Postingan

Surat Pertama Dan Terakhir Untuk Sahabat

Gambar
Dear Kamu...
Selamat malam untuk kamu yang ada di sana. Sudah lama sebenarnya aku ingin menuliskan sesak yang mengendap didada. Namun aku belum punya keberanian untuk menyusuri kenangan bersamamu sekaligus menggali kembali luka yang pernah ada. Sampai akhirnya hari ini, ku nekat mencoba mengurai kembali satu persatu cerita yang pernah kita buat.
Kita telah lama saling mengenal bahkan sejak sama-sama belum tahu apakah itu malu. Yups, kita telah bersahabat sejak kecil. Sejak pikiran masih dipenuhi oleh angan-angan dan harapan tentang hidup yang akan dijalani saat dewasa nanti. Kamu, satu dari sedikit sahabat perempuanku. Ya, aku memang lebih banyak memiliki sahabat laki-laki daripada sahabat perempuan. Dan kamu yang secuil itu. Satu yang menyatukan kita adalah kita sama-sama menyukai apel.

Kita melewati masa remaja sebagai gadis belia yang bahagia. Hari-hari dipenuhi oleh gelak tawa dan cerita tak berujung. Kamu ingat, kita pernah teleponan dari subuh sampai adzan zuhur padahal jarak r…

Nak, Jadikan Kami Temanmu

Gambar
Anak adalah harta paling berharga dan hadiah terindah yang diberikan Tuhan. Memiliki anak sangatlah menyenangkan sekaligus bikin deg deg-an. Kenapa Mamak katakan seperti itu? Karena menjadi orang tua bukanlah hal yang mudah dan ada tanggung jawab menyertainya. Banyak hal yang harus dilakukan oleh si orang tua untuk memastikan bahwa anaknya berada dalam pengasuhan yang tepat dan bahagia.

Memiliki anak berarti diberikan kepercayaan oleh Tuhan untuk terus belajar menjadi pribadi yang lebih bijak dan bertanggungjawab. Karena semua yang orang tua lakukan untuk dan terhadap anaknya, semuanya akan dipertanggungkan dihadapan Tuhan. Memiliki anak bukan hanya dituntut harus dapat bertanggungjawab secara materi saja namun harus mampu menjadi uswatun hasanah untuk buah hatinya.

Menjadi orang tua jaman now, memiliki tantangan yang sangat berat dalam mendidik dan membesarkan anak-anak. Kid jaman now tidak bisa diatur dan dipaksa sesuka hati orang tuanya. Mereka cenderung memiliki sikap kritis dan …

Buku Bekas, Kenapa Tidak?

Gambar
"Everybody thinks of changing the world but nobody thinks of changing himself". ( Leo Tolstoy) Setiap orang berpikir untuk mengubah dunia tapi tak seorang pun yang berpikir untuk mengubah dirinya sendiri. Kalimat tersebut, Mamak kutip dari salah satu buku favorit Mamak, "Cherish Every Moment" karya Arvan Pradiansyah. Kalimat sederhana namun mampu mengubah sudut pandang Mamak tentang hidup ini. Tentang keegoisan dan emosi jiwa. Membaca buku merupakan salah satu terapi jiwa yang Mamak lakukan agar mampu bangkit dan melangkah lagi dari keterpurukan yang Mamak alami di masa lalu.
Baca juga: Berdamai Dengan Diri Sendiri Melalui Metode Ho'onopono

Yups, buku menjadi salah satu teman setia yang menemani sekaligus memberikan pencerahan pada Mamak. Mamak merasa beruntung karena mampu menjalani kembali hidup ini dengan lebih ikhlas, bahagia dan ceria karena pengaruh dari buku-buku yang Mamak baca. Meskipun pada awalnya Mamak membaca buku sebagai tempat pelarian sekaligus …

