Selasa, 31 Juli 2018

Industri 4 Membuat PT Mayora Indonesia Semakin Terdepan


Jika ada yang bertanya apa obat stress saya, pastinya saya akan menjawab semua jenis cemilan atau makanan ringan dengan rasa manis dan coklat, Chattime dan mie ayam. Cemilan manis dan "nyoklat" itu diantaranya adalah Beng Beng dan Better yang menang terasa banget coklatnya. Kedua kudapan ini selalu "nagih" untuk digigit dan dikunyah lagi dan lagi. Beng Beng dan Better ternyata telah cukup lama menemani hari-hari saya. Sejak saya masih memakai seragam abu abu sampai usia saya yang lumayan cukup banyak ini hahaha. Saat dalam keadaan tertekan, mulut saya cenderung tak bisa diam, inginnya mengunyah saja. Dan saya lebih suka mengunyah cemilan atau makanan ringan yang memiliki rasa manis dan "nyoklat" banget. Karena itu Beng Beng, better dan coklat kacang menjadi favorit saya.


Saya yakin sepertinya penggemar Beng Beng dan Better bukan cuma saya doang. Kamu juga suka khan? Ngaku saja deh wkwkwk *maksa😂. Selain rasanya yang "nagih" dimulut, kedua cemilan ini dijual dengan harga sangat terjangkau bahkan cenderung murah. Pantas saja kalau kedua cemilan dari Mayora ini semakin digandrungi oleh anak kecil dan usia remaja. Eh tapi orang dewasa juga suka sih. Contohnya saya hehehe.

Beng Beng dan Better merupakan produk dari Mayora. Masih banyak produk Mayora lainnya yang pastinya sudah familiar seperti biskuit Malkist Roma, Roma Kelapa, Slai O'lai dan biskuit Sari Gandum. Oh ya kalian pasti juga sering mendengar iklan ini kan?....."...satu lagi dari Mayora".
Dududu kenapa ya dari tadi saya bahas mulu mengenai produk-produk Mayora? Ngga ada yang curiga, apa ya? Wkwkwkwk. Okay, baiklah saya akan ceritakan sampai tuntas... tas kenapa saya terus mendongeng tentang Mayora. Jadi, beberapa hari yang lalu, tepatnya sih tanggal 26 Juli 2018 yang lalu, saya menghadiri acara di Kementrian Perindustrian dan Perdagangan. 

Forum Komunikasi BAKOHUMAS 

Pada tanggal 26 Juli 2018, bertempat di gedung Kementrian Perindustrian dan Perdagangan diadakan acara yang bertema, " Forum Komunikasi BAKOHUMAS, Peluang dan Tantangan Industri Makanan dan Minuman Di Era Industri 4.0 ", dihadiri oleh: Ibu Gati Wibawaningsih, Dirjen IKM Kemenperin; Ibu R. Niken Widiastuti, Dirjen IKP Kominfo; Bapak Abdul Rochim, Direktur Industri Minuman, Tembakau dan Bahan Penyegar; dan Bapak Setia Utama, Karo Humas Kemenperin.

Narasumber Forum Komunikasi
Acara ini membahas mengenai peluang dan tantangan industri makanan dalam negeri di era Industri 4.0 . Industri 4.0 telah menetapkan 5 (lima) sektor industri prioritas implementasi sistem Industry 4.0 di Indonesia. Tentunya, sektor – sektor tersebut adalah sektor industri yang telah memiliki kesiapan dan berpotensi memberikan daya ungkit yang paling besar terhadap capaian aspirasi yang telah ditetapkan. Kelima sektor industri prioritas tersebut yaitu: Industri Makanan dan Minuman; Industri Otomotif; Industri Elektronik; Industri Kimia; dan Industri Tekstil dan Produk Tekstil. 

Dalam peta jalan (roadmap) “Making Industry 4.0”, pembangunan infrastruktur digital secara nasional menjadi salah satu strategi dalam mencapai penerapan Industry 4.0 di Indonesia. Hal ini didorong oleh fakta bahwa pertumbuhan pengguna internet di Indonesia mencapai hampir 100 (seratus) persen dalam 5 (lima) tahun terakhir, yakni dari 82 juta pengguna di tahun 2013, menjadi 143,26 juta di tahun 2017. Dimana dari jumlah tersebut, hampir 50 (lima puluh) persen penggunanya merupakan masyarakat dalam rentang usia 19-34 tahun, atau sering disebut sebagai generasi millenial. Dan ternyata, dari hasil survei pemanfaatan internet di bidang ekonomi, banyak diantara masyarakat menggunakan internet dalam hal jual beli daring (online) dengan sekitar 45% masyarakat menggunakannya untuk mencari harga produk dan 32,19% untuk melakukan transaksi via online, dan 16,83% melakukan transaksi penjualan via online.

Menyikapi hal tersebut, Kementerian Perindustrian melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil dan Menengah meluncurkan program e-Smart IKM, yang bekerja sama dengan beberapa online marketplace terkemuka, untuk memasarkan produk-produk pelaku Industri Kecil dan Menengah di ranah pemasaran online. Dengan terlibat dalam program ini, diharapkan para pelaku IKM tidak akan ketinggalan dalam tren transaksi online di dalam situs jual beli, dan akan semakin banyak produk-produk pelaku IKM di dalam online marketplace tersebut.

Di dalam sektor Industri Kecil dan Menengah (IKM) sendiri, Industri Makanan dan Minuman menempati posisi yang cukup penting. IKM Makanan dan Minuman berkontribusi sekitar 40% terhadap PDB Sektor IKM, dan menyerap sekitar 42,5% penyerapan tenaga kerja sektor IKM. Sedangkan peran Industri Makanan dan Minuman secara keseluruhan menyumbang 34,33% PDB sektor Industri Non Migas di tahun 2017. Sedangkan nilai ekspor produk makanan dan minuman sendiri (termasuk minyak kelapa sawit) pada tahun 2017 tercatat senilai USD 31,7 miliar atau setara Rp 441,7 Triliun. 

Pertumbuhan subsektor Industri Makanan dan Minuman pada tahun 2017 tercatat sebesar 9,23%, lebih tinggi dari tahun 2016 yang sebesar 8,46%. Kontribusi signifikan Industri Makanan dan Minuman terhadap perekonomian ini yang kemudian menjadikannya salah satu industri  yang diprioritaskan dalam penerapan Industri 4.0 di Indonesia. Kebijakan serta dukungan teknologi yang tepat menjadi krusial, dalam rangka mendorong subsektor Industri Makanan dan Minuman untuk terus mempertahankan posisinya sebagai sektor unggulan yang paling siap menghadapi era industri 4.0.

Melalui acara Forum Komunikasi Bakohumas, Kementerian Perindustrian ingin menyampaikan potensi dan peluang yang dimiliki oleh Industri Makanan dan Minuman ke seluruh Kementerian dan Lembaga. Hal ini juga termasuk sektor Industri Kecil dan Menengah Makanan dan Minuman, sebagai sumber penciptaan lapangan kerja baru dan sarana pengentasan kemiskinan melalui pendapatan yang diciptakan oleh lapangan kerja baru tersebut.

Sebagai sector leader, Kementerian Perindustrian ingin agar dapat terbangun koordinasi yang kuat dalam upaya mewujudkan era baru Industri 4.0. BAKOHUMAS berharap komunikasi antar Kementerian dan Lembaga menjadi lebih efektif, efisien, dan akuntabel sehingga informasi atau kabar yang diterima oleh masyarakat mengenai keberhasilan pembangunan pemerintah khususnya sektor industri menjadi lebih berkualitas dan dapat dipercaya.

Industri makanan masih menjadi industri favorit karena industri makanan dapat mendatangkan banyak modal melalui investasi, menciptakan lapangan pekerjaan, semakin banyak orang yang bisa berjualan produk olahan makanan dan membuat negeri ini dapat lebih sejahtera. Nilai ekspor industri makanan di Indonesia pada tahun 2017 jumlahnya 49,60 miliar dollar, sedangkan impornya hanya senilai 14 miliar dollar. Ini berarti, orang-orang di luar negeri lebih banyak yang membutuhkan dan menyukai produk makanan dari kita dan kita punya banyak jenis produk makanan di negeri sendiri, jadi sebenarnya tidak perlu mengimpor makanan atau bahan makanan dari luar negeri.

Saat ini ada sekitar 8.507 unit usaha yang mengolah produk makanan menjadi jajanan enak yang dapat kita nikmati. Mereka terdiri dari perusahaan besar dan kecil yang tersebar di seluruh Indonesia. Cara pemerintah agar industri makanan tetap ' sehat' , yaitu dengan:
1. Keringanan pajak (Tax holiday & Tax allowance)
2. Memberikan bantuan peralatan, mesin, promosi di dalam dan luar negeri
3. Memberi pelatihan desain, teknologi dan keterampilan baru pegawai di perusahaan
4. Peraturan dan standardisasi agar kualitas produk Indonesia nggak kalah dengan negara lain.

