantikan yang memudahkan pelanggan memperoleh layanan tanpa harus ribet ke salon. Ide kreatif yang memiliki peluang bisnis yang tinggi.

Mamak juga melakukan inovasi dalam bidang kuliner eaaaaa inovasi nih yeee hahahaha. Mamak membuat kebab dengan varian isi yang belum banyak dijumpai di pasaran. Kebab isi mozarella dan kebab isi buah. Kebab Nona yang mamak produksi semua bahannya dibuat secara home made kecuali mayonaise-nya yang dipesan khusus di pabrik melalui jasa suplier.

Kulit kebab yang mamak jual memiliki tekstur lembut dan memiliki citra rasa sedikit manis. Penambahan rasa agak manis ini berdasarkan survey pasar yang mamak lakukan. Karena target market mamak adalah ibu rumah tangga yang memiliki anak usia sekolah, dan ternyata anak-anak suka dengan rasa kulit kebab yang agak manis. Hal ini terlihat dari lebih banyaknya permintaan pesanan kebab dengan kulit yang berasa manis daripada kebab dengan kulit yang berasa asin. Berbekal hasil survey kecil-kecilan yang mamak lakukan ini, Kebab Nona pun menyasar kantin-kantin sekolah dan ibu rumah tangga yang memiliki anak usia balita dan anak sekolah tapi tak punya waktu banyak untuk menyiapkan bekal snack sehat untuk buah hatinya.

6. Memisahkan keuangan usaha dan pribadi
Mengatur keuangan dengan tepat merupakan hal crusial yang sangat menentukan keberhasilan sebuah usaha. Jangan pernah mencampur adukkan uang usaha dan uang pribadi. Banyak usaha besar yang akhirnya runtuh disebabkan ketidakmampuan untuk mengelola keuangan. Biasakan membuat budgeting dan pos pos pengeluaran menurut kebutuhan yang kita perlukan.

Dalam mengelola dan mengatur keuangan, kita harus mampu membedakan mana kebutuhan dan keinginan. Sering banget terjadi, kita terjebak antara keinginan dan kebutuhan sehingga membuat pengeluaran menjadi besar dan tak terkendali. Mamak membiasakan membuat rekening berbeda untuk aktivitas keuangan blogging, usaha dan rumah tangga/pribadi. Membuat rekening sesuai dengan kebutuhan kita, juga dianjurkan oleh Bu Futri.

Selain dapat menggunakan nomer rekening yang berbeda, kita juga dapat membagi-bagi pos-pos pengeluaran kita dengan menggunakan beberapa amplop yang kita beri keterangan di bagian depan amplop. Contohnya: amplop - amplop itu diberi tulisan uang tabungan, belanja bulanan, uang harian, sedekah, biaya tak terduga, dan lain-lain. Biaya tak terduga ini wajib ada untuk mengantisipasi biaya yang tiba-tiba nongol dan tidak bisa diprediksi seperti biaya yang harus kita keluarkan saat membezuk teman atau kerabat yang sakit. Dengan adanya pos biaya tak terduga, kita menghindari "asal comot" uang dari pos biaya yang lain sehingga keuangan kita pun tetap berjalan sesuai alurnya dan disiplin.

Biasakan membayar lunas semua kewajiban kita sesaat setelah kita menerima penghasilan (fee). Penghasilan yang kita terima harus kita bagi menjadi 3 pos besar yaitu pos untuk kebutuhan sehari-hari sebanyak 50%, tabungan 30% dan 20% untuk kebutuhan tak terduga dan rekreasi. Begitupun dalam mengelola keuangan usaha. Harus dibagi-bagi dalam beberapa pos termasuk pos investasi. Jangan lupa untuk selalu menyisihkan minimal 2,5% dari penghasilan yang kita dapat untuk bersedekah atau berinfaq.

Agar berhasil dalam mengatur keuangan usaha maupun keluarga, salah satu kuncinya adalah disiplin dan bijaksana dalam menggunakan uang. Disiplin dalam menggunakan uang dan mendahulukan kebutuhan yang penting akan membuat kita terhindar dari pemborosan.

