Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2018

Cegah Kanker Pada Anak Dengan Deteksi Sedini Mungkin

Gambar
Salah satu penyakit yang menjadi momok menakutkan bagi mamak adalah kanker. Penyakit ini telah merenggut nyawa kakak pertama mamak puluhan tahun lalu. Saat itu, penyakit kanker belum sebooming sekarang. Pada saat itu, mendengar dokter memvonis terkena kanker, yang kebayang adalah menghitung hari menebak-nebak kapan malaikat maut datang dan menjemput kakak tercinta. Terbayangkan apa yang dirasakan oleh orang tua mamak? Apalagi pengobatan kanker pada waktu itu belumlah secanggih dan semaju sekarang.

Jangankan tentang pengobatan kanker, sosialisasi mengenai penyakit kanker pun belumlah ada. Sekitar awal tahun 1990-an jika tak salah ingat. Belum ada rumah sakit khusus kanker, belum ada rumah singgah yang membantu memberikan semangat pada penderita kanker maupun keluarganya. Ketika itu, kanker adalah vonis mati. Mamak masih ingat, kakak pertama mamak harus dirawat di rumah sakit selama waktu yang cukup lama dan berakhir pada kematiannya. Mungkin jika sakitnya sekarang, bisa ditangani deng…

Pentingnya Nutrisi Seimbang Pada 1000 Hari Pertama Kelahiran

Gambar
Apakah kalian tahu kalau Indonesia dikategorikan sebagai negara darurat gizi? Yups, banyaknya kasus gizi buruk yang terjadi di tanah air semakin memperjelas kondisi masyarakat kita yang belum memiliki pemahaman mengenai pentingnya gizi seimbang. Hmmm sedih ya? Hiks. Kasus terbaru adalah gizi buruk anak-anak Suku Asmat. Gizi buruk bukan hanya didorong oleh kondisi ekonomi yang memprihatinkan tapi dapat disebabkan pula oleh kurangnya pengetahuan dan pemahaman mengenai pentingnya gizi atau nutrisi seimbang untuk tumbuh kembang anak.

Salah satu contohnya adalah gizi buruk yang terjadi pada anak-anak Suku Asmat. Belum banyak yang tahu jika "mama-mama" Suku Asmat banyak yang meyakini bahwa makanan bergizi itu adalah sarden dan mie instan. Duh keliru kan? Khusus untuk Suku Asmat, kondisi perekonomiannya juga rendah, ditambah lagi dengan sanitasi lingkungan yang buruk. Semakin memperburuk kondisi kesehatan masyarakat Asmat. Persoalan kesehatan termasuk masalah gizi buruk bukan hany…

Hafidz Doll, Mainan Edukasi Anak Zaman Now

Gambar
Memiliki dua anak yang berbeda jenis kelamin dengan jarak usia yang lumayan jauh, cukup membuat mamak sedikit ribet. Terutama dalam hal membelikan pakaian, mainan atau perlengkapan yang bersifat gender. Bukan ribet sih tepatnya tapi agak boros xixixi. Karena barang milik abangnya tidak semuanya bisa "diwariskan" untuk adiknya, si cewek kecil. Ya iyalah, ngga mungkin kan mamak memakaikan si cewek kecil baju lungsuran  abangnya? Atau memberikan si cewek kecil mainan mobil-mobilan milik abangnya. Kalau mamak paksakan untuk memakaikan si cewek kecil, barang-barang milik abangnya, bisa-bisa si cewek kecil tumbuh menjadi gadis tomboy seperti mamaknya wkwkwk. Bahaya kan? Huahaha

Punya dua anak yang berbeda jenis kelamin, memberikan sedikit pe-er untuk mamak. Pe-er sekaligus tantangan agar selalu kreatif dan pintar dalam menghadapi keduanya termasuk saat mereka mengajak bermain. Mamak harus bisa memberikan mereka permainan yang dapat merangsang daya kreatifitasnya sesuai dengan usi…

Zoya Lip Paint, Lipstik Halal Untuk Wanita Istimewa

Gambar
"Kamu ngga pernah ingin memakai lipstik?", tanya seorang sahabat pada mamak. "Tidak", jawab mamak lugas. Yups, mamak memang tidak ada keinginan sama sekali untuk berdandan termasuk memakai lipstik. Mungkin mamak termasuk wanita langka tapi seperti itulah yang mamak rasakan.

Sepanjang usia mamak yang sudah banyak ini, mamak nyaris tak pernah dandan termasuk memoles bibir dengan lipstik. Menggunakan lipgloss pun malas rasanya hahahaha. Jangankan urusan per-lipstikan, menggunakan bedak muka saja, bisa dihitung dengan jari wkwkwk, itupun kalau ingat pakai bedak, baru deh pakai *parah.
Mamak terpaksa berdandan itu hanya saat moment pernikahan saja. Selain itu hampir tidak pernah memakai riasan apapun. Ngga ada alasan khusus sih kenapa mamak malas dan cuek sekali dengan penampilan. Mamak juga heran kenapa tidak ada keinginan sama sekali untuk mempercantik diri. Mungkin karena mamak merasa sudah cukup cantik kali yaaa hingga merasa ngga perlu dandan huahahaha siap-siap d…

