Rabu, 28 Juni 2017

Kenali Gejala Alergi Susu Sapi Agar Tumbuh Kembang Si Kecil Optimal


"Wah Si Dede sekarang montok ya? Ini yang waktu kecilnya minum susu khusus khan? Susu kedelai ya? Ini yang waktu itu ikut terapi alergi khan? Yang pencernaannya mengalami gangguan?", berondong tanya seorang kerabat. Yess benar banget. Putri kecil yang kini bertubuh montok dan tumbuh besar ini, dulunya seorang bayi yang rentan sakit.


Begitu melihat dunia langsung kena ASI dan Si Putri Kecil ternyata enggak bisa nerima susu sapi masuk ke tubuhnya. Alhasil enggak lama minum susu sapi langsung muntah dan diare. Sejak usia 3 hari mulai diperkenalkan dengan susu kedelai. Sampai usia 3 tahun sering banget mengalami gangguan kesehatan seperti mudah flu, sering diare, ruam kulit dan nafas berbunyi. Sayangnya saat itu pengetahuan saya sebagai ibunya tentang tumbuh kembang anak dan gangguan pencernaan sangatlah terbatas. Dibenak saya saat itu hanyalah pemahaman bahwa Putri Kecil mengalami alergi susu sapi padahal ternyata belum tentu hal tersebut yang dialami Si Putri Kecil. Pemahaman tentang gangguan pencernaan dan alergi susu sapi justru baru saya dapatkan sekitar dua pekan lalu saat Si Putri Kecil telah berusia 7,5 tahun, ketika saya mengikuti acara buka puasa bersama Enfaclub A+. Enfaclub A+ merupakan kumpulan ibu-ibu yang anaknya mengonsumsi susu Enfagrow A+. Enfaclub A+ berupaya untuk memberikan edukasi tentang tumbuh kembang bayi dan anak termasuk mengenai gangguan kesehatan yang sering dialami oleh Si Kecil.


Dulu saya beranggapan bahwa gejala yang dialami Si Putri Kecil waktu bayi, seratus persen disebabkan karena Putri Kecil mengalami alergi susu sapi dan tidak terpikir sama sekali bahwa mungkin saja pencernaannyalah yang sebenarnya terganggu. Acara Buka Bersama Enfaclub A+ membuka pikiran dan memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai gangguan pencernaan pada anak dan apakah alergi susu sapi itu. Selama ini banyak sekali orang tua yang kurang memahami bahwa tidak semua gangguan pencernaan yang dialami oleh Si Kecil selalu berkaitan dengan alergi terutama alergi susu sapi.

Buka Bersama Enfaclub A+ dilaksanakan di Tanamera Cuisine dipandu oleh MC Mba Gaby. Acara diawali oleh sambutan dari pihak MeadJhonson sebagai produksi dari susu Enfagrow A+, Bapak Dudi Adrian. Bapak Dudi memperkenalkan susu pertumbuhan Enfagrow A+ Gentle Care, susu pertumbuhan anak yang dilengkapi inovasi dengan adanya protein LGG (protein halus) dan teknologi khusus PHP (Partially Hyrolyzed Protein) yang membuat Enfagrow A+ Gentle Care mudah dicerna. Enfagrow A+ Gentle Care ini adalah susu pertumbuhan untuk Si Kecil usia 1-3 tahun yang mengalami gangguan pencernaan seperti perut kembung dan susah buang air besar. Enfagrow A+ Gentle Care merupakan susu pertumbuhan dengan protein yang terpecah sehingga mudah dicerna. Enfagrow A+ Gentle Care ini diproduksi di Belanda dan memiliki protein halus yang mudah dicerna untuk perut Si Kecil yang sensitif. Diperkaya pula dengan nutrisi penting seperti Omega 3 dan 6, Kalsium, Zat Besi, Asam Folat, Vitamin B1,B6 dan B12. Setelah mengonsumsi Enfagrow A+, Si Kecil juga harus diperkenalkan dengan susu formula hingga tubuhnya dapat beradaptasi dengan susu formula tersebut.