Satu hal penting nih yang sempat terlupa untuk mamak ungkapkan. Berdasarkan pengalaman mamak menjalani usaha kuliner selama kurang lebih 4 tahun terakhir, tidak boleh mudah "baper" dan gampang menyerah. Baru kena masalah sedikit saja eh sudah pengen melambaikan bendera putih. Ditolak saat menawarkan produk, eh langsung ciut. Buang deh semua perasaan yang bisa bikin "mood berjuang" menjadi hilang. Tapi jangan terlalu yakin  juga bahwa usaha kita pasti akan berhasil. Optimis boleh tapi jangan sampai over dosis. Jalani saja sebaik-baiknya, lakukan terus koreksi dan siap membuka diri untuk segala macam saran kritik bahkan caci maki yang mungkin mampir. Intinya mah jadi mompreneur itu kudu setrong wkwkwk. Iya, serius...harus kuat, kuat secara mental dan niat. Jadi apapun halangannya, tetap melangkah menuju tujuan.

Nah, itulah kiat-kiat yang disampaikan Bu Futri jika kita ingin berhasil menjalankan usaha seperti beliau. Ilmu yang sangat berguna, bukan hanya untuk pemula namun juga untuk orang-orang yang sedang mengalami kegalauan dalam usaha. Terimakasih Bu Futri dan Komunitas ISB.









Rabu, 19 September 2018

Yeay, Donor Darah Bersama DokterSehat di #AksiSehatCeria


Hidup terlalu berharga jika hanya digunakan untuk memikirkan diri sendiri saja. Mengikuti ego, tak kan membuat kita menjadi bahagia. Hal inilah yang selalu mamak yakini dan menjadi alasan mengapa mamak selalu ingin berbagi dan bisa memberikan 'sedikit hal' yang berharga untuk orang lain yang membutuhkan. Menurut mamak, untuk menjadi bermanfaat atau dapat memberikan sesuatu pada orang lain yang membutuhkan, tak perlulah menunggu kaya dulu atau menanti hingga diri siap untuk berbagi. Saat diri diberikan kesehatan dan kesempatan oleh Tuhan untuk bermanfaat bagi orang lain maka saat itulah saat yang tepat dan terbaik untuk menjadi manusia "berguna".

Percaya deh kalau nunggu kesiapan, ngga akan pernah siap-siap. Yang ada malah ngerasa kurang saja dengan semua yang telah Tuhan berikan. Kalau menurut mamak sih mumpung masih diberi umur dan sehat, lebih baik disegerakan berbuat baik. Salah satu contohnya adalah melakukan donor darah. Yups, donor darah. Perbuatan baik dan mulia yang tak perlu menunggu harus punya uang banyak, asal sehat dan memenuhi syarat untuk mendonorkan darahnya, itu saja sudah cukup. Sesimpel itulah untuk menjadi bermanfaat bagi orang lain.


Kalian pasti banyak yang belum tahu jika kebutuhan kantung darah di Indonesia masih kurang. Menurut data WHO, kebutuhan darah di Indonesia pertahunnya mencapai 5,1 juta kantong darah sementara yang terpenuhi hanya sekitar 4,6 juta kantong darah. Data ini menunjukkan masih terjadi kekurangan kesediaan kantong darah yang cukup banyak di Indonesia. Bahkan berdasarkan data Kementrian Kesehatan RI, 9% kematian ibu yang baru melahirkan terjadi karena kebutuhan darahnya tidak terpenuhi pada saat pascamelahirkan (sumber berita: Harian Media Indonesia).
Kondisi inilah yang menjadi salah satu alasan Dokter Sehat tergerak untuk mengadakan #AksiSehatCeria yang diselenggakan di Ciputra Medical Center, Lotte Shopping Avenue Lt. 5, Jakarta Selatan pada Sabtu tanggal 15-9-2018. 

Bersinergi dengan Indodax, Ciputra Medical Center , Blood for Life Indonesia ( Blood4lifeID ) dan Blogger Perempuan Network, Dokter Sehat mengadakan acara talkshow seputar pola makan sehat dan aksi donor darah. Acara ini gratis dan terbuka untuk umum. Khalayak umum cukup antusias merespon acara dengan tajuk #AksiSehatCeria ini. Hal ini ditandai dengan cukup ramainya peserta talkshow dan donor darah yang hadir.

Bapak Indra Adam Darmawan selaku CEO & Co-founder DokterSehat menjelaskan bahwa acara #AksiSehatCeria diadakan dalam rangka memperingati hari Palang Merah Indonesia (PMI) pada tanggal 17 September dan juga merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap bencana alam yang belum lama terjadi di Indonesia.

Dalam rangka merayakan HUT Palang Merah Indonesia ke 73, Dokter Sehat mengajak masyarakat dari semua golongan untuk meningkatkan kesadaran akan kesehatan dan pentingnya berbagi dengan sesama melalui kegiatan donor darah. Kegiatan ini juga sebagai apreasiasi Dokter Sehat terhadap kontribusi PMI selama 73 tahun ini dalam membantu membangun bangsa dan menolong sesama.