Kunjungan Ke PT. Mayora

Di depan lobby PT Mayora
Setelah acara forum komunikasi BAKOHUMAS di Gedung KeMenPerin selesai, selanjutnya acara dilanjutkan dengan mengunjungi pabrik Mayora di daerah Jatake, Tangerang. PT. Mayora merupakan salah satu produsen makanan yang mengalami pertumbuhan pesat karena menerapkan Industri 4.0. PT Mayora adalah perusahaan fast moving consumer goods yang mempunyai inti usaha dibidang makanan.

Produksi dari PT Mayora meliputi berbagai jenis kebutuhan pasar seperti cookies, biskuit, permen, wafer, cokelat, air mineral, minuman kemasan dan kopi. Teknologi pembuatan hingga pengemasan makanan dan minuman di pabrik Mayora sebagian besar menggunakan teknologi tingkat tinggi. Hal ini saya buktikan sendiri saat melakukan "visit factory" ke dalam pabrik (tempat produksi) beberapa produk Mayora seperti biskuit malkist dan Slai O'lai. 

Pabrik benar-benar dijaga kebersihan dan kehigienis-annya. Sebelum masuk ke dalam ruangan produksi, saya dan teman-teman blogger harus memakai baju khusus, masker dan tutup kepala. Kami wajib mencuci tangan dengan sabun lalu memakai cairan pembunuh kuman dan sebelum melangkah masuk ke dalam ruang produksi, alas kaki kami pun harus menginjak cairan disinfektan supaya tidak ada kuman yang terbawa masuk ke dalam ruang produksi. Ruang produksi harus benar-benar terjaga kesterilannya supaya biskuit yang diproduksi tetap higienis.

Baru kali ini saya masuk ke dalam pabrik biskuit, tempat produksi biskuit dalam skala besar. Bau wangi biskuit santer tercium dan saling berlomba dengan hawa panas oven pembakaran kue dan ternyata untuk memroduksi biskuit itu cukup melelahkan meski banyak dibantu oleh mesin-mesin produksi. Saya salut dengan para karyawan PT. Mayora yang terlihat cekatan dan semangat melakukan pekerjaannya, memilah biskuit yang layak untuk dilempar ke pasaran dan biskuit yang "cacat" meskipun hawa panas oven produksi cukup membuat keringat berjatuhan. Mereka seolah tak merasa lelah. Saya saja yang hanya berkeliling ruang produksi sudah hampir melambaikan tangan tanda menyerah wkwkwkwk. Setelah keliling ruang produksi dan pengemasan biskuit malkist dan Slai Olai saya semakin yakin dengan mutu dan kualitas produk-produk Mayora.


Read more

Senin, 30 Juli 2018

The Professor Band, Saat Professor Bermain Musik


Musik bahasa jiwa

Musik adalah bahasa universal. Siapapun dapat bernyanyi lagu apapun dan dalam bahasa apapun juga meski tak tahu apa arti dari lagu yang didengar atau didendangkan tersebut. Siapapun dapat larut menikmati musik entah itu sebagai pemain musik, penyanyi atau hanya sebagai pendengar saja. Saya bukanlah orang yang memiliki suara merdu dalam bernyanyi atau memiliki kemampuan bermain alat musik namun saya senang sekali mendengarkan musik ataupun menonton pertunjukan musik. 

Saya termasuk orang yang baperan jika menyangkut urusan musik atau lagu. Musik merupakan ungkapan gejolak jiwa saya. Ada beberapa judul lagu yang bisa bikin mood saya mendadak drop bahkan menjadi badmood. Dan sebaliknya, ada pula lagu-lagu yang mendadak membuat hidup saya menjadi cerah ceria meskipun isi rekening mulai menipis wkwkwkwk.

Salah satu cara saya untuk meluapkan kesedihan saya yaitu melalui lagu-lagu yang saya dengar. Setelah puas mendengarkan musik sambil berpikir dan melepaskan semua beban dan kesedihan yang bersarang dihati, biasanya langkah saya menjadi lebih ringan. Saya lebih suka mendengar lagu pop dan klasik daripada lagu dengan irama musik menghentak.

Koes Plus
Saya penyuka tembang lawas, mungkin pengaruh usia yang masih abegeh huahahaha *bohong banget ini mah. Hampir semua lagu-lagu Koes Plus, Titik Puspa sampai Nia Daniati, saya masih hafal liriknya. Duh ketauan deh berapa usia saya. Ada satu lagu Koes Plus yang menjadi lagu "keramat" bagi saya ((keramat, serem amat yak))huahahaha. Lagu yang selalu membuat saya mendadak jadi sentimentil meskipun usia pernikahan saya telah lebih dari 15 tahun. Ampun dah.
"Terlalu indah di lupakan
Terlalu sedih di kenangkan
Setelah aku jauh berjalan
Dan kau ku tinggalkan
Betapa hatiku bersedih
Mengenang kasih dan sayangmu
Setulus pesanmu
Kepadaku
Engkau kan menunggu
Andaikan kau datang kembali
Jawaban apa yang kan kuberi
Adakah jalan yang kau temui
Untuk kita kembali lagi
Bersinarlah bulan purnama
Seindah serta tulus cintanya
Bersinarlah terus sampai nanti
Lagu ini ku akhiri"
Ada yang tahu lagu ini? Yups, lagu " Andaikan Kau Datang Kembali " dari Koes Plus inilah lagu keramat bagi saya yang saya hindari untuk saya dengar atau nyanyikan karena selalu mengingatkan saya pada seseorang di masa lalu. Lagu yang mengingatkan saya bahwa sedalam apapun perasaan terhadap seseorang, jika memang tak berjodoh, rasanya akan sesakit seperti lagu tersebut. Lagu yang selalu membuat saya terkenang akan seseorang yang sekarang entah dimana, sedang apa dan bersama siapa. Lagu yang selalu sukses membangkitkan kenangan saya pada cinta pertama yang dramatis sekaligus tragis eaaaa.

Konser Musik The Professor Band Plus Tribute Koes Plus dan Panbers


Semesta sepertinya ingin menguji saya apakah setelah belasan bahkan hampir 20 tahun berlalu, masihkah saya menyimpan kenangan akan lagu ini. Lagu Koes Plus ini. Mengapa saya katakan seperti ini? Karena pada tanggal 27 Juli 2018 yang lalu, saya secara mendadak mendapat undangan untuk menonton konser musik The Professor Band di Gedung Makara Art, UI. Awalnya saya tak tahu jika konser The Professor Band (TPB) tersebut bertajuk tribute to Koes Plus dan Panbers. Saya tidak memperhatikan flyer undangan yang masuk ke nomer whats ap saya. Begitu dapat tawaran nonton konser musik, langsung saja saya iyakan. Kebetulan pas waktunya. Eh ternyata konser musik yang saya datangi adalah konser musik yang menampilkan lagu-lagu Koes Plus. Feeling saya pun langsung berkata, "sabar, ini ujian perasaan", huahahaha.

Satu hal yang membuat saya terkesima adalah konser musik yang saya tonton kali ini bukanlah dimainkan oleh musisi yang murni sebagai seorang musisi. Tapi ini kumpulan para professor, dosen dan para akademisi lainnya yang bermain musik. Amazing. Serius, saya terkesima. Ngga nyangka karena ternyata ada satu grup band yang para personilnya adalah professor, dosen dan akademisi sebuah universitas ternama negeri ini, Universitas Indonesia. Kalau menurut saya, hal ini sesuatu yang langka. 

Bersama teman blogger


TPB terbentuk untuk menjembatani mahasiswa dengan para professor dalam suatu acara di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Indonesia pada tahun 2003 silam. Pada acara itu, para dosen  bermain musik dan para mahasiswa boleh menyanyi dan berdansa. Tahun berikutnya, TPB diminta bermain dalam acara Badan Eksekutif Mahasiswa UI. Setelah itu, para anggotanya sepakat melanjutkan hobi bermusik mereka karena mereka merasa nyaman dan terhibur. Kini, TPB telah berusia 15 tahun dan para professor tersebut masih tetap bermain musik meski untuk latihan mereka harus mencuri-curi waktu diantara kesibukan mereka sebagai seorang akademisi. 
Filosofi terbentuknya TPB adalah guna menyeimbangkan kinerja otak kanan dan kiri, belajar tidak egois karena bermusik harus seirama agar terdengar indah, membuat awet muda karena menyenangkan dan TPB ingin memberi pesan pada para mahasiswa bahwa main, belajar dan bermain musik itu sama pentingnya.

Diusianya yang menginjak 15 tahun, TPB berhasil menorehkan  beberapa prestasi diantaranya adalah tahun 2015 berhasil mengeluarkan sebuah album bertajuk Seribu Satu Malam mengusung lagu-lagu abadi ciptaan komponis legendaris Indonesia Ismail Marzuki,  Tahun 2008 Museum Rekor Indonesia mencatat TPB sebagai pemegang rekor band dengan anggota professor terbanyak (waktu itu anggotanya 12 professor) “bukan saja se- Indonesia, tetapi mungkin sedunia” ucap Jaya Suprana waktu itu. 