Setelah Bapak Adrian memperkenalkan susu Enfagrow A+ Gentle Care, acara dilanjutkan dengan penjelasan Dokter Spesialis Anak sekaligus Konsultan Gastrohepatologi Anak, Dr.dr. Ariani Dewi Widodo, SpA(K) mengenai masalah pencernaan anak. Tidak semua gangguan pencernaan anak seperti muntah, perut kembung, susah buang air besar, rewel dimalam hari berkaitan dengan alergi terutama alergi susu sapi. Diperlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan apakah gangguan pencernaan yang dialami oleh Si Kecil memang disebabkan oleh alergi terutama alergi susu sapi. Apakah sebenarnya alergi susu sapi itu? Alergi susu sapi adalah kondisi dimana sistem imun anak justru memiliki respon yang tidak normal terhadap kandungan protein di dalam susu sapi. Alergi susu sapi terjadi akibat sistem kekebalan tubuh bayi bereaksi dengan protein yang ada di dalam susu sapi. Jenis protein dalam susu yang paling sering menyebabkan alergi adalah whey dan kasein.

Protein dalam susu sapi merupakan salah satu bahan kimia yang dapat menimbulkan reaksi alergi pada beberapa bayi dan anak namun dalam jumlah kecil yaitu sekitar 7% saja atau 1 dari 50 bayi atau anak di bawah 4 tahun saja yang mengalaminya. Seiring dengan pertumbuhan dan semakin sempurnanya sistem pencernaan Si Kecil, alergi susu sapi berangsur menghilang. Alergi susu sapi berbeda dengan intoleransi laktosa. Alergi susu sapi dan intoleransi laktosa seringkali membuat keadaan bayi dan anak menjadi kurang sehat. Intoleransi laktosa tidak melibatkan sistem kekebalan tubuh. Intoleransi laktosa adalah kondisi dimana bayi atau anak dibawah 4 tahun mengalami ketidakmampuan untuk mencerna laktosa yaitu tipe gula alami yang terkandung di dalam susu sapi. Gejalanya adalah diare, kembung, kram perut bagian bawah dan muntah. Biasanya gejala-gejala tersebut muncul 30 menit setelah Si Kecil mengonsumsi susu sapi dan produk olahan susu sapi. Namun diperlukan pemeriksaan lebih lanjut lagi, apakah Si Kecil mengalami intoleransi laktosa atau alergi susu sapi.

Gejala alergi susu sapi dapat muncul sesaat setelah anak minum susu sapi atau produk olahan susu sapi. Gejala yang langsung timbul adalah muntah, mengeluarkan suara 'ngik', timbul rasa gatal disertai bengkak dan kemerahan. Gejala alergi susu sapi yang muncul dapat terjadi dalam beberapa tingkat keparahan tergantung dengan masing-masing anak. Gejala alergi susu sapi yang mungkin timbul beberapa jam setelah anak mengonsumsi susu sapi dan produk olahan susu sapi  yaitu mencret atau diare dan terkadang faeses mengandung darah, batuk, flu, mata berair, kulit menjadi ruam dan gatal, sering terjadi pula gatal disekitar mulut, kolik atau nyeri hebat pada perut. Bila gejala alergi susu sapi yang muncul sangat parah maka anak dapat mengalami anafilaksis yaitu kondisi dimana anak susah bernafas akibat respon alergi yang terjadi menyumbat dan menghalangi saluran pernafasan. Untuk menghindari tingkat keparahan alergi susu sapi, orang tua harus mengenali gejala-gejala awal alergi susu sapi yang mungkin dialami oleh Si Kecil.

Dr.dr. Dewi Ariani Widodo SpA
Dalam acara Buka Bersama Enfaclub A+ ini, Bapak M. Nuh Nasution, Tim Ahli Enfa A+ memperkenalkan tes alergi sederhana yang dapat dilakukan sendiri oleh para orang tua terutama sang bunda untuk mengetahui apakah Si Kecil mengalami alergi susu sapi atau intoleransi laktosa atau mengalami gangguan pencernaan. Melalui Tes Alergi dari Enfa, para Bunda dapat melakukan sendiri tes alergi sederhana langsung dari handponenya dan dapat langsung mengetahui hasilnya apakah Si Kecil mengalami alergi susu sapi atau tidak. Jadi jika Si Kecil mengalami gangguan seperti muntah, sering flu dan batuk, nafas mengi atau berbunyi, tidak langsung diasumsikan bahwa Si Kecil mengalami alergi susu sapi. Setelah melakukan tes alergi susu sapi secara sederhana tersebut, sebaiknya orang tua atau Bunda berkonsultasi ke dokter anak untuk memastikan diagnosis tersebut.