Health Talk #AksiSehatCeria

Narasumber Health Talk dan MC
Salah satu acara #AksiSehatCeria adalah talkshow seputar pola makan sehat dan pentingnya memenuhi kebutuhan kantong darah di Indonesia. Talkshow kesehatan ini menghadirkan dua pembicara yaitu dr.Christopher Andrian, M.Gizi, Sp.GK selaku Clinical Nutrition Specialist Ciputra Medical Center dan Faisal Nur Hidayat selaku Koordinator Divisi Edukasi Blood4lifeID.

Pembicara pertama yaitu dr. Christopher memaparkan tentang pentingnya menjaga pola makan sehat (healthy eating) agar terhindar dari obesitas yang merupakan salah satu masalah kesehatan yang cukup merisaukan.
Berdasarkan data Riskesdas, jumlah penderita obesitas di Indonesia menunjukkan angka yang cukup tinggi. Data Riskesdas tahun 2013 menunjukkan bahwa penderita obesitas di Indonesia didominasi oleh perempuan. Masalah obesitas tidak bisa dianggap sepele. Karena obesitas merupakan penyebab datangnya berbagai penyakit berbahaya seperti diabetes, jantung koroner, hipertensi dan kolesterol. Untuk mengetahui apakah seseorang tersebut menderita obesitas atau tidak yaitu dengan mengukur indeks massa tubuh. Obesitas disebabkan oleh jumlah kalori yang masuk tidak seimbang dengan jumlah kalori yang keluar.

dr.Christopher
Obesitas di Indonesia ada dua jenis yaitu obesitas yang merata (kelebihan lemak pada beberapa bagian tubuh yang menjadi besar) dan obesitas sentral (kelebihan lemak pada bagian perut saja). Dan obesitas sentral inilah yang berbahaya. Karena lemak dapat membungkus jantung, hati dan dapat pula menyebabkan penyumbatan pembuluh darah. Obesitas dapat menyebabkan komplikasi penyakit.

Obesitas apapun jenisnya harus diatasi dengan cara menerapkan pola hidup sehat salah satunya dengan pola makan sehat. dr. Christopher memaparkan bahwa pola makan hidup sehat dapat diterapkan dengan memperhatikan 4J. Jenis makanan, jumlah (komposisi) makanan yang masuk, jadwal makan dan jurus memasak. Untuk menurunkan berat badan dan menerapkan pola hidup sehat, kita harus makan
berdasarkan healthy eating. Dalam sepiring makan kita harus memiliki komposisi karbohidrat tidak lebih dari 1/5 isi piring atau benar-benar tidal ada karbo-nya. Dianjurkan untuk mengonsumsi protein nabati dan hewani serta perbanyak buah dan sayur dalam isi piring makan kita.

Jika ingin mengurangi berat badan seperti mamak ini contohnya, sebaiknya mengurangi karbohidrat yang masuk dalam tubuh kita termasuk semua makanan yang terbuat dari segala jenis tepung. Disadari atau tidak, kita terlalu banyak memasukkan berbagai olahan tepung dalam tubuh kita. Menurut dr. Christopher jika ingin hidup sehat dan menurunkan berat badan, mulailah memangkas karbohidrat yang masuk tubuh. Huhuhu ini terasa berat untuk mamak hiks.

Dokter Chris juga mengatakan bahwa tidak semua model diet cocok diterapkan untuk semua orang. Setiap orang memiliki kondisi tubuh yang berbeda sehingga model diet yang cocok dilakukannya pun berbeda pula. Sangat penting untuk mengatur jadwal makan agar penyerapan nutrisi makanan dapat maksimal dan tidak terjadi penumpukkan lemak pada bagian tubuh tertentu. Kita juga harus menghindari makanan yang digoreng. Makanan sebaiknya dimasak dengan cara ditumis, direbus atau dikukus.

Ada lagi nih yang cukup penting untuk dilakukan, jangan abaikan pula masalah komposisi makanan yang kita konsumsi. Cek dulu komposisi label makanan yang kita beli. Jangan sampai kita terlalu banyak mengonsumsi makanan tinggi lemak, karbo dan gula. Emang sih ya untuk dapat hidup sehat itu diperlukan kedisiplinan dan kesadaran menjaga asupan makanan yang dikonsumsi. Dan bagi mamak, hal ini cukup berat untuk dilakukan wkwkwk. Mamak paling suka kuliner soalnya hiiiks. Oh ya dr. Chris mengingatkan untuk melakukan aktivitas fisik secara rutin selama 30 menit.