Tahun 2007 rekaman pertama berisi campuran lagu Indonesia dan Barat dibuat untuk kalangan sendiri (UI) diluncurkan pada Dies Natalis UI 2007, TPB bukan hanya tampil di lingkungan UI (Dies Natalis UI, Jazz Goes To Campus FEUI), tetapi juga pada berbagai event nasional (6 kali ikut java Jazz Festival, 3 kali ikut jakarta jazz Festival), bahkan pernah bertandang ke Belanda dan India. Dan pada penghujung bulan Juli 2018, tepatnya tanggal 27 Juli 2018, TPB menggelar pertunjukan dengan tajuk Tribut to Koes Plus dan Panbers. Dalam konser persembahan ini, para personel TPB yang ikut ambil bagian adalah: Prof. DR. Triyatno Yudoharyoko- Gitar;
Prof. DR. Agus Sardjono, SH, MH – Gitar;
Prof. DR. Roni Nitibaskara- Mandolin;
Prof. DR. Paulus Wirutomo, MSc – Drum ( Ketua TPB);
Prof. DR. Budi Susilo Supanji – Flute; DR. R. Yugo Kartono Isal, Msi – Harmonika; Pandu – Terompet; Josephine – Trombone. 
Mereka juga dibantu oleh vokalis, vokal mahasiswa terdiri dari Nobel, David, Ester; Direktur musik dan pelatih: R. Septa Suryoto, Ssn dan manager yaitu Dra. Catharina Wirutomo, Msi. Dibantu pula oleh pemain professional : Sukat- keyboard, Yoga Dachi- Bass, R. Septa Suryoto- Saxophone.

Konser yang dimulai sekitar jam 4 sore tersebut bertujuan untuk melestarikan lagu-lagu Indonesia pop-klasik ditengah menjamurnya  lagu-lagu pop sekarang yang cepat populer namun cepat dilupakan. Selain itu, TPB juga ingin berperan aktif agar lagu-lagu Indonesia dapat kembali berjaya di “rumah”nya sendiri. Lagu pertama yang dibawakan oleh TPB adalah lagu Muda Mudi. Saya ikut enjoy mengikuti irama dan lirik lagu yang dipersembahkan oleh TBP plus ini. 

Lagu Ayah
Lagu kedua yang dinyanyikan masih dari Koes Plus yaitu Kisah Sedih di Hari Minggu. Saya semakin larut dalam nuansa nostalgia. Kemudian didendangkanlah lagu Panbers yang bercerita tentang ayah, saya pun mulai terhanyut. Kebetulan saat ini, ayah saya sedang berada di tanah suci. Semakin baperlah saya dibuatnya. Lalu tibalah lagu keramat saya dinyanyikan. OMG..."sabar, ini ujian di hari Jumat" huahahaha. Saya menikmati lagu "Akankah Kau Datang Kembali" dengan perasaan rindu membelai imajinasi *halaaah 🙈. Akhirnya lagu tersebut usai dan diganti dengan lagu klasik lainnya sampai ditutup dengan lagu "Bujangan". Lagu yang katanya Mas MC adalah lagu kesukaan para lelaki hahaha.

Saya dan penonton lainnya terbawa dan sangat menikmati pertunjukkan yang disuguhkan oleh TPB. Terlebih lagi konser tersebut dihadiri oleh Yok Koeswoyo, salah satu personel Koes Plus. Suasana semakin hangat dan menghanyutkan *pedih ehhhh 😂😂. Saya suka dengan penampilan TPB ini dan ngga nolak kalau diundang lagi untuk menyaksikan konsernya. Saya harap konser The Professor Band bisa lebih besar lagi, Amiin.

Om Yok Koeswoyo (kemeja putih)

Blogger dan TPB Plus




Read more

Kamis, 26 Juli 2018

Ayo Indonesia Kalahkan Batas



Tak lama lagi Indonesia akan menjadi tuan rumah perhelatan akbar olahraga se-Asia, Asian Games 2018. Untuk pertamakalinya, ajang olahraga bergengsi se-Asia akan diselenggarakan di dua kota yaitu Jakarta-Palembang. Segala persiapan dilakukan negeri ini agar pesta olahraga se-Asia tersebut dapat berjalan dengan baik. Berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk mempersiapkan penyelenggaraan Asian Games 2018 dengan sebaik mungkin. Pemerintah juga melibatkan pihak swasta untuk berperan aktif dalam pelaksanaan Asian Games 2018 sebagai Official Suplier. Salah satu perusahaan lokal yang ikut berperan aktif dalam menyukseskan Asian Games 2018 yaitu Combiphar. Combiphar adalah perusahaan lokal consumer healthcare terkemuka di Indonesia  yang memiliki cukup banyak pangsa pasar di Indonesia. 


Combiphar menjelma menjadi perusahaan lokal consumer healthcare terdepan di Indonesia yang bertumbuh cepat dengan memproduksi dan memasarkan lebih dari 80 produk berkualitas dan terjangkau diantaranya OBH Combi (obat batuk hitam berbentuk sirup), Joint Fit (gel pereda nyeri sendi), Apta+ (susu nutrisi untuk dewasa) dan Hezandra (suplemen untuk menjaga fungsi hati). Produk utama Combiphar yaitu OBH Combi merupakan merek obat batuk sirup kemasan botol nomor 1 di Indonesia dengan tingkat awareness dan rekomendasi yang tinggi.

Combiphar menjadi satu-satunya official suplier consumer healthcare dalam Asian Games 2018. Combiphar mendukung Asian Games 2018 melalui tujuh produk andalannya yaitu OBH Combi, Uricran, Insto, Joinfit, Hezandra, Osteofor dan Smecta. Pada tanggal 24 Juli 2018 kemarin, Combiphar meluncurkan kampanye #IndonesiaKalahkanBatas yang merupakan inisiatif dari produk utamanya yaitu OBH Combi untuk mendukung pesta olahraga se-Asia tersebut.


Acara peluncuran kampanye #IndonesiaKalahkanBatas dihadiri oleh Bapak Presiden Direktur PT.Combiphar, SekJen INASGOC selaku penyelenggara Asian Games 2018 dan dihadiri pula oleh salah satu atlet muda panahan Indonesia. Pada kesempatan tersebut, Presiden Direktur Combiphar Michael Wanandi mengatakan keikutsertaan Combiphar pada ajang internasional empat tahunan tersebut merupakan momentum Combiphar untuk ikut berpartisipasi aktif mengajak seluruh masyarakat Indonesia dalam memberikan semangat sportifitas untuk para atlet Indonesia. Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Combiphar yaitu Championing a Healthy Tomorrow guna menciptakan  generasi Indonesia yang lebih sehat.

OBH Combi merupakan salah satu merek obat batuk terkemuka di negeri ini yang telah hadir selama 46 tahun sebagai obat batuk keluarga Indonesia yang efektif, mengandung bahan alami dan tepercaya. Kampanye #IndonesiaKalahkanBatas merupakan turunan dari kampanye yang dimiliki oleg OBH Combi yaitu #KalahkanBatas.
Kampanye #IndonesiaKalahkanBatas ini berupaya untuk memberikan inspirasi pada masyarakat Indonesia terutama untuk generasi muda agar dapat mengalahkan segala batasan dalam kehidupan sehari-hari sehingga mereka dapat terus maju dan menggapai prestasi gemilang.

Kampanye #IndonesiaKalahkanBatas ini memiliki tujuan untuk dapat mencapai tiga target penyelenggaraan Asian Games. Tiga target tersebut adalah sukses infrastruktur, sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi seperti yang diharapkan oleh Pak Presiden yaitu Indonesia berhasil masuk 10 besar pada Asian Games 2018 ini.

Komunikasi dan kegiatan kampanye #IndonesiaKalahkanBatas dilakukan melalui berbagai media channel seperti media ATL (TV, Cinema, PR), media digital, media BTL (aktivitas booth Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang serta aktivitas Torch Relay di Jakarta dan Bandung. Diadakan pula program CSR/ program donasi dan berbagai program lainnya yang melibatkan konsumen, customer/retailer maupun internal karyawan Combiphar termasuk menyelenggarakan lomba foto #IndonesiaKalahkanBatas melalui sosial media. Kompetisi foto tersebut dilaksanakan sejak tanggal 24 Juli-15 September 2018. Cukup panjang ya periode lomba foto #IndonesiaKalahkanBatas. 

Pada kesempatan tersebut, Combiphar juga meluncurkan video berdurasi 90 detik yang menggambarkan mengenai tiga perwakilan atlet Indonesia yang bertekad mengalahkan batasan mereka di Asian Games 2018. Dan berupaya dengan segenap tenaga memberikan yang terbaik untuk negeri ini dalam ajang Asian Games 2018.