Apapun gangguan kesehatan yang dialami Si Kecil hendaknya cepat dicari tahu apakah penyebabnya supaya dapat dilakukan penanganan yang tepat supaya Si Kecil dapat tumbuh dengan optimal dan terlepas dari gangguan kesehatan termasuk gangguan pencernaan dan alergi. Saran saya sich jika Si Kecil mengalami gangguan kesehatan apapun itu bentuknya, Bunda harus cepat tanggap dan segeralah berkonsultasi dengan pakarnya seperti konsultasi pada dokter spesialis anak dan jangan pernah ragu bergabung di kumpulan/komunitas yang concern memberikan pengetahuan seputar tumbuh kembang bayi dan anak.

Saat ini dengan ilmu pengetahuan yang terus berkembang dan inovasi yang tiada henti, masalah-masalah kesehatan bayi dan anak dapat diatasi dengan penanganan yang tepat termasuk memilih susu yang sesuai dengan kondisi tubuh Si Kecil. Jika Si Kecil mengalami gangguan pencernaan, Bunda dapat memberikan susu dengan protein terpecah hingga mudah dicerna oleh usus Si Kecil seperti susu Enfagrow A+ Gentle Care. Jika Si Kecil mengalami alergi susu sapi dan produk olahannya maka Bunda dapat memberikan susu kedelai untuk Si Kecil. Jujur saja saya sedikit menyesal karena telat tahu tentang masalah alergi susu sapi dan gangguan pencernaan ini. Tapi tak apalah telat tahunya daripada tidak tahu sama sekali.

Acara Buka Bersama EnfaClub A+ ditutup oleh penjelasan dari Bapak Parjono Sudiono mengenai SEO Checklist untuk Blogger. Materi yang pas banget untuk blogger seperti saya ini, blogger dengan pengetahuan dan kemampuan yang masih terbatas apalagi mengenai SEO. Apakah SEO itu? SEO atau Search Engine Optimization adalah optimisasi yang dilakukan sehingga dapat menampilkan blog atau website kita dalam peringkat teratas dalam pencarian organic (bukan iklan). Ada delapan SEO tips yang disampaikan oleh Bapak Parjono yaitu :

  1. Lakukan indeksisasi sekarang.
  2. Buat peta situs dengan sederhana.
  3. Mengerti pembaca blog kita dan fokuskan kata kunci yang relevan dan memiliki volume pencarian yang tinggi.
  4. Selalu update konten secara konsisten. Isilah blog dengan konten yang aktual dan menarik sesuai dengan niche blog kita.
  5. Buatlah artikel yang shareable, menarik, bermanfaat dan original. Jangan pernah menampilkan artikel hasil copy paste artikel orang lain atau memindahkan press release suatu acara yang dihadiri secara plek keteplek. Tampilkan artikel sesuai dengan keunikan tulisan kita sendiri (orisinal).
  6. Tingkatkan interaksi pembaca dengan speed yang cepat, mudah diakses oleh handphone.
  7. Hindari menampilkan animasi-animasi yang memberatkan blog atau website.
  8. Selalu monitor bounce rate dan peringkat blog pada mesin pencari.
Itulah delapan tips SEO yang sangat berguna untuk dipraktekkan secara langsung oleh blogger seperti saya ini agar kualitas blog saya semakin meningkat.
Sungguh acara buka bersama yang sangat bermanfaat dan semoga acara serupa dapat dilaksanakan lagi di lain kesempatan.







Read more

Jumat, 09 Juni 2017

Mudik Sehat Dan Aman Bersama Pos Layanan Kesehatan



Yuhuuu, puasa Ramadhan tak terasa sudah memasuki hari keempat belas. Bagaimana puasanya? Lancar dan tetap semangat khan? Emak nih kalau sudah memasuki dua minggu terakhir, justru lagi semangat banget. Ada yang tahu enggak kenapa seperti itu? Yups, benar banget tuch! Sebab didua minggu terakhir itu adalah waktunya belanja belanji persiapan lebaran dan mudik. Ahaaa! Demen banget dech kalau sudah menyangkut urusan persiapan lebaran dan mudik. Mudik? Yess, ini nich aktivitas rutin yang mungkin terkesan sepele padahal memiliki makna silahturahmi mendalam. Cuma kalau sudah mepet lebaran atau sudah waktunya tercium aroma lebaran, arus lalu lintas mudik akan menjadi sangat crowded bin macet dan inilah yang paling bikin males. Tapi gimana lagi dong, meskipun harus bermacet ria, tetap saja rutinitas mudik kudu dijalanin. Demi apa? Demi menuntaskan kerinduan pada kampung halaman dan orang-orang tersayang eaaa.

