Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2018

Anak Indonesia Zaman Now, Bebas Stunting dan Obesitas

Gambar
Akhir-akhir ini ramai diperbincangkan mengenai kasus gizi buruk yang terjadi pada balita di Papua, terutama kasus kekurangan gizi kronis yang terjadi pada balita Suku Asmat. Mamak langsung teringat perjalanan Mamak ke Papua pada akhir November 2017 yang lalu. Kebetulan juga Mamak berjumpa dengan anak-anak Papua termasuk usia balita. Mamak juga sempat mengunjungi pemukiman Suku Dani di Lembah Baliem, Papua.

Mamak dapat memahami mengapa balita dan anak di Papua dapat terindikasi gizi buruk karena Mamak melihat sendiri bagaimana kondisi sanitasi yang buruk dan rendahnya tingkat pemahaman mama mama Papua terhadap  pentingnya memberikan asupan gizi yang seimbang untuk buah hatinya.  Mereka tidak paham bahwa anak-anak mereka harus diberikan makanan bergizi agar dapat tumbuh optimal. Kondisi tersebut semakin diperburuk dengan kondisi tempat tinggal mereka yang dapat dikatakan jauh dari kondisi layak untuk dijadikan tempat tinggal. Bayangkan saja, dalam satu rumah atau honai, bukan hanya dih…

Pelatihan Kerja Berbasis Kompetensi Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja Bekasi

Gambar
Indonesia sebagai negara berkembang yang memiliki sumber daya alam melimpah serta jumlah penduduk yang besar mempunyai potensi untuk menjadi negara maju di masa depan jika mampu menyelesaikan permasalahan terbesarnya yaitu pengentasan kemiskinan dan masalah pengangguran. Salah satu masalah menahun yang dihadapi negeri ini adalah masalah pengangguran. Jumlah pengangguran di Indonesia pada tahun 2017 menurut data Biro Pusat Statistik mengalami peningkatan dibandingan pada tahun 2016. 
Pada tahun 2017 jumlah pengangguran di Indonesia mencapai angka 7,04 juta jiwa. Angka ini meningkat 10.000 dari jumlah pengangguran pada tahun 2016 yang berjumlah 7,03 juta jiwa. Peningkatan angka pengangguran tersebut disebabkan adanya kenaikan jumlah angkatan kerja dan tidak disertai dengan perluasan kesempatan kerja. Kesempatan kerja di Indonesia masih terbatas dan tidak sebanding dengan jumlah angkatan kerja yang terus dihasilkan setiap tahunnya.
Banyaknya para lulusan SMA atau SMK yang menganggur dan…

Surat Pertama Dan Terakhir Untuk Sahabat

Gambar
Dear Kamu...
Selamat malam untuk kamu yang ada di sana. Sudah lama sebenarnya aku ingin menuliskan sesak yang mengendap didada. Namun aku belum punya keberanian untuk menyusuri kenangan bersamamu sekaligus menggali kembali luka yang pernah ada. Sampai akhirnya hari ini, ku nekat mencoba mengurai kembali satu persatu cerita yang pernah kita buat.
Kita telah lama saling mengenal bahkan sejak sama-sama belum tahu apakah itu malu. Yups, kita telah bersahabat sejak kecil. Sejak pikiran masih dipenuhi oleh angan-angan dan harapan tentang hidup yang akan dijalani saat dewasa nanti. Kamu, satu dari sedikit sahabat perempuanku. Ya, aku memang lebih banyak memiliki sahabat laki-laki daripada sahabat perempuan. Dan kamu yang secuil itu. Satu yang menyatukan kita adalah kita sama-sama menyukai apel.

Kita melewati masa remaja sebagai gadis belia yang bahagia. Hari-hari dipenuhi oleh gelak tawa dan cerita tak berujung. Kamu ingat, kita pernah teleponan dari subuh sampai adzan zuhur padahal jarak r…

Nak, Jadikan Kami Temanmu

Gambar
Anak adalah harta paling berharga dan hadiah terindah yang diberikan Tuhan. Memiliki anak sangatlah menyenangkan sekaligus bikin deg deg-an. Kenapa Mamak katakan seperti itu? Karena menjadi orang tua bukanlah hal yang mudah dan ada tanggung jawab menyertainya. Banyak hal yang harus dilakukan oleh si orang tua untuk memastikan bahwa anaknya berada dalam pengasuhan yang tepat dan bahagia.

Memiliki anak berarti diberikan kepercayaan oleh Tuhan untuk terus belajar menjadi pribadi yang lebih bijak dan bertanggungjawab. Karena semua yang orang tua lakukan untuk dan terhadap anaknya, semuanya akan dipertanggungkan dihadapan Tuhan. Memiliki anak bukan hanya dituntut harus dapat bertanggungjawab secara materi saja namun harus mampu menjadi uswatun hasanah untuk buah hatinya.

Menjadi orang tua jaman now, memiliki tantangan yang sangat berat dalam mendidik dan membesarkan anak-anak. Kid jaman now tidak bisa diatur dan dipaksa sesuka hati orang tuanya. Mereka cenderung memiliki sikap kritis dan …

Buku Bekas, Kenapa Tidak?

Gambar
"Everybody thinks of changing the world but nobody thinks of changing himself". ( Leo Tolstoy) Setiap orang berpikir untuk mengubah dunia tapi tak seorang pun yang berpikir untuk mengubah dirinya sendiri. Kalimat tersebut, Mamak kutip dari salah satu buku favorit Mamak, "Cherish Every Moment" karya Arvan Pradiansyah. Kalimat sederhana namun mampu mengubah sudut pandang Mamak tentang hidup ini. Tentang keegoisan dan emosi jiwa. Membaca buku merupakan salah satu terapi jiwa yang Mamak lakukan agar mampu bangkit dan melangkah lagi dari keterpurukan yang Mamak alami di masa lalu.
Baca juga: Berdamai Dengan Diri Sendiri Melalui Metode Ho'onopono

Yups, buku menjadi salah satu teman setia yang menemani sekaligus memberikan pencerahan pada Mamak. Mamak merasa beruntung karena mampu menjalani kembali hidup ini dengan lebih ikhlas, bahagia dan ceria karena pengaruh dari buku-buku yang Mamak baca. Meskipun pada awalnya Mamak membaca buku sebagai tempat pelarian sekaligus …

Hadiah Terbaik Untuk Yang Tersayang

Gambar
"Let's cherish every moment. We have been given for time is passing by..." (Kool and The Gang) Setiap momen atau kejadian dalam hidup kita adalah karunia Tuhan yang sangat indah dan harus kita syukuri. Waktu merupakan hal yang penting dan harus kita hargai. Bagaimana jika saat ini adalah saat terakhir untuk kita? Sudahkah kita berbuat sesuatu untuk orang-orang yang kita sayang? Inilah yang selalu bermain-main dalam pikiran Mamak.
Jika hari ini adalah hari terakhir ayah, ibu serta keluarga Mamak , sudahkah Mamak membahagiakan mereka? Sudahkah Mamak mampu memberikan kenangan indah dalam benak mereka? Jika sudah tak ada lagi waktu, sudahkah Mamak memberi arti dalam kehidupan mereka? Pertanyaan-pertanyaan yang selalu membuat dada tiba-tiba terasa penuh. Sudahkah kehadiran Mamak membuat hari mereka terasa indah?
Mamak tak dapat menjamin bahwa dalam kehidupan yang telah Mamak jalani bersama mereka, Mamak telah mampu membahagiakan mereka tapi Mamak dapat memastikan bahwa Mama…

Kebun Jaman Now Ala Mamak

Gambar
Dua puluh tahun yang lalu, Mamak pernah sangat berharap menjadi seorang petani serta hidup bahagia di desa. Jauh dari kebisingan dan gemerlap ibu kota. Mimpi manis yang bikin meringis wkwkwk. Karena kenyataannya sekarang, Mamak masih terdampar di ibukota dan meninggalkan impian menjadi seorang petani.
Mamak berharap memiliki kebun yang Mamak tanami sendiri dan di sanalah Mamak menghabiskan waktu Mamak. Namun kenyataannya tak sesempurna angan-angan. Mamak punya kebun tapi tidak Mamak tanami sendiri. Dibiarkan saja karena Mamak sampai sekarang masih di Jakarta. Bergelut dengan mimpi Mamak yang lain *ini si mamak punya berapa mimpi sih? Banyak amat Huahahaha
Kerinduan bercocok tanam tak pernah surut meski entah kapan dapat terwujud. Manusia hanya boleh berusaha dan berdoa, selebihnya Tuhan yang menentukan. Mamak tetap bersyukur, meski tidak tinggal di desa namun Mamak masih dapat merasakan aura pedesaan setiap kali Mamak pulang ke rumah Bandung. Kebetulan rumah Mamak yang di Bandung mem…

Travelling Impian Si Mamak di 2018

Gambar
Yuhuu, 2018 sudah menyapa dan Mamak masih sama seperti hari-hari lalu. Ya iyalah, mosok mau berubah jadi power rangers wkwkwk. Mamak tetap dengan jiwanya yang selalu belia meskipun uban mulai nongol diantara rambut yang sepertinya mulai menjerit, "please usir uban-uban itu dari sini" wkwkwk. Dan salah satu hal yang sepertinyatidak akan hilang dari diri Mamak adalah hobi travelling. Yups, salah satu hal yang paling menyenangkan bagi Mamak adalah travelling alias jalan-jalan. 

Ini entah disebut hobi atau memang sudah menjadi bagian dari soul Mamak cieee. Mamak siy ngga pernah punya jadwal khusus kapan harus travelling. Seringnya malah dadakan, tahu-tahu pergi piknik aja hahaha. Alhamdulillahnya, sejak Mamak menjelma (halaaah) menjadi seorang blogger, Mamak cukup banyak mendapat kesempatan untuk piknik atau travelling. Mungkin karena sudah mendarah daging kali ya hingga semesta pun mendukung Mamak untuk travelling. Tapi Mamak belumlah pantas disebut sebagai traveller uhuuuk. Kar…

Belajar Menjadi Lebih Baik Setiap Hari

Gambar
Gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang dan manusia mati meninggalkan nama Pernah dengar peribahasa diatas? Bagi Mamak pribadi, peribahasa ini seperti alarm atau pengingat untuk selalu berbuat kebaikan pada semua orang. Kenapa seperti itu? Karena peribahasa tersebut mengandung arti bahwa seorang manusia akan diingat oleh orang lain karena kebaikannya, prestasinya atau bisa juga dikenang karena kesalahannya atau keburukannya. Perbuatan manusia selama hidupnya, baik maupun buruk akan tetap dikenang abadi oleh orang-orang yang mengenalnya.
Itulah yang membuat Mamak selalu berusaha untuk belajar menjadi orang baik setiap hari. Tapi ya namanya juga manusia, tetap saja ada kalanya Mamak kepengen banget untuk berkata kasar pada orang yang nyebelin banget kelakuannya. Atau ingin membalas perlakuan yang Mamak anggap tidak menyenangkan yang dilakukan oleh orang lain ke Mamak. Wajarlah ya namanya juga manusia, bukan malaikat xixixi. Nah karena itulah Mamak selalu berusah…

Berdamai Dengan Diri Sendiri Melalui Metode Ho'onopono

Gambar
Hidup tidak selamanya berjalan sesuai apa yang ada dalam angan kita. Mengalami kegagalan yang sangat menohok membuat semua kepercayaan diri hilang dan tak lagi bisa melihat kelebihan yang ada pada diri sendiri. Hal itulah yang sempat Mamak rasakan belasan tahun yang lalu.
Belasan tahun yang lalu, Mamak mengalami apa yang dinamakan putus pertunangan dan ini sangat mempengaruhi psikologis Mamak *et dah putus cinta aja sampai segitunya ya. Mamak depresi dengan kegagalan menuju pernikahan yang telah lama dimimpikan. Lah gimana ngga stress, hubungannya saja sudah enam tahun meski long distance relationship dan gagal menikah setelah semua dipersiapkan. Dan bukan hanya itu, gagal menikah karena Si Dia berpaling hati ke sahabat dekat Mamak sendiri *mirip kisah sinetron tapi ini nyata dan ternyata lebih nampol rasanya. Hmmm coba jika Kalian jadi Mamak, cam mana perasaan Kalian? *keluar deh logat Bataknya hahaha.
Sejak pemutusan rencana pernikahan secara sepihak tersebut, Mamak merasa dunia ru…

Wanita Perkasa

Gambar
Apa yang ada dalam benak Kalian saat mendengar atau membaca kata wanita perkasa? Pasti banyak yang menjawab, wanita perkasa adalah wanita kuat, tegar dan berani. Seperti sosok Wonder Woman atau Xena Si Jagoan wanita. Mamak juga sempat berpikiran seperti itu sebelum berjumpa dengan sosok Almarhumah Bu Djuju atau lengkapnya Djuariah M Utja (punten atuh yak Bu, Saya teh lupa gelar Ibu yang lengkap. Maaf atuh ya Bu), salah satu dosen senior jurusan Antropologi FISIP Universitas Padjajaran, Bandung.


Bu Djuju, dosen senior yang telah memasuki usia senja. Pada tahun 2000, saat itu, beliau telah berusia lima puluh tahunan. Harusnya sudah memasuki masa pensiun tapi Bu Djuju tetap ingin mengajar. Mamak mengenalnya sebagai dosen yang ramah dan bisa diajak ngobrolasik. Satu hal yang selalu Mamak ingat adalah Bu Djuju kesulitan berjalan karena kecelakaan yang dialaminya di Belanda, tempurung lututnya hancur sehingga dioperasi dan kondisi lututnya ini yang sering membuat kondisi kesehatannya menur…