Hadiah Terbaik Untuk Yang Tersayang

Gambar
"Let's cherish every moment. We have been given for time is passing by..." (Kool and The Gang) Setiap momen atau kejadian dalam hidup kita adalah karunia Tuhan yang sangat indah dan harus kita syukuri. Waktu merupakan hal yang penting dan harus kita hargai. Bagaimana jika saat ini adalah saat terakhir untuk kita? Sudahkah kita berbuat sesuatu untuk orang-orang yang kita sayang? Inilah yang selalu bermain-main dalam pikiran Mamak.
Jika hari ini adalah hari terakhir ayah, ibu serta keluarga Mamak , sudahkah Mamak membahagiakan mereka? Sudahkah Mamak mampu memberikan kenangan indah dalam benak mereka? Jika sudah tak ada lagi waktu, sudahkah Mamak memberi arti dalam kehidupan mereka? Pertanyaan-pertanyaan yang selalu membuat dada tiba-tiba terasa penuh. Sudahkah kehadiran Mamak membuat hari mereka terasa indah?
Mamak tak dapat menjamin bahwa dalam kehidupan yang telah Mamak jalani bersama mereka, Mamak telah mampu membahagiakan mereka tapi Mamak dapat memastikan bahwa Mama…

Kebun Jaman Now Ala Mamak

Gambar
Dua puluh tahun yang lalu, Mamak pernah sangat berharap menjadi seorang petani serta hidup bahagia di desa. Jauh dari kebisingan dan gemerlap ibu kota. Mimpi manis yang bikin meringis wkwkwk. Karena kenyataannya sekarang, Mamak masih terdampar di ibukota dan meninggalkan impian menjadi seorang petani.
Mamak berharap memiliki kebun yang Mamak tanami sendiri dan di sanalah Mamak menghabiskan waktu Mamak. Namun kenyataannya tak sesempurna angan-angan. Mamak punya kebun tapi tidak Mamak tanami sendiri. Dibiarkan saja karena Mamak sampai sekarang masih di Jakarta. Bergelut dengan mimpi Mamak yang lain *ini si mamak punya berapa mimpi sih? Banyak amat Huahahaha
Kerinduan bercocok tanam tak pernah surut meski entah kapan dapat terwujud. Manusia hanya boleh berusaha dan berdoa, selebihnya Tuhan yang menentukan. Mamak tetap bersyukur, meski tidak tinggal di desa namun Mamak masih dapat merasakan aura pedesaan setiap kali Mamak pulang ke rumah Bandung. Kebetulan rumah Mamak yang di Bandung mem…

Travelling Impian Si Mamak di 2018

Gambar
Yuhuu, 2018 sudah menyapa dan Mamak masih sama seperti hari-hari lalu. Ya iyalah, mosok mau berubah jadi power rangers wkwkwk. Mamak tetap dengan jiwanya yang selalu belia meskipun uban mulai nongol diantara rambut yang sepertinya mulai menjerit, "please usir uban-uban itu dari sini" wkwkwk. Dan salah satu hal yang sepertinyatidak akan hilang dari diri Mamak adalah hobi travelling. Yups, salah satu hal yang paling menyenangkan bagi Mamak adalah travelling alias jalan-jalan. 

Ini entah disebut hobi atau memang sudah menjadi bagian dari soul Mamak cieee. Mamak siy ngga pernah punya jadwal khusus kapan harus travelling. Seringnya malah dadakan, tahu-tahu pergi piknik aja hahaha. Alhamdulillahnya, sejak Mamak menjelma (halaaah) menjadi seorang blogger, Mamak cukup banyak mendapat kesempatan untuk piknik atau travelling. Mungkin karena sudah mendarah daging kali ya hingga semesta pun mendukung Mamak untuk travelling. Tapi Mamak belumlah pantas disebut sebagai traveller uhuuuk. Kar…

Belajar Menjadi Lebih Baik Setiap Hari

Gambar
Gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang dan manusia mati meninggalkan nama Pernah dengar peribahasa diatas? Bagi Mamak pribadi, peribahasa ini seperti alarm atau pengingat untuk selalu berbuat kebaikan pada semua orang. Kenapa seperti itu? Karena peribahasa tersebut mengandung arti bahwa seorang manusia akan diingat oleh orang lain karena kebaikannya, prestasinya atau bisa juga dikenang karena kesalahannya atau keburukannya. Perbuatan manusia selama hidupnya, baik maupun buruk akan tetap dikenang abadi oleh orang-orang yang mengenalnya.
Itulah yang membuat Mamak selalu berusaha untuk belajar menjadi orang baik setiap hari. Tapi ya namanya juga manusia, tetap saja ada kalanya Mamak kepengen banget untuk berkata kasar pada orang yang nyebelin banget kelakuannya. Atau ingin membalas perlakuan yang Mamak anggap tidak menyenangkan yang dilakukan oleh orang lain ke Mamak. Wajarlah ya namanya juga manusia, bukan malaikat xixixi. Nah karena itulah Mamak selalu berusah…