Bapak Weitarsa
VP Consumer Healthcare & Wellness and International Operations Combiphar, Weitarsa Hendarto menjelaskan bahwa saat mengejar impian, ada kalanya datang batasan untuk melangkah maju.Batasan ataupun hambatan tersebut bisa berupa fisik maupun mental, baik datang dari luar maupun dari diri sendiri. Menjadi wakil bangsa di Asian Games 2018 merupakan kesempatan yang sangat berharga. Dan merupakan sebuah kebanggaan sekaligus tanggung jawab yang diemban para atlet yang berlaga di ajang Asian Games 2018. Oleh sebab itu Combiphar mendukung dan mendoakan yang terbaik untuk seluruh kontingen Indonesia yang akan berjuang di Asian Games 2018 untuk dapat mengalahkan batasan dan rintangan yang mereka hadapi apapun itu sehingga mampu memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara tercinta.

Sekjen INASGOC, Eris Herryanto menyambut baik langkah Combiphar dalam menstimulus masyarakat Indonesia dan turut ambil bagian pada ajang olahraga terbesar se-Asia ini melalui kampanye #IndonesiaKalahkanBatas. INASGOC mengapresiasi rangkaian aktivitas yang diprakarsai oleh Combiphar ini dengan melibatkan semua elemen masyarakat untuk bergerak memberikan dukungan bagi para atlet Indonesia. INASGOC yakin dukungan ini dapat dirasakan oleh semua atlet dan tentunya dapat mendorong mereka meraih prestasi terbaik dan mengharumkan nama bangsa tercinta.



Read more

Air Bersih Untuk Masyarakat Toba Di Nagori Tambun Raya


Danau Toba
Menikah dengan orang Batak Toba dan sempat tinggal kurang lebih lima tahun di kota Medan, Sumatera Utara membuat saya merasa "sangat dekat" dengan kota ini. Selalu ada kerinduan yang tersimpan terhadap kota yang menyimpan sejuta cerita kehidupan saya dan suami. Kota Medan dengan segala hiruk pikuk dan pesona alamnya selalu memanggil saya untuk pulang kembali. Yups, bagi saya, kota Medan sudah seperti rumah ketiga saya setelah Jakarta dan Bandung.

Salah satu tempat yang ingin dan wajib saya datangi jika pulang ke kota Medan adalah Danau Toba. Danau Toba bukan hanya sekedar tempat wisata bagi saya dan suami. Di Toba-lah tinggal orang tua dan keluarga besar suami saya. Ayah mertua saya bermarga Tambun dan tinggal di sebuah dusun di daerah Simalungun, Sumatera Utara. Simalungun merupakan salah satu daerah yang sangat dekat dengan Danau Toba.

Pesona Danau Toba
Pertamakali menginjakkan kaki ke tanah Toba, saya langsung jatuh hati dengan keindahan Danau Toba. Danau Toba adalah danau terbesar di Asia Tenggara. Memang harus saya akui, kebersihan di sekitar tempat wisata Danau Toba kurang terjaga. Terlihat dengan cukup banyaknya sampah berserakan di sekitar lokasi wisata Danau Toba. Saya pun menjadi maklum ketika ibu mertua saya selalu mewanti-wanti saya untuk membawa bekal makanan sendiri jika ingin bermain air dan naik boat ke Pulau Samosir. Pulau yang berada di tengah Danau Toba. 

Penginapan sekitar Danau Toba
Ibu mertua saya selalu mengingatkan untuk tidak membeli makanan sembarangan di sekitar Danau Toba. Menurut anggapan ibu mertua dan para kerabat suami saya, air Danau Toba telah tercemar dan mengandung bakteri yang dapat mengganggu kesehatan tubuh. Apalagi setelah Gunung Sinabung meletus beberapa tahun silam. Mereka semakin enggan untuk mengonsumsi air Danau Toba.

Anggapan masyarakat sekitar Danau Toba terutama yang berada di Simalungun yang meyakini bahwa air Danau Toba tidak layak dikonsumsi, berubah sejak adanya pembangunan filter air bersih di sana. Pembangunan filter air bersih dibuat dalam rangka mendukung kebijakan dan strategi nasional pengembangan sistem penyediaan air bersih (KSNP-SPAM) di Nagori Tambun Raya.

Dulunya, masyarakat Dusun Tiga Baru dan Dusun Sait Borno-Nagori Tambun Raya, Simalungun mengandalkan air dari mata air pegunungan saja padahal mata air pegunungan yang ada kerap kali kering di musim kemarau dan cukup jauh dari tempat tinggal mereka. Masyarakat Nagari Tambun Raya enggan memanfaatkan air Danau Toba untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari. Padahal air Danau Toba adalah air kehidupan yang bisa dimanfaatkan untuk mencukupi kehidupan masyarakat Toba.

Pegunungan sekitar Danau Toba
Kini, dengan sentuhan teknologi, air Danau Toba dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Toba terutama masyarakat Nagori Tambun Raya untuk memenuhi kebutuhan air bersih dan air minum sehari-hari. Penduduk Tambun Raya memiliki fasilitas air bersih dan mereka tidak mengalami krisis air bersih saat kemarau datang akibat keringnya sumber mata air pegunungan.

Penduduk dapat memperoleh pasokan air bersih setiap harinya tanpa rasa khawatir lagi. Masyarakat tidak perlu jauh-jauh lagi mencari sumber mata air baru. Sample air hasil teknologi filter ini juga telah diuji di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Jakarta, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dan dinyatakan memenuhi syarat untuk air minum.

Danau Toba
Penerapan teknologi penyaringan air di Nagori Tambun Raya membuktikan bahwa air danau Toba aman dikonsumsi setelah melalui proses penyaringan. Penduduk setempat tidak perlu lagi khawatir dengan kualitas air Danau Toba.

Saya sendiri berharap masyarakat dan wisatawan yang datang ke Danau Toba sama-sama menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sekitar Danau Toba. Sehingga Danau Toba menjadi tempat wisata yang bersih, apik dan indah serta mampu menarik wisatawan lebih banyak lagi untuk menikmati keindahan budaya dan alam Danau Toba.

Wisata Danau Toba














Read more

Rabu, 25 Juli 2018

Luxury Metalic Matte Lip Cream Beauty Queen Mustika Ratu, Rahasia Bibir Indah Menawan

Luxury Metalic Matte Lip Cream Beauty Queen Mustika Ratu
Tampil cantik, anggun, nampak natural sepertinya menjadi keinginan hampir setiap wanita. Wanita mana sih yang ngga ingin tampil cantik dan memesona siapapun yang melihatnya. Namun untuk segelintir wanita, tampil cantik natural itu cukup sulit dan membingungkan loh. Karena ngga tahu gimana caranya dan harus bagaimana supaya dapat tampil cantik, memukau dan berkilau seperti berlian xixixi.

Kesulitan untuk dapat menggunakan makeup sesuai dengan bentuk dan kondisi wajah, terjadi pula pada saya. Saya ingin tampil cantik natural tanpa terlihat menor namun tidak mengerti bagaimana caranya. Saya termasuk orang yang cenderung malas untuk berdandan karena terbatasnya kemampuan untuk memoles wajah wkwkwk. Sehari-hari saya hanya memakai pelembab dan terkadang bedak wkwkwk. Saya termasuk orang yang 'cuek' dengan penampilan wajah. Karena ya itu dia, saya ngga tahu bagaimana cara merias wajah.

Sebagai wanita, dari dalam diri saya terkadang muncul hasrat untuk tampil beda. "Manglingi" bahasa Jawanya. Minimal saya ingin mencoba menggunakan pemerah bibir atau lipstik. Tidak setiap hari sih tapi setidaknya saat dituntut untuk tampil anggun dan memukau, saya siap menampilkan kecantikan alami wajah saya eaaaaa huahaha *ngakak sendiri ini jadinya.

Luxury Metallic Matte Lip Cream Beauty Queen Mustika Ratu


Saya sempat bertanya sana sini pada teman wanita yang setiap hari rajin merias diri.  Mencari tahu mengenai skin care benefit dan bertanya pada teman seputar bedak, foundation dan lipstik apa yang nyaman dan aman untuk digunakan. Saya juga sering memperhatikan bagaimana caranya sahabat wanita saya memoles bibirnya dengan lipstik. Sepertinya mudah, begitu pikir saya. Sampai beberapa hari lalu, saya beranikan diri untuk menggunakan Luxury Metalic Matte Lip Cream Beauty Queen Mustika Ratu. Mengapa saya pilih Mustika Ratu dan Beauty Queen Series? Karena saya percaya dengan kualitas produk-produk Mustika Ratu yang terbukti mampu mempercantik dan merawat keremajaan kulit wajah. Dan harganya pun masih terjangkau. Khusus untuk Beauty Queen Series, saya memilih menggunakan salah satu seriesnya yaitu Luxury Metalic Matte Lip Cream karena warnanya cocok untuk bibir saya dan memberikan kesan metalic. Bibir saya pun terlihat lebih merona bak buah apel yang ranum #ecieeeee.

Bibir dengan Matte Lip Cream Beauty Queen
Luxury Metalic Matte Lip Cream Beauty Queen Mustika Ratu hadir dengan warna-warna alami yang memberikan efek natural pada bibir. Membuat bibir tampak segar, indah dan tampak memesona. Luxury Metalic Matte Lip Cream Beauty Queen Mustika Ratu mengandung ekstrak biji kelor yang dipercaya mampu menjadikan bibir menjadi tampak indah dan sehat. Ekstrak biji kelor yang berfungsi sebagai antioksidan serta diperkaya oleh vitamin E dan Olive Oil yang menutrisi dan melembabkan bibir sehingga aman digunakan sepanjang hari tanpa efek samping yang berbahaya bagi kesehatan. 

