Citizen Journalist Academy 2017, Energi Muda Pertamina



Pada 27-7-2017 kemarin, saya melihat keramean di depan The Ice Palace, Lotte Shopping Avenue Kuningan, Jakarta Selatan. Keramean anak muda, tepatnya. Yaa enggak beda jauh sich sama umur saya, sekitar 17 sampai 24 tahun wkwkwk. Penasaran dong saya dibuatnya. Kira-kira keramean apa yak? Ah kali saja ada yang bagi produk gratis, begitu pikir saya hahaha. Tanpa pikir panjang, saya pun mendekati kerumunan anak muda yang sedang berbaris rapi, mengantri. Ternyata mereka sedang mengantri untuk mendaftar audisi sekaligus workshop Citizen Journalist Academy kota Jakarta.


Masih belum mudeng juga sich saya apakah itu Citizen Journalist Academy? Akhirnya saya pun kepo dan mencari tahu. Maklum yak emak-emak enggak bisa jauh-jauh dari yang namanya kepo xixixi.
Citizen Journalist Academy adalah program pelatihan dibidang media digital dan televisi melalui program pembelajaran (coaching) berbasis comunitas yang dikemas secara menarik dan edukatif.
Citizen Journalist Academy atau CJA adalah program pencarian bakat-bakat muda dibidang digital media dan televisi kerjasama PT. Pertamina (persero), Liputan6.com dan Indosiar. Duch, jadi pengen ikutan deh #nggaingatumur  Peserta yang dapat mendaftar adalah mahasiswa perguruan tinggi antara umur 17-24tahun.

Audisi CJA rencananya akan berlangsung pula didua kota berikutnya setelah Jakarta yaitu Semarang dan Balikpapan. Audisi Semarang pada tanggal 3 Agustus 2017 dan audisi Balikpapan pada tanggal 10-8-2017. Calon peserta audisi juga dapat mendaftar secara online melalui www.liputan6.com .

Nah mereka ini yang rela antri panjang di depan The Ice Palace adalah mahasiswa aktif dari berbagai perguruan tinggi di sekitar Jabodetabek dan ada juga yang berasal dari luar Jabodetabek seperti Bandung dan Malang. Mereka adalah mahasiswa yang memiliki minat dibidang jurnalistik, video, presenter dan public relationship. Mereka harus memenuhi kriteria sebagai #EnergiMudaPertamina. 


Mereka yang lolos audisi pertama di 3 kota tersebut akan disaring kembali hingga menyusut hanya menjadi 30 finalis CJA. Para finalis CJA akan belajar langsung tentang mobile digital journalist yang akan mengangkat tema inspirasi (sosok), fakta unik, local wisdom, sejarah, kuliner, wisata dan tentang PT. Pertamina (persero), community engagement dan public relation seperti menyuarakan mengenai #EnergiMudaPertamina dan social campaign.


Audisi CJA Jakarta tidak hanya berisi pengumuman siapa-siapakah peserta audisi yang lolos putaran pertama tapi menghadirkan pula workshop mengenai digital media dan televisi. Ada 3 workshop yang digelar yaitu workshop  journalist and media class, creative energy class dan media broadcasting class.

Workshop Journalist And Media Class



Workshop pertama ini menampilkan 7 Coach yang akan membimbing dan memberikan coaching pada para finalis CJA #EnergiMudaPertamina. Tujuh coach yang telah memiliki pengalaman matang dalam bidang digital media dan televisi tanah air. Ahaaai tujuh coach yang membuat mata ngantuk menjadi cling kembali. Siapa yang tak kenal Utrich Farzah? Presenter cantik yang wajahnya bolak balik nongol di tipi.  Nona cantik ini akan menjadi coach presenting. Belum sempat mulut saya mingkem saking excitednya lihat yang kenyes kenyes, saya dimanjakan lagi dengan pemandangan segar lainnya. Selain Utrich, ada juga Angga Utomo, Ryan Wiedaryanto, Jemmy Darusman, Zulfikar Naghi, Nurul Cinta dan Danny Maulana. Tuch wajarkan kalau saya langsung fresh kembali?