Beruntung sich Emak yang mudik enggak perlu jauh-jauh tapi tetap saja yak kena macet, hiks! Meskipun hanya mudik ke Bandung tapi persiapan mudik Emak enggak kalah heboh dengan yang mudik ke daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur wkwkwk. Sedekat apapun mudik tetap harus dipersiapkan dengan matang. Apalagi mudik dengan membawa pasukan kurcaci, ahh itu sich enggak bisa cuma bawa tas ransel saja. Banyak hal yang harus dipersiapkan supaya pasukan kurcaci tetap terkondisikan saat perjalanan mudik wkwkwk.


Pas banget nich ngomongin soal mudik, tanggal 2 Juni kemarin, Emak menghadiri acara Buka Bersama Kementrian Kesehatan di Ruang Terbuka Hijau dan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak Kalijodo. Apa?? Kalijodo?? Eits, biasa saja dong. Kalijodo memang bekas tempat lokalisasi alias para penjaja cinta memasarkan dirinya. Itu dulu. Sekarang, Kalijodo telah disulap menjadi kawasan apik tempat rekreasi gratis untuk keluarga. Ada arena main skate board, tempat main anak-anak seperti perosotan, ayunan dan tempat sosialisasi masyarakat. Jadi buang jauh-jauh bayangan Kalijodo dimasa lalu.



Acara Buka Bersama KeMenKes ini bukan hanya sekedar bertemu, hahahihi sambil menantikan adzan Maghrib lalu buka puasa bersama saja, melainkan ada bahasan utama yang menjadi bahan obrolan penuh 'gizi' dan manfaat sambil menunggu adzan Maghrib berkumandang. Bahasan utama sore itu di Kalijodo adalah tentang "Mudik Sehat". Wuiiih pas banget khan dengan suasana hati Emak yang sudah tak sabar untuk mudik.  Ngobrol santai di Kalijodo tersebut dihadiri oleh drg. Kartini Rustandi M.Kes ( Direktur Kesehatan Kerja dan Olahraga) dan dr.H.R Deddy Kuswenda, M.Kes (Dir.Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat).



Dalam kesempatan tersebut dijelaskan bahwa menjelang mudik, KeMenKes telah berkoordinasi dengan 15 provinsi yang menjadi jalur pemudik seperti Prov. Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Madura, Bali, NTB, Lampung, Sumatra Selatan, Banten, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Sulaewesi Selatan, DKI Jakarta dan Sumatra Utara. Tersedia 38.622 pos layanan kesehatan yang disiapkan oleh koordinasi KeMenKes dan DinKes setempat.

Disetiap terminal, bandara, pelabuhan, stasiun bahkan di beberapa rest area sepanjang jalur mudik akan ada posko layanan kesehatan yang melayani pemeriksaan kesehatan gratis untuk para pemudik. Khusus untuk posko layanan kesehatan yang berada di terminal dan tempat shelter mobil travel akan dilakukan pemeriksaan kesehatan pengemudi jika ditemukan pengemudi dengan kondisi kesehatan yang tidak memenuhi standar maka pengemudi tersebut dilarang untuk mengendarai bis/kendaraannya karena dapat membahayakan nyawa penumpang.

Selain memastikan kondisi pengemudi, KeMenKes berusaha mengimbau pemudik untuk menjaga kesehatan tubuhnya selama menjalankan puasa dan saat melakukan perjalanan menuju kampung halaman. Selama berpuasa hendaknya memperhatikan asupan makanan yang dikonsumsi saat sahur dan berbuka puasa. Begitu juga dengan jumlah air yang masuk tubuh kita, tidak boleh berlebihan. Dr. Kartini juga menyarankan untuk melakukan peregangan otot tubuh secara sederhana selama melakukan perjalanan mudik. Hal ini dilakukan supaya tubuh tetap bugar dan peredaran darah lancar.

