Daftar Rumah Sakit di Jakarta yang Melayani PCR Test

by - Juni 23, 2020


Foto : Pixabay

Tahun 2020 bergulir penuh ujian. Tak ada yang menduganya jika COVID-19 yang mulai menyerang pada akhir tahun 2019 belum bisa diatasi hingga hari ini. Dunia berduka, hampir semua negara terkena pandemi global ini. Negara adi daya, maju dan berkembang, semuanya terkena dampak dari serangan Coronavirus ini. Virus ini menelan korban jiwa yang tak sedikit dan masih terus bertambah.

Indonesia pun tak luput dari serangan COVID-19. Berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah untuk mengatasi dan memutus rantai penyebaran Coronavirus ini. Namun hingga hari ini belum terlihat hasil menggembirakan. Jumlah pasien yang positif dan meninggal masih terus bertambah. Meskipun demikian, selalu ada harapan bagi kita semua untuk bisa mengakhiri pandemi global ini. Progress ke arah sana ada walau berjalan lambat. Hal ini dapat terlihat dari terus bertambahnya jumlah pasien positif COVID-19 yang sembuh.


Tes Skrinning COVID-19 Untuk Deteksi Awal


Untuk memutus tali penyebaran COVID-19 diperlukan beberapa langkah nyata seperti menjaga kebersihan ekstra ketat, meningkatkan daya tahan tubuh, melakukan phisical distancing, menghindari kerumunan, menghindari tempat-tempat rawan terjadinya penularan dan diperlukan juga tes untuk mendeteksi apakah seseorang tersebut reaktif atau non reaktif terhadap Coronavirus ini.

Terkait dengan tes dini untuk mengetahui reaktif atau tidak seseorang terhadap Coronavirus, bukanlah perkara mudah. Di Indonesia sendiri bisa dibilang cukup sulit untuk bisa melakukan skrining ini. Tes skrining COVID-19 ini dikenal dengan sebutan rapid test. Tujuan dari rapid test adalah untuk mengetahui siapa saja orang yang berpotensi menyebarkan virus Corona dan supaya dapat dilakukan tindakan pencegahan agar jumlah kasus COVID-19 tidak semakin bertambah. Namun sayangnya pemerintah belum memasilitasi pemeriksaan rapid test secara massal. 

Kita bisa melakukan rapid test dengan biaya sendiri kecuali jika kita masuk dalam rangkaian orang yang terkait atau pernah berhubungan dengan orang yang positif COVID-19. Jika tidak maka kita harus membayar sendiri rapid test tersebut. Rapid test adalah metode skrining awal untuk mendeteksi antibodi, yaitu IgM dan IgG, yang diproduksi oleh tubuh untuk melawan virus Corona. 

Skrinning awal melalui Rapid Test (foto : web EMC)

Antibodi ini akan dibentuk oleh tubuh bila ada paparan virus Corona. Jika antibodi ini terdeteksi di dalam tubuh seseorang maka tubuh orang tersebut pernah terpapar atau dimasuki oleh virus Corona. Tapi pembentukan antibodi ini memerlukan waktu cukup lama bahkan bisa sampai beberapa minggu. Hal inilah yang menyebabkan keakuratan rapid test bisa dibilang cukup rendah. Karena itu rapid test dilakukan hanya untuk skrinning awal saja, bukan sebagai pemeriksaan untuk mendiagnosa seseorang terpapar COVID-19 atau tidak.

Perbedaan Rapid Test dan PCR


Untuk mendapatkan hasil akurat apakah terpapar COVID-19 atau tidak, sebaiknya melakukan PCR Test. Apa sih perbedaan antara rapid test dan PCR Test? Rapid test hanya skrinning awal saja, sedangkan PCR Test atau Polymerase Chain Reaction untuk diagnosa pasti. Prosedur rapid test dan PCR Test pun berbeda. Jenis sampel yang diambil berbeda. 

Rapid test dilakukan dengan mengambil sampel darah sedangkan PCR Test menggunakan sampel lendir yang diambil dari dalam hidung dan tenggorokan. Dua area tersebut adalah tempat virus menggandakan dirinya. Pemeriksaan dengan mengambil sampel di dua area tersebut dinilai memiliki hasil yang lebih akurat. Hal ini dikarenakan virus corona akan menempel di bagian dalam hidung atau tenggorokan saat masuk ke dalam tubuh. Hasil akhir dari PCR Test ini akan mampu memperlihatkan apakah virus SARS-COV2 ada di dalam tubuh atau tidak.

Selain pengambilan sampel yang berbeda, waktu hasil pemeriksaan Rapid Test dan PCR berbeda pula. Rapid test hanya membutuhkan waktu 10-15 menit hingga hasil tes keluar sedangkan PCR Test membutuhkan waktu beberapa jam hingga beberapa hari untuk menunjukkan hasilnya. Semakin cepat hasil PCR Test maka semakin mahal biayanya. Dan tidak semua rumah sakit termasuk di DKI Jakarta ini yang melayani pemeriksaan PCR Test atas permintaan pribadi.