Ekstrak biji kelor ( Moringa Seed Extract) merupakan sumber antioksidan alami dari Indonesia. Didalamnya terkandung asam lemak, flavonoid dan microprotein yang merupakan antioksidan yang kuat. Kandungan yang terdapat dalam ekstrak biji kelor mampu melindungi sel-sel kulit dari radikal bebas dan telah diteliti oleh para ahli dan dipublikasikan dalam Jurnal of Chemical and Pharmaceutical Research. Konon, Cleopatra pun menggunakan ekstrak biji kelor untuk ramuan kecantikannya.

Luxury Metalic Matte Lip Cream Beauty Queen Mustika Ratu memiliki kemasan yang elegan namun praktis. Bentuknya pas digenggam sehingga mudah untuk digunakan. Ada 6 pilihan warna Luxury Metalic Matte Lip Cream Beauty Queen Mustika Ratu yang masing-masing memiliki nomer seri dibawah tabungnya. Seri 01-06. Matte lip ini memiliki kemasan tabung transparan dan tutup warna perunggu yang memberi kesan mewah nan elegan. 


Sebelum lebih jauh melangkah bercerita tentang Matte Lip Cream ini, sudah pada tahu kan apa itu matte lip cream atau lipstik cair? Matte Lip Cream adalah lipstik yang berbentuk cair dengan aplikator yang digunakan untuk menyapukan lipstik ke bibir. Matte Lip akhir-akhir ini semakin menjadi favorit para ciwik-ciwik jaman now karena warnanya lebih pekat namun natural, mudah diaplikasikan dan warnanya tahan lama di bibir.

Luxury Metalic Matte Lip Cream Beauty Queen mengandung SPF 30 dan waterproof. Ukurannya cukup proporsional dengan bentuk aplikator yang tidak terlalu pipih atau kurus. Cairan lipstiknya terbawa dengan baik sehingga mudah untuk digunakan. Sejauh ini, saya tidak mengalami kesulitan untuk memakainya. Saya memilih Luxury Matte Lip Cream Beauty Queen Mustika Ratu no.01. Seri no.01 ini memiliki warna natural yang membuat bibir kering saya lebih berseri dan terlihat lembab serta segar. Untuk wanita seusia saya yang telah melewati kepala 4, warna natural dan soft, terlihat tampak lebih indah. Saya diberitahu oleh teman saya sedikit tips jika ingin memilih warna lipstik yang tepat untuk bibir. Yaitu dengan cara lebih dulu memoleskannya di telapak tangan. Jika terlihat merona dan tidak pucat, pertanda warna lipstik tepat untuk bibir.



Matte Lip Cream Beauty Queen dapat dibeli di toko-toko online seperti Shopee, Lazada ataupun Tokopedia dengan harga beragam. Masih terjangkau dan worted dengan hasilnya. Pastinya sih tidak mahal apalagi bikin dompet meringis. Matte Lip Cream Beauty Queen Mustika Ratu dibandrol dari harga 69 ribu perkemasannya. Harga tersebut jika membelinya di toko online tapi jika belinya di toko offline seperti di Watson dan Guardian harganya lebih mahal. Sekitar 75 ribu sampai 83 ribu. Masih dibawah 100 ribu sih, jadi masih oke-lah.

Sebagai orang yang kurang mahir berdandan, kehadiran Luxury Metalic Matte Lip Cream Beauty Queen Mustika Ratu cukup menolong saya. Saya dapat dengan mudah menggunakannya tanpa takut ketebalan atau belepotan. Gampang disapukan dan rata polesannya di bibir. Aplikatornya mudah dipakai sesuai bentuk bibir terutama pada bagian batas bibir. Sebelum memoles bibir dengan Luxury Metalic Matte Lip Cream Beauty Queen Mustika Ratu, tak lupa terlebih dulu saya memakai pelembab wajah untuk melindungi wajah dari sinar matahari, terkadang saya pakai foundation untuk meratakan warna kulit wajah sehingga terlihat lebih glowing atau langsung menggunakan bedak. Setelah itu baru memakai lip matte untuk memberi kesan menawan pada bibir. Hanya pada saat-saat tertentulah, saya  memakai maskara, eyeshadow maupun blush on. Saya tidak suka terlalu "menor" untuk penampilan sehari-hari.

Saya merasa lebih percaya diri dan cantik memesona dengan warna bibir yang memukau berkat Luxury Metalic Matte Lip Cream Beauty Queen Mustika Ratu. Saya pun memakai produk Beauty Queen Mustika Ratu saat hari raya Idul Fitri kemarin. Dan komentar seragam pun saya peroleh dari kerabat yang saya jumpai. Bukan cuma baju saja ya yang seragam, komentar pun seragam hahahaha. Mereka hampir semuanya bilang kalau saya terlihat beda dengan makeup yang glowing dan sangat natural terutama warna bibir saya. Formula Matte Lip Cream Beauty Queen Mustika Ratu terasa ringan di bibir dan tidak membuat bibir bertambah kering bahkan terasa lebih basah. Sifatnya yang waterproof membuat matte lip cream Beauty Queen Mustika Ratu ini tidak mudah luntur saat sudah menempel di bibir. Saya jadi senang memakai Luxury Metalic Matte Lip Cream Beauty Queen Mustika Ratu untuk mempercantik penampilan saya sehari-hari.






Read more

Kamis, 19 Juli 2018

5 Kriteria Kartu Kredit yang Paling Cocok untuk Traveler

Kartu Kredit
Travelling Lombok
Dulu, traveling bukan lagi sekadar kegiatan pengisi libur panjang atau akhir pekan. Tapi kini, traveling menjadi sebuah keharusan, bahkan ada juga yang menjadikannya sebagai sumber penghasilan, contohnya blogger, vlogger, dan youtuber. Nah, setiap transaksi yang dilakukan traveler ini tentu akan lebih mudah jika menggunakan kartu kredit.

Kemudahan menggunakan kartu kredit diantaranya adalah dengan kriteria berikut:
1. Gratis Masuk Airport Lounge
Salah satu fasilitas yang ditawarkan untuk penumpang khusus adalah airport lounge. Biasanya, area ini dijadikan ruang tunggu favorit untuk kalangan berduit yang terlalu cepat datang ke bandara.
Tapi, Anda pun bisa mencobanya jika menggunakan kartu kredit yang menawarkan fasilitas ini secara gratis sebagai bonus atau hadiahnya. Dijamin Anda tidak akan mati gaya menunggu pesawat berangkat. Tidak sekadar menunggu seperti halnya menunggu di ruang tunggu biasa, Anda bisa melakukan banyak hal di sini.
Di antaranya yaitu makan dan minum dengan menu wah dan merasakan nyamannya menunggu di ruangan sejuk tersebut. Anda pun tidak usah menunggu di counter yang menawarkan fast food, apalagi dengan harganya yang dua kali lipat lebih mahal dari beragam fast food yang dijual di mall.

Lounge Bandara
2. Gratis Tambahan Bagasi
Buat Anda yang masih pemula dalam traveling, biasanya barang yang dibawa seperti mau pindahan rumah sehingga seringkali berat bawaannya melebihi bagasi. Bobot bawaan yang diizinkan yaitu 20 kilogram dan harus rela mengeluarkan beberapa lembar ratus ribuan jika ternyata bobotnya melebihi itu, meski 1-2 kilogram sekalipun.
Sedangkan untuk perjalanan pulang traveling, traveler berpengalaman sekalipun sering tidka menyadari dengan bawaannya yang melebihi kapasitas. Hal ini terjadi karena terlalu over dalam membeli oleh-oleh untuk dibawa pulang. Jadi, jika memungkinkan, sebaiknya timbang dulu di rumah bobot koper atau ransel traveling Anda sebelum berangkat ke bandara.
Kemudian, perkirakan bobot oleh-oleh yang Anda beli. Tapi, Anda akan merasa lebih tenang jika menggunakan kartu kredit tertentu yang menawarkan fasilitas berupa gratis tambahan bagasi. Biasanya gratisannya juga 20 kilogram. Lumayan bukan?

3. Reward Tambahan untuk Transaksi di Luar Negeri
Kriteria ketiga ini bisa bikin Anda lebih berhemat saat traveling ke luar negeri. Karena untuk beberapa jenis transaksi, tidak cukup dengan uang cash, tapi juga kartu kredit. Selain lebih praktis, Anda juga bisa memperoleh reward yang biasanya diberikan dalam bentuk bonus tambahan poin atau cashback.
Kemudian, kalau jumlah poinnya sudah banyak, Anda bisa menukarnya dengan barang-barang tertentu setelah pulang ke Indonesia. Sedangkan untuk reward berupa cashback, biasanya akan langsung ditransfer ke saldo kartu kredit sesuai dengan syarat-syarat yang berlaku dalam setiap transaksi.