Selain memastikan tubuh dalam kondisi fit dan sehat, sebelum mudik hendaknya memeriksa kondisi kendaraan. Jangan sampai menggunakan kendaran yang kurang atau tidak layak jalan. Pastikan semua dalam kondisi aman berkendara. Masih ingat khan dengan kejadian tol BreXit (Brebes Exit)? Nah untuk mengantisipasi kejadian serupa, Dr. Deddy berpesan supaya tidak melakukan perjalanan mudik diwaktu-waktu mepet lebaran. Sebaiknya mudik di H-5 lebaran sehingga menghindari lonjakan pengguna jalan.

Tips Mudik Sehat

Ada beberapa tips mudik sehat,yaitu:

  1. Cuci tangan memakai sabun dengan air mengalir sesering mungkin, jika tidak memungkinkan untuk mencuci tangan dengan air mengalir, siapkan tissu basah antiseptik.
  2. Jangan pernah menerima makanan dan minuman dari orang yang tidak dikenal ataupun orang yang baru dikenal dalam perjalanan mudik. Hal ini supaya terhindar dari hal-hal buruk yang tidak diinginkan. Ini terutama bagi pemudik yang menggunakan transportasi umum.
  3. Tidak buang air kecil ataupun air besar sembarangan. Gunakan toilet yang bersih dan nyaman. Berhentilah di rest area atau pom bensin terdekat yang dilalui.
  4. Bawalah perlengkapan wajib anak atau bayi dan satukan disatu tempat supaya mudah ditemukan saat dibutuhkan. Biasakan menyiapkan baju ganti anak atau bayi selama melakukan perjalanan mudik. Buatlah perjalanan mudik senyaman mungkin untuk anak dan bayi. Hal ini untuk mengantisipasi kerewelan yang mungkin terjadi.
  5. Siapkan peralatan bayi atau anak seperti botol susu, termos kecil, makanan kecil bayi atau anak, makanan sehat dan air putih yang cukup.
  6. Gunakan masker dan lindungi diri dari asap, debu dan polusi udara.
  7. Konsumsilah makanan dan minuman yang bersih dan sehat.
  8. Jika terasa mengantuk, lelah dan kurang sehat, segeralah beristirahat dan kunjungi posko layanan kesehatan yang ada di beberapa titik mudik.
  9. Buanglah sampah pada tempatnya.
  10. Pilihlah jalur perjalanan dan jenis transportasi senyaman mungkin.
  11. Pastikan membawa kartu identitas dan dokumentasi yang diperlukan selama mudik.
Sudah jelas dong yak tentang persiapan mudik. Semoga ulasan yang sedikit ini dapat bermanfaat. Selamat mudik dan utamakan mudik sehat dan aman.