Setelah dr. Chris menjelaskan mengenai pola hidup sehat, talkshow dilanjutkan dengan pemaparan mengenai pentingnya donor darah dan penjelasan mengenai Blood for Life Indonesia oleh Mas Faisal. Seperti yang telah mamak ungkapkan sebelumnya bahwa kebutuhan kantong darah di Indonesia masih kurang dan kondisi inilah yang menjadi salah satu alasan mengapa Blood4LifeID didirikan pada tahun 2009 silam oleh Mba Valencia. Mas Faisal menjelaskan bahwa saat ini ketersediaan darah di Indonesia masih kurang 500 ribu kantong darah per tahun. Kondisi ini mengakibatkan konsekuensi yaitu pasien yang membutuhkan darah tertentu akan kesulitan mendapatkan darah yang dibutuhkan. Kondisi inilah yang membuat mengapa PMI dan beberapa pihak terkait selalu menghimbau masyarakat untuk melakukan donor darah.

Blood4LifeID memiliki IGD Maya. IGD Maya ini bukan nama seorang perempuan loh tapi sebutan untuk orang-orang yang memiliki pengalaman dalam bidang donor darah yang menghandle informasi seputar donor darah selama 24 jam nonstop. Jika ada yang membutuhkan bantuan seputar donor darah, bisa menghubungi kontak di bawah ini.



Donor Darah #AksiSehatCeria


Setelah acara talkshow selesai, #AksiSehatCeria dilanjutkan dengan acara donor darah yang diikuti oleh peserta umum dan blogger. Tadinya mamak berharap dapat ikut mendonorkan darah mamak. Namun sayang, kondisi kurang fit karena diare membuat mamak ditolak jadi pendonor *lap airmata, sedih xixixi. Donor darah dipercaya dapat membuat kondisi badan menjadi lebih sehat. Selain itu, dengan rutin donor darah, kita dapat membantu hidup saudara kita yang memerlukan. Sebelum donor darah, calon pendonor diwajibkan mengisi form dan diperiksa kesehatannya lebih dulu untuk memastikan bahwa tubuhnya cukup sehat untuk melakukan donor darah.

Pemeriksaan sebelum donor darah
Tak perlu takut dan ragu untuk donor darah karena semua sampel darah yang masuk akan diteliti untuk diperiksa kelayakannya. Ada beberapa catatan kecil yang harus selalu diingat jika ingin melakukan donor darah yaitu jangan mengonsumsi obat apapun dalam kurun waktu 48 jam dari waktu pelaksanaan donor darah, tidak boleh dalam kondisi haid atau menstruasi, tekanan darah stabil dan Hb normal. Ternyata bukan hanya mamak yang ditolak untuk donor tapi beberapa rekan blogger pun ditolak untuk mendonorkan darahnya karena kondisi mereka kurang layak sebagai pendonor.

Setua ini eh masih belia sih hahaha mak baru tahu loh kalau prosedur untuk donor darah itu tidaklah sesimpel yang mak pikirkan. Dan katanya dengan rutin donor darah dapat menurunkan berat badan. Ini masih "katanya" loh xixixi. Mamak mendukung penuh nih aksi yang diprakarsai oleh Dokter Sehat, Indodax, Ciputra Medical Center dan Blood4LifeID ini. Semoga semakin banyak yah aksi-aksi serupa yang digagas oleh pihak-pihak yang peduli terhadap nasib orang lain yang membutuhkan transfusi darah.

Donor Darah #AksiSehatCeria
Oh ya bukan hanya acara ini saja loh yang Dokter Sehat lakukan untuk meningkatkan taraf kesehatan masyarakat di tanah air, Dokter Sehat mengadakan blogging competition tentang pola hidup sehat. Hadiahnya bikin mupeng banget. Uang tunai jutaan rupiah. Wiiiih ajib, kan?!
Untuk keterangan detilnya dapat dilihat di www.doktersehat.com/blogsehatceria .


Sekilas Tentang Indodax

Indodax adalah platform untuk membeli dan menjual Digital Asset seperti Bitcoin, Ethereum, Ripple dan lain sebagainya. Digital Asset bisa dibeli menggunakan Rupiah atau Bitcoin. Indodax menyediakan sistem yang mudah, cepat dan aman untuk melakukan transaksi Digital Asset.

Acara #AksiSehatCeria merupakan salah satu bentuk Corporate Social Responsibility (CSR) Indodax bersama Dokter Sehat dalam rangka memperingati Hari PMI serta untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gaya hidup sehat serta berbagi untuk kemanusiaan.

Ciputra Medical Center