4. Reward Berupa Air Mileage
Kriteria kali ini masih berhubungan dengan reward. Bedanya, reward berupa air mileage ini bisa Anda peroleh jika melakukan transaksi dengan nominal tertentu yang disyaratkan. Selain itu, akumulasi air mileage ini tidak ditukarkan dengan barang, melainkan tiket pesawat gratis.
Jadi, sambil terus meningkatkan jumlah transaksi, Anda bisa mengumpulkan air mileage dan ditukarkan dengan tiket pesawat menuju tempat traveling selanjutnya yang menjadi impian Anda. Siapkan saja rencana traveling berikutnya dan terus tingkatkan transaksinya menggunakan kartu kredit tersebut.

5. Banyak Menjalin Kerjasama dengan Berbagai Merchant
Penting bagi Anda untuk memilih kartu kredit terbitan bank yang memiliki banyak channels atau menjalin kerjasama dengan berbagai merchants. Dengan adanya kerjasama ini, banyak keuntungan yang ditawarkan pada Anda sebagai nasabah pemegang kartu kredit.
Contohnya diskon berupa potongan harga sampai program buy 1 get 2. Berhubung Anda juga seorang traveler, pilihan lainnya yang cocok untuk Anda adalah kartu kredit yang menjalin kerjasama dengan berbagai laman atau situs di internet. Tentunya harus situs yang menawarkan kemudahan dalam booking tiket pesawat dan hotel.
Dengan demikian, banyak pengeluaran yang bisa Anda tekan dari adanya diskon untuk akomodasi ini. Besaran diskonnya bervariasi, ada yang menawarkan diskon 10% untuk transaksi minimal Rp500 ribu sampai potongan langsung Rp50 ribu.

Kelima kriteria tersebut bisa Anda peroleh dari Citi Garuda Card serta Standard Chartered WorldMiles. Kartu kredit-kartu kredit lainnya bisa Anda lihat di laman CekAja.com .Setelah menentukan kartu kredit dan merencanakan pengeluarannya, Anda pun bisa menikmati beragam fasilitas sesuai dengan kriteria yang dimilikinya.



Read more

Belajar Cara Now Di Step Up Learning Hub BSD


Pendidikan menjadi salah satu fokus utama saya sebagai orangtua. Saya meyakini bahwa ilmu yang bermanfaat dapat menjadi warisan abadi dan menolong saya serta anak-anak saya di akherat nanti. Uang atau harta dapat dengan mudah habis tapi kalau ilmu, tidak akan bisa dicuri atau habis dimakan waktu. Saya dan suami sepakat untuk membekali anak kami dengan bekal pendidikan formal, agama dan ketrampilan sesuai porsinya berdasarkan keinginan dan minat bakat anak-anak. Oleh karena itu, untuk urusan pendidikan anak, saya dan suami selalu berupaya untuk mengusahakan yang terbaik. Seperti iklan yang sempat booming, "untuk anak, nggak boleh coba-coba wkwkwk". 

Saya dan suami mungkin termasuk orang tua yang saklek soal pendidikan. Sakleknya kami saklek jaman now hahahaha *tetep membela diri*. Anak-anak bebas mau menjadi apa saja sesuai dengan mimpi dan cita-citanya tapi pemilihan dimana anak saya sekolah tetaplah saya dan suami yang punya kuasa. Contohnya saat anak saya ngeyel ingin melanjutkan pendidikan ke pesantren setelah selesai pendidikan dasar, saya pun tak kalah ngeyel tetap menyekolahkan anak saya di salah satu SMP unggulan di sekitar daerah rumah saya. 

Perdebatan sengit penuh alasan pun terjadi antara kami, orangtuanya dan anak sulung saya. Untungnya sih ngga sampai kepengadilan *ehhhhh hahahaha*. Dan akhirnya ditempuhlah jalan damai berupa kesepakatan yaitu anak sulung saya boleh melanjutkan ke pesantren saat lulus SMP. 

Bukan hanya menentukan dimana anak saya bersekolah formal saja kesaklekan saya tapi juga merembet pada pilihan bimbingan belajar apa yang anak saya tempuh. Saya tidak main asal saja memasukkan anak saya kesebuah bimbingan belajar. Saya tetap melibatkan anak saya dalam pemilihan tempat dan bimbingan belajar yang nyaman untuk dia namun keputusan akhir dimana dia mengikuti bimbingan belajar, tetap saya dan suami yang memutuskan.

Saya dan suami sangat menyadari, kami bukanlah orangtua yang sempurna untuk anak-anak kami namun setidaknya kami berusaha untuk memberikan yang terbaik (menurut kami) untuk anak-anak kami. Saya dan suami berpendapat bahwa sampai anak berusia 17 tahun, saya dan suamilah yang bertanggungjawab penuh terhadap kehidupan anak. Kami tetap mendengarkan curahan hati dan keinginan anak-anak kami tapi keputusan tetap ada ditangan kami. 

Sebagai orangtua, saya dan suami selalu membiasakan untuk mendiskusikan semuanya tentang apapun termasuk menyangkut masa depan dan keinginan anak. Jadi anak saya pun tahu apa alasan orang tuanya memilihkan sekolah formal ataupun bimbingan belajar untuk mereka. Atau untuk hal lainnya.

Saya dan suami menyadari bahwa kami tak bisa terus-terusan menemani anak-anak kami belajar. Adakalanya kesibukan dan keegoisan kami sebagai orang dewasa dan orang tua, membuat kami terpaksa tidak dapat mendampingi anak-anak kami belajar setiap hari. Sebenarnya bukan alasan itu saja sih yang membuat saya dan suami satu suara untuk memasukan anak-anak kami kebimbingan belajar. Pelajaran anak jaman now beda banget dengan pelajaran saya dan suami waktu dulu. Bahasa jujurnya mah saya dan suami sering ngga bisa mengerjakan tugas-tugas anak kami wkwkwk *tutupmuka.

Seriusan deh ini, pelajaran anak-anak sekarang tuh susah-susah banget. Seolah-olah soal yang ada dibuku pelajaran itu dibuat untuk nyusahin anak. Dibikin supaya anak ngga bisa jawab *gemes banget soal ini. Menyikapi hal ini, saya dan suami semakin yakin dengan pilihan kami untuk mendaftarkan anak-anak kami ke bimbingan belajar.

Jangan pernah berpikir bahwa memilih tempat bimbingan belajar yang nyaman dan memahami jiwa anak itu adalah hal yang mudah. Hmmm, kalau ada yang berpikir seperti itu, saya pastikan Anda akan menyesalinya hahaha. Milih bimbingan belajar yang tepat untuk anak itu, kenyataannya loh ini, ngga semudah dan sesimpel yang dipikirin.

Ngga jarang nih kejadian seperti ini, sudah nemu nih bimbingan belajar yang sesuai kriteria eh ujung-ujungnya mahal banget biayanya atau kebalikannya. Cukup bikin puyeng kan? Namun akhirnya saya dan suami berpendapat bahwa ada harga ya ada kualitas. Jika kami ingin anak kami mengikuti bimbingan belajar yang berkualitas, kami pun harus rela putar otak untuk mengusahakan biaya tersebut.

Saya dan suami berpikirnya kalaupun kami memasukan anak kami ke bimbingan belajar yang "asal murah" saja kog sayang banget. Percuma gitu, murah tapi kurang ada hasilnya.



Ngomongin tentang bimbingan belajar, beberapa hari yang lalu, saya baru tahu nih kalau ada bimbingan belajar yang kekinian banget. Step Up Learning Hub namanya. Sayang banget sih, lokasinya itu di BSD. Jauhnya kebangetan dari rumah saya wkwkwk. Step Up membuat saya terpesona. Sejujurnya saya belum pernah nemuin bimbingan belajar yang tempatnya saja nyaman dan mendukung banget untuk belajar, selain di sekolah tentunya.

Pertamakali masuk ke Step Up, saya langsung merasakan aura ketenangan dan nyaman. Ruangan disetting penuh warna, apik dan elegan. Bimbingan belajar ini memiliki fasilitas belajar mengajar yang cukup lengkap. Ada ruangan praktek atau laboratorium. Ada pula ruangan yang dirancang sedemikian rupa hingga anak dapat mengerjakan tugas-tugasnya dengan fokus dan rileks tanpa gangguan. Anak dapat lebih terpacu belajar saat berada di Step Up dan akan terbawa ketika si anak berada di rumah.

Nilai lebih dari Step Up ini adalah menyesuaikan dan memahami jiwa serta kebutuhan anak jaman now. Diseluruh ruangan banyak banget colokan listrik. Kalian tahu kan kalau anak jaman now itu ngga bisa jauh-jauh dari colokan listrik? Huahahaha. Setiap kali masuk ke tempat makan atau tempat umum, anak jaman now pasti sibuk cari colokan listrik untuk mencharge gadget ataupun laptop mereka. Nah di Step Up ini colokan listrik tersebar banyak banget di seluruh ruangannya. Jadi ngga khawatir sampai rebutan colokan listrik sih hahahaha.

