Personal Branding Untuk Blogger

Selama ini orang mengenal saya sebagai seorang ibu rumah tangga dengan dua anak dan berjualan teri crispy. Tanpa saya sadari, selama ini saya telah membranding diri saya seperti yang orang-orang pikirkan. Padahal, sejujurnya, saya ingin dikenal sebagai seorang mom blogger. Saya merasa kurang cukup berhasil untuk memperkenalkan diri saya sebagai seorang mom blogger. Apa yang harus saya lakukan yak supaya saya dapat membentuk opini orang tentang diri saya seperti yang saya inginkan?
Hari minggu lalu, tanggal 26 Maret 2017, saya berkesempatan mengikuti acara yang diadakan oleh Komunitas Indonesia Sosial Blogpreneur (ISB) mengenai "Branding  In The Digital Age". Acara ini dilaksanakan di Burger King, Plaza Festival Kuningan, Jakarta. Pembawa acara ini adalah Teh Ani Berta. Acara dimulai oleh penjelasan Mas Gusti dari pihak CNI, selaku pengundang acara Branding In The Digital Age. CNI adalah sebuah perusahaan multi level marketing yang menjual produk-produk kesehatan. CNI di dirikan tahun 1987 di Bandung. Produk CNI di pasarkan melalui member-membernya. Seiring berkembangnya tekhnologi dan jaman, saat ini CNI juga melakukan pemasaran produksi secara online/digital. 
Digital branding CNI melalui www.geraiCNI.com yang dapat diakses dengan mudah. www.geraiCNI.com menyediakan layanan pembelian produk-produk CNI tanpa ribet, kita dapat memesan produk CNI lalu melakukan transaksi dan barang pesanan kita akan dikirim ke alamat tempat tinggal kita. Kita tak perlu lagi bersusah payah mendatangi outlet CNI jika ingin membeli produk CNI. Produk CNI yang dapat kita beli secara online, diantaranya adalah salah satu produk andalan CNI yaitu Sun Chlorella. Sun Chlorella adalah makanan kesehatan yang berkali-kali mendapatkan penghargaan sebagai produk terbaik. Selain Sun Chlorella, di www.geraiCNI.com kita dapat pula mendapatkan produk CNI lainnya seperti nutrimoist, kopi ginseng, minuman coklat dan produk CNI lainnya.
Setelah Mas Gusti memaparkan tentang CNI, acara dilanjutkan dengan materi oleh Mas Vincent dari hellofranchise.com tentang membangun branding melalui website. Website adalah situs url yang dapat diakses melalui www. Website dan blog adalah dua hal yang berbeda. Blog merupakan istilah didalam website yang berupa halaman konten berisi tulisan dengan topik spesifik yang telah ditentukan oleh pemilik blog. 
Ada beberapa cara membuat website yaitu dengan cara:
  • Software as a service (Saos Service)  meliputi wix, website builder, blogger, dan lainnya. 
  • Personal Service meliputi CMS (wordpress, Joomla, Drupal) dan Scratch. 
Komponen yang harus ada dalam membuat website yaitu konten, fitur, design tampilan dan lay out. Konten harus dibuat semenarik mungkin dan diisi dengan artikel atau tulisan dengan tampilan yang menarik. 
Materi terakhir inilah materi yang saya tunggu-tunggu. Materi tentang personal branding. Apakah personal branding itu? Sepenting apa sih seorang blogger membranding dirinya sendiri? Sudah berhasilkah personal branding kita? Pertanyaan yang pastinya membuat kepala mendadak pusing. Materi mengenai personal branding disampaikan oleh Mba Dewi. 
Personal branding merupakan pola yang dibuat oleh sipemilik branding. Personal branding adalah cara kita memperkenalkan diri kita sesuai yang kita inginkan. Personal branding adalah kita ingin dikenal sebagai apa. Membangun personal branding butuh proses, waktu dan harus konsisten, tidak bisa secara instan. Membangun personal Branding dapat dilakukan melalui sosial media, meliputi tahapan sosial media team work, sosial media writing melalui postingan, artikel, status dan melalui sosial media planning. 
Cara membangun social media team work yaitu:
  • Lebih banyak support = lebih banyak sukses
  • Berbicara tentang kemanusiaan
  • Bersatu dan jangan terpisah
  • Menggunakan kekuatan bersama untuk membuat keputusan
  • Ayo menjadi manusia sosial
Sosial media writing dapat melalui facebook, twitter dan instagram. Menulis status atau memposting suatu berita di sosial media ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu:
  • gunakan hastag yang sesuai
  • posting foto moment yang sedang dialami
  • postinglah fakta dan pastikan bukan hoax
  • ceritakan secara story telling
  • tulis angka,tanggal dan data yang akurat
Dalam memposting sebuah berita haruslah disebutkan sumber berita tersebut. Kita harus menggunakan bahasa yang sopan dan tunjukkan kepribadian kita yang baik. Saat ini banyak perusahaan besar atau brand-brand yang mencari calon karyawannya melalui akun sosial medianya, salah satunya dari blognya. Saat ini personal branding melalui sosial media merupakan hal yang harus kita lakukan supaya orang semakin mengenal kita. 
Apa sajakah yang harus kita lakukan untuk menangani komentar atau berita negatif di sosial media kita? Kita harus mampu memanage berita negatif tersebut dan membuatnya menjauh dari sosial media kita. Sebelum memposting apapun di sosial media, sebaiknya kita pikirkan dengan teliti terlebih dulu karena apapun beritanya ataupun postingannya tidak akan pernah dapat terhapus. 
Personal branding dapat diperbarui. Mba Dewi menjelaskan bahwa personal branding dapat diperbarui yaitu dengan cara memperbanyak postingan tentang hal-hal yang sesuai dengan branding yang baru. Kita tidak perlu menghapus postingan-postingan kita yang lama karena menghapus postingan di sosial media adalah hal yang sia-sia. Ada beberapa hal yang harus diingat dalam personal branding, yaitu:
  1. Ciptakan ceritamu
  2. Tahu dengan jelas apa alasan memilih branding yang diinginkan
  3. Memahami dengan pasti target market
  4. Ambil media yang baik untuk membranding diri
Setelah mendapatkan penjelasan dari Mba Dewi, saya semakin paham mengenai personal branding dan tidak bingung lagi dalam rebranding. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dibohongi Atau Dipoligami?

Belajar Blogging Bersama Repzone Dan Ani Berta

Mandiri Edukasi 2017 Bekasi