Harga untuk melakukan Rapid Test dan PCR pun jauh berbeda. Saat ini untuk melakukan rapid test dan PCR test bisa dibilang masih cukup mahal biayanya. Sekarang ini untuk harga Rapid Test berkisar dari 300 ribu rupiah dan untuk biaya PCR Test diatas satu juta rupiah. Skrinning dan pemeriksaan bisa dilakukan secara mandiri di beberapa rumah sakit. Tapi sayangnya tidak semua rumah sakit termasuk di Jakarta ini yang menerima skrinning dan pemeriksaan COVID-19 yang dilakukan mandiri atau bukan atas anjuran tenaga kesehatan ataupun instansi terkait. Dan bukan perkara mudah untuk mengetahui rumah sakit mana saja yang melayani pemeriksaan PCR Test.

PCR Test (foto: web EMC)

Kita dapat melakukan skrinning ataupun pemeriksaan PCR Test secara mandiri jika mengalami gejala mencurigakan seperti panas tinggi, sesak nafas, bersinggungan dengan orang yang positif COVID-19 atau ingin memastikan apakah diri kita terpapar COVID-19 atau tidak. Terutama jika kita masuk dalam kelompok orang-orang yang rawan terpapar COVID-19 seperti penderita penyakit kritis misalnya TBC akut, diabetes, jantung, kanker, dan usia diatas 45 tahun, kita harus melakukan pemeriksaan PCR Test agar cepat segera diambil tindakan jika memang terbukti terpapar Coronavirus.

Daftar Rumah Sakit di Jakarta yang Melayani Pemeriksaan PCR Test


Kurang lebih tiga minggu lalu, saya mendapat kabar jika salah satu kakak ipar positif terinfeksi COVID-19. Deg..langsung lemes saya mendengarnya. Saya langsung disergap kekhawatiran karena dua minggu sebelum kakak ipar dinyatakan positif COVID-19, saya sempat berinteraksi dengannya. Kekhawatiran saya sangat beralasan karena saya tinggal bersama dengan kedua orang tua yang lanjut usia dan memiliki penyakit serta dua orang anak saya, dimana anak sulung saya sejak kecil memiliki daya tahan tubuh dibawah anak-anak seusianya. Saya harus memastikan bahwa kami baik-baik saja dan tidak terpapar COVID-19. Saya memutuskan untuk melakukan PCR Test secara mandiri. Saya langsung memilih melakukan PCR Test agar hasil yang diperoleh akurat dan bukan hanya skrinning saja.

Seperti yang sebelumnya saya katakan, untuk melakukan pemeriksaan PCR Test secara mandiri cukup sulit karena tidak semua rumah sakit melayani pemeriksaan tersebut. Saya mencoba mencari tau melalui internet rumah sakit mana saja yang menerima pemeriksaan PCR Test secara mandiri. Informasi yang saya dapatkan melalui browsing di internet, ternyata kurang valid. Akhirnya saya berinisiatif untuk mencari tau melalui aplikasi Halodoc

Aplikasi Halodoc membantu masyarakat memperoleh informasi seputar COVID-19 termasuk PCR Test

Halodoc merupakan aplikasi kesehatan yang memberikan solusi kesehatan lengkap dan terpercaya untuk memenuhi kebutuhan kesehatan kita termasuk pada saat pandemi global seperti ini. Melalui aplikasi Halodoc, saya memperoleh informasi seputar Coronavirus dan daftar rumah sakit yang melayani pemeriksaan PCR Test. Halodoc juga bekerjasama dengan sejumlah rumah sakit di Jakarta dalan penyediaan rapid test dan PCR Test. Halodoc bekerjasama dengan beberapa rumah sakit di Jakarta yang menyediakan paket layanan kesehatan tergantung kebutuhan dan kondisi kesehatan mulai dari buat janji dengan dokter hingga pemeriksaan PCR Test. Halodoc juga menyediakan tanya jawab seputar COVID-19.

Aplikasi Halodoc

Melalui aplikasi Halodoc, saya bukan hanya memperoleh informasi berupa daftar rumah sakit di Jakarta yang melayani pemeriksaan PCR Test tapi bisa langsung memilih rumah sakit, hari, waktu tes sekaligus mengetahui berapa biaya untuk PCR Test. Saya dapat memilih paket pemeriksaan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan saya. Halodoc berupa membantu siapapun yang memerlukan pemeriksaan PCR Test tanpa perlu repot-repot mendaftar langsung ke rumah sakit. Tinggal datang saja ke rumah sakit yang dituju pada hari pemeriksaan yang telah disepakati. Untuk info selengkapnya bisa langsung dilihat di PCR Test Jakarta .

FYI, melalui Halodoc saya memperoleh daftar rumah sakit yang melayani pemeriksaan PCR Test secara mandiri. Rumah sakit ini bekerjasama dengan Halodoc dalam pemeriksaan PCR Test.
Rumah sakit tersebut diantaranya adalah:
1. Rumah Sakit Mayapada Jakarta Selatan;
2. Mayapada Clinic Central Park;
3. Rumah Sakit Kartika Pulomas;
4. Rumah Sakit Mitra Keluarga Kalideres;
5. Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading;
6. Mayapada Clinic Mayapada Tower 2;
7. RS YARSI.

Halodoc berupaya untuk membantu pemerintah dalam upaya memutus rantai penyebaran COVID-19 melalui kerjasama dengan beberapa rumah sakit yang melayanani skrinning dan pemeriksaan COVID-19 supaya masyarakat yang memerlukan pelayanan terebut dapat memperoleh informasi dan pelayanan dengan mudah. Termasuk informasi yang saya butuhkan. Terimakasih Halodoc.

Halodoc

You May Also Like

0 komentar

Postingan Populer