Step Up Learning Hub

Sekilas nih tentang Step Up. Step Up adalah pusat pembelajaran modern yang bertujuan meningkatkan kompetensi akademik anak dari SD hingga SMA agar memenuhi standar internasional. Pelajaran yang disampaikan oleh pembimbing di Step Up dilakukan secara personal, menyenangkan dan interaktif. Para pembimbing di Step Up atau lebih familiar dipanggil "Coach" yang ada di Step Up adalah para profesional yang terakreditasi dibidangnya masing-masing. Step Up menghadirkan pengalaman belajar masa kini dengan menyediakan satu atap dimana anak dapat belajar dengan nyaman, mengekspresikan kreativitas mereka secara mandiri dan saling bertukar pikiran.

Step Up adalah bagian dari Sampoerna Schools System yang mengutamakan sistem pendidikan terpadu untuk masa depan generasi muda di Indonesia. Melihat sendiri proses belajar mengajar di Step Up, langsung bikin saya mupeng untuk mendaftarkan anak saya di Step Up tapi sayang Step Up baru ada di BSD. Bahasa yang digunakan di Step Up adalah Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. Mengapa demikian? Supaya anak terbiasa dengan bahasa internasional dan mampu menghadapi kerasnya hidup yang kompetitif ini.

Step Up tidak hanya memberikan bimbingan untuk pelajaran umum saja tapi juga memberikan bimbingan TOEFL dan conversation Engglish untuk anak yang memang berkeinginan untuk melanjutkan sekolah atau kuliah di luar negeri.

Oh ya hampir saja saya lupa. Step Up ini masih terbilang baru loh. Step Up hadir pada tanggal 28-4-2018 lalu. Belum genap setahun tapi saya melihat bukti-bukti kemajuan dari Step Up.

Salah satu contohnya adalah belum lama ini, Step Up meluncurkan kerjasama dengan The Princeton Review. Kerjasama ini dilatarbelakangi oleh adanya fenomena semakin meningkatnya minat pelajar Indonesia yang berencana melanjutkan kuliah di luar negeri khususnya ke Amerika Serikat. Berdasarkan Field Service Intercultural Survey menunjukan bahwa generasi Z berpikir untuk melanjutkan pendidikan di luar negeri supaya memperoleh kualitas pendidikan yang lebih baik dan meningkatkan daya saing dalam mendapatkan pekerjaan dimasa depan.

Kerjasama ini akan membuat anak jaman now yang berkeinginan kuliah di Amerika Serikat memperoleh persiapan atau bekal yang sesuai dan dibutuhkan untuk melanjutkan pendidikan di USA. Satu hal yang mesti digarisbawahi, Step Up bukanlah agen yang menggiring siswa atau anak yang ingin melanjutkan pendidikan di luar negeri terutama di USA untuk memilih satu universitas/sekolah saja. Step Up bersifat mengarahkan dan membimbing saja tapi tidak mengharuskan anak untuk melanjutkan pendidikan di satu lembaga pendidikan saja.

Biaya bimbingan belajar di Step  Up masih sangat terjangkau sesuai dengan kualitas yang ditawarkan. Bahkan ngga jauh beda dengan biaya bimbingan belajar anak saya yang memiliki fasilitas tidak selengkap Step Up. Duh semakin mupeng dengan Step Up.


Read more

Selasa, 17 Juli 2018

Meningkatkan Profesionalisme Karyawan Melalui PRUuniversity


Prudential merupakan salah satu asuransi dengan jumlah nasabah yang cukup besar di Indonesia. Saya sendiri sempat menjadi nasabah Prudential konvesional sebelum akhirnya beralih ke Prudential Syariah. Pt.Prudential Life Assurance atau yang lebih familiar dengan sebutan Prudential Indonesia mulai berkiprah di Indonesia sejak tahun 1995. Cukup lama ya. Prudential menjadi salah satu asuransi yang terpercaya dan berhasil memikat hati nasabahnya dengan produk-produk asuransi yang ditawarkannya.

Sejak pertamakali meluncurkan produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi pada tahun 1999, Prudential Indonesia berhasil menduduki tempat teratas untuk pasar produk tersebut. Pada tahun 2007, Prudential Indonesia mendirikan Unit Usaha Syariah dan dipercaya sebagai pemimpin pasar asuransi jiwa syariah di Indonesia. Sampai saat ini, Prudential Indonesia telah melayani lebih dari 2,3 juta nasabah yang didukung oleh lebih dari 277.000 tenaga pemasar berlisensi.

Prudential berupaya untuk terus memperbaiki kualitas pelayanannya terhadap nasabahnya dengan cara meningkatkan profesionalitas tenaga marketing dan para agennya. Salah satu usaha yang dilakukan oleh Prudential Indonesia untuk meningkatkan kualitas pelayanan tim marketing dan agennya yaitu dengan mendirikan Pruuniversity sebagai platform untuk memperkaya pengetahuan dan mengembangkan kapabilitas serta kualitas karyawan dan tenaga marketing supaya dapat melayani jutaan keluarga di Indonesia yang telah bergabung menjadi nasabah dan memberikan kepercayaannya pada Prudential.

Pada tanggal 5 Juli 2018, PRUuniversity secara resmi didirikan. Menurut Jens Reisch, Presiden Director Prudential Indonesia, tujuan di dirikannya PRUuniversity yaitu untuk terus meningkatkan profesionalisme karyawan dan tenaga marketing Prudential secara inovatif, efisien dan relevan, meningkatkan kemampuan mereka untuk dapat merespon tuntutan bisnis yang terus berubah-ubah secara cepat dan supaya mereka dapat semakin sukses dalam karirnya. Prudential Indonesia ingin memastikan agar masyarakat Indonesia memperoleh perlindungan terbaik, memiliki literasi keuangan dan mempunyai kesadaran mengenai pentingnya asuransi jiwa. Kesadaran akan pentingnya memahami literasi keuangan dan pentingnya memiliki asuransi jiwa sebagai jaminan hidup dimasa depan harus terus ditingkatkan.

PRUuniversity dirancang khusus untuk memberikan pelajaran serta pendidikan mengenai literasi keuangan pada karyawan dan tenaga marketing Prudential Indonesia termasuk para agennya. Kurikulum di PRUuniversity didesain agar para karyawan, tenaga marketing dan agen mampu mengedukasi publik serta memberikan pelayanan terbaik kepada nasabahnya.

Kurikulum pelatihan dan sertifikasi Prudential tersedia di 3 lokasi utama di Jakarta, 7 lokasi luar Jakarta dan 54 pusat lisensi yang melayano 409 Kantor Pemasaran Mandiri (KPM) di seluruh Indonesia. Target dari adanya PRUuniversity adalah mendorong dan memfasilitasi serta menyiapkan kemampuan dan pengetahuan karyawan, tenaga marketing dan para agen untuk memperoleh sertifikat lisensi yang dikeluarkan oleh lembaga keuangan berlisensi. Jadi, bukan Prudential yang mengeluarkan sertifikat tersebut.

Peresmian dan pendirian PRUunivetsity menandai adanya perubahan dalam paradigma belajar di Prudential Indonesia, secara inovatif mengubah cara karyawan, tenaga marketing dan para agen menambah wawasan serta berbagi ilmu. PRUuniversity memanfaatkan kemajuan teknologi digital dengan menyediakan platform belajar online yang dapat diakses kapan saja dan di mana saja.

Platform digital ini mampu menghubungkan  2000 karyawan dan 277000 tenaga marketing Prudential yang tersebar di 169 kota di Indonesia. PRUuniversity menyediakan forum belajar kolaboratif berbasis social learning supaya bisa saling berbagi pengalaman, kisah sukses dan best practices.

Sebagai salah satu nasabah Prudential, saya yakin peluncuran PRUuniversity ini akan mampu menghadirkan tenaga asuransi berkualitas yang mampu memberikan kontribusi positif pada pertumbuhan asuransi di Indonesia. Saya juga yakin pelayanan Prudential Indonesia semakin membaik dan tetap menjadi asuransi terpercaya negeri ini.
#PRUuniversity
#PrudentialIndonesia
#LiterasiKeuangan



Read more

Senin, 16 Juli 2018

MNC Vision, Hiburan Keluarga Tanpa Batas

MNC Vision  Kedoya Green Garden
Setiap orang memiliki cara masing-masing untuk dapat keluar dari kondisi tertekan atau stress yang dideritanya akibat berbagai faktor dalam kehidupannya. Salah satu ritual yang saya lakukan untuk dapat tetap waras adalah dengan menonton film. Yups, menonton film di bioskop adalah salah satu cara yang saya lakukan untuk mengusir kejenuhan karena rutinitas sehari-hari termasuk kala stress melanda. 

Saya terbilang orang yang sering melipir ke bioskop. Dalam sebulan, saya bisa 5-6 kali bahkan lebih nonton film di bioskop. Ini antara sering stress dan emang doyan nonton ya hahahaha. Tak ada kriteria khusus sih film apa yang saya tonton. Yang penting, saya suka dengan pemainnya dan saya nonton di bioskop yang menurut saya nyaman. Saya paling bete dan langsung ill feel jika saat nonton film eh suara yang terpantul dalam studio mengalami gangguan seperti muncul bunyi-bunyi keresek-keresek yang mengganggu atau terasa pecah di telinga. Duh ngga banget deh itu.