Menulis Dengan Cinta Bersama Dini Fitria

Gambar
Tak terasa telah hampir satu setengah tahun saya menjadi seorang fulltime blogger. Blogging memberi banyak warna dan cerita dalam hidup saya. Menjadi seorang blogger memang bukan cita-cita saya, kepikiran pun tidak. Tapi ternyata saya malah jatuh cinta dengan dunia blogging ini. Awal nge-blog, saya tak membayangkan bahwa blogger dapat menjadi sebuah profesi yang memiliki banyak keuntungan meskipun untuk memperoleh semua keuntungan tersebut diperlukan usaha dan perjuangan.
Saya sangat menikmati perjalanan saya sebagai seorang blogger hingga sampai pada satu titik saya merasa tulisan saya hambar bagai sayur tanpa garam. Saya merasa semakin banyak job menulis yang saya dapatkan, semakin parah saja kadar kehambaran tulisan saya. Bahkan saya merasa tulisan saya mati rasa. Saya kehilangan feel dalam banyak tulisan saya. Tulisan saya seolah kehilangan jiwanya. Terutama dalam tulisan job review. Saya merasa kehilangan gairah dalam menulis. Saya menulis hanya untuk menuntaskan kewajiban saja.…

Dompet Dhuafa 25 Tahun Membentang Kebaikan

Gambar
Dompet Dhuafa adalah salah satu lembaga nirlaba di Indonesia. Lembaga sosial kemanusiaan yang berupaya untuk membantu memajukan bangsa termasuk membantu mengentaskan persoalan utama bangsa ini yaitu masalah ekonomi dan kesejahteraan sosial. Dompet Dhuafa berusaha untuk membantu orang miskin atau kaum dhuafa untuk keluar dari belenggu kemiskinan melalui pemberdayaan ekonomi lokal.

Dompet Dhuafa berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk dapat membantu kaum dhuafa untuk dapat memiliki kehidupan yang lebih baik. Dengan mengusung motto "Mustahik to Muzakki", Dompet Dhuafa berupaya agar kehidupan kaum dhuafa yang tadinya adalah seorang penerima zakat maka dapat berubah menjadi pemberi zakat. Ini berarti adanya peningkatan kehidupan ekonomi kaum dhuafa.

Sepanjang usianya yang hampir memasuki tahun ke-25, Dompet Dhuafa telah banyak berkontribusi terhadap berbagai aktivitas sosial kemanusiaan dan mencoba berkolaborasi dengan membawa budaya masyarakat Indonesia untuk terus bersama me…

Kemeriahan BCA Expoversary 2018,ICE BSD Tangerang

Gambar
Hai apa kabar semua? Kali ini Mamak mau cerita tentang keseruan perayaan ulang tahun ke-61 Bank Central Asia atau yang familiar dengan sebutan BCA. Mamak termasuk salah satu nasabah setia BCA. Pertamakali nabung ke bank ya langsung buka rekening BCA. Kurang lebih sudah hampir tiga puluh tahun Mamak menjadi nasabah BCA.

Dulu, saat pertamakali menjadi nasabah BCA, belum banyak cabang-cabang BCA di sekitar tempat tinggal Mamak dan mesin ATM belumlah sefamiliar seperti sekarang. Mamak hanya punya buku tabungan saja. Dan kalau perlu uang, ya harus pergi ke kantor cabang BCA terdekat. Agak ribet sih, apalagi harus mengantri lumayan panjang. Seiring berjalannya waktu dan perkembangan teknologi, transaksi perbankan menjadi lebih simple dan memudahkan. Sekarang ini untuk transaksi non tunai seperti melakukan transfer, Mamak ngga perlu repot-repot datang ke bank. Cukup melalui atm atau pun m-banking yang diakses dari telepon selular. Jam berapapun dan dimana pun, tetap dapat melakukan transaks…

Aplikasi Pencari Rezeki, Buku Terbaru Wusda Hetsa dan Achi TM

Gambar
Pertamakali mendengar aplikasi pencari rezeki, Mamak langsung membayangkan sebuah aplikasi yang digunakan untuk membantu memperoleh rezeki dengan cara-cara tertentu secara online. Tapi ternyata Mamak salah. Aplikasi Pencari Rezeki ternyata sebuah buku terbaru hasil kolaborasi Wusda Hetsa dan Achi TM. Buku yang memiliki 198 halaman ini dibagi dalam 6 bab. Buku yang menggoda Mamak untuk mengetahui apa saja yang tertulis di dalamnya.
Seperti judulnya yaitu Aplikasi Pencari Rezeki, buku ini berisi tentang bagaimana seharusnya menyikapi rezeki kita dan hal-hal yang berharga yang kita miliki dalam hidup ini. Banyak diantara kita yang belum memahami konsep rezeki bahkan masih banyak yang memiliki mindset yang salah tentang rezeki. Mamak sependapat dengan penulis bahwa rezeki merupakan misteri illahi. Manusia hanya berkewajiban untuk berusaha dan meminta namun hasilnya ada ditangan Allah.


Mamak sendiri selalu percaya pada kekuatan doa dan keyakinan pada Allah. Persis yang ditulis dalam buku …