Read more

Senin, 05 Juni 2017

Meet And Greet InsyaAllah Sah, Film Panji Pragiwaksono



Senin sore tanggal 5-6-2017 bertempat di MD Place Setia Budi, Jakarta Pusat, MD Pictures menyelenggarakan acara Meet And Greet Film InsyaAllah Sah. Film InsyaAllah Sah adalah film terbaru produksi MD Pictures yang akan release tanggal 25 Juni mendatang, tepat di libur lebaran. InsyaAllah Sah diangkat dari novel dengan judul yang sama karya Achi TM. Sayangnya dalam acara Meet And Greet ini, Mas Benni Setiawan, sutradara InsyaAllah Sah berhalangan hadir. Namun tidak mengurangi keseruan acara Meet And Greet InsyaAllah Sah yang dihadiri oleh Mbak Achie TM (penulis novel), Panji Pragiwaksono (aktor) dan Donita (akktris).
Film Insya Allah Sah merupakan film bergenre drama komedi. Film garapan sutradara Benni Setiawan ini di dukung oleh beberapa sineas ternama negeri ini seperti Titi Kamal, Donita, Richard Kyle, Panji Pragiwaksono dan Aldi Taher. Selain nama-nama bintang diatas, InsyaAllah Sah diramaikan pula oleh wajah-wajah tenar sineas tanah air sebagai cameo seperti Dedi Mizwar, Prilly Latuchonsina dan beberapa nama hitts lainnya. Film ini mencoba mengangkat cerita tentang nilai-nilai religius terkait dengan nazar. 
Seringkali kita melupakan janji atau nazar yang pernah kita ucapkan saat keinginan kita dikabulkan Allah. Meskipun berkisah tentang nazar dan keinginan seseorang untuk menjadi lebih religius, InsyaAllah Sah dikemas secara komedi. Melihat trailler filmnya saja, saya sudah tertawa terpingkal-pingkal.
Menurut Mba Achie TM, penulis novel InsyaAllah Sah, cerita film dan novel tidaklah terlalu berbeda. Termasuk karakter tokoh didalam film dan novel. Pemilihan karakter Raka yang diperankan oleh Panji pun dipilih berdasarkan beberapa kali pertimbangan hingga mendapatkan karakter yang pas untuk film InsyaAllah Sah. Kualitas akting Panji terlihat jelas di film InsyaAllah Sah ini. Film InsyaAllah Sah ini akan menjadi alternatif menghibur untuk libur lebaran 2017 ini.
Mba Achie TM
Tak perlu diragukan lagi kepiawaian seorang Benni Setiawan dalam mengemas sebuah cerita menjadi tontonan yang asyik dan menghibur untuk ditonton. Terlebih lagi dalam film ini, Benni dibantu oleh penampilan konyol dan kocak dari Panji Pragiwaksono dan Titi Kamal. Titi Kamal mampu mengimbangi akting konyol seorang Panji dengan cukup baik hingga pesan yang ingin disampaikan dalam film ini dapat disampaikan dengan baik meskipun dikemas secara komedi. InsyaAllah Sah aman ditonton untuk usia 13tahun keatas.
Sinopsis Film InsyaAllah Sah
Film InsyaAllah Sah berkisah tentang seorang pemuda bernama Dion (Richard Kyle) dan tunangannya seorang gadis cantik bernama Silvi (Titi Kamal). Selain cantik, Silvi juga baik hati namun sayang kurang religius.
Suatu ketika, saat Silvi berkunjung ke kantor Dion, tiba-tiba liftnya macet dan Silvi terjebak dalam lift dengan pemuda bernama Raka (Pandji Pragiwaksono) yang bekerja untuk Dion. Raka adalah tipe pemuda yang terkesan aneh, lugu dan religius. Silvi merasa sangat ketakutan.
Takut kalau ini akan menjadi akhir hidupnya, Silvi bernazar apabila selamat ia akan merubah hidupnya menjadi seorang wanita muslimah yang taat pada perintah Allah. Ternyata, sedetik setelah ia bernazar, pintu lift tiba-tiba terbuka.
Sejak kejadian itu, Silvi selalu dibayangi Raka yang selalu mengingatkan janji Silvi di lift.  Setelah beberapa musibah yang tiba-tiba menyerang Silvi, Raka lah yang akhirnya menolongnya sampai Silvi menemukan ketetapan hatinya. Namun keinginan Silvi untuk melakukan nazarnya terganjal keraguan apakah Dion mendukung pula keinginan Silvi tersebut. Akankah Silvi melaksanakan nazarnya? Nantikan cerita lengkapnya di bioskop di libur lebaran 2017 ini.


Read more

Minggu, 04 Juni 2017

Aku BerIndonesia, Kampanye Teh Javana Di Hari Lahir Pancasila


31 Mei 2017 lalu, Teh Javana, teh cita rasa asli Indonesia produksi Wings Food secara resmi luncurkan kampanye Aku BerIndonesia. Kampanye ini bertepatan dengan momen Hari Kelahiran Pancasila. Kampanye Aku BerIndonesia lahir sebagai bentuk keprihatinan terhadap kenyataan bahwa masih banyak anak bangsa yang tidak bangga terhadap bangsanya sendiri dan masih kurangnya kesadaran atas nilai-nilai positif tentang Indonesia. Sebelumnya, tahun 2015, Teh Javana sudah mengeluarkan kampanye Mana Indonesiamu yang mengajak masyarakat untuk lebih mengenal potensi bangsanya sendiri.

Peluncuran acara Aku BerIndonesia dilaksanakan di Gedung Arsip Nasional, Jak-Pus. Acara tersebut terdiri dari talkshow yang membahas ke-Indonesiaan masyarakat masa lalu hingga ke-Indonesiaan generasi milenial masa kini. Talkshow menghadirkan Om Remy Silado, sejarawan, budayawan sekaligus penulis senior dan Pak Aristo Kristandyo, Group Head of Marketing Beverages Wings Food. Aku BerIndonesia mengajak masyarakat untuk menunjukkan ke-Indonesiaannya dalam bentuk nyata melalui 3 pilar utama yaitu berbicara Indonesia, bersikap Indonesia dan bernilai Indonesia.


Aku berbicara Indonesia mengajak masyarakat untuk menunjukkan kecintaannya pada Indonesia melalui cara bertutur dan penyampaian pemikiran secara Indonesia. Memakai bahasa Indonesia yang baik dan bangga menggunakan bahasa Indonesia. Emak sering merasa prihatin melihat anak Indonesia mahir banget berbahasa Inggris tapi belepotan saat menggunakan bahasa Indonesia. Tragis khan? Padahal jelas-jelas lahir dan besar di Indonesia. Kulitnya pun kulit Indonesia. Mahir berbahasa asing, bagus banget tapi hendaknya tetap harus fasih berbahasa Indonesia.

Aku bersikap Indonesia ditunjukkan dengan mencerminkan budaya Indonesia dalam bertingkah laku sehari-hari dalam pergaulan. Menunjukkan sikap ramah tamah, jujur, halus budi pekerti dan mengembangkan sikap toleransi terhadap sesama seperti yang terkandung dalam nilai-nilai budaya Indonesia. Sayangnya hal-hal seperti yang tadi disebutkan, semakin langka di kehidupan sehari-hari. Emak sering melihat anak muda yang seenaknya bicara ke orang yang lebih tua tanpa memperdulikan sopan santun dan tata krama. Emak juga sering mendapati sikap nyinyir terhadap kehidupan teman setanah airnya sendiri jika kehidupan temannya tidak sesuai dengan dirinya. Bahkan tidak rela jika temannya atau saudara sebangsanya memiliki kehidupan yang lebih baik dari hidupnya. Mungkin hanya orang Indonesia yang kurang mengapresiasi karya saudaranya sendiri. Ironis yak?

Aku bernilai Indonesia mengajak masyarakat untuk menjaga nilai-nilai ke-Indonesiaan seperti kerukunan berbangsa, beragama, toleransi dan menjunjung tinggi Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika. Akhir-akhir ini situasi masyarakat sedikit memanas lantaran isu penghinaan agama atau lebih familiar dengan masalah penistaan agama. Sebenarnya masalah seputar agama tak perlu ada jika dalam kehidupan bermasyarakat, ada sikap pengendalian diri, toleransi sesama umat beragama dan saling menghargai. Dalam kehidupan berbangsa seharusnya tidak perlu ada perasaan bahwa agamanya lebih baik dari agama yang lain.
Melalui kampanye Aku BerIndonesia, Teh Javana berusaha mengingatkan seluruh masyarakat terutama generasi muda untuk menunjukkan identitas kita akan nilai luhur Indonesia yang sebenarnya dan tercermin dalam tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Pada talkshow Aku BerIndonesia, Om Remy Silado menjelaskan bahwa arti Indonesia itu adalah beragam hingga miris rasanya jika melihat masyarakat sekarang yang kurang menghargai perbedaan. Seharusnya masyarakat sekarang belajar dari sejarah masa lalu seperti perilaku masyarakat dulu yang lebih menerima pluralisme. Hal ini terlihat dari perdamaian antar agama dan ras yang menghasilkan keanekaragaman agama dan budaya sampai kini. Masyarakat sekarang mudah sekali terprovokasi apalagi jika menyangkut masalah agama. Padahal menurut Pancasila di sila yang ketiga, bangsa Indonesia adalah satu dan semua agama mengajarkan hal yang pada dasarnya sama yaitu KeTuhananan Yang Maha Esa.


Berdasarkan kenyataan adanya pergeseran nilai kesatuan tersebut, Teh Javana mengajak masyarakat terutama generasi muda untuk melakukan tindakan nyata berupa berbicara, bersikap dan bernilai Indonesia. Menurut Pak Aristo, setelah belajar dari apa yang telah terjadi di masa lalu, saatnya membuka mata dan memperbaiki diri di masa kini. Perubahan itu baik dan harus ada namun ada baiknya tetap berpegang pada nilai terdahulu yang baik dan masih bisa diterapkan sampai saat ini.

Pada kesempatan ini, diberikan juga penyerahan penghargaan Wings Journalis Award. Wings Journalis Award merupakan event tahunan yang diadakan oleh Wings Food. Semoga melalui Aku BerIndonesia, Teh Javana mampu mewujudkan harapan kita bersama untuk kehidupan Indonesia yang lebih baik lagi. Semoga semua lapisan masyarakat dapat bangkit bersama untuk menularkan sikap dan semangat berkarya positif dalam kehidupan nyata.


Read more