Saya memang orang yang hobi banget nonton film. Hobi nonton saya ini membuat Pak Suami sedikit geregetan dengan jumlah nominal pengeluaran saya untuk menonton film. Menurut dia, pengeluaran saya untuk menonton film di bioskop cukup besar. Ya memang sih kalau saya iseng menghitungnya ternyata lumayan juga jumlah rupiah yang sudah saya keluarkan untuk menonton film di bioskop xixixi *tutupmuka*.

Menyikapi hobi nonton film saya dan besarnya pengeluaran untuk hobi tersebut, Pak Suami berinisiatif untuk berlangganan TV kabel. Tujuannya supaya saya dapat menonton film sepuasnya di rumah. Jadinya bisa lebih hemat. Tapi pada prakteknya, saya tetap saja diam-diam melipir ke bioskop hahahaha. Bagi saya, terasa banget bedanya saat nonton film di rumah dengan di bioskop. Kalau di bioskop terasa lebih "hidup" filmnya.

Mungkin pengaruh audionya kali ya. Kalau di bioskop kan menggunakan perangkat theatre yang canggih hingga suaranya jelas dan seperti nyata. Saya baru tahu loh kalau ternyata teknologi suara seperti itu bisa kita nikmati di rumah melalui  Dolby Audio. Dolby Audio adalah teknologi audio yang mampu menghasilkan kualitas suara yang kaya, super jernih yang memungkinkan pendengar mengenali seluruh dialog, dentuman suara maupun detail-detail peristiwa dengan sangat jelas.

Dolby Audio (Riyardi Arisman.dok)
Ada satu hal yang mesti diperhatikan jika kita ingin menikmati Dolby Audio di rumah melalui perangkat home theatre. Sebelum membeli audio home theater seperti Dolby ini, sebaiknya kita terlebih dulu menghitung luas ruangan yang ingin dipakai sebagai tempat home theatre tersebut diletakkan. Hal ini bertujuan supaya efek suara yang dihasilkan oleh home theatre tersebut lebih terasa efeknya. Selain itu juga untuk menyesuaikan dengan tipe/model home theatre yang akan dipakai. 

Saya jadi membayangkan sendiri bagaimana hebohnya tetangga sebelah rumah jika saya memasang home theatre Dolby Audio seperti yang ada di bioskop sedangkan rumah saya minimalis luasnya?Mungkin saya akan didemo karena suara menggelegar dan cukup membuat jantung berdebar yang berasal dari Dolby Audio dari home theatre yang ngga sesuai dengan luas ruangan di rumah saya wkwkwk.

Fitur Dolby Audio ini dapat kita nikmati di rumah jika berlangganan MNC Vision. Duh menggoda banget ya? Iya sih menggoda tapi mendadak langsung pening saat tahu berapa harga satu set perangkat home theatre dengan fitur Dolby Audio ini. Harga home theatre yang dilengkapi Dolby Audio berkisar 40 juta. Wew banget, kan?

Oh ya, kalau kalian belum jelas mengenai MNC Vision, saya ceritain sedikit ya. MNC Vision adalah pionir TV berlangganan di Indonesia. Lah kog? Kayaknya baru denger deh, iya ngga sih? Saya yakin pasti terdengar baru ya nama MNC Vision. Eits, ngga usah bingung deh, apalagi sampai mengernyitkan dahi begitu. Awas tambah banyak kerutan keriput akibat keseringan bingung wkwkwk. 

Sejak Desember 2017 yang lalu, MNC Vision hadir menyapa pengguna TV kabel di Indonesia dengan identitas dan karakter baru setelah berganti nama dari Indovision, Okevision dan Top TV. Lebih tepatnya sih ketiga merek TV Kabel tersebut digabung dan dilebur menjadi MNC Vision. MNC Vision saat ini merupakan operator terbesar DTH di Indonesia.

Antena yang dimiliki MNC Vision
DTH atau Direct-to-Home adalah pemancaran sinyal televisi dari satelit geostasioner berdaya pancar kuat keantena piringan kecil dan penerima satelit di rumah-rumah penduduk. MNC Vision mempunyai panetrasi pasar mencapai lebih dari 70% (pelanggan satelit maupun kabel). MNC Vision menggunakan satelit frekuensi S-Band.

MNC Vision semakin memperkuat kualitas layanannya dengan memaksimalkan keunggulan fitur dan fasilitas yang dimiliki. Apa yang dilakukan oleh MNC Vision ini sejalan dengan tingkat penetrasi TV berlangganan di Indonesia yang diprediksi akan terus bertambah dan diestimasikan akan sampai diangka 12,7% pada tahun 2022. Prediksi tersebut berdasarkan analisis Media Partners Asia (MPA). 

Untuk semakin menginspirasi lebih dari 2,4 juta pelanggannya, MNC Vision menghadirkan berbagai tayangan menarik dan memberikan pengalaman menonton yang berbeda melalui keunggulan fitur serta fasilitas MNC Vision, salah satunya adalah fitur Dolby Audio.

Blogger Gathering MNC Vision
Menurut penjelasan Ibu Ramadhani dalam acara Blogger Gathering MNC Vision, MNC Vision selalu berupaya untuk menginspirasi keluarga Indonesia dengan program dan fitur unggulan. MNC Vision berkomitmen untuk selalu memberikan pelayanan yang terbaik dan nilai tambah bagi pelanggan dengan kenyamanan menikmati tayangan favorit mereka dimanapun dan kapanpun melalui fitur MNC Vision Plus yang dapat diakses lewat aplikasi MNC Now.

MNC Vision memiliki fasilitas operasional terlengkap berstandar tinggi yang mampu menyiarkan tayangan TV berkualitas. Fasilitas-fasilitas tersebut meliputi Antena Farm, Walk in Center (WIC), Customer Care dan Studio. Selain berbagai fasilitas yang menunjang kualitas tayangan, MNC Vision kian memaksimalkan berbagai fitur yang dimiliki seperti teknologi satelit S-Band yang tahan cuaca, parental lock, Electronic Program Guide ( EPG), multi decoder dan High Definition (HD) untuk menyaksikan tayangan dengan visual lebih jernih.



MNC Vision juga memiliki program super bundle yang menghadirkan paket bundling TV berlangganan+internet super cepat demgan mobile broadband bekerjasama dengan Indosat Oreedo dengan kapasitas data 20 GB dan XL Axiata dengan kapasitas data sampai 80 GB. Bukan hanya menawarkan program bundling TV, MNC Vision juga menawarkan program MNC Vision Priority. Program ini merupakan program khusus yang ditujukan untuk pelanggan setia dan mencakup berbagai keistimewaan seperti penawaran spesial dari berbagai pilihan merchant dan kesempatan untuk kegiatan-kegiatan menarik seperti movie screening, program privilege, loyalty serta mendapatkan berbagai promo dan keuntungan lainnya.

MNC Vision juga dilengkapi dengan fitur Dolby Audio. Dolby Audio memiliki berbagai keunggulan seperti sorround sound, automatic volume control dan kemampuan untuk memberikan kualitas audio terbaik yang dapat disesuaikan diberagam kontes seperti film, games, musik ataupun program broadcast. Berbagai hal tersebut membuat sensasi menonton terasa lebih realistis hingga dapat membuat penonton merasa menjadi bagian dari film atau tayangan hiburan favorit mereka.

Acara Blogger Gathering MNC Vision di gedung MNC Vision Kedoya Green Garden memberikan kenangan tak terlupakan yaitu saat saya merasakan sendiri kecanggihan teknologi Dolby Audio. Dalam ruangan kecil, tak terlalu besar, saya menikmati fitur Dolby Audio. Suaranya jernih, jelas dan gak pecah kemana-mana. Saat itu saya disetelin film action. Suara tembakan dalam adegan film sangat persis dengan suara aslinya. Saya merasa menonton dalam bioskop. MNC Vision bukan yang lainlah pilihan saya. Fitur Dolby Audio MNC Vision  keren banget deh pokoknya..huahahaha.

Dolby Audio memberikan kualitas hiburan yang maksimal, serta menghadirkan pengalaman yang luar biasa dengan kualitas suara super jernih, konsisten, aksesibel dan berkualitas tinggi secara efisien  dalam berbagai konten dan genre. Seluruh pelanggan MNC Vision dapat menikmati kualitas suara super jernih dengan  fitur Dolby Audio di 3 saluran yaitu RCTI, HBO dan FOX Moviest.

Dolby Audio memberikan sensasi menonton yang terasa lebih realistis sehingga dapat membuat penonton merasa menjadi bagian dari film atau tayangan hiburan favorit mereka. Dan hal inilah yang saya rasakan. Hadeh jadi ketagihan nonton film dengan fitur Dolby Audio nih. Ayo siapa yang ikhlas kasih hadiah home theatre dengan fitur Dolby Audio untuk saya? Hahahaha #CeritaDIMNCVision








Read more