Journalism and media class membahas pada dasar-dasar kemampuan atau minat si mahasiswa peserta audisi CJA seperti kemampuan menulis, videography, public relation atau presenting. Kenapa fokus pada kemampuan dasar tersebut karena pada dasarnya semua memiliki kemampuan berbeda-beda dan harus ditonjolkan meskipun memiliki dasar yang sama. Di workshop pertama ini, sumpah saya ngiri banget sama mahasiswa yang mendaftar audisi CJA ini, mereka memiliki kesempatan yang dulu tidak saya miliki sewaktu menjadi mahasiswa. Hiks saya pun menjadi baper.

Workshop  Energy Class

Aditya Wirasantika


Workshop kedua ini membicarakan tentang pengembangan pola pikir dan bagaimana cara action  sebagai generasi milenial. Bukan hanya pintar berkoar koar di media sosial saja tapi dapat juga bertindak nyata dalam perbuatan. Dalam workshop kedua ini menghadirkan Timmy, anak muda yang mengelola dana untuk membantu sesama yang kekurangan melalui program kitabisa.com yang dikelola secara online. Timmy merupakan satu dari banyak pemuda Indonesia yang tak hanya mampu bicara tapi juga bertindak nyata. Selain Timmy, hadir pula dalam workshop kedua, Aditya Wirasantika dan Intania Primasari Prionggo dari PT. Pertamina (Persero) yang banyak menjelaskan tentang apakah itu Pertamina dan bergerak dalam bidang apakah Pertamina itu. Ternyata Pertamina bukan hanya mengurusi soal bahan bakar minyak saja tapi ada juga pendidikan dan kesehatan bahkan asuransi.

Workshop Media Broadcasting Class



Workshop terakhir ini menghadirkan Mas Indra Yudistira. Siapakah beliau? Beliau adalah orang dibalik suksesnya acara dangdut Indosiar. Beliau adalah orang yang telah lama berkecimpung di bidang broadcasting. Beliau juga tangan dingin dibalik suksesnya pertunjukkan ceremonial  SEA Games 2010 lalu. Beliau menjelaskan bahwa untuk menjadi broadcaster handal diperlukan insting dan kerja cerdas karena acara televisi yang bagus dan banyak peminatnya belum tentu memiliki rating yang bagus. Begitu juga dengan industri pertelevisian, stasiun televisi yang banyak digandrungi penonton belum tentu memiliki rating yang bagus. Untuk menyajikan tontonan yang menarik hati pemirsa haruslah ditampilkan tontonan yang benar-benar dusukai dan dapat diterima oleh semua penonton secara universal.

Acara audisi CJA Kota Jakarta ditutup oleh pengumuman-pengumukan siapa sajakah peserta yang berhasil lolos babak selanjutnya. Nah kalian yang merasa mahasiswa dan terlewat audisi Jakarta, kalian bisa ikut audisi di kota Semarang dan Balikpapan. Generasi muda harus mampu berkarya untuk bangsa.


Bersama Ryan 



Komentar

  1. Wih keren ya generasi muda sekarang banyak fasilitas utk pengembangan diri. Tapi sayang hanya utk mahasiswa. Emak2 kayak kita jg butuh diberdayakan euy

    BalasHapus
  2. Workshop Keren ya. Kenapa gak ikutan? Tinggal ganti KTP aja ha-ha-ha

    Ini keinget zamanku ikutan Persma , banyak yg suka menjajal ikut2 ginian. Aku blm pernah ikutan WS-nya sih kalau tv kalau cetak bbrp kali.

    Pinter jg Pertamina mengemas acaranya :D

    BalasHapus
  3. Congrats buat peserta yg lolos smoga dpt mengaplikasikannya lagi di dunia jurnalistik

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belajar Blogging Bersama Repzone Dan Ani Berta

Mandiri Edukasi 2017 Bekasi

Meraih Mimpi Bersama Manajemen Trainer